Menu
/
Anak-anak adalah harta karun, bukan hanya bagi orang tuanya, keluarga atau kerabatnya, namun adalah modal penopang bagi keberlangsungan hidup sebuah bangsa. Negara yang kuat, dibangun dari anak-anak yang tumbuh sehat, cerdas dan berakhlak mulia, sehingga akan menjadi pribadi-pribadi yang amanah dan bertanggung jawab.

Bicara tentang anak-anak, anak yang sehat dan aktif serta cerdas adalah anak-anak yang menghabiskan waktu dan kegiatannya sesuai dengan usia dan kebutuhannya. Dan bicara tentang kebutuhan anak, maka 90% dari waktunya digunakan untuk bermain.

Source: Buka Lapak

Bermain adalah salah satu cara terbaik bagi anak dalam mengakses pengetahuan dan memasukkannnya ke dalam pikirannya serta membuatnya beroleh pengetahuan baru. Sehingga tak heran jika banyak sekali orang tua (terutama yang berkecukupan), rela menghabiskan banyak uang demi menyediakan mainan bagi tumbuh kembang buah hati tercinta.

Namun, dibalik itu, rasa was-was akan kesesuaian mainan dan tumbuh kembang anak pun, seringkali menjadi pemikiran para orang tua, sehingga menjadi penghalang pula bagi mereka untuk membeli mainan tersebut. Dengan kata lain, kita, selaku orang tua, tentu sering dihinggapi tanda tanya, cocok ga ya beli mainan ini untuk anak saya? Sesuai ga ya dengan umurnya? Atau jangan-jangan malah berbahaya untuknya? Hayo, sering dihinggapi pertanyaaan seperti ini, ga, mantemans yang punya balita? 😀

Akankah mainan yang kita beli ini akan berguna bagi perkembangan tumbuh kembang pengetahuannya? Sering donk disinggahi pertanyaaan-pertanyaan seperti ini? Beberapa pertimbangan yang perlu diketahui nih, mantemans, dalam memilihkan mainan anak yang cocok untuk anak, terutama anak lelaki umur tiga tahunan.

Di usia 3 sampai 5 tahun biasanya anak-anak tuh, lebih sering berimajinasi dengan hal-hal yang pernah mereka lihat. biasanya mereka lebih sering memainkan hal-hal yang berada di sekitarnya dengan tujuan yang mereka inginkan sendiri. Pada usia ini, kita kudu memilih mainan yang bisa mengasah kreativitas mereka, loh, misalnya:

Lilin malam atau play-doh

Benda-benda lunak seperti lilin malam atau play-doh bisa dijadikan berbagai macam bentuk oleh anak-anak sesuai imajinasi mereka. Selain malam, pasir kinetik juga bisa dijadikan opsi lain untuk membantu mengembangkan kreativitas buah hati.

Dan asyiknya nih, di era kemajuan teknologi informasi yang kian canggih ini, mencari jenis mainan seperti ini ga perlu susah payah keluar rumah lagi, loh! Cukup raih HP dan mainkan jemari, searching for the target, yang banyak banget tersedia toko online seperti Bukalapak. Di Bukalapak, harga lilin malam atau pasir kinetik beraneka ragam, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu. Semua tergantung ukuran dan kualitas mainan.

Lego/Puzzle

Lego/Puzzle juga merupakan mainan yang memiliki kontribusi penting dalam mengasah kreativitas anak, loh! Kebanyakan lego memang dikhususkan untuk anak usia minimal 3 tahun. Karena di usia tersebut, anak sudah mulai aktif bermain.

Pemilihan lego tentu saja harus disesuaikan dengan usia mereka, dunk! Misalnya saja dari ukuran lego yang akan kita beli. Jika anak baru menginjak usia 3 tahun, maka usahakan untuk membeli lego dengan ukuran yang besar dan memiliki bentuk yang mudah ditiru. Begitu juga dengan puzzle, sebaiknya kita pilihkan puzzle dengan karakter yang sederhana dan memiliki space yang belum terlalu banyak.

Meniru tokoh favorit


Kebanyakan anak usia ini sudah memiliki idola mereka masing-masing. Tak jarang mereka suka bermain peran dengan gaya mereka. Kadang kita juga sering melihat anak berbicara sendiri saat bermain. Jangan dulu beranggapan bahwa anak sedang melihat makhluk halus dan mengajak mereka berkomunikasi, loh! Hehe. Mereka tuh sedang berimajinasi, bermain dan berbicara dengan karakter idola mereka. 😊

Membeli karakter boneka besar seperti boneka beruang, hello kitty atau baju-baju superhero bisa jadi pilihan yang tepat untuk membantu anak berimajinasi. Diantara manfaat bermain peran untuk anak adalah, membangung kepercayaan diri, mengembangkan kemampuan berbahasa anak, meningkatkan akal serta kreativitas.

Selain itu, bermain peran juga membangun empati kepada sesama serta belajar untuk bersosialisasi. Bahkan, di waktu-waktu tertentu, anak juga bisa belajar untuk memecahkan masalahnya sendiri. Begitu banyak manfaat yang didapatkan buah hati kan, bunda.

Memperhatikan keamanan anak saat bermain adalah hal yang tak boleh terlupakan, misalnya saja saat bermain pasir kinetik, jangan sampai si anak justru memainkannya sebagai bahan makanan dan memasukkannya ke mulut. Bahaya kan?

Selain itu, kualitas bahan mainan juga harus masuk ke dalam perhitungan dunk ya? Agar kenyamanan  bermain si anak terpenuhi, anak hepi, semyuman ibu pun berseri!  😊

Udah tau kan di mana mencari mainan-mainan berkualitas dengan harga ramah di kantong ini? Yup, toko online Bukalapak atuh lah!  Di sana, semua kebutuhan anak tersedia. Yuk install
aplikasi bukalapak sekarang juga. dan panggil si kecil untuk memilih bersama mainannya, deh!

Al,  Bandung,  18 Desember 2018

23 comments:

  1. Lego dan puzzle itu kaya semacam mainan wajib anak dari masa ke masa ya. Karena memang bagus banget buat merangsang kecerdasan anak.

    ReplyDelete
  2. Puzzle dari kayu gitu mainan favorit anak saya, mbak Al. Gak tahu kenapa suka banget dia kalau yang terbuat dari kayu.

    ReplyDelete
  3. Tipsnya bermanfaat sekali Mbak Al, nanti kalau aku udh punya anak mau dikasih mainan ini biar bermanfaat juga untuk kreatifitasnya. Kalau sekarang belanja yang lain dulu aja di bukalapak hehe

    ReplyDelete
  4. Anakku bentar lagi 3 taun nih..nice info sekali..sekarang diumur 2 tahun aja udah pabalatak sama mainan mainan nya haha..

    ReplyDelete
  5. Benar tuh, lego. Paling sering dimainkan. Salah kegunaannya pas disuruh nyusun piring bekas pakai. Jadi berguna sekali tuuh. Hehehehe

    ReplyDelete
  6. Ponakanku sukanya lego nih lumayan udah minta bentuk yanh macem2 sekarang bosen kali yah yang itu-itu aja

    ReplyDelete
  7. Anak saya 2 yang kecil udah pada lebih dari 3 tahun. Tapi mainan-mainan kayak Play Doh, Lego, Puzzle, dan mainan peran gitu masih pada suka. Saya belinya waktu mereka masih kecil Mungkin saking sukanya mereka sama mainan-mainan itu.

    ReplyDelete
  8. Nice info, buat bekal di masa depan untuk anakku💞😁

    ReplyDelete
  9. Mama harus terus puter otak ya teh gimana anak bisa betah mainnya hihi

    ReplyDelete
  10. wah cocok buat ponakan aku ini Mba yang mau beranjak ke usia 3 tahun :)

    ReplyDelete
  11. Setujuu banget dengan kalimat ini "Bermain adalah salah satu cara terbaik bagi anak dalam mengakses pengetahuan dan memasukkannnya ke dalam pikirannya serta membuatnya beroleh pengetahuan baru"

    ReplyDelete
  12. Kesukaan io playdoh sama lego, mau mampir ahh ke Bukalapak, cari lego.

    ReplyDelete
  13. Lego aku juga masih suka main teh, dan ponakan aku juga seneng banget ama lego

    ReplyDelete
  14. Cucok nih teh buat refrensi mainan anaak:)

    ReplyDelete
  15. Neng Marwah dulu pas usia 3 tahunan itu paling seneng main playdoh dan meniru - niru gitu mbak Al, ku jadi kangen ocehan anak balita deh, hahha

    ReplyDelete
  16. Walaupun belom punya baby tapi bisa jadi referensi hihi

    ReplyDelete
  17. Makin banyak ya mba pilihan mainan anak jaman now, apalagi si play doh itu. Kalau dulu aku kecil mah mainnya masih bola bekel sama congklak hehe

    ReplyDelete
  18. referensi yang menarik buat kasih kado ke ponakan nih heheh

    ReplyDelete
  19. Aku sering belanja di bukalapak juga.. Yg playdough aku belum beli. Nanti ku beliin ah buat c dedek

    ReplyDelete
  20. Referensi yang OK nih buat kado keponakan yang bentar lagi ulang tahun. Makaish ya teh infonya

    ReplyDelete
  21. Thanks info nya mbak emang pilih mainan buat anak itu hrs yg mengasah kreativitasnya juga yah biar gak asal mainan

    ReplyDelete
  22. Bener banget mba, playdoh sama lego mainan yang edukatif dan melatih motorik anak yah

    ReplyDelete
  23. Sama kayak si adek lg doyan main puzzel susun nih, bikin motorik si anak terangsang juga kan

    ReplyDelete