Dan celotehannya langsung membuyarkan shalatku | My Virtual Corner
Menu
/


Ga terasa, rumah maya ini kering kerontang gegara ditinggal pemiliknya yang tenggelam dalam lautan aktifitas offline, yang sungguh urgent bahkan tak memberinya kesempatan untuk sekedar update from Blackberry as usual. #Halah, aksi pembenaran diri banget ini intronya yaaa. Tapi beneran kok, Sobs, rencana untuk update blog terutama ngelanjutin postingan ini jadi ketunda, tapi Alhamdulillah, problem solved dan kini saatnya kembali ke laptop! #Eh, kok jadi kayak mas Tukul ya?

Well, Sobs, sembari menyiapkan bahan untuk postingan yang bermuatan 'lebih', terutama menyangkut tugas Srikandi Blogger untuk memberikan reportase tentang Acara Asean Blogger Festival 2013 di Solo kemarin, baik pada rumah emak mau pun di my Virtual Corner ini, maka sementara waktu, let me release this post dulu yach!

Postingan ini adalah untuk menyukseskan perhelatan yang sedang diselenggarakan oleh seorang sahabat maya, yang kuyakin Sobats juga sudah mengenalnya, yaitu Thia, bundanya Vania, dalam rangka ulang tahun Vania, sang putri tercinta yang kini telah berada di usia lima tahun. Met Ultah ya Vania sayang, panjang umur, sehat selalu dan semoga jadi anak solehah kebanggaan bunda. Ok? Aamin ya Allah.

Sesuai tema dari Giveaway-nya, yaitu celotehan atau cerita lucu anak, maka aku jadi ingin menulis tentang sebuah kisah lucu yang saking lucunya [menurutku], kisah ini tak pernah lekang dari ingatanku setiap aku berkumpul kembali dengan si pemilik kisah ini.

pinjem dari sini
Pada jaman dahulu kala #halah! Tersebutlah seorang anak balita bernama Khai, umur tiga tahunan, laki-laki dan dia adalah adik bungsuku. J Pada suatu Magrib, seperti biasanya kami sekeluarga melaksanakan shalat Magrib berjamaah, dengan ayah sebagai imam dan ibu, aku serta ketiga adikku [laki-laki semua] sebagai makmumnya. Magrib yang selalu syahdu, terutama oleh alunan bacaan Surah Al-fatihah yang mengalun indah dari bibir ayahanda. Kuyakin saat itu, kami semua sedang kusyuk2nya, ketika di akhir Surah Al-fatihah, saat kami bersiap untuk menyambung dengan 'Aamiin', tiba-tiba saja sebuah suara lantang berseru, "Artinya" dengan alunan intonasi bak pembaca saritilawah yang ada di televisi. Dan suara lantang itu berasal dari bibir mungil Khai. 

Sontak, kami [aku dan kedua adikku yang lain] yang saat itu masih 'ingusan', langsung deh terpingkal-pingkal, tak mampu menahan diri. Ngakak dan buyarlah shalat kami. Dasar bocah yaaa? Sementara ibu dan ayah tetap melanjutkan shalatnya. Anehnya, justru Khai, melanjutkan shalatnya setelah nyengir sejenak ke arah kami. Dia malah menyaritilawahkan setiap bacaan Al-Ikhlas yang dibacakan oleh ayahku, yang justru kian membuat kami terpingkal. Kuyakin, ayah sengaja memilih surat pendek itu, untuk menyegerakan selesainya shalat, mengingat makmumnya telah gugur dan malah terpingkal-pingkal di sekitarnya. Duh, kacau banget deh kala itu. Dasar anak-anak, dan kami adalah anak-anak yang begitu gampangnya terpengaruh. Ampun deh.

Selesai shalat, ayah dengan bijak, meminta kami untuk mengulang shalat Magrib, dan dengan bahasa seorang ayah yang bijak dan penuh kasih, menerangkan pada Khai bahwa hanya imam yang boleh menyuarakan bacaan surah dalam shalat, orang lain hanya boleh ikut bilang 'Aamiin'. Kalo diluar shalat, baru boleh menyaritilawahkannya. Dan sejak itu, Khai paham, terlihat dari tak pernahnya lagi dia beraksi serupa. Namun, kejadian itu, sungguh membekas di hatiku dan kedua adikku, sementara Khai malah lupa pernah beraksi seperti itu. J 
39 comments

Hahaha Adiknya lucu ya mbak. Itu tahun berapa mbak kejadiannya? hihi

Kalo Khai baca pasti ketawa guling-guling tuh atas tingkah lucunya ^^

Reply

hm, mungkin sekitar tahun 1987 ada deh Mbak. Dah lama banget yaaa? Khai skrg udh dewasa malah. :D

Reply

hahaha,, langsung nyengir2 ga jelas pas baca postingannya mbak..

ini masih membekas sesungging senyuman pas komen *nunjukkin deretan gigi* hehe...

Reply

Ketawa Mak Alaika, hihiii...ringan tapi bikin ketawa...hidup mata sore "mata cape-dibaca" hehee,

Reply

Hhihi.. *membayangkan ikut jadi ma'mum kala itu* ikut ketawa :D

Reply

Hihi, lucunya anak2 yaaaa. Makasih udah mampir ya, Mak. :)

Reply

HIhi... syukurlah jika bisa menghibur ya, Mak. :)

Reply

Sayapun kalo seusia Khai dan hadir saat itu pasti ikutan cekikikan. Jangankan celoteh seperti itu, ketika sholat disenggal senggol saja sudah bikin diri ini pingin tertawa

Reply

Hehe, iyaaaa. Ada2 aja ulah anak kecil ya mas? :D

Reply

hahahhhahaha.....Khai pasti sekarang dah jadi ustad ya m,ba ??

Reply

hahaha, belum sih, tapi lebih religius dibanding kakak2nya. :D

Reply

Klo aku jadi mbak juga pasti akan tertawa, jangankan pas sholat, sehari2 aja klo dengar celoteh anak kecil selalu ingin tertawa..

Reply

hahaha.... Khai lucuuu dechh

Reply

Mungkin Khai kalo baca ini juga masih nyengir2 ya mbak

Reply

Hihihi. Kelucuan khas anak kecil banget ya Mba Al.

Reply

wah si khai lucu ya cut kak :), kalau dia baca postingan cut kak ini pasti ketawa mengenang masa lalu :)

Reply

Khai..khai... bisa membuat kenangan lucu tak terlupakan.

Reply

sekarang si bungsunya udah umur berapa tuh? hehehe..!

Reply

hahahhahaha lucu kali cut kak kisah adek2nya

Reply

waduh jangan2 klo jav udah agak gedean ntar kaya adiknya mak alaika juga hihihi..

Reply

hahahaha... lucu mbak! dan artinya, dia benar-benar mendengarkan bacaan sholat karena menunggu sampai akhir surat itu dibaca :)

Reply

kunjungan bayi nih gan. maklum newbie baru 22 hari umurnya.
mohon bantuan dan tips tips menariknya. sukses selalu ya gan

Reply

hahahaa... mbak Al... kalau aku jd Ibu kayaknya bakal mbatal tuh sholatnya hihi..
Vania jg smpe skrg klo jamaah sm temen2nya msh sering becanda hadeuh! x_x


aku jd inget mbak, beragam cerita lucu menyangkut adek2ku,.. smpe skrg kadang mama masih suka mengulang2 cerita, utk nostalgia masa kecil.. hihi..

makasih banyak yah tante Al atas semua do'anya.. dan makasih jg sudah berpartisipasi di acara Vania... semoga sukses dgn kegiatan offline-nya yah mbak Al.. ;-)

Reply

Hahahahaha, emangk alau masih unyu2 banyak celotahan yang menggelitik ya, Mba.
Kira2 Khai masih ingat kerjadian ini gak, ya. :D

Reply

maaf ya .., aku jarang bw nih.., kasih selamat dulu deh udah terpilih jadi Srikandi Blogger ya...he..he.. malu..

hi..hi..anak2 lucu ya kalau lagi belajar sholat..
adik bungsuku dulu juga pernah main ciluk ba pas kita lagi rukuk.., ngeliat mukanya yang imut langsung batal deh sholat karena nahan ketawa

Reply

Pengalaman yang tak terlupakan ya kak hehehe ....

Reply

wew, semprul tenan, okelah untuk menyegarkan ingatan kai mari bersama2 mengatakan "artinya" :)

Reply

Hahaha, jadi ga salah dunk jika kami sampai kagak tahan untuk ga ketawa yaaa? Hihi

Reply

Artinya, heheee...anak ekcil memang selalu punya ide lebih briliant daripada orang dewasa

Reply

hahaha ini bahaya cutkak kalau Kai ikutan sholay di Mekkah haha

terima kasih sudah ikutan berceloteh di GA Vania’s May Day

sudah tercatat sebagai peserta ya

Reply

itu mah belum seberapa nakalnya, kalau saya dulu suka memlorotkan sarung teman tatkala lagi salat.

Reply

Haha..lucu banget sih Khai. ciri anak kreatif tuh hehe....:-)

Reply

Hwaaa....lucu banget...

Sukses GA nya Mbak Al..

Reply

Hahaha saya samapai ketawa ketawa sendiri baca artikel ini..
Maklum anak anak ya mbak belum tahu apa apa tapi di balik ketidatahuannya itu menyimpan tingkah tingkah lucu ..

Reply

Hihihi pasti sering nonton acara doa di tv nih :D

Reply

Hai mbak ... aku cuma mau bilang selamat ya atas kemenangannya dalam lomba ibu-ibu blogger. Saking tenggelam dalam kesibukan baru sempet mampir sekarang. :)

Reply

Informasinya boleh banget nih.
terimakasih ya atas informasinya

Reply