Menu
/ /
Yup, lagi dan lagi, postingan kali ini juga ga jauh-jauh dari tema kulinari! Hehe. Habis gimana, Sobs! Sulit banget menampik undangan teman-teman untuk berbuka bersama. Ditolak, ntar katanya sombong. Lagipula, berbuka puasa bersama, apalagi bukbernya dengan teman-teman blogger, rasanya itu sesuatu banget, lho!

Kali ini, undangan kebersamaan berbuka puasa dikemas oleh Mas Sandra Nurdiansyah, the Marketing Strategist of CV Agitama, yang memfasilitasi beberapa warga Komunitas Blogger Bandung untuk kumpul bareng sambil ngabuburit di Mie Merapi Buah Batu.

Eh, btw, udah familiar belum dengan Mie Merapi? Iya, sesuai namanya, cafe ini memang mengandalkan sajian mie dengan kuahnya yang spicy dan bikin lidah berdecak saking pedesnya. Eits, jangan kuatir, untuk level pedasnya bisa diatur, kok. Tinggal pilih levelnya dari 0 - 10.

Terus..., apa cuma mie doank yang tersedia di cafe ini, Al?
Tenang, Sobs! Bagi kamu pecinta nasi, maka si putih ini tetap tersedia kok di Mie Merapi. Kan Mie Merapi paham banget mindset-nya orang Indonesia, "jika belum ketemu nasi, maka belum makan namanya itu, mah." Haha.

Rayakan Ramadhan di Mie Merapi!

Yes, bulan seribu bulan ini, memang membawa berbagai keberkahan. Salah satunya adalah berkah tersambungnya silaturrahmi. Dan Mie Merapi memfasilitasi keinginan kita untuk menyambung tali silaturrahmi, dengan menyediakan beberapa program menarik, nih, untuk kita nikmati bersama, diantaranya adalah;

1. Berbukalah dengan yang GRATIS (Promo FREE Takjil)

Yes. Siapa coba yang ga suka dengan yang gratis. Hehe. Jika selama ini kita akrab banget dengan seruan 'berbukalah dengan yang manis', maka di Mie Merapi, kita tetap bisa berbuka dengan yang manis, dan Gratis!

Mie Merapi menyediakan sekitar 50 hingga 60 takjil gratis untuk pembeli pertama yang dine in (makan di tempat) di semua cabang Mie Merapi, lho!

Asyiiik banget kaaan?

2. Promo Menu Soto Seharga IDR. 14.380 


Yes! Hanya seharga IDR. 14.380 semangkoknya, lho! Dan, angka 14.380 ini diambil dari angka tahun Hijriah saat ini, lho! Yaitu 1438 Hijriah.

Selama bulan suci ini, Mie Merapi nge-launching menu baru berupa SOTO dengan harga seperti disebutkan di atas! Varian kuah sotonya sendiri terdiri dari 3 macam, yaitu Kuah Merapi, Kuah Kare dan Kuah Kampung. Tinggal pilih.

Bagi yang suka kuah dengan rasa rempah yang kental, boleh banget nyobain varian Kuah Merapi. Dijamin bakalan balik lagi besok-besoknya untuk pesen menu yang sama. Untuk tingkat pedesnya, tinggal atur di level pedasnya, mau dari 0 atau malah pengen level 10, monggo. Haha.

Untuk yang suka rasa kaldu, boleh nyobain yang Kuah Kampung, penampakannya bening, dengan rasa yang segar dan gurih.

Atau gemar dengan kari-karian? Nah, kudu nyobain varian Kuah Kare, deh! Yummy!


2. Paket Bundling (Paket Jomblo & Paket Berjamaah)


Emang cuma si merah, si biru atau si kuning saja yang suka menawarkan paket bundling? Hehe. Mie Merapi juga, lho! Ga tanggung-tanggung, cafe spesial Mie ini juga menawarkan paket bundling yang ga main-main,  lho!

Ada bundling Paket Jomblo dan ada pula Paket Berjamaah! Hehe.


1. Paket Bundling Jomblo.

Namanya Jomblo, udah pasti lah ini untuk kamu yang datangnya olangan alias sendirian aja, nih, ke sini. Harga paketnya cukup murah, cuma seharga IDR. 20 ribu. Kamu bisa pilih menu berikut:

Makanan: 
Nasi Chicken Bulgogi | Nasi Sop Kitel | Yamin Baso.

Hayo tinggal pilih. Sementara untuk minumannya, kamu akan diberikan segelas teh manis berukuran jumbo.

2. Paket Bundling Berjamaah

Yup, jadi bukan cuma shalat aja, lho, yang berjamaah. Untuk buka puasa bareng di Mie Merapi, kita bisa memilih paket berjamaah, yang pastinya harganya akan lebih irit! Satu paket berjamaah ini cukup untuk 4 orang, dan kita cukup membayar sejumlah IDR. 95 ribu aja untuk mendapatkan makanan seperti di atas, yaitu: Nasi Chicken Bulgogi, Nasi Sop Kitel atau pun Yamin Baso plus minuman berupa teh manis ukuran jumbo.

Ah iya, untuk paket bundling ini, kita akan mendapatkan bonus berupa cemilan - Cireng Bumbu Rujak! Wow, kurang sip gimana lagi, coba, Sobs!

Terus alamatnya di mana ini Mie Merapi, Al? Dari tadi kok ngobrol melulu. Alamatnya, donk!
Ok, boleh meluncur ke Mie Merapi terdekat, ya. Kalo aku sih ini di Mie Merapi Buah Batu dengan alamat berikut;
  • Jl Pahlawan no. 24 Bandung, 022 – 2045 3485
  • Jl Dipatiukur no. 60 Bandung, 022 – 2045 3606
  • BIP Foodcourt Bandung, 0812 2078 4945
  • Jl Buah Batu no. 172 Bandung, 022 – 7351 5102
  • Jl Lurah no. 26, Cimahi, 022 2066612

Dan jangan lupa Follow Sosmed Mie Merapi ya, Sobs!
Instagram : @miemerapi | Twitter : @miemerapi | Facebook : Mie Merapi
Catatan bukber seru di Mie Merapi,
Al, Bandung, 8 Juni 2017
Read More
/ /
Hari ini, mumpung sedang di depan laptop nih, jadi mau sharing aktivitas ngabuburit seru yang aku dan Nchie Hanie lakukan di The Lodge Maribaya beberapa hari yang lalu. Sebenarnya bukan hanya aku dan Nchie saja, sih. Tapi ada Bang Eduard de Grave dan Bang Aswi serta Anin (putrinya Bang Aswi) yang ikutan menghadiri undangan tim The Lodge Maribaya, untuk berbuka puasa di sana.

Siapa yang tak familiar dengan tempat wisata dan arena glamping yang satu ini, coba, Sobs? Tenda orangenya yang unik, atau pemandangan hutan pinusnya yang menyejukkan mata, arena panahan/archeri-nya yang bikin aku ga ingin berhenti memanah, atau spot sky tree-nya yang untuk sampai ke sana butuh dialog khusus dengan hati agar berani melangkah, atau arena zip-bike (bersepeda di ketinggian) yang tak hanya butuh dialog, tapi juga tekad bulat untuk menantang dan mengalahkan rasa takut akan ketinggian!

Baca juga: The Lodge Maribaya, Tempat Asyik Mencanda Alam

Yup, Teh Puji dari The Lodge Maribaya mempersilahkan kami datang lebih awal dari jadwal acara berbuka, in case kami ingin mencoba wahana-wahana baru yang kini mereka miliki. Dan tentunya, kami menyambut baik dan bersemangat donk. Pengen banget mencoba wahana-wahana itu, setidaknya untuk hasilkan foto-foto kece yang instagramable lah, ya! Haha. Etapi, yang namanya kota Bandung, kapan, sih, ga lepas dari kemacetan? Padahal berangkatnya udah termasuk cepat, lho!
Setengah tiga siang dari depan Carefour Buah Batu, dan kami memilih untuk ambil jalan alternatif via Dago atas. Tapi ya ituh! Teteup aja macettoz!

Uji Nyali itu Bernama Gowes Zip-Bike

Kami sampai di tekape udah jam 4.30 sore gitu, deh, dan saatnya wahana-wahana itu akan segera ditutup. Begitu selesai cipika cipiki, kami langsung 'digiring' oleh Mas Rizki ke arena Zip-Bike. Dan ya ampyuuuun. Dua buah sepeda khusus dengan warna atraktif, menggantung di tali temali yang terbuat dari sling baja itu. Tali temali itu pasti lah kokoh, namun..., teteup tak membuat jantungku punya keberanian untuk mendayung salah satu sepeda itu di atas jurang yang menganga itu. Aih! No..., eikeh takut, bo'!

Namun, bujukan, desakan hingga 'paksaan' Nchie Hanie dan juga si Aa yang 'mawangin' wahana itu, agar aku KUDU nyobain, apalagi sambil membujuk, aku langsung digiring untuk naik ke tempat pemasangan alat pengaman, akhirnya, jadilah foto ini. Alhamdulillah! Hehe. Haturnuhun Aa dan Nchie, dorongan kalian hasilkan foto kece inih! Yuhuuu!

Inginnya sih bersepeda di awan. *gayaaa. Eh, siapa tau ke depan nanti bakalan beneran ada fasilitas untuk bersepeda di awan kan? Who knows! . Makanya eikeh mau latihan dulu nih. Bersepedanya di ketinggian segini dulu. Kan kudu bertahap. Latihan kudu teratur, ya kan? ^_^ . Goes pertama, nyantai. Tenang. Keciil. It's easy, fun! Etapu, makin melaju di ketinggian ini, apalagi kala secara tak sengaja, pandangan iseng melihat ke bawah. Olala, oh Tuhan..., jurangnya dalam jugak! . Lutut pun gemetar. Tremor. No, plis atuh lah. Shakingnya jangan di sini. Jangan di atas sepeda yang sedang menggantung di ketinggian, denga jurang sebagai dasarnya. . Etapi, panggilan si aa fotografer yang berseru 'teh, say hi, senyum dan rentangkan kedua tangan! ' bener2 menantang. . Takut boleh aja, tapi ntar dulu ye. Eikeh mau pepotoan dulu. Foto harus kece, walau lutut ini semakin kuat goncangannya. Haha. #thelodgemaribaya #thelodgemaribayalembang #iftar #bukber #travelblogger
A post shared by Alaika Abdullah (@alaikaabdullah) on

Bersepeda di ketinggian seperti ini tentu ga asyik, donk, jika sendirian. Maka, si Aa membujuk Nchie Hanie untuk ikutan menyusulku. Dan tau ga, Sobs? Ternyata Nchie juga belum pernah nyobain Zip-Bike sebelumnya. Dan punya ketakutan yang sama denganku. Aseeek, ada temen. Hehe. Etapi, bukan emak-emak tangguh donk jika kami menyerah begitu saja. Lihat donk foto di bawah! Yuhuuu!


Ada keasyikan tersendiri memang bersepeda di ketinggian begini. Eh, yakin, Al? Haha. Yakin, but just for a while! Beneran, deh! Walo memberanikan diri untuk tetap ga gemetar di atas sana, namun sebagai orang yang takut akan ketinggian, aku teteup gemetar begitu pandangan mata beralih ke bawah dan menyadari aku sedang berada di atas seutas tali yang menggantung ke tali lainnya. Secara logika, emang semua itu aman. Karena pemilik wahana telah memperhitungkan faktor keamanannya sehingga secara teknis, wahana ini diset sedemikian rupa agar aman terkendali. Namun, sebagai orang yang takut akan ketinggian, aku ga berani untuk terus lanjut gowes, semakin ke tengah. Gemetar, bo! Haha. Tapi, segitu aja udah happy banget, lho! It was so fun! Asyiiik! Apalagi bisa hasilkan foto2 kece kayak di atas itu kan? Sesuatu banget, deh! Hahaha.

Berbuka Puasa Bersama di Omah Bamboo Resto - The Lodge Maribaya

Karena waktu yang terbatas, kami hanya sempat mencoba satu wahana saja, yaitu Zip-Bike. Lalu kami pun merapat ke tempat lokasi acara, yaitu di Omah Bamboo Resto.

Memasuki Omah Bamboo Resto, aku langsung jatuh hati, Sobs! Dekorasi dan layout-nya yang apik dan santai itu, lho! Cozy banget! Ih, kebayang ya, duduk-duduk santai sambil baca novel di sini. Pasti asyik banget, deh!
The Lodge Maribaya
Atau duduk santai berbagi cerita dengan sahabat sambil menikmati indahnya suasana alam.
The Lodge Maribaya

Ngabuburit sambil dengerin Ceramah Pak Ustadz Dr. Aam Amiruddin, M.Si 

Udah lama banget ga ngalamin hal seperti ini. Berbuka puasa bareng yang di dalamnya diisi dengan siraman rohani dari pemuka agama atau ustadz/ustadzah. Dan...? Alhamdulillah, The Lodge Maribaya mendengar 'keluhan batinku' ini. Hehe.

Siraman rohani dikemas sebagai salah satu agenda ngabuburit (menanti waktu berbuka). Para undangan terlihat menyimak penuturan pak Ustadz Aam Amiruddin, M.Si, yang menyampaikan ceramahnya dengan materi yang santai namun berisi. Gelak tawa juga sering membahana manakala Pak Ustadz menyampaikan sesuatu dengan kocak.

Menu Berbuka yang yummy dan Shalat Magrib Berjamaah

Bedug pun tiba. Pak Ustadz menutup siraman rohani-nya dengan ucapan Alhamdulillah dan mengajak semua undangan untuk berbuka puasa.

- Berbukalah dengan yang manis!-

Takjil berjejer dan segera diserbu oleh para undangan, dan sesuai arahan, kami tak berlama-lama dengan menikmati takjil-nya, karena akan bergegas untuk shalat magrib berjamaah, yang digelar di ruangan yang sama, dengan mengesampingkan bantal2 duduk ke pinggir, agar ada space untuk barisan saf bagi yang akan shalat. Yes. Udah lama banget ga nemu susunan agenda shalat magrib berjamaah setelah berbuka puasa, di acara-acara bukber. Selain kendala ketiadaan tempat (jika dilakukan di cafe-cafe), tentu juga disebabkan oleh berbagai faktor lainnya, lah, ya!

Nah, di The Lodge Maribaya, Teh Henni, sang pemilik the Lodge Maribaya bercerita, bahwa dirinya juga menginginkan adanya shalat magrib berjamaah (apalagi tempatnya memang mendukung) agar semua agenda hari ini menjadi berkah. Masyaallah. Aamiin. Haturnuhun, Teh Henni. Salut, deh dengan niatanmu. Semoga The Lodge Maribaya semakin sukses menarik hati para wisatawan dan happy beraktivitas di sini, ya!

Selesai shalat Magrib berjamaah, barulah kami menikmati makanan utama. Yang seperti biasanya, berlaku secara prasmanan, dengan wajan-wajan kecil khas The Lodge Maribaya, sebagai wadah menaruh lauk pauk yang kita inginkan. Charming banget, deh!

Ingin merasakan pengalaman berbuka puasa yang seru, nyaman dan hangat sambil mencanda alam? Yuk, melipir ke The Lodge Maribaya, deh!

The Lodge Maribaya
Reservation:
[022] 2045 4830
0811 2264 808/0811 2253 299
Jl. Maribaya No. 149/252 RT/RW 03/15
Kp. Babakan Gentong - Cibodas
Maribaya - Lembang

Bukber seru dan santai di The Lodge Maribaya,
Al, Bandung, 5 Juni 2017

Read More
/ /
Bulan suci Ramadhan telah bersama kita. Disambut gembira oleh seluruh umat muslimin dan muslimat seantero negeri juga penjuru dunia. Ramadhan, adalah bulan penuh berkah dan pengampunan, tentu tak hanya menjadi bulan di mana kita meningkatkan ibadah dan ketaqwaan, namun juga disertai oleh momen-momen lain yang tak dijumpai pada bulan-bulan lainnya.

Sebut saja momen bukber (buka bersama) alias iftar. Sebuah momen yang sering kali menjadi ajang bersilaturrahmi, kumpul bareng, di mana pada kesempatan lainnya, terasa sulit banget untuk diwujudkan. Namun, di bulan suci ini, kemudahan itu terbuka dalam bentuk ngabuburit dan berbuka puasa bersama alias iftar.

Demo Beberapa Menu Andalan by the Executive Chef Marco Medaglia

Berbicara tentang bukber, aku jadi pengen cerita pengalaman seru saat dapat undangan khusus dari The Trans Luxury Hotel Bandung, untuk hadir dalam rangka launching menu-menu kece yang akan disajikan hotel mewah ini dalam menyambut bulan suci Ramadhan 2017.

Acara dibuka oleh Teh Anggia Elgana, the Head of Communication and Development Kawasan Terpadu The Trans Studio Bandung, yang didampingi oleh Teh Melly Widya Ayundha, the Marketing Communication Executive The Trans Luxury Hotel. Teh Anggia memperkenalkan dan mempersilakan para chef untuk melakukan cooking demo.

Dan the cooking demo pun dimulai dengan menarik.
Chef Marco dibantu dengan beberapa chef lainnya, dengan cekatan mengolah makanan yang akan menjadi beberapa menu andalan selama bulan suci ini.




Iftar Buffet at The Restaurant - The Trans Luxury Hotel

As I said above, bulan mulai penuh berkah ini, juga disambut spesial oleh The Restaurant - yang telah memiliki sertifikat Halal dari LPPOM MUI - dengan menyajikan menu iftar berstandard international kepada para pengunjungnya. Ada lebih dari 100 Kuliner dari dalam negeri mau pun mancanegara tersedia, yang bisa dinikmati secara all you can eat, lho! Wow! Jadi, bagi Sobats yang ingin mengundang teman-teman tersayang, atau keluarga tercinta untuk bukber atau iftar bareng, cucok banget, nih, untuk reserve tempat di The Restaurant ini, lho! Buka mulai dari pukul 18.00 - 22.00 wib. Catet, ya! Menu andalannya apa aja, Al?

Banyak! Ada Australian Rib Eye, Beef Stroganoff, dan Peking Duck. Dan..., yang paling asyik, iftar di The Restaurant jadi tambah asyik dengan tersedianya aneka sajian manis makanan penutup dan es krim Baskin Robbins, lho!

Terus harganya piro, Al? Mahal engga, sih?
Nah, kalo masalah harga, kembali kepada kantong sih, hehe. 
Paket berbuka puasa di The Restaurant ini dapat dinikmati dengan harga IDR. 299.000,- net/orang setiap Senin - Kamis. Sementara untuk Jumat - Minggu, sajian iftar ini dapat dinikmati pada harga IDR. 335.000,- net/orang. Nah, bagi pengguna kartu kredit Bank Mega, harga di atas kepotong drastis senilai 50% sementara dengan kartu kredit Bank Mandiri harga didiskon hingga 35% (*syarat dan ketentuan berlaku).

The Restaurant Trans Luxury Hotel
Sukak banget lihat2 jejeran anek kuliner ini, deh! 
Iftar Indulgence at The 18th Restaurant and Lounge

Ingin mendapatkan sensasi unik dan berbeda? Cobain deh berbuka puasa di lantai 18 The Trans Luxury Hotel Bandung ini! Tepatnya di The 18th Restaurant and Lounge. Persembahan spesial Ramadhan tahun ini, hasil kreasi apik by Culinary Team The Trans Luxury Hotel menjadi andalan yang dapat dinikmati bersama pasangan, kerabat atau pun sahabat, seraya menikmati view kota Bandung dari ketinggian lantai 18 ini, lho!

Menunya apa aja? Ada menu utama berupa 950 gram US Prime Flamegrilled Meats yang terdiri dari Herbs and Garlic Sausage 300 gr, Tajima Robatayaki 150 gr, Lamb Rack 200 gr, juga Prime Sirloin 300 gr. Paket bukber ini sudah termasuk dengan Tajil Sharing Selection dan Appetizer.

Harganya? 
IDR. 400.000++/orang. (minimal reservasi untuk 2 orang).

Siap untuk menikmati sensasi bukber yang unik dan berbeda? Yuk, merapat ke The Trans Luxury Hotel Bandung, reservasi and have your seat through:
phone call: +62-22 8734 8888
Whatsapp: +62-812 2317 1391 atau 
Email: reservation@thetranshotel.com

Read More
/ /
Usia Cantik
Beberapa teman, sering banget berkomentar bahwa aku tuh, awet muda! *ehem, sebuah kalimat pembukaan yang pede abis! Hehe. Dilarang marah apalagi iri hati, ya!
Etapi, emang beneran, lho. Ga bo'ong. Teman-teman tuh suka ga percaya waktu aku bilang usiaku, Insyaallah, akan 47 tahun di July nanti. Sebenarnya sih, pengen tetap di angka 35-an, tapi mau gimana lagi, no body is able to stop the time, kan? Makanya, daripada mengutuk sang waktu, mending menjaga hati dan pikiran agar tetap sehat dan semangat tetap menyala. Dengan tak lupa merawat diri dan penampilan agar tetap awet muda. Bukan begitu, Sobs? Iya, donk.

Namun, tak bisa dipungkiri, bahwa tubuh yang menua, kulit wajah yang tak lagi kencang, kantung mata, dan garis senyum (smile lines) adalah guratan nyata kreasi sang waktu, sebagai bukti diri yang kian menua bertambah usia. Hiks.

Untungnya, aku ketemu dengan dr. Dave dari DF Clinic. Alhamdulillah, berkenalan dengannya, mengajarkan aku banyak hal. Tak hanya tentang solusi terhadap permasalahan estetika yang kita hadapi, namun juga si dokter kece ini terlebih dahulu mengedukasi, menjelaskan tentang bagaimana proses terbentuknya masalah ini (misalnya tentang penyebab kulit mengendur, bagaimana terbentuknya kerut, bagaimana sih terbentuknya kantung mata, dan lain-lainnya), sehingga kita menjadi ngeh, dan saat problema sudah teratasi, kita akan berhati-hati untuk menjaganya tetap terawat. 

Baca juga: Solusi Jitu Menghilangkan Kantung Mata

Bagaimana Kerut Terbentuk
proses terbentuknya kerut

Yup. Terlihat jelas ya, Sobs, gambar no. 1, usia masih di 35 tahun, betapa kulit wajah masih kencang, kinclong, mulus tanpa kerut, membentuk segitiga sama kaki dengan kerucutnya yang ke bawah. Pada kondisi ini, bantalan lemak wajah masih sempurna, sehingga pipi, dagu, dan bagian lainnya terlihat kencang dan sip. Namun, pertambahan usia dan faktor lainnya (pola makan/gaya hidup, stress, dan lainnya), membuat bantalan lemak ini menipis, sehingga kulit pun mengendur, dan 'turun'. Pipi, dagu, dan lapisan kulit bawah mata jadi ikut turun. Nah, si kantung mata sendiri, terbentuk bukan karena bantalan lemak di bagian bawah mata yang menipis, tapi justru jadi turun karena si pipi yang tadinya menjadi penyangga, telah turun ke bawah.

Sehingga, pada usia 45+ (lirik diri sendiri), segitiganya pun berbalik arah. Kerucutnya jadi ke atas. Pipi terlihat melebar. *Ambil kaca. Ah, pipiku ga terlalu turun kok, haha, tapi mulai, sih!

Magic Faceliner - Solusi Jitu Lawan Kerutan dan Membentuk Wajah V Shape

Jika sebelumnya, aku pernah bercerita tentang solusi jitu menghilangkan kantung mata, yang memang efektif banget, atau solusi jitu lawan dehidrasi maka kali ini, aku pengen sharing tentang cara jitu mengencangkan kembali kulit wajah tanpa operasi. Hayo, pada kepo kan? Terutama teman-teman yang sudah di usia 35+ nih, coba deh perhatiin wajahmu. Udah mulai membentuk segitiga dengan kerucut ke atas, belum?

Eits, jangan berkecil hati, dulu, Sobs. Memang sih, perawatan alamiah adalah hal terbaik dalam merawat wajah dan tubuh, serta juga kesehatan. Namun, ada kondisi tertentu, yang membuat si perawatan herbal alamiah itu, tak lagi mampu menjadi solusi jitu. Misalnya, ya pada kasus di mana pipi kita telah turun dan terlihat chubby, kantung mata telah terbentuk, kulit wajah telah berkerut banyak. Intinya adalah karena kita memang telah menua, sesuatu yang tak mungkin mampu kita tolak, namun sebagai manusia apalagi wanita (pria juga sih), tentu kita tetap ingin donk tampil menawan, dengan kulit wajah yang masih mulus, kencang dan kinclong?

Jika jawabannya, iya. Hayuk atuh, kita telisik cara jitu yang satu ini, ya!

DF Clinic mempersembahkan layanan jitu bernama Magic Faceliner, sebagai solusi jitu lawan kerutan. Eh, ga cuma itu. Layanan ini juga mampu membuat pipi yang chubby jadi lebih V Shape, lho! Yup, Magic, karena hasilnya memang cepat, dan tanpa operasi. Berbahaya kah? Hm, sepemahamanku sih, AMAN. So far, there is no complain yet, baik dari hasil searching offline maupun googling. Mengapa aman?

Karena teknik Magic Faceliner ini menggunakan obat (Intensive Serum Artliner) yang berisi bahan-bahan untuk memperbaiki peredaran darah, peredaran lymphe, meningkatkan metabolisme dan menstimulasi pencerahan dan mengencangkan kulit.

Mekanisme Layanan Magic Faceliner

Caranya adalah dengan injeksi alias suntikan. Ha? Disuntik? Sakit atuh lah! Dan, banyak yang ngeri melihat live-story di instagramku saat menjalani treatment ini. Padahal sebenarnya..., GA SAKIT, lho! Kan sudah dibius/anestesi, jadi kulit wajah sudah kebal.

Sebelum menjalani treatment ini, wajah dibersihkan terlebih dahulu dari make up atau kotoran lainnya, lalu dioleskan krim anestesi selama kurang lebih 1,5 jam atau 2 jam gitu deh. Barulah setelah itu, kita menuju ruang dokter, untuk mendapatkan suntikan. Suntikan untuk treatment ini lumayan banyak, sih. Karena memang tujuannya adalah untuk menstimulasi pencerahan dan pengencangan kulit, kan?

Prosesnya injeksinya lama, ga, Al? Ga, tuh! Tangan terampil si dokter kece bergerak cepat banget. Cep cep cep! Suntik sana sini, eh selesai!

Dan...? Iyaaaa, pipiku terlihat lebih naik. Kulit wajah mengencang. Aih, masak sih secepat ini reaksinya? Etapi..., iyaaaa. Beneran!

Jadi ga sabar menanti hari-hari berikutnya, ingin lihat perkembangan kulit wajahku, mudah-mudahan makin cerah, kencang dan kinclong, ya, dok! Haturnuhun dokter Dave!
Facelift Artliner

Ingin kenalan dengan dr. Dave? Yuk, langsung meluncur ke video profile-nya ini, deh!

Dan yang mau konsultasi untuk treatment ini, atau pun treatment lainnya, bisa langsung colek dr. Dave di telegramnya @Krissnnanda atau call langsung DF Clinic di nomor 022 - 2010593.

Ah iya, selama bulan suci Ramadhan ini, DF Clinic mempersembahkan Promo dan Paket Khusus Ramadhan, lho! Hayo, buruan, deh! Mumpu sedang berada di harga yang kece!
DF Clinic



Read More
/ /
Pasti pada familiar donk dengan menu yang satu ini? Steamboat. Menu sedap dan sehat, yang sukses mengundang selera, dan beneran bakal bikin kita seger dan bersemangat setelah melahapnya! Jadi ingat, dulu, waktu suami masih tinggal di negeri jiran, tiap 'mudik' ke Kuala Lumpur, menikmati kuliner yang satu ini pasti tak akan aku lewatkan. Anehnya, kalo di sana, aku tuh paling suka menikmati steamboat yang di gelar di pinggir jalan, seraya menikmati keindahan dan nyamannya jalanan di negeri orang.

Nah, makanya, begitu dapat undangan dari Teh Venta, untuk menghadiri acara launching menu Steamboat Hot Pot ala Best Western Premier La Grande Bandung ini, aku langsung mengiyakan, donk! Apalagi sejak di Bandung, menikmati menu yang satu ini jarang banget!

Paket Promo Steamboat Hot Pot All You Can Eat Dinner Buffet

Yup. Makanan yang berisi paduan berbagai macam daging, sea food dan sayuran (sesuai selera) dengan kuah nikmat ini, memang memberikan citarasa yang khas dan lezat di lidah. Dan juga sehat!

Menurut the Executive Chef Best Western Premier La Grande Bandung, Chef Yono (Saryono), kebutuhan akan makanan sehat dan tentu juga nikmat, kini telah menjadi gaya hidup masyakarat. Dan sang Chef mencoba untuk memadukan racikan kuahnya dengan racikan dari berbagai negara seperti Thailand, Singapura, Malaysia dan Thailand serta Bandung sendiri, sehingga menghasilkan varian, yaitu varian; Kuah Kaldu, Kuah Spicy Tom Yam, Miso Shiru Jepang, dan Kuah Kikil seperti Mi Kocok Bandung. Dan kalo aku, sih, varian Spicy Tom Yam is the best! Hehe.

Selain kuahnya yang variatif, Chef Yono juga memadukan aneka sayuran, daging, seafood dan mie. Selain itu juga ada young tau foo (hidangan olahan tahu dan ikan dari China).

Untuk sayuran sendiri, sang chef kawakan ini memilih sayuran yang berasal dari berbagai kawasan Asia, diantaranya adalah bayam merah khas Jepang, Chai sim, baby kailan, letus selada bokor, tauge, pak cyoy, kiciwis, wortel, kangkung, selada air, dan jagung semi.

Dan untuk penyuka mie, kita dimanjakan dengan pilihan mie kuning, mie hitam dengan berbagai bahan baku dari charcoal atau arang, mi hijau dan udon. Wow!

Yang suka jamur? Tenang! Ada juga, lho! Aneka jamur seperti merang, enoki, tiram, shitake dan jamur kancing, siap untuk dipilih dan dicelur ke dalam kuah pilihan! Bagi penyuka pedas sejati, ada 32 macam saus yang siap untuk membuat lidah anda berdecak dan panas, hehe. Ada saus bawang putih goreng, cincang bawang, tomat, sambal, kecap manis, sambal terasi, yakiniku, minyak wijen, ikan dan cabai merah. Komplit kan?


Wow banget, yak? Bikin ngiler dan perut langsung bernyanyi. Dan jadi berharap waktu iftar segera tiba, padahal saat postingan ini dibikin, masih pagi banget! Haha.

How to akses this menu?

Gampang, Sobs! Tinggal melangkah ke Best Western Premier La Grande, di jalan Merdeka, Bandung, tempatnya pas berhadapan dengan Bandung Indah Plaza (BIP), tuh!

Paket promo Steamboat Hot Pot All You Can Eat Dinner Buffet ini, cocok banget untuk dinikmati bersama orang-orang tersayang, lho! Dan..., cucok banget untuk bukber atau iftar bareng! Disajikan setiap hari Jumat di Parc De Ville Restaurant, lantai 3 BWP La Grande, mulai pukul 18.00 - 22.00 wib!

sharing kuliner asyik,
Al, Bandung, 2 Mei 2017

Read More