My Virtual Corner
Menu

5 Objek Wisata Romantis di Jogja - Untuk Para Pasangan Muda

/ / 21 Comments
5 Objek Wisata Romantis di Jogja - Untuk Para Pasangan Muda yang pengen menikmati quality time. Yes! Pagi ini, mumpung lagi nyantai di pagi Minggu yang hening sambil dengerin lagu 'Yogyakarta' yang dinyanyikan Mas Katon Bagaskara, tak pelak ingatan langsung melayang ke kota yang selalu mampu bikin kangen ini. Jogja. Betapa kota yang satu ini memang mampu menciptakan kerinduan bagi siapa pun yang mengunjunginya, untuk berencana 'balik' lagi. Habis, suasana di setiap sudut kotanya, itu, lho! Romantis! Ngerasa ga, sih, Sobs? Jadi ingat dulu, waktu bulan madu kedua, saat ditanya mau ke Bukit Bintang, KL atau ke mana? Jawabanku tanpa pikir panjang, langsung 'Jogja ajah'. Dan jadilah kita ber-honeymoon di sana.

Dan ngomong-ngomong tentang asyiknya suasana kota Jogja ini, yakin deh, bagi kalian para pasangan muda yang ingin manfaatkan waktu berkualitas or having a romantic quality time di Jogja, 5 tempat ini bisa menjadi pilihan kece untuk mewujudkan keinginan itu. Etapi, rekomendasi ini bukan hanya untuk para pasangan muda, sih, untuk siapa pun yang ingin menikmati waktu berkualitasnya, monggo bange, deh, mengunjungi ke lima tempat ini.
Apa aja sih, Al? Yuk, kita simak, yuk!

1. Malioboro

Siapa yang ga kenal Malioboro, kawasan wisata yang saban hari sangat ramai oleh pengunjung. Malioboro menawarkan suasana romantis yang ga bisa didapatkan di tempat lain. Aktivitas yang bisa kita lakukan adalah duduk santai di bangku-bangku kayu artistik yang banyak berjejer di sekitar area ini.

Kita juga bisa menikmati merdunya suara perkusi yang dimainkan oleh para seniman muda berbakat di beberapa titik sepanjang jalan Malioboro. Dengan menikmati malam yang indah, lalu lalang kendaraan, dan nyanyian para pengamen jalanan, Malioboro akan menyisakan kenangan indah yang sulit dihapuskan!

2. Alun-alun Selatan

Lokasi ini menjadi salah satu pusat keramaian di Jogja. Ada banyak kegiatan menarik yang bisa dilakukan bersama pasangan di tempat ini. Misalnya, mencoba tantangan “masangin”, aktivitas tradisional melewati dua pohon besar di tengah Alun-alun Selatan. Kita juga bisa mengayuh sepeda tandem atau becak berlampu warna-warni mengelilingi Alun-alun Selatan. Jika ingin menikmati malam dengan tenang, ya cukup duduk saja beralaskan tikar sambil menikmati secangkir wedang ronde hangat. What an amazing night, kan?

3. Bukit Parang Endog

Suka banget dengan keindahan dan miracle-nya sunset? Menatap peralihan sang jingga tenggelam di ufuk Barat, adalah suatu hal yang paling menyenangkan. Yup. Bagi yang senang banget menikmati suasana matahari terbenam, bisa banget berkunjung ke Bukit Parang Endog, yang merupakan salah satu lokasi paling strategis di Jogja untuk menikmati suasana matahari terbenam. Bukit ini berlokasi di sebelah timur Pantai Parangtritis. Saat ini, destinasi wisata Parang Endog mulai populer di kalangan para penggemar wisata anti-mainstream. Selain itu, Bukit Parang Endog juga menjadi lokasi landasan paralayang. Cobain, deh, maka Sobats akan sulit melupakannya!

4. Istana Ratu Boko

Selain Bukit Parang Endog, lokasi lain di Jogja yang juga sangat sempurna untuk melihat panorama matahari terbenam adalah Istana Ratu Boko. Ini adalah sebuah candi yang terletak tidak jauh dari Candi Prambanan. Terletak di atas bukit, Istana Ratu Boko memungkinkan wisatawan untuk melihat dengan jelas detik-detik terbenamnya matahari.

Siluet candi yang membayang di sore hari membuat bukit ini menjadi semakin eksotis. Untuk berkunjung ke tempat ini, kita bisa mengambil paket khusus setelah berkunjung ke Candi Prambanan. Selain itu, kita juga bisa datang langsung ke lokasi sendiri.

5. Bukit Bintang

Masih tentang bukit, salah satu objek wisata yang juga tidak boleh dilewatkan oleh pasangan muda yang ingin melewatkan waktu di Jogja adalah Bukit Bintang. Lokasinya terletak di perbatasan wilayah Yogyakarta dan Gunungkidul, tepatnya di jalan antar kabupaten, Jl. Wonosari.

Bukit Bintang adalah sebuah kawasan di mana banyak warung berjejer di tepi bukit. Dari ketinggian, kita akan bisa melihat lansekap Kota Jogja yang mengagumkan. Jika datang ke tempat ini pada sore hari, perubahan langit yang bertahap akan menjadi sesuatu yang menarik untuk dinikmati dan bersiaplah bahwa Sobats tak akan bisa melupakan keindahannya.

Ketika malam tiba, kendaraan serta lampu-lampu rumah penduduk tampak seperti kerlap-kerlip kecil yang sangat indah untuk dinikmati. Di Bukit Bintang, kita juga bisa menikmati secangkir teh atau kopi hangat dilengkapi dengan jagung bakar yang manis.

Nah, itulah 5 rekomendasi tempat paling asyik dan romantis yang bisa Sobats nikmati jika ingin ber-quality time di Yogya. Dijamin, Sobats pasti akan ingin 'kembali' lagi sesudahnya. Eits... Jangan lupa, untuk memastikan waktu Sobats benar-benar akan berkualitas dan bahagia, jangan lupa, penginapan adalah yang paling utama untuk dipikirkan terlebih dahulu. Ga mungkin donk camping dadakan di tempat-tempat tersebut? Hehe.
Nah, bicara tentang penginapan, bisa banget cari dan booking hotel murah di Jogja via aplikasi Airy Rooms, lho! Belum punya aplikasinya? Langsung deh download via Android atau iOS-mu lalu cari dan pesan hotel murah di Jogja di Airy Rooms.

Well, Sobs, semoga informasi ini bermanfaat, ya! Selamat bersenang-senang di Jogja!

5 tempat asyik di Jogja,
Al, Bandung, 7 May 2017

Read More

Korea - The Trip Started!

/ / 12 Comments
Korea - The Trip Started! Hai, Mantemans. Udah lama juga nih aku ga updating si My Virtual Corner tercintah. Dan, mumpung lagi nongkrong cantik di sebuah coffee shop kece, sambil nyantai menanti sang kekasih hati seorang teman yang hendak nyamperin, aku mau update cerita tentang perjalanan ke Korea kemarin, ya! Itu, lho, yang ngetrip bareng BP dengan hashtag BP-Ngetrip, ituh.

Yes, BP-Ngetrip ini adalah kesepakatan bersama yang sudah sekian lama dinanti. Komit menabung bulan demi bulan, agar kebersamaan ini menjadi kenyataan. Hingga akhirnyaaaa..., waktunya pun tiba. Setelah beres urusan visa Korea yang agak-agak drama, maka The trip started, the adventure is awaiting ahead! Yeaaay!!


Baca: Ga ribet kok ngurus visa Korea

Alhamdulillah, thanks God, akhirnya waktunya pun tiba. Happynya hati, tentu tak terkira. Bisa ngetrip bareng sesuai impian, dan sekaligus raker di negeri ginseng ituh! Aseeek! *Gayaaaa, hehe.
Yes, tepatnya Jumat sore itu, 3 Maret 2017 kemarin, kami (Aku, Shintaries, Almazia, Nunik Utami, Rani, Putri, plus 1 pengawal yang merangkap sebagai Fotografer handal (Mas Bayu, suaminya Alma) berkumpul di terminal 2D Bandara Soetta untuk persiapan check in dan berangkat ke negara para Oppa cakep impian para pecinta drama Korea. Emang dirimu enggak, Al? Hehe, belum. Sejauh ini, aku belum pernah nonton dra-kor dengan satu alasan. Takut NYANDU! Yup. Takut NYANDU. So, fix, ya! Haha.

Ok, back to the trip story. 

Jakarta - Kuala Lumpur by KLM

trip to Korea
Paket hemat kami bermula dari Jakarta menuju Kuala Lumpur, menggunakan KLM airlines. Thanks to Shintaries yang udah berhasil berburu tiket hemat dari pesawat nyaman dan kece ini, walo hanya untuk menerbangkan kita-kita ke Kuala Lumpur. Ini pesawat nyaman dan gede banget! Ditambah dengan para flight attendances (awak kabin) nya yang ramah dan supel plus layanannya yang keren. Walo paket hemat, ternyata kita dapat drinks and meals juga, lho! Jadi inget dengan risolles-nya yang enak dan bikin nagih, sayangnya cuma dikasih sebiji. Haha. Selain itu, di setiap kursi juga disediakan display yang bisa kita gunakan untuk menonton atau sekedar mendengarkan musik, atau hanya lihat peta perjalanan. Aku sendiri malah asyik menonton film dr. Strange besutan Marvel yang keren itu hingga sampai KL. Sementara teman-teman BP lainnya sibuk dengan film pilihan mereka masing-masing. Hm, lain kali, kalo mau ngetrip, mau berburu tiket KLM ini, ah!

Kurang lebih 2 jam perjalanan, mendaratlah kami di bandara KLIA (Kuala Lumpur International Airport). Duh, kangen rasanya menginjakkan kaki di sini, lagi! Setelah hampir 3 atau 4 tahun ga wara wiri ke negeri jiran ini. Jadi inget, dulu waktu aku masih di Aceh, dan si Kang Mas masih tugas di KL, hampir dua minggu sekali aku pasti dolan ke negeri jiran ini.

Bandara international ini tak jauh berubah, hanya saja terlihat lebih ramai dan seperti biasanya, dipenuhi oleh wajah-wajah multi ras dan bangsa. Keren. Ini yang selalu aku suka dari negeri jiran ini. Islami, tapi terbuka dan dipenuhi oleh manusia-manusia dari berbagai bangsa.

Bermalam di Bandara KLIA 2. 

Nah, setelah turun di KLIA 1, kami harus berpindah ke KLIA 2 untuk check imigrasi, dan transit menanti penerbangan selanjutnya. Dan untuk mencapai KLIA 2 ini, kita kudu naik kereta. KUDU, karena ga akan sanggup jalan kaki, plus memang ga ada jalurnya. Tapi harga tiketnya juga murah kok. Sekitaran 6.600 rupiah aja (2 RM), dan lama perjalanannya juga singkat banget, sih, sebenarnya.

Sesampai di KLIA 2 ini, kami menjalani check imigrasi, di mana jika beruntung kita akan berhadapan dengan petugas imigrasi Malaysia yang ramah dan baik hati, namun jika kurang beruntung, maka kita akan berhadapan dengan yang rada-rada jutek, apalagi jika mereka lihat passport hijau. Haha. Etapi, ga boleh baper, yang penting kan nambah cap/stempel negara itu di halaman passport kita. Hehe. Anggap saja mereka sedang lelah, capek bok meriksa para orang-orang dan passportnya.

Well, beres urusan cek ricek passport by Immigration officer, lalu kami pun melipir untuk cari tempat istirahat. Biasanya sih, aku akan ke mushalla, karena sebenarnya mushalla adalah tempat yang paling nyaman untuk shalat dan istirahat. Etapi, malam itu, mushalla full, maka kami pun memutuskan untuk duduk di ruang tunggu bandara, yang tersebar di beberapa tempat. Kursi-kursi yang berjejer layaknya kursi tunggu di rumah sakit, telah banyak pula diisi oleh para turis dengan nasib serupa --> traveling hemat dan murce. 

Yes, namanya juga ngetrip hemat. Adalah hal yang lumrah dan merupakan pilihan bijak jika kami memilih untuk transit dan menginap di bandara ini, menanti penerbangan selanjutnya 8 jam ke depan. Yes, jadi kami harus jeda 8 jam untuk bisa lanjut perjalanan ke negeri tujuan. Penerbangan ke Seoul akan menggunakan pesawat murah meriah yang pastinya lekat di hati para traveler. Hehe, apalagi jika bukan si merah AirAsia. Dan sembari menanti penerbangan selanjutnya which is 8 jam ke depan, maka beristirahat alias bobok cantik tapi siaga, setelah terlebih dahulu video call dengan orang-orang terkasih di tanah air, adalah pilihan bijak. *wifi bertebaran lho di KLIA ini. Jadi, ga perlu beli kartu Malaysia, ya! Apalagi cuma transit doank kan?

Tidur lelap di kursi ruang tunggu bandara KLIA 2

Bukan aku namanya jika ga bisa tidur di mana saja. Alhamdulillah. Bola mata yang tersisa '5 watt' akhirnya kalah telak. Aku terlelap setelah perut terisi  oleh fried chicken a ndfrench fries, plus air mineral yang cukup.

Oya, sempat terjadi drama juga saat mencari fountain water (air isi ulang) yang biasanya bisa kita akses di bandara2 internasional. Aku dan Nunik, saking ingin berhematnya, ga ingin membelanjakan ringgit kami lagi, jadilah kami mencari si fountain water, dan karena ga nemu, akhirnya kami beranikan diri bertanya ke petugas bandara. Si bapak berwajah India ini pun mengatakan bahwa air yang kami maksud bisa kami dapatkan di baby room. Melangkah lah kami ke sana, dan karena sudah larut, baby room itu kosong dan kami pun mengendap masuk, haha.

Alhamdulillah, sebuah dispenser tersedia di sana. Jauh dari bayangan, kami sih tadinya berfikir fountain water berupa device kayak wastafel lengkap dengan kran pancuran airnya gitu, ternyata DISPENSER! Anyway, kami tak menyia-nyiakan waktu, langsung deh botol tupperware kami isi full dan kembali ke ruang tunggu di mana teman-teman lainnya sudah mulai bobok cantik. Lalu, kami pun bobok cantik lah hingga pagi, dibangunkan oleh Putri yang memang ga bisa tidur --> Syndrome sulit tidur di tempat yang ga biasa. Hehe.

Flight to Korea

Here we go! Saatnya terbang ke negeri para Oppa! Yes, see you on the next post, ya! 

catatan kecil BP Ngetrip to Korea,
Al, Bandung, 4 May 2017
Read More

Stress Management Program by DF Clinic

/ / 55 Comments
Stress Management Program by DF Clinic

Hidup bahagia, aman dan sejahtera, tentu menjadi idaman setiap orang. Siapa coba yang ga ingin hidup damai, berkecukupan, sehat, dan mampu menghadapi dan mengelola badai kehidupannya dengan baik, tanpa harus berlama-lama tenggelam dalam lautan stress apalagi trauma yang berlarut. Namun, gambaran ideal ini, tentu tak mudah, dan tak dimiliki oleh banyak orang. Karena pada dasarnya, yang namanya problema batiniah (kejiwaan) ini memang sudah fitrah manusia kan? Manusia terlahir dengan dua bekal rasa utama, yaitu  rasa bahagia atau rasa sedih, yang hadirnya bisa datang silih berganti, dengan level yang berbeda antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya.

Dan..., bicara tentang dua rasa ini, tak pelak, kehadirannya memang memberikan efek langsung bagi kehidupan kita. Bahagia, jelas memberikan rasa nyaman di hati, membuat kehidupan kita terasa tentram dan damai. Namun, rasa sedih, menimbulkan efek yang justru tak tanggung-tanggung. Ya, tergantung level dan ketahanan setiap insan di dalam menanggungnya. Ada yang tetap tenang dan mampu menghadapinya dengan senyum atau sekedar mengurut dada. Ada pula yang sampai membuatnya stress, depresi bahkan trauma.

Pasti pernah donk, berhadapan dengan yang namanya stress? Hati gelisah, masalah ga selesai-selesai hingga pikiran jadi buntu saking lelahnya mencari solusi? Atau, malah baru kemarin kita melihat sahabat, saudara, atau bahkan orang terdekat, yang justru mengalami hal serupa? Hingga harus melangkah ke ruangan psikolog karena tak lagi mampu menghandle problema yang melanda diri? Yup, stress, trauma, depresi, adalah hal yang memang tak luput dari kehidupan. Tak perlu malu apalagi rendah diri, jika salah satu bentuk problema ini menghampiri kita. Itu normal pake banget, malah! Namun masalahnya adalah, sampai kapan stress, trauma atau depresi ini lengket terus memeluk diri? Tak mau lepas! Kapan donk bahagianya?

Pasti pernah donk mendengar istilah 'bahagia itu sederhana?'. Lalu muncul pertanyaan, jika bahagia itu sederhana, lalu kenapa aku sulit banget bisa mencapai bahagia? Kenapa aku selalu saja bertemu masalah? Apanya yang sederhana? Pelik! Ruwet! Masak harus ke psikolog?

Memang, sih, Sobs, tak mudah mewujudkan teori ke dalam praktek, ya? Mencapai hidup yang bahagia maksimal itu tak mudah. Bukan sesederhana yang digambarkan dalam teori. Prakteknya, butuh usaha, butuh effort! Ya enggak, Sobs? Nah, dalam rangka menuju hidup sehat dan bahagia maksimal, DF Clinic meluncurkan sebuah program baru nih, Sobs. Namanya Stress Management Program by DF Clinic. Di mana dari program ini, diharapkan para klien bisa terbantu dalam mengelola sendiri stress yang dihadapinya, tanpa harus melangkah ke ruangan psikolog atau pihak lainnya. Aih, emang bisa? BISA! 
Stress Management



Stress Management Program by DF Clinic

Sesuai dengan namanya, Stress Management Program adalah sebuah program yang terdiri dari rangkaian langkah guna membantu para kliennya untuk tak hanya mampu keluar dari stress, trauma atau pun depresi, namun mampu menata masa depannya dengan lebih baik, karena para klien ini telah mampu melepaskan trauma masa lalunya dan bersahabat dengan dirinya sendiri, serta bersiap menuju masa depan, dengan tentunya tetap enjoy akan masa kini-nya.

Adapun rangkaian langkah ini dimulai dengan:

1. Finger Print Screening.


analisa sidik jari

Finger Print Screening atau analisa sidik jari, adalah sebuah metode pengukuran dengan pemindaian (scanning) ke sepuluh sidik jari tangan kiri dan kanan kita, untuk mengetahui gaya bekerja otak yang paling dominan dalam kaitannya dengan potensi bakat, minat, motivasi, karakter diri kita. Kita akan dapat mengetahui cara kerja otak kita dalam menerima, mengolah dan meresponse informasi, sehingga kita akan lebih mudah dalam menyesuaikan diri dengannya. Kita juga akan mengetahui bagaimana dorongan karakter berdasarkan response otak kiri dan kanan kita, dan berbagai hal menarik lainnya akan terungkap berdasarkan hasil dari analisa sidik jari ini. Wow, menarik banget, ya, Sobs! Tentunya, dengan lebih mengenali diri kita, akan memudahkan diri kita untuk menyesuaikan diri, bahkan kita bisa memperbaiki hal-hal yang perlu dioptimasi dan yang perlu diminimalisir, nantinya. 
~ Ulasan lengkap tentang finger print, akan diulas pada postingan tersendiri, ya, Sobs! ~
2. Trauma Release Workshop

Langkah ini, berhubungan erat dengan penanganan trauma/stress yang menumpuk dan bersumber dari masa lalu. Tanpa kita sadari, tubuh kita merekam segala 'hal yang tak nyaman' sebagai trauma. Baik itu rasa sakit yang dialami tubuh (secara fisik) maupun rasa sakit yang dialami oleh hati (batiniah/jiwa), yang perlahan tapi pasti, akan menumpuk dan menjadi bom waktu. Contoh kasus; hati masih bisa bohong dan dengan lancar bekerja sama dengan mulut mengeluarkan pernyataan bahwa dia sudah memaafkan si A, misalnya, yang telah berbuat tak baik terhadapnya. Namun, tubuh, masih mencatat hal ini, sebagai sesuatu yang menyakitkan, namun karena si hati dan pikiran sudah memutuskan untuk memaafkan, maka rasa ini pun tenggelam, 'tersimpan'. Peristiwa demi peristiwa terus terjadi di dalam kehidupan, dan hal seperti ini pun terus berulang. Tubuh menyimpan 'rasa demi rasa tak enak' ini jadi semakin tertimbun. Hingga kemudian, memuncak dan tak tertahankan, menimbulkan rasa tak nyaman, stress, depresi bahkan trauma, oleh berbagai sebab-sebab yang datang silih berganti di dalam kehidupan.

Begitu juga dengan sakit fisik. Terkadang tubuh masih mencatatnya sebagai trauma, walo secara fisik, kita terlihat sudah sembuh dan mampu beraktivitas seperti biasa. Contoh kasus, sebuah kecelakaan fatal yang kita alami di masa lalu. Nah, walo sudah sembuh dan 'terlihat' sempurna, namun ternyata, si tubuh masih mencatat beberapa bagian yang sebenarnya memang belum sembuh betul, namun kita tak menyadarinya, sebagai trauma.

Maka tak heran, pada saat melakukan shaking (tubuh bergetar/tremor), maka bagian-bagian tubuh yang dicatat sebagai 'trauma' ini akan bergetar dengan sendirinya, yang kedasyatannya tergantung pada kebutuhan tubuh itu sendiri, dalam upaya si tubuh mencoba merilis trauma/energi negatif masa lalu itu. 

Hayo, pasti sedikit bingung dengan penjelasan yang aku warnai dengan font biru di atas, ya?
Ok, jadi begini. Langkah kedua dari Stress Management ini bernama Trauma Release Workshop, yaitu sebuah metoda merilis (melepaskan) stress atau trauma atau apapun energi negatif yang bikin kita tak nyaman, yang tertumpuk dari masa lalu, dengan cara meminta tubuh kita untuk shaking/bergetar atau sering juga disebut tremor.

What? Shaking? Emang bisa memancing tubuh untuk bergetar dengan sendirinya? BISA BANGET! Tapi..., kudu butuh kunci pembukanya terlebih dahulu, agar tubuh bisa bergetar kapan pun dibutuhkan. Menarik ya, Sobs? Kok bisa sih?

BISA. Kan tubuh kita dibekali kecerdasan yang luar biasa oleh Sang Penciptanya. Yup, Allah sudah membekali tubuh kita kecerdasan luar biasa, untuk membantu pemilik tubuh mengobati dirinya sendiri. Mungkin bagi sebagian orang, ungkapan ini terdengar klise dan impossible. Aku sendiri, pada awalnya, ga yakin tubuhku mampu diminta bergetar. Apalagi aku orangnya paling sulit disugesti. Namun, shaking melalui Trauma Release ini sama sekali tak ada hubungannya dengan sugesti, lho. Cukup dengan 6 langkah kunci pembuka, dan tentunya dengan panduan sang instruktur (biasanya disebut dengan istilah provider), maka tubuh kita, Insyaallah akan mampu bergetar sendiri di kala dibutuhkan, untuk melepaskan energi-energi negatif/trauma masa lalu itu. Yang lebih istimewanya, shaking ini, bisa dilakukan di mana saja, di rumah, di kantor, sambil duduk, sambil tiduran, tanpa perlu peralatan khusus. It is so simple. Penasaran tentang shaking by Trauma Release ini?

Bisa baca di : Trauma Release Workshop

3. Brain Gym

Jika Trauma Releale bertugas membantu melepaskan kita dari trauma masa lalu, maka Brain Gym Exercise justru bertujuan untuk membantu kita menyeimbangkan/improvisasi kinerja otak sehingga memudahkan kita selesaikan persoalan-persoalan yang akan kita hadapi.

Brain Gym merupakan serangkaian gerakan tubuh (26 gerakan) yang sederhana, digunakan untuk memadukan semua bagian otak guna meningkatkan kemampuan belajar, membangun kepercayaan diri dan juga bermanfaat dalam meningkatkan ketajaman mata, pendengaran, aktivitas tangan dan daya ingat serta kelenturan tubuh. Dan berdasarkan hasil analisa Finger Print, nantinya kita akan dapat mengetahui secara pasti, gerakan-gerakan brain gym yang mana yang kita perlukan untuk mengoptimalkan kinerja otak kita.

Ulasan khusus tentang Brain Gym nanti akan aku ulas dalam postingan khusus juga, ya, Sobs! Menarik banget soalnya. Banyak banget manfaatnya, lho! Kepo khaaaan? Nantikan updatenya pada artikel berikut, ya!

4. Energy and Mindset Reprogramming (EMR)

Nah, langkah ke empat ini lebih menarik lagi, Sobs! Bertujuan untuk membantu kita menata diri sendiri dan merancang (ulang) masa depan. Sounds interesting? Yuks... akan aku ulas juga secara khusus pada artikel selanjutnya, ya!

5. Pain Free

Nyeri. Siapa coba yang bisa bebas dari rasa nyeri? Dengan gadget yang tak pernah lepas dari tangan, pastinya nyeri leher dan pundak, adalah yang paling sering kita rasakan, ya enggak, sih, Sobs?
Itu baru yang disebabkan oleh penggunaan gadget, belum lagi yang dikarenakan sebab-sebab lainnya, kan?

Nah, di dalam Stress Management Program ini, kita juga akan mendapatkan pengetahuan dan dibantu bagaimana sih agar bisa bebas atau setidaknya ketemu rasa nyeri itu bisa jarang-jarang, gitu lho! Jadi ga ketemu dengan rasa nyeri bolak-balik. Bosan atuh lah! Hehe.

Untuk Pain Free sendiri, juga akan aku ulas pada artikel khusus, ya, Sobs! Will let you know when it published. 

Nah, Sobs, bagi yang sedang di Bandung dan kepo banget tentang bagaimana sih mengelola stress dan menjemput hidup sehat dan bahagia, yuk, ikuti dulu seminarnya, yang diadakan secara berkala dua mingguan, di DF Clinic, yuk! Untuk waktu dekat ini, seminar akan berlangsung pada hari Minggu tanggal 9 April 2017 mulai pukul 9.00 - 16.00 wib. Merapat, yuk!

Catatan penting tentang stress management,
Al, Bandung, 5 April 2017
Read More

Injeksi Pelembab, Solusi Jitu Lawan Dehidrasi

/ / 32 Comments
Injeksi Pelembab, solusi Jitu Lawan Dehidrasi Merawat kulit agar tetap lembab, apalagi di usia yang tidak muda lagi tentunya merupakan sebuah keniscayaan, agar kulit tetap kenceng, kinclong dan sehat bebas keriput. Sepakat?

Nah, cerita-cerita tentang usia di atas 45 tahun, pasti Sobats sudah banyak yang tau lah jika usiaku sudah lebih dari angka itu, toh? Nah, tentu mengandalkan masker buah-buahan saja, seperti layaknya saat perawatan kita di usia remaja dahulu, bukan lagi merupakan solusi jitu. Untungnya aku bertemu dengan dokter Dave, seorang dokter anti aging, yang hobi banget mengedukasi agar kita terampil menjaga kesehatan tak hanya kulit, tapi tubuh serta jiwa.

Namun, kali ini, aku tak hendak bicara tentang kesehatan jiwa raga, sih, tapi lebih fokus pada antisipasi menjaga agar kulit tetap lembab, kencang dan kinclong. Apalagi saat hendak traveling ke sebuah negeri yang sedang memasuki masa peralihan antara winter ke spring, yang tentunya temperaturnya beda signifikan banget dari cuaca tanah air.


Perubahan cuaca signifikan, 
membuat tubuh dan kulit lelah beradaptasi

Sebagai penduduk negeri tropis, kebayang donk bagaimana lelahnya tubuh menyesuaikan diri terhadap perubahan cuaca tersebut? Yang terbiasa hidup dan menikmati temperatur 28 - 35 dC (derajat Celcius), eh tiba-tiba akan berada pada temperatur antara minus 4 dC hingga 9 dC, jelas kulit wajah dan tubuh akan kaget. Bibir pastinya akan pecah-pecah. Itu adalah resiko. Yes, pastinya, donk! Namun, tentunya resiko ini harus banget diminimalisir. Makanya, tiga hari sebelum berangkat ke Korea tempo hari, aku cerita ke dokter Dave sekaligus menanyakan apakah selama di Korea nanti, krem malam yang biasa aku pakai perlu dihentikan sementara atau tetap saja dilanjutkan saja?

Nah, lalu dr. Dave malah memintaku untuk berkunjung ke DF Clinic, karena menurutnya, kulitku yang memang sangat kering ini, perlu diantisipasi terlebih dahulu agar terhindar dari resiko bakal kekeringan yang signifikan. Caranya gimana? Menurut dokter kece ini, solusi paling jitu dalam menghindarkan terjadinya kekeringan yang signifikan adalah dengan injeksi pelembab ke kulit wajah.

Injeksi Hyaluronic Acid

Yup, pelembab yang akan diinjeksikan ke dalam kulit wajah ini bernama Hyaluronic Acid. Seperti yang pernah aku tuliskan sebelumnyaHyaluronic Acid (HA) itu merupakan kandungan alami yang sebenarnya sudah ada pada setiap permukaan kulit manusia. HA dalam tubuh manusia adalah molekul yang berperan sebagai bantalan sendi, syaraf, dan memberi hidrasi untuk kulit dan rambut berkat kemampuannya yang mampu menahan kelembaban. Dengan HA, kulit akan lembut dan kenyal karena HA dapat meningkatkan produksi kolagen. Itu saja?

Tak hanya itu. HA juga merupakan salah satu anti oksidan yang mampu melawan radikal bebas. Namun seiring pertambahan usia, kulit kita semakin lambat dalam memproduksi HA sehingga pada sebagian orang akan mengakibatkan munculnya tanda-tanda penuaan seperti keriput, garis halus, dan permukaan kulit yang kendur dan kering.

Injeksinya sakit, ga, Al?

Nah, bagi yang parno terhadap jarum suntik, pertanyaan di atas pasti ngewakilin banget, yak? Hihi. Tenang, aku juga parno terhadap jarum suntik, lho! Etapi, ini ga sakit kok, karena sudah diberi krem anestesi dulu pada wajah, sehingga saat dilakukan proses injeksi, ga berasa lagi, yah..., paling rasanya kayak kena setrum halus. *eh. Ga kok, rasanya cuma kayak digigit semut. 

Berapa lama sih prosesnya? 
Ga lama, kok, untuk anestesinya kurang lebih 45 menit, sementara injeksinya sendiri cuma butuh 5 menitan gitu deh. Cepet banget, yak? Hasilnya akan langsung keliatan? Ya enggak instant detik itu juga lah, tapi sehari kemudian, kulit akan keliatan lembab dan kinclong, kenyal cantik! Tetap lembab walo sedang berada di dalam cuaca dingin menusuk tulang selama berada di negeri ginseng, Korea Selatan ituh. Wajahku jadi keliatan tetap cerah kan?




BP team dalam balutan Hanbok - Pakaian tradisional Korea. 
Senyum ceria pengusir rasa dingin yang menusuk tulang.

Hanbok - Korean Traditional Clothes
Depan, kiri-kanan: Alaika, Salman, Putri, Alma
Belakang, kanan - kiri: Alma, Nunik, Shinta, Rani


Alhamdulillah, senangnya ketemu DF Clinic, jadi banyak ilmu tentang cara jitu merawat kesehatan dan estetika, deh. Thanks dr. Dave, dengan injeksi Hyaluronic Acid, jadi ga kuatir lagi dengan perbedaan cuaca signifikan yang bakal berefek mengeringkan kulit wajah. I am ready to face the weather changes. :)

Sobats juga memiliki kulit kering kerontang dan mulai resah akan keriput? Cobain injeksi pelembab HA ini, deh, agar kulit tetap lembab, lembut dan kinclong! Atau ingin tanya-tanya dulu seputar perawatan ini, monggo, bisa colek langsung dr. Dave via telegramnya di @Krissnnanda atau FBnya di sini


tentang si pelembab kulit,
hyaluronic acid.
Al, Bandung, March 10 2017
Read More

Cara Mengurus Visa Korea Selatan

/ / 11 Comments
Cara Mengurus Visa Korea Selatan Mengunjungi negara lain, alias traveling ke luar negeri, tentu menjadi impian banyak orang. Dan tentu, pasti sudah pada tau donk, bahwa untuk BISA masuk ke sebuah negara lain itu, kita butuh VISA, terkecuali, jika kita ingin masuk ke negara-negara yang adalah anggota ASEAN, maka kita, warga negara Indonesia, pemilik passport hijau (Ordinary Passport) BEBAS VISA. So, sudah pada ngeh ya, Sobs, jika ingin ke Korea Selatan itu, sudah pasti kita BUTUH Visa.

Dan sebelum masuk ke cara mengurus visa, aku ingin jelaskan sedikit tentang apa sih Visa itu? Bagi yang sudah familiar akan visa, monggo langsung skip ke bagian utama di bawah deh, ya!

VISA

Visa, adalah sebuah dokumen yang biasanya berupa stiker cantik, yang akan ditempelkan pada salah satu halaman passport kita, sebagai tanda bahwa kita [pemegang passport] sah/diijinkan untuk masuk ke negera tersebut. Visa ini, bisa berupa sticker cantik yang biasanya sedikit lebih kecil dari halaman passport, bisa juga berupa sticker yang sedikit lebih besar dari perangko [Visa On Arrival], bisa juga berupa print out pada kertas HVS A4 [e-visa] yang diselipkan begitu saja pada passport.

Kenapa dibutuhkan?
Ya, sudah pasti lah, karena dia adalah bukti otorisasi kita untuk masuk ke suatu negara.

Negara mana saja yang butuh Visa?
Inget ya, cyin, kita hanya bebas VISA untuk masuk ke Negara-negara anggota ASEAN, maka selain itu, kita [warga negara Indonesia pemegang passport hijau/ordinary passport] AKAN butuh Visa untuk bisa masuk dan melenggang cantik di negara-negara selain negara anggota ASEAN tersebut.

Cara Mengurus Visa Korea Selatan

Oke, langsung ke topiknya nih, Sobs. Visa Korea Selatan dan selanjutnya kita sebut dengan Visa Korea saja, ya.

Setiap negara, pasti punya kebijakan tersendiri dalam cara 'pemberian visa' negaranya terhadap calon visitornya. Jika pada ulasan visa Turki, aku menulis bahwa Visa ke Turki untuk tujuan wisata bisa diperoleh tanpa ribet (baca: on arrival alias VoA, atau evisa aka elektronic visa), maka untuk bisa berkunjung ke negerinya para Oppaa itu, kita butuh effort untuk mengurus visanya.

Efforts yang gimana, sih, Al? Sulit kah?

Hm, sebenarnya sih enggak sulit, asalkan lengkap syaratnya, cuma, syaratnya ini lho yang lumayan berderet, sih. Tapi ya, teteup, kudu dipenuhi karena mereka itu ingin memastikan bahwa visitornya itu memang bertujuan untuk berwisata, lho, bukan mau numpang nyari duit, alias bekerja, hehe.

Well, berikut syarat-syarat yang diperlukan untuk pengurusan visa wisata ke Korea, ya!


  1. Formulir Permohonan Aplikasi Visa yang sudah diisi.
  2. Foto berwarna ukuran 3,5 x 4,5 cm berlatar belakang putih, ditempel di kolom 'foto' pada formulir aplikasi visa.
  3. Paspor asli dan fotokopi paspor (halaman identitas plus halaman2 yang ada visa/stempel negara-negara yang sudah dikunjungi)
  4. Rekening koran 3 bulan terakhir.
  5. Surat Referensi dari Bank.
  6. Saldo tabungan (yang tertulis di dalam surat referensi Bank) harus menyesuaikan dengan lama tinggal di Korea. Misalnya, untuk masa tinggal 7 hari, maka dikali 1,5 juta --> 7 x 1,5 = 10,5 juta rupiah. Jadi jumlah saldo yang mengendap minimal antara 10 - 15 jutaan gitu deh, untuk masa tinggal semingguan, itu. 
  7. Surat Pajak Tahunan (SPT) dan Print out Dokumen/Form 1770)
  8. Fotokopi Kartu Keluarga atau Dokumen yang dapat membuktikan hubungan kekeluargaan.
  9. Surat Keterangan Kerja dan Fotokopi SIUP Tempat Bekerja- Jika tidak bekerja tidak perlu menyertakan.
  10. Surat Keterangan Mahasiswa/Pelajar, bagi yang masih bersekolah.
  11. Surat Ijin dari suami/orang tua/atasan, bermaterai 6000.
  12. Surat sponsor baik oleh diri sendiri, suami atau pihak lain. Untuk contohnya bisa dilihat pada postingan contoh surat sponsor untuk pengurusan visa
  13. Copy NPWP
  14. Itinerary
Biaya Pembuatan Visa Korea

Layaknya biaya pembuatan visa untuk masuk ke negara lain, maka biaya pembuatan Visa Korea juga variatif, tergantung jenis Visanya.

  1. Single Entry Visa (Visa kunjungan di bawah 90 hari): Rp. 544.000,-
  2. Single Entry Visa (Visa kunjungan di atas 90 hari): Rp. 816.000,-
  3. Multiple Entry Visa (Berlaku untuk 5 tahun): Rp. 1.224.000,-
  4. Double Entry Visa (Dua kali masuk dan berlaku untuk 6 bulan): Rp. 952.000,-
  5. Visa Kerja, dan jenis visa lainnya, silakan cek sendiri pada link berikut ya. 
Catatan penting, nih, Sobs, bahwa biaya pembuatan Visa ini tidak akan dikembalikan baik karena kita membatalkan pengajuan visa maupun karena visa kita ditolak. Jadi untuk mengurus kembali Visa yang ditolak tadi, kita harus membayar lagi. Sedih yaaa? Hiks..., makanya, sebelum mengajukan permohonan aplikasi, lengkapi dulu syarat-syaratnya, ya!

Lamanya Proses Pembuatan Visa

Lamanya proses pembuatan Visa Korea itu tergantung dari jenis visa yang kita ajukan. Untuk jenis multiple entry visa, termasuk ekspress, lho. Hanya butuh waktu satu hari kerja, hari ini apply, besok udah jadi. Tapi, itu pun tergantung pada kelengkapan dokumen yang kita berikan. So, kelengkapan dokumen tetap harus diutamakan, ya!

Untuk jenis visa single entry, biasanya akan butuh waktu 4 hari kerja. Tergantung lagi pada kelengkapan dokumennya. 

Checking Approval/Rejection Visa

Nah, untuk mengurangi rasa penasaran/was-was, kita bisa banget cek-ceki status permohonan aplikasi visa kita secara online, lho, jadi ga perlu bolak balik telfon or datang ke kantor kedutaan.
Caranya:

  1. Masuk ke web resmi kedutaan korea di sini. 
  2. Ubah opsi 'Application No' ke 'Passport No.' seperti pada gambar di bawah ini. 
  3. Isikan No. Passportnya dan Juga Nama Pemegang Passportnya. Dalam menuliskan nama pemegang passportnya, jangan lupa dibalik, ya, Sobs. Nama keluarga terlebih dahulu baru kemudian nama sendiri (Suku kata kedua, baru kemudian suku kata pertama). Contohnya, Fithrianti Abdullah Puteh (my real name), maka dituliskan menjadi Puteh, Fithrianti Abdullah. Begicuuu.
online check Visa Korea Approval
4. Bersiaplah untuk kemungkinan diterima atau ditolak. Hehe.

Pengambilan Visa Korea

Setelah mendapatkan update status (diterima atau ditolak) Visa Korea kita, maka langkah selanjutnya adalah kembali ke kedutaan untuk mengambil atau mengurus ulang visa kita. Adapun jam pengambilan berkisar antara pukul: 13.30 - 16.30 wib pada hari kerja, sementara jam pengajuan visa buka setiap hari kerja pada rentang waktu antara pukul 09.00 - 11.30 wib. 

Nah, gimana, Sobs, semoga uraian di atas cukup jelas dalam memberikan gambaran tentang pengurusan Visa Korea, ya. Semoga bermanfaat, lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan, dan selamat mengurus Visa Korea.


Penasaran bagaimana bentuknya? Ini, lho! 


catatan penting pengurusan Visa Korea
Al, Bandung, 14 March 2017
Read More

Serunya Outdoor Activities di Trizara Resorts

/ / 25 Comments
Serunya Beraktivitas Outdoor di Trizara Resorts Masih ingat ga, Sobs, dengan keseruan ber-glamping ria di Trizara Resorts yang aku posting di sini? Yup, ga salah lagi, glamping di Trizara Resorts itu emang mengesankan banget, lho! Dan sesuai janji, malam ini, aku akan lanjutkan tentang keseruan beraktivitas outdoor di Trizara Resorts ini, deh! Dijamin seru dan bakal bikin mupeng, lho! So, are you ready, Sobs?

Land Rover Trizara Resorts
Off Road Seru by Trizara Resorts
Archery Battle

Sebenarnya sih, agenda awal, untuk hari pertama kedatangan kami (tim Bandung dan tim Jakarta) di Trizara Resorts, akan ada dua agenda seru yang akan dijalanin. Etapi, karena kedatangan tim Jakarta yang delay sampai berjam-jam dikarenakan kendala jembatan Cisomang yang masih belum boleh dilalui oleh bis maupun kendaraan gede lainnya, maka kebersamaan kami (tim Bandung dan tim Jakarta) baru dimulai pada pukul 4an sore gitu, deh. Akibatnya? Agenda yang sudah disiapkan pun terpaksa disesuaikan dengan waktu yang masih tersedia.

Baca juga: Berapaan sih nginep di Trizara Resorts?

Jadilah sore itu, kami sepakat untuk bermain panahan saja. Yeayy! Pasti sudah banyak yang tau donk, kalo aku tuh sukak banget dengan olahraga yang satu ini. Yes, panahan. Olahraga yang dimainkan dengan sangat ahli oleh Rasullullah ini, entah kenapa, begitu memikat hatiku. Etapi, jangan membayangkan bahwa aku jago banget panahannya, lho, ya! Jika pun Sobats melihat video panahanku yang di bawah ini, di mana aku bisa menembak dengan sangat jitu, itu hanya kebetulan, lho! Hehe. Karena setelahnya, beberapa kali aku malah gagal. Hi hi.



Latihan Panahan.

Yup, sebelum bertanding. Tentunya kami diberi kesempatan terlebih dahulu untuk latihan memanah. Maka dengan excited, masing-masing team heboooh banget berlatih. Eits, sebenarnya banyakan berfoto narsis sedang panahan sih dibanding latihan beneran. Haha. Etapi, seruuuu! Serunya pake bangets, lho! Aku aja sampai ga mau udahan deh latihan ini, habisnya, setiap menembak, kena-kena terus, sih! *Jiaaah, sombong! Hehe

Pertandingan seru pun dimulai.

Namanya games, udah pasti anak panahnya bukanlah anak panah yang tajam seperti yang sering kita lihat di film-film itu lah. Jadi kita-kita mah ga akan gentar walo nanti bakalan kena tembak. Etapi, bagi yang parno kena tembak, tenang, setiap anggota team, telah 'dipersenjatai' dengan baju dan helm pengaman, kok. Jadi aman! Terus permainannya gimana, Al?

Hihi, permainannya seru banget, bahkan bikin terpingkal-pingkal. Ga percaya? Coba deh tonton videoku yang ini. Dan perhatiin, ini team eikeh kok nyantai amat, yak? Haha.





Tangan lembam membiru pun tak disadari

Yup, saking asyiknya ber-tanding panahan, dan bernafsu 'mematikan' lawan, aku sama sekali tak menyadari dan merasai jika lengan kiriku tersabet tali busur saat melepas anak panah. Entah bagaimana kejadiannya, tau-tau di akhir permainan, saat tanpa sengaja meraba lengan kiri, kok iya aku kaget, gegaranya, karena si lengan kiri ini lembam membiru. Hadeuh! Semua yang melihat pun jadi ngeri. Kok bisa, Mba Al?

Entahlah, yang jelas, aku begitu bersemangat, sehingga tidak merasakan sakit, baru lah setelah permainan usai, rasa sakit baru menyapa dan sukses bikin meringis. Kapok? Enggak tuh, malah pengen ke Trizara lagi dan ber-archery lagi. Seru, sih!

Jadi kalo sekedar ngalamin tangan bengkak kayak gini, sih, aku ga masalah, deh. Yang penting ntar kalo udah sembuh, mau latihan memanah lagi, ah!

Zumba kece pagi hari.

Yup. Hari kedua, dimulai dengan berzumba ria di halaman depan Trizara Resorts. Rerumputan hijaunya yang cantik, ternyata tak hanya diperuntukkan untuk spot berfoto ria, bersepeda, tapi juga ber-zumba ria. Wow! Zumba seru ini jangan ditanya gimana, deh. Yang jelas, kece badai dan sukses bikin kita sumringah menyambut pagi hari dengan aktivitas yang pastinya akan semakin seru!


A post shared by Alaika Abdullah (@alaikaabdullah) on


Off Road Seru By Trizara Resorts.

Nah, ini nih, yang paling dinanti. Kapan lagi mau off road seru jika bukan bersama teman-teman kan yak? Iya lah, off road jika hanya berdua atau bertiga doank kan garing, ya? Hihi.
Nah, sesuai dengan janji, kami pun siap sedia donk untuk ber-off road ria, dengan Landies (Land Rovers) yang siap membawa kami bertualang menelusuri jalanan yang pastinya bikin kami terlompat-lompat di dalam Landies. Woohoo! Ga sabar deh.


Dan ternyata, menelusuri jalanan yang memang telah dibentuk sedemikian rupa mengantarkan kami bertualang, memang bener-bener bikin suara tak mampu diredam, lho! Terlompat ke kiri ke kanan di dalam Landies yang kami tumpangi adalah hal biasa, bahkan menjadi hal yang dinanti. Suara keras mulai dari jeritan hingga gelak tawa adalah penyemarak suasana dan bikin gairah dan happy meluap sempurna. Ah, Trizara emang tau banget ya bikin happy pengunjungnya? Thanks Trizara untuk aktivitas outdoornya yang luar biasa. Dua hari bersamamu, sukses bikin pikiran dan jiwa refreshed and ready to face the routine activities kembali, deh! Gimana ga refreshed coba, Sobs, jika kebersamaan yang kami jalani selama dua hari itu, penuh dengan canda tawa dan bahagia, seperti yang terlihat pada video berikut ini, nih!


Sobats juga butuh suasana nyaman dan seru untuk refreshing? Coba deh ke Trizara Resorts


Trizara Resorts
Jl. Pasirwangi Wetan, Gudangkahuripan, Lembang, Gudangkahuripan, Lembang, 
Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391, Indonesia

Glamping seru di Trizara Resorts
Al, Bandung, 10 Maret 2017


Read More

Contoh Surat Sponsor untuk Diri Sendiri bagi Pengurusan Visa

/ / 2 Comments
Contoh Surat Sponsor untuk Diri Sendiri bagi Pengurusan Visa Setiap negara memiliki persyaratan tersendiri dalam pengurusan visa bagi calon visitor untuk boleh masuk ke negaranya. Salah satunya adalah Korea. Untuk masuk ke negara ini, diperlukan beberapa syarat utama yang harus dipenuhi, salah satunya adalah surat sponsor, di mana menyatakan bahwa sang sponsor akan menanggung penuh segala biaya yang diperlukan selama dalam perjalanan dan berada di Korea. Selain itu, di dalam surat sponsor ini juga perlu ada pernyataan yang memastikan bahwa traveler atau visitor TIDAK AKAN menggunakan kesempatan ini (selama berada di negara tersebut) untuk mencari kerja.

Lalu, siapakah yang akan mengeluarkan surat pernyataan sponsor itu, Al?
Ya, tergantung, sih, Sobs. Jika perjalanan kita adalah berdasarkan biaya kita sendiri, berarti surat sponsornya adalah self-sponsorship (sponsori diri sendiri), jika biaya perjalanan ditanggung oleh suami atau kantor, ya surat sponsornya ditandatangani oleh suami atau kantor.

Berikut adalah contoh surat sponsor oleh diri sendiri atau Self-Sponsorship.

Letter of Self - Sponsorship

The Embassy of South Korea
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 57 -58
Menteng Dalam - Tebet – Jakarta Selatan
DKI Jakarta – 12870 – Indonesia

Jakarta, 7 February 2017

Dear Visa Officer,

I, (name), Passport No.  .......................,  Indonesian Nationality, hereby stand as financial sponsor for myself during my visit to South Korea.

I am going to travel to South Korea starting on 4 March 2017 up to 9 March 2017 for a vacation purpose. All of the accomodation and expenses during my visit will be fully covered by my personal account and I guarrantee that I will not seek any employment in your country and will return to Indonesia on 9 March 2017 since I have to come back to my work on Monday, 13 March 2017.

Should you have any question or other documents required for this visa application, please kindly contact me at (your email) or my mobile phone (your mobile phone number)

Thank you very much for your kind attention, Your great support and consideration are highly appreciated.

Sincerely Yours,



(Name)

Jika sponsornya oleh suami atau pun kantor, maka tinggal mengganti kalimat/menyesuaikan saja, menerangkan bahwa biaya perjalanan ditanggung oleh suami/kantor dan menjamin bahwa si tertanggung tidak akan mencari pekerjaan di Korea Selatan.

Semoga artikel ini bisa membantu, ya, Sobs! Selamat mengurus Visa!

contoh surat sponsor pengurusan visa,
Al, Bandung, 12 Maret 2017
Read More

Hadirkan suasana baru dengan Sofa Murah nan Elegan

/ / 10 Comments
Pernah enggak sih, Sobs, ngalamin situasi di mana rasa bosan melanda begitu saja? Maksudnya gimana, Al? Ya gitu, deh! Rasa yang mungkin jika ditelaah, datangnya bukan begitu saja alias dadakan, sih, namun mungkin sudah mulai secara berangsur, namun kitanya belum menyadari karena levelnya belum begitu nyata. Barulah, ketika skalanya mulai membesar (terakumulasi), hati baru ngeh, bahwa rasa bosan sudah melanda. Rasa bosan ini, sih, biasanya disebabkan oleh rutinitas harian yang itu-itu terus, misalnya pergi pagi pulang sore (ngantor) yang dilengkapi dengan ritual 'berjuang' menuju dan pulang kantor (baca: naik transportasi umum such as commuterline, busway, atau mengendarai motor/mobil di dalam kemacetan, and other similar things). Lalu sesampai di kantor, kita mulai terbenam di dalam tugas-tugas dengan target pencapaian yang kudu di-achieved. Pasti rutinitas ini, mau tak mau akan menyumbang 'rasa bosan' jika dibiarkan berlarut, kan? Ditambah pula, sesampai di rumah, kita berhadapan dengan suasana rumah yang tidak mendukung hati untuk happy. 

Nah, cerita-cerita tentang kebosanan, nih, Sobs, aku baru aja ngalamin case seperti di atas, tuh! Jadi ceritanya, seorang teman yang dulu sama-sama kerja di Aceh, udah setahun ini kerja di Jakarta, dan tinggalnya di sebuah apartemen dengan unit bertype studio. Iya sih, keputusannya untuk nyicil apartemen tuh udah tepat banget, daripada membayar kosan yang sewa perbulannya sampai 2,8 juta rupiah. Mending bayar cicilan apartemen lah, ya! Cuma, unit apartemen miliknya ini masih kosong banget. Furniture yang ada hanya di bagian kitchen, berupa sebuah kompor mata satu dengan elpiji 3 kg yang warna ijo itu, deh, plus rak piring minimalis tentunya. Hehe.

Bagian lainnya, hanya sebuah meja kerja, dan sebuah kasur yang digelar begitu aja di lantai. Jadi tampilannya emang ga banget lah. Yes, ga banget bikin happy dan sukses bikin hati sempit begitu kita memasuki unitnya. Jelas aja doi lelah saat pulang kantor, udah capek-capek berjuang ekstra keras menuju dan pulang kantor, bekerja tekun di kantor, eh sampai apartemen disambut pula oleh suasana yang ga bikin rileks, malah bikin mata sepet.

Nah, karena dia tau aku senang dekorasi, maka dibujuklah aku untuk main ke apartemennya. Bukan untuk main sih sebenarnya, tapi lebih tepatnya untuk bantuin doi mengubah suasana 'butek' di apartemennya itu. Jadilah kami browsing-browsing aneka dekorasi untuk apartemen type studio, dan menemukan design yang seperti ini, nih, Sobs! Baik aku maupun temanku itu, langsung ngerasa klik di hati melihat design-nya ini.
sofa bed minimalis
Gambar dipinjem dari http://properti.liputan6.com/
Uapik, ya, Sobs? Aku suka dengan warna dan modelnya itu, deh. Minimalis dan elegan, dan pastinya akan cocok banget untuk dijadikan properti utama di dalam unit studio milik temanku ini. Apalagi sofabed kan memang lagi ngetrend banget saat ini, dan juga memang pas banget untuk dijadiin properti multifungsi. Ya berfungsi sebagai sofa saat kita ingin leyeh-leyeh cantik menikmati masa-masa santai maupun menerima tamu atau untuk digunakan sebagai tempat tidur kala malam menjelang dan kita butuh istirahat dengan tenang dan nyaman.

Maka, kami pun sepakatlah untuk browsing sofa murah tapi ga murahan, yang mirip-mirip dengan sofabed di atas sebagai langkah utama menata letak unit apartemen milik temanku ini. Cuma browsing, Al? Belanja online untuk sebuah sofa bed?

Eits, kenapa enggak? Apa sih yang ga bisa dibeli online saat ini? Teknologi masa kini udah ngedukung banget, lho, dalam memudahkan kita-kita memberdayakan waktu dan meretas kemacetan. Banyak banget marketplace yang menjual tak hanya barang-barang berupa fashion, kuliner, gadget dan semacamnya, bahkan untuk barang-barang perabotan rumah tangga atau furniture pun, kini sudah tersedia dan bisa dibeli online, lho! Makanya aku senang-senang aja saat diminta oleh temanku ini untuk membantunya dekorasi ruangannya. Toh ga perlu keluar rumah, cukup buka gadget atau laptop, gunakan keyword tertentu untuk mencari inspirasi dari design-design yang ada, lalu googling mencari barang-barang pendukung, untuk menciptakan dekorasi tersendiri berdasarkan inspirasi yang kita peroleh dari hasil googling tadi.

Begitu menemukan furniture yang dicari, lalu lakukan transaksi pembelian/pembayaran, lalu tunggu deh si furniture sampai di rumah. Thanks again to technology, yang telah memudahkan kita melakukan pekerjaan tata menata, cukup dari ujung jemari. Hemat waktu, hemat biaya, dan kita pun tersenyum lega. Sobats punya pengalaman tata menata? Share donk di kolom komentar.

Cerita seputar tata menata ruangan,
Al, Bandung, 1 Maret 2017
Read More

Cara Aman Belanja Murah di Lazada

/ / 14 Comments
Cara Aman Belanja Murah di Lazada Waktu seakan berlari. Menyumbang perkembangan teknologi yang pesat tak terperi. Termasuk di dalamnya perkembangan teknologi digital dan internet yang secara tidak langsung turut berpengaruh pada gaya hidup masyarakat masa kini. Jika dulu orang-orang berdesakan di pasar, mal atau pusat-pusat perbelanjaan untuk berbelanja ini dan itu, maka kini maraknya situs web yang menyajikan kemudahan berbelanja hanya dari layar gawai, telah cukup menarik minat bahkan mampu memigrasikan cara-cara konvensional itu ke cara berbelanja canggih, yang tak hanya mampu memangkas jarak dan waktu, tapi juga memberi kemudahan sehingga tak harus berjibaku dengan kemacetan dan teriknya mentari.

Ya, pasca kemunculan situs web belanja online, masyarakat dunia mengalami perubahan gaya hidup yang cukup signifikan. Hal ini tentunya memberikan pengaruh positif bagi kehidupan mereka. Dengan melakukan aktivitas belanja online, masyarakat menjadi lebih mudah menikmati aktivitas hariannya tanpa repot membagi waktu. Selain itu, mereka juga bisa memilih barang yang diinginkan secara detail.

Salah satu situs web belanja online yang hadir di Indonesia adalah Lazada. Pasti pernah donk merasakan kemudahan berbelanja di situs belanja garapan Jerman ini? Tampilan laman yang menarik, membuat situs web ini memang layak banget untuk kita kunjungi dan kita manfaatkan dalam mencari aneka barang kebutuhan dan berkualitas, ya, Sobs?  Mulai dari berbagai perlengkapan rumah tangga, gadget, barang fesyen dan sebagainya. Hayo, ngacung yang sering belanja di Lazada! Pasti happy donk dengan kemudahan-kemudahan yang diberikannya kan?

Tak hanya memberikan kemudahan, kita juga akan sering menemukan banyak promo Lazada kala kita berbelanja di websitenya, lho! Dan menggunakan vouchernya itu juga ga pakai ribet, cukup masukin kode voucher Lazada dan belanja pun akan menjadi lebih hemat. Bagi yang belum pernah belanja di Lazada atau masih takut-takut untuk berbelanja di sana, sini, deh, aku bisikin.

"Lazada menyediakan ribuan barang yang bisa kita pilih dengan mudah sesuai kategori. Bahkan, kita bisa memilah kategori tersebut berdasarkan harga termurah hingga ke yang termahal sekalipun.
Dengan promo Lazada, kita bisa merasakan pengalaman berbelanja yang cepat, aman, dan murah, lho!"

Meski pun begitu, kita tetap perlu melakukan beberapa hal agar proses belanja online kita aman dan terjamin. Apaan aja sih? Yuk, simak ulasannya, ya!

1. Baca kebijakan yang berlaku

Setiap situs web memiliki kebijakannya masing-masing, termasuk pada situs web belanja online. Kebijakan ini perlu kita perhatikan secara saksama guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.
Bacalah kebijakan pada deskripsi barang atau pada laman tertentu. Perhatikan kebijakan terkait pengiriman atau pengembalian barang yang mungkin saja terlewatkan. Dengan begitu, saat terjadi hal buruk pada barang, maka kita tahu harus bersikap bagaimana.
Terkait promo Lazada, perhatikan juga bagaimana cara menggunakannya. Jika masih tidak yakin, jangan ragu untuk bertanya pada layanan konsumen Lazada.

2. Perhatikan harga barang

Kita kudu banget untuk lebih jeli membaca deskripsi barang serta harga yang tertera. Jika menemukan barang dengan harga yang sangat murah, bahkan di bawah harga pasar, maka kita harus memastikan kepastian harga tersebut sebelum membeli.
Jangan terlalu percaya dengan barang yang dijual dengan harga terlalu murah. Namun, jika itu merupakan salah satu promo Lazada, kita bisa dengan yakin melakukan transaksi tanpa rasa ragu. Promo Lazada tersebut biasanya diberikan resmi dari Lazada, bagi para pelanggan setianya.
Saat kita sudah memilih suatu barang, perhatikan harga total yang tertera. Perhatikan apakah kita mendapatkan tambahan biaya kirim atau tidak sebelum melakukan proses pembayaran.

3. Proses pembayaran

Jika belum terdaftar menjadi anggota, maka Lazada akan meminta kita untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu sebelum mengakhiri proses belanja. Kita harus mengisi data diri serta alamat pengiriman dan melakukan login.
Kemudian, setelah mengisi biodata secara lengkap, maka proses pembayaran bisa kita lakukan. Kita bisa memilih beberapa cara pembayaran saat berbelanja di Lazada.
Pembayaran melalui mesin ATM, internet banking, kartu kredit ataupun pertemuan langsung dengan kurir Lazada bisa kita lakukan saat berbelanja online di situs web ini.

4. Mendapatkan notifikasi

Setelah memilih proses pembayaran, maka pihak Lazada akan mengirimkan notifikasi elektronik yang dikirimkan ke alamat email kita terkait pembelian yang kita lakukkan. Biasanya notifikasi ini akan kita terima setelah pihak Lazada memeriksa jenis dan jumlah barang yang kita pesan.
Jika belum menerima notifikasi selama lebih dari 1x24 jam, ada baiknya kita menghubungi layanan konsumen Lazada. Layanan bisa diakses selama 24 jam, sehingga no worries lah untuk bertanya jawab terkait hal tersebut.

5. Belanja dengan voucer Lazada

Keamanan bertransaksi juga bisa kita dapatkan dengan menggunakan voucer Lazada di mana voucer belanja resmi ini bisa diperoleh dari situs web resmi yang bekerja sama dengan Lazada. Salah satunya adalah Diskonaja.

Menemukan voucer Lazada di Diskonaja.com tidaklah sulit. Bahkan bisa kita dapatkan secara gratis tanpa membayar. Ah, masak sih, Al? 
Yup. Beneran, lho! Kita cukup memilih kategori Lazada dan temukan ratusan kode voucer Lazada di laman kategori tersebut. Pilihlah promosi yang kita inginkan dan lakukan proses salin-rekat kode voucer pada tahapan selanjutnya.
Dengan menggunakan kode voucer Lazada dari Diskonaja, kita bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Kita juga bisa menggunakan lebih dari satu kode voucer dan jumlah transaksi yang tidak terbatas.

Nah, Sobs, gimana? Sayang banget jika ga mencoba tips di atas khaaan? Yuk, cobain yuk, mumpung lagi banyak promo. Cukup dengan menjalankan cara-cara tersebut di atas, maka kita bisa menikmati nyamannya berbelanja online berbonus 'hemat-irit' dengan adanya promo Lazada. Tak hanya itu, kita jadi bisa lebih hemat waktu dan tenaga dan lebih smart dalam berbelanja. So, tunggu apa lagi, yuk, kita serbu ke diskonaja.com, yuk!

Asyiknya belanja online di Lazada,
Al, Jakarta, 25 Februari 2017
Read More

TRE [Trauma & Stress Releasing Exercise]

/ / 15 Comments

TRE (Trauma & Stress Releasing Exercise
Setiap orang, pasti pernah donk dilanda oleh yang namanya STRESS? Atau jangan-jangan, malah pernah didera oleh Depresi atau malah trauma? Ga heran, sih, karena yang namanya problema batiniah (kejiwaan) ini memang sudah fitrah manusia, kok. Setiap orang, kan memang dibekali oleh dua rasa utama, yaitu rasa bahagia atau rasa sedih. Yang hadirnya bisa datang silih berganti, dengan level yang berbeda antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya.

Nah, bicara tentang stress, depresi atau malah trauma, sebenarnya bukanlah hal baru, ya, Sobs? Setiap kita, pasti mengalaminya, cuma..., ya itu tadi. Levelnya saja yang berbeda. Ada yang bisa kita handle sendiri, atau malah mengharuskan kita melangkahkan kaki ke ruang prakteknya para psikolog segala. Karena jika terus dipendam, stress apalagi trauma ini justru akan menjadi penyakit, yang akan menggerogoti tak hanya hati dan pikiran, tapi juga penyakit bagi tubuh, gangguan tidur yang ga jelas dan nyeri-nyeri di badan.

Etapi, tahukah Sobats, bahwa sebenarnya TUBUH kita sendiri pun punya keahlian untuk menangani stress dan trauma? Yes! Beneran, lho! Tuhan menyisipkan kecerdasan yang luar biasa pada tubuh kita untuk kemampuan ini! Kecerdasan untuk merilis dan mengobati tak hanya stress, tapi juga depresi bahkan trauma. Oh, really? How can? Kok bisa, Al? Pake metode apa? Kok rasanya belum pernah dengar?

Yup! Beneran, lho! Pernah dengar istilah TRE? TRE itu adalah singkatan dari Trauma & Tension Releasing Exercise. Jadi TRE ini adalah suatu teknik/metodologi merilis stress atau pun trauma melalui getaran yang dilakukan oleh tubuh. Jadi ini adalah exercise di mana kita memerintahkan tubuh kita untuk bergetar. Dan ini bukan sembarang getar, karena kita ga bisa memerintahkan tubuh kita untuk bergetar dengan begitu saja, pada bagian yang kita inginkan, melainkan si tubuh sendiri lah yang akan menentukan bagian mana yang perlu digetarkannya untuk merilis stress atau trauma yang kita alami. Sounds unfamiliar, yak? 

Aku awalnya juga ga percaya. Apalagi aku orangnya kan emang logis banget. My logical thinking tuh sulit banget disugesti dengan hal-hal yang seperti ini. Masak, sih? Tubuh bisa bergetar dengan sendirinya? Sesuai kebutuhan si tubuh itu sendiri pula. Ah, unbelievable lah, ya? Namun, ketidakyakinan ini lah yang akhirnya membawaku, manut ajakannya Nchie Hanie untuk ikutan seminar TRE pada suatu hari. Dan di seminar ini lah mataku mulai terbuka, dan kagum. Ini baru pada tingkat seminar, lho, ya! Yang just discussing about the theory of TRE doank. Ok, TRE memang menarik banget. Tapi untuk lanjut ke workshopnya, aku kayaknya belum perlu, deh. Karena so far, aku yakin masih bisa menghandle stress dan trauma ku sendiri. Bukan apa-apa, harga untuk workshopnya emang mihil, euy!

TRE Workshop dan Aku Terbelalak, KAGUM pada kecerdasan tubuhku sendiri.

Yes, suatu hari, aku dan Nchie Hanie dapat kesempatan untuk ikutan TRE di DF clinic. Karena sudah tau teorinya di seminar tempo hari, jadi kehadiranku di ruang workshop TRE di DF Clinic ini sebenarnya hanyalah untuk membuktikan dengan mata kepalaku sendiri, APA IYA tubuh kita ini memang cerdas. Dari awal berangkat dari rumah, aku tuh udah membawa ketidakyakinan bahwa tubuhku itu tidaklah secerdas yang digambarkan. Orang lain, aku yakin, pasti akan bisa shaking alias bergetar. Tapi aku? Hiks.... pasti ga akan bisa! Aku tuh udah pernah ikutan sesi hypnotherapi apa gituh, yang ujung-ujungnya, aku tuh ga berhasil dihipnotis, karena pikiran dan akal sehatku ga rela menuruti omongan si therapist nya, hehe.

Jadi yang ini pun, pasti akan sama lah.

Etapi, Sobs! Lain kejadiannya dengan TRE ini, lho! Setelah 6 langkah latihan pembuka, akhirnya tubuhku bisa bergetar! It's shaken itself, lho! YES, tubuhku ternyata JUGA CERDAS! Hehe. I am so happy. Yup, aku bahagia banget, walau tingkat shaking/bergetarnya tubuhku hanyalah terbatas pada bagian kaki, betis hingga paha doank, sementara sebagian teman lainnya yang ikutan sesi hari itu, bisa bergetar hebat seluruh tubuhnya. Ga masalah, sih. Apalagi, sesuai penjelasan dr. Dave dan Pak Irawan, sang instruktur, bahwa sebenarnya level shaking itu adalah sesuai kebutuhan tubuh kita. Jika stress atau trauma kita levelnya tinggi, maka shakingnya pun akan hebat bahkan bikin kita terheran-heran. WOW! Sebegitu pintarnya tubuh kita, ya?

Dan..., efek dari getaran itu apa, Al?

Hm, efeknya berbeda-beda dan tentunya ga instant, lah, ya. Namun keunggulannya adalah, TRE ini bisa kita lakukan kapan dan di mana saja. Ga butuh peralatan ini itu, cukup sehelai matras pillates untuk alas agar tubuh kita tidak terbentur lantai yang keras jika shaking kita level tinggi.
Efeknya bagiku sendiri, saat itu adalah, rasa letih dan penat pada bagian kaki, betis dan paha tuh kerasa lebih ringan. Jadi enakan setelah shaking. Selain itu, ga ngerti, deh, ini sugesti apa bukan, tapi aku merasa bahagia yang gimanaaaa gitu, Sobs! Itu baru shaking pertama, lho, ya.

Nah, setelah di rumah, aku coba shaking lagi sebelum tidur, berhasil. Ga perlu latihan 6 langkah pembuka itu lagi, sih, Sobs. Cukup tiduran dan meminta tubuh untuk releasing my stress. Yup, aku mensugesti diri dan pikiran, untuk sejenak percayakan segala urusan releasing stress pada tubuhku yang cerdas. Maka setelah itu aku rileks, dan tubuh pun dengan lancarnya shaking/bergetar.

Subhanallah. Tubuhku ternyata juga cerdas. Dan, sejak itu, aku rajin TRE/shaking setiap malam sebelum tidur. Tujuannya adalah, merilis seluruh emosi yang tercipta di sepanjang hari, agar tidak ikut serta di dalam tidurku, sehingga pagi harinya aku bisa bangun dengan lebih damai dan siap menyambut hari dan beraktivitas dengan lancar.

Sejak mengenal TRE, aku merasa jauh lebih baik dalam menghandle stress yang melanda. Bahkan bisa merasakan kedamaian dan emosi jadi lebih terkontrol. Thanks to dr. Dave dari DF Clinic untuk kesempatan ini, dan specially my big thanks go to Pak Irawan Senjawa, yang telah membantuku untuk bisa TRE by shaking. 

Sobats juga ingin mencoba metode rilising stress dan trauma melalui TRE ini? Bisa banget, akan ada seminar TRE di DF Clinic, pada hari Rabu, 22 Februari 2017, pukul 9.00 - 12.00 wib (on time) dengan fee ONLY. IDR. 100.000,-
Reservasi ke 022-2010593

Ingin tau lebih banyak tentang TRE in my experience? Tunggu postingan lanjutannya, ya, Sobs! TRE, kini menjadi sahabat terdekatku dalam menghandle stress dan trauma, lho!

Tentang TRE (Trauma & Tension Releasing Exercise)
Al, Bandung, 15 Februari 2017
Read More

Proionic (Lagi) di DF Clinic

/ / 26 Comments
Proionic (Lagi) di DF Clinic. Undangan untuk menghadiri launching-nya ZenFone 3 Max ID by ASUS yang dihelat di Skye Bar & Restaurant sudah di tangan. Euforia kemeriahan party-nya bahkan auranya sudah terasa jauh-jauh hari. Lini masa instagram, twitter land maupun FB luar bisa membahana. Semakin bikin hati mupeng dan ga sabar untuk hadir langsung menyaksikan pesta meriah ini.


Dan hari yang dinantikan itu pun tiba. Selasa, 7 Februari 2017 sudah di ambang pintu. Kemeriahan dunia maya pun semakin gegap gempita, sampai-sampai aku berfikir, wow, gimana pula kemeriahan di dunia nyata saat party dimulai nanti, ya?

Proionic (Lagi) di DF Clinic.

Sebenarnya bukanlah kebiasaanku untuk mempersiapkan diri sampai harus ke salon segala dalam setiap menghadiri undangan atau pesta. Etapi, kali ini, aku kok ingin tampil dengan wajah yang lebih kinclong gitu, deh. Apalagi menyadari bahwa beberapa minggu ini, tidurku bener-bener kurang yang efeknya tuh terlihat jelas di mata dan wajah. Kulit wajah terlihat kusam, jerawatan dan mata kuyu. Hiks... engga banget, deh, ini!

Maka iseng, aku chat si dokter kece dari DF Clinic, deh.
"Dok, aku mau ke acaranya ASUS besok, di Jakarta. Launching ZenFone 3 Max ID. Tapi aku lagi ga pede, nih. Wajah kusam, mata kuyu dan kulit wajah kayaknya ga seger, deh!' Curhatku. 

Yang kemudian dibalas olehnya. "Sini, atuh. Di MD (Microdermabrasi) dan nutrisi, yuk!"

Iseng, aku balas lagi. 'Dok, boleh enggak wajahku di proionic lagi? Biar kenceng dan jadi jauh lebih muda, hehe.'

Dan, langsung bikin aku ingin berjingkrak. 'Nanti aku lihat dulu, ya, tapi kayaknya BOLEH'.

Bukan apa-apa, Sobs. DF Clinic, tuh, seperti singkatan namanya, Doctor First, maka artinya adalah, kita ga bisa asal minta perawatan, tapi si dokter lah yang akan melihat dulu kondisi wajah kita, treatment apa yang dibutuhkan oleh wajah kita. Hal ini adalah untuk memastikan agar wajah atau tubuh kita, mendapatkan layanan atau perawatan yang sesuai dengan kebutuhan, sehingga mal treatment atau hasil yang tidak diinginkan dapat dihindari.

Jadi, begitu si dokter kece approved untuk proionic, aku langsung happy, donk!

Apa sih PROIONIC itu sebenarnya? 

Sebenarnya aku sudah pernah mengulas tentang Proionic pada postingan beberapa masa yang lalu, deh. Yang ingin membacanya kembali, boleh banget baca di 'Proionic dari DF Clinic' ini, ya! Tapi itu udah lama banget. Sekitar bulan Juni 2015, hampir setahun lalu deh, ya?

Nah, proionic itu sebenarnya adalah sebuah proses/tindakan untuk menstabilkan ion-ion yang berada pada lapisan bawah kulit maupun di dalam tubuh, yang dikarenakan oleh aktivitas serta faktor usia kita yang terus bertambah, menjadikannya tak lagi berada dalam keadaan seimbang. Ketidakseimbangan ini, menyebabkan wajah menua, berkerut, terlihat bengkak/sembab bahkan membesar, diiringi pula oleh terbentuknya garis senyum yang kian terlihat jelas.

Hayo, pada ngerasa demikian enggak, Sobs, setiap melihat wajah sendiri di cermin? Hehe. Nah, jika iya, berarti tindakan proionic boleh banget deh dicoba, etapi, konsul dulu ke dokternya, ya!

Tindakan proionic ini, akan sangat membantu menjadikan wajah kembali kencang, terlihat jauh lebih muda, lho! Dan yang luar biasanya lagi, hasil dari Proionic ini langsung terlihat begitu treatment selesai dilakukan, lho! Jadi emang instant, gitu, deh! Bikin wajah langsung terlihat muda 5 tahun ke atas, lho! Hehe. Sayangnya, aku lupa minta difotoin pada nursenya, saat akan menjalani proionic. Ada sih, tapi di kamera DF Clinic, lupa minta fotokan pake smartphoneku. Yang ada adalah foto AFTER the treatment, nih, Sobs! Lihat, deh!




See? Terlihat jauh lebih kencang kaaan? Ga keliatan kalo wanita di foto itu telah berusia 46 tahun kan? Hehe.

Wanita, disadari atau tidak, tentu ingin terlihat selalu cantik dan kinclong. Cantik dan kinclong dalam artian berkulit wajah yang bersih, terawat tanpa peduli apa pun warna kulitnya, bagaimana pun paras wajahnya. Karena cantik itu adalah relatif, namun yang namanya kinclong, tentu pada sepakat jika itu diartikan berkulit wajah bersih, kencang dan terawat kan?

Yuk, jaga kebersihan kulit wajah maupun tubuh kita dengan baik. Mulai dari nutrisi atau asupan gizi makanan yang cukup untuk tubuh dan kulit, perawatan kulit yang sehat dan alami, atau jika memang sudah saatnya, melipir ke klinik kecantikan untuk konsultasi agar kita paham menjaga kesehatan kulit yang benar dan aman adalah sesuatu yang niscaya.

Thanks dr. Dave dan DF Clinic, yang kini menjadi menjadi sahabat setiaku di dalam menjaga kesehatan, tak hanya kulit wajah dan tubuh, tapi juga dalam menerapkan prilaku hidup sehat, aman dan natural.

Cerita tentang proionic, dari DF Clinic
Al, Jakarta, 8 Februari 2017
Read More