My Virtual Corner
Menu

Ethica Store Chimahi - Grand Opening

/ / 0 Comments
Bicara tentang hijab. Sebenarnya aku tuh termasuk yang anti-mainstream, dulu. Saat masih bekerja di Aceh, justru aku lebih suka bermain 'kucing-kucingan' dengan polisi syariah daripada berhijab. Dulu, aku melenggang bebas keluar masuk kantorku, baik saat berkantor di Northwest Medical Team International, di BRR NAD-Nias, atau di Handicap International, atau malah di UNDP yang berkantor di kantor gubernur Aceh, yang notebene dipenuhi oleh para pegawai negeri dan ibu2 yang berhijab yang suka menatap sinis para wanita tak berhijab. Akunya sih cuek aja. Paling senjataku adalah sehelai pashmina yang aku sampirkan di bahu, yang akan menjadi dewa penolong jika ada razia. Pashmina dengan secepat kilat melillit kepala, covering my hair dan selamatlah aku dari razia.

Itu dulu. Saat masih tinggal dan bekerja di Aceh. Perubahan terjadi ketika aku menginjak tanah Bekasi. Pindah ke Bekasi, justru hatiku terpanggil untuk mencoba hijab. Ya, aku mulai nyobain berhijab, dan ternyata mulai klik di hati. Dan mengalir dengan begitu saja. Aku mulai memadu-padankan busana-busana yang selama ini aku pakai, diselaraskan tampilannya agar pas dan tetap manis dengan berhijab. Well done!

Sebenarnya tak banyak penampilanku yang berubah sih, karena aku kan dari dulu senang pakaian2 kasual dan sporty, tinggal sesuaikan saja dengan hijabnya. Namun makin kesini, aku mulai sedikit-sedikit merubah penampilan agar terlihat lebih menakjubkan fashionable. Apalagi saat ini, di mana banyak sekali online store maupun offline store yang menyediakan pakaian-pakaian muslimah mau pun hijab kece dan trendy untuk para hijabers, maka makin mudahlah bagi kita-kita untuk menemukan padanan pakaian muslimah yang kita minati.

Salah satu penyedia pakaian muslimah yang kini mulai mengemuka adalah yang ber-merk Ethica. Pasti sudah sering dengar donk? Bermula dari toko-toko online, kini Ethica hadir secara offline dengan membuka toko offline yang beralamat di Kota Cimahi. Lho, kok di Cimahi, sih? Bukan di Bandungnya langsung? 

Grand Launching Ethica Store di Cimahi

Mendapatkan undangan untuk hadir di acara grand launching offline store-nya Ethica adalah suatu kehormatan bagiku. Mumpung lagi free pula, maka kesempatan untuk menyaksikan sendiri acara grand launching ini tentu tak aku lewatkan dengan begitu saja. Maka hadirlah aku pada hari Sabtu, 26 November 2016 yang lalu. Bermodalkan sahabat setia, WAZE, aku pun berhasil sampai di lokasi acara tepat waktu. Sudah ada pula beberapa teman blogger yang sudah hadir di sana. Asyik. Kami pun chitchat seru, sambil menanti acara grand launching-nya.

Dimulai dengan pembukaan by MC, yang kemudian mengundang si teteh cantik yang aku lupa namanya, untuk menyanyikan sebuah lagu. Yang menarik perhatianku dari si teteh geulis ini selain suaranya yang merdu dan bening itu adalah design pakaian yang dikenakannya. Santun, modis dan elegan! Langsung deh aku jatuh hati dan noted in my mind to look for it nanti di dalam Ethica store. Kepo akan harganya dan jika terjangkau pengen beli, ah!

Kalo ada warna broken white, pasti lebih kece lagi, nih! Hehe.

Yang unik pada saat pembukaan itu adalah adanya sesi pembacaan ayat-ayat suci al-Quran, yang dibacakan oleh seorang anak muda. Sesi ini, udah jarang banget aku temukan di dalam acara-acara grand launching sesuatu, deh. Dan di sini, aku jadi terkesima. Keren, deh.

Kok dipilihnya di Cimahi, sih,  Al? Kenapa tidak di Kota Bandung saja?

Nah, kalo ini, menurut Pak Asep Mulyadi, sang pemilik Ethica store sih, Ethica membidik Kota Cimahi sebagai 'rumah offline'nya adalah karena kota ini sedang berkembang pesat. Kota para tentara ini, juga sedang menjadi tempat developing berbagai perumahan yang tentunya akan memberi prospek cerah bagi perputaran roda perekonomian masyarakat juga para pengusaha aneka sektor yang bergerak di dalam dinamika kota ini.  Selain itu, juga, menurut Pak Asep, Ethica dan Kota Cimahi tuh punya kesamaan visi dalam soal nilai etika.
Ethica Store Cimahi
Peluncuran Ethica Store Cimahi, diresmikan oleh Ibu Walikota Non Aktif, Ibu Atty Suharti
dengan didampingi oleh Bapak Asep Mulyadi, pemilik Ethica Store
Acara peluncuran Ethica store, sudah pasti dikemas meriah dan seru, donk. Ada parade model Azzura yang memamerkan koleksi-koleksi busana ala Ethica, yang colorful, modis dan elegan. Ah iya, Ethica tak hanya menyediakan aneka pakaian untuk kaum wanita, lho, tapi juga menyediakan kebutuhan pakaian untuk kaum pria bahkan anak-anak. Komplit, ya? Selain modis dan ciamik, juga harganya variatif, mulai dari yang terjangkau oleh masyarakat biasa hingga ke konsumsi kaum menengah ke atas, deh! Kisaran harga bermula dari IDR. 100 ribu rupiah hingga IDR. 2 jutaan. Boleh deh datang langsung dan lihat-lihat koleksi mereka yang kece-kece.

Foto hasil minjem dari Instagramnya @efi_thea (Efi Fitriyah)
Selain parade para model ini, juga ada lomba nasyid yang turut memeriahkan acara grand launching ini hingga sore harinya.

Penasaran akan Ethica Store Cimahi?
Yuk, langsung deh ke tekape. Berada di jalan Amir Machmud No. 2 Cimahi, pas di depan McD Sangkuriang.

catatan referensi,
solusi berburu pakaian muslimah yang modis dan fashionable
Al, Bandung, 8 December 2016
Read More

Cantik itu adalah Jka Kita Mampu Berlapang Dada

/ / 8 Comments
Cantik itu adalah jika kita mampu berlapang dada. Berlapang dada, tentu bukan pekerjaan yang mudah. Apalagi mengingat kita adalah manusia yang juga memiliki unsur api. Yang memiliki ego yang tanpa disadari justru sering muncul ke permukaan untuk melindungi dan membela sang pemilik jiwa raga.

Yes. Pasti pernah donk mengalami situasi yang secara spontan membuat emosi jiwa menggelegak? Paling sering sih, jika apa yang sudah kita coba kerjakan dengan baik, justru diunder-estimate atau diremehkan, padahal kita sedang berupaya untuk menyelesaikannya dengan baik. Nah, saat-saat seperti itu, tentu tanpa kita mampu mengontrol, ada emosi jiwa yang mulai membara. Ya, setidaknya menghangat dan bikin darah mulai panas. Pernah alami hal seperti ini, donk?

Aku juga pernah, bahkan sering. Namun seiring dengan berjalannya sang waktu. Jiah.... #faktor U. Emosi jiwa itu mulai aku latih untuk bisa dikendalikan dengan baik. Walo terkadang juga sering gagal, sih. Namun kenapa sih kita harus dan harus terus mencoba mengendalikan si emosi jiwa ini, agar tak sembarang menggelegak apalagi muncul ke permukaan?

Yuk, kita kupas tuntas beberapa poin di bawah ini, sebagai alasan utama mengapa kita harus mampu berlapang dada.

1. Berlapang dada akan pancarkan aura cantikmu

Yup. Bener banget. Tak mudah memang. Tapi efeknya itu, lho! Langsung bikin hati adem, legowo, lapang. Beban berat, amarah yang menggelegak, pasti akan sirna jika tahapan berlapang dada sudah mampu kita raih. Dan, jika level ini sudah mampu kita capai, percaya deh sama aku, aura cantikmu akan bersemburat cahaya. Begitu juga sebaliknya, secantik apapun wajah kita, jika dikuasai oleh emosi yang meledak-ledak, pasti, orang akan takut karena wajah kita menjadi gahar, sangar. Iya kan, Sobs?

 2. Memudahkan akal sehat untuk mencerna dan merencana

Iya, donk. Hati yang lapang, tentu akan membuat pikiran tenang. Efeknya? Berfikirpun akan lancar. No doube akan hal ini, kan, ya? Apa yang tadinya terasa pelik, Insyaallah akan terlihat mudah karena kita sudah bisa berfikir dengan tenang, dan bisa memetakan persoalan dengan lebih jelas, sehingga solusinya pun akan lebih mudah dicari.

3. Berlapang dada akan lancarkan segala usaha yang sedang kita

Selanjutnya, dengan ketenangan yang hadir mengisi hati, akibat dari kemampuan kita berlapang dada tadi, tentunya akan lebih mudah bagi kita dalam melaksanakan segala langkah atau usaha yang telah kita susun. Lebih mudah pula bagi kita untuk mengevaluasinya, karena kita sudah berbekal dada yang lapang dalam menghadapi setiap rintangan yang menghadang.

Nah, Sobats, itu baru tiga poin dari keuntungan yang dapat kita peroleh dengan berlapang dada. Memang, tak mudah. Apalagi jika sedang disulut oleh emosi, namun dengan berusaha melatih diri, pasti deh, lambat laun kita akan mampu menguasainya. So, yuk, menjadi cantik dengan melatih diri berlapang dada. 
Emangnya kamu udah bisa berlapang dada, Al? Hm, belum selalu, sih. Kadang-kadang masih suka tandukan juga, euy! Etapi, aku sedang berlatih untuk mampu berlapang dada, lho! 

Kalo, kamu, Sobs?
tips cantik ala Alaika Abdullah,
Bandung, 7 December 2016
Read More

Titik Balik di Usia Cantik

/ / 69 Comments

Titik balik di Usia Cantik. Pasti sudah pada tau donk apa yang dimaksud dengan titik balik? Eits, belum tau? Titik balik adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peristiwa penting yang dapat mengubah kehidupannya, dari situasi terpuruk menjadi kembali bersemangat, dari situasi yang hanya berlindung di zona aman beralih ke dengan berani menghadapi tantangan guna menggapai harapan, dari situasi kalut berpindah ke berani menghadapi masalah dan mencari solusinya. Begitulah kira-kira definisi dari titik balik. Jadi udah pada ngeh, donk, sekarang, ya, Sobs?

Setiap orang tentu akan menemui yang namanya titik balik. Dan kali ini, aku pengen sharing tentang titik balik di mana aku kembali menemukan diriku. Eits, emang hilang kemana dirimu, Al? ☺ Yah, begitulah.

Once upon a time…, 

Aku, yang masih berjiwa muda kala itu, pernah salah banget dalam mengambil keputusan. Sebuah keputusan untuk menentang orang tua tercinta, dan menikah dengan ayahnya Intan tanpa restu keduanya. Entah cinta macam apa saat itu yang melanda diri, pendek cerita, aku justru sepakat dengannya untuk kabur dari rumah, sehari selepas wisuda sarjanaku. Entah kemana logika dan rasa baktiku pada orang tua, yang telah mengasah, asih, dan asuh diriku serta berjuang dalam hal financial untuk menggenapkan pendidikanku hingga menjadi seorang sarjana. Entahlah, Sobs! Singkat cerita, pembangkanganku itu tentu berbuah petaka. Aku di-blacklist oleh kedua orang dua, dan akses silaturrahmi pun ditutup rapat hingga ke adik-adik. Sungguh, masa-masa pahit yang tak akan luput dari ingatan dan menjadi pembelajaran ke masa depan. Memang sih, bahagia bersuamikan ayah Intan tentu iya, namun di sudut lain sisi hati, ada ratapan pilu seorang anak yang merindukan belaian kasih ayah bundanya. Hiks…



Begitulah. Aku dan ayahnya Intan hidup di Medan, terkucilkan dari ayah dan ibu nun jauh di Aceh sana. Meninggalkan mereka selama 9 tahun tanpa ada kesempatan yang diberikan padaku untuk boleh kembali. Berbagai upaya aku lakukan agar ayah dan ibu membuka hati, namun tetap saja, pintu besi itu tertutup rapat dan malah kian meninggi. Sering gerimis basahi hati, kala Intan bertanya kapan kita mudik nengokin Abuchik dan Mami (panggilan untuk Oma dan Opa dalam bahasa Aceh). Yang hanya bisa kujawab, 'nanti donk, sayang, jika Aceh sudah aman dari konflik'. Miris, miris dan miris. Gerimis pasti menerpa jika tanya ini muncul dari bibir mungil putri tercinta. Namun mau gimana coba, Sobs? Hati keduanya begitu beku. Hanya keajaiban yang bisa menggoyahkannya.

Tsunami Melanda, Runtuhkan Tembok Amarah di jiwa. 


Yup. Di sinilah titik balik itu, Sobs. Tsunami melanda, tepat di 26 Desember 2004. Sebuah momen penuh air mata dan derita yang justru terjadi di saat aku memasuki gerbang #UsiaCantik. Tiga puluh lima tahun usiaku, di saat pintu besi pembatas ampunan dari ayah ibu mulai terbuka. Tsunami, bencana dasyat yang ternyata juga membawa banyak hikmah dan pembelajaran bagi kita semua. Di balik kehilangan ratusan ribu jiwa dan materi yang tak terkira, justru ada anugerah di baliknya.  Salah satunya untukku.  Allah SWT menjabah doa-doaku untuk diterima kembali di pelukan ayah bunda, justru setelah gelombang dasyat itu menghumbalang tanah Aceh tercinta.

Restu Orang Tua berbanding lurus dengan Aliran Rezeki

Rumus itu telah berulang kali aku buktikan sendiri, lho, Sobs! Hidupku mulai berubah. Jika dulu aku larut dalam kesedihan, maka terbukanya pintu hati ini justru menjadi pemicu semangat juang yang meluap untuk berbuat lebih baik. Tak hanya itu, Sobs. Titik balik ini membuat pintu peluang mulai terbuka lebar. Kembali ke Aceh dalam rangka mencari orang tua yang terkena musibah tsunami, justru berbuntut jauh. Tak hanya mencari orang tua dan membantu keluarga tercinta bangkit dari keterpurukan. Namun aku justru mendapat kesempatan emas untuk membaktikan diri bagi masyarakat tanah kelahiran, dengan bergabung bersama sebuah international NGO, bernama Medical Teams International, untuk involved di dalam project trauma healing yang sedang dilakukan oleh NGO ini kala itu. Sebuah tujuan mulia yang menggetarkan hati, dan yang paling bikin bahagia adalah karena aku terlibat langsung di dalam proses ini, setelah tentu saja aku dibekali ilmu trauma healing terlebih dahulu oleh conselor kami.

Titik Balik dan Peluang di Usia Cantik.

Yah, terkadang dalam hidup ini, kita memang tak pernah merencanakan untuk mendapatkan ini dan itu. Semuanya mengalir begitu saja, namun secara nyata menuntun kita untuk berani mengambil sikap. Bagiku, ini adalah sebuah kesempatan emas yang Allah berikan bagiku justru di usia cantik. Di usia tiga puluh lima tahun, aku mulai dianugerahi kesempatan demi kesempatan untuk mulai bisa bekerja sesuai dengan passion dan kata hati. Alhamdulillah, ya Allah. Setelah penderitaan panjang, akhirnya titik balik itu menghampiri diri. Mulai dari medical NGO yang bantu para tsunami survivor healing their trauma,  hingga ke project-project rehab-recon (rehabilitasi-rekonstruksi)  Aceh paska tsunami di bawah berbagai bendera lembaga international yang bekerja di wilayah bencana ini. Sebuah peluang emas yang justru silih berganti terbuka lebar pada saat aku berada di rentang #UsiaCantik. Jika kebanyakan teman sering pesimis dan mulai kehilangan percaya diri, terutama dalam hal mendapatkan pekerjaan di usia ini, karena tersugesti bahwa tak banyak employer yang mau mempekerjakan karyawan baru di usia ini, namun aku justru mensugesti serta mengupayakan diri agar menjadi pribadi yang berkualitas secara skill maupun in attitude sehingga kita bisa menjadi pribadi yang bernilai jual tinggi. Yup, sugesti positif dan upaya untuk mewujudkannya, adalah kunci sukses dalam meraih kehidupan yang sukses dan bahagia. Menurutku, lho, ya 😊

Perjalanan Dinas ke berbagai Daerah

Sudah pasti, namanya juga menjadi pekerja kemanusiaan, yang bekerja di wilayah bencana. Traveling ke daerah yang penuh debu, gersang kerontang karena baru saja dilanda tsunami adalah hal yang sudah biasa. Lapar dahaga melanda tanpa daya untuk segera memuaskan diri dengan asupan makanan bergizi penuh nutrisi. Bisa bertemu dengan nasi dan satu dua jenis lauk saja sudah syukurnya luar biasa, deh, Sobs, kala itu. Namun semua itu, tak pernah mampu menutup rasa bahagia yang memancar sempurna dari hati, karena kami menyadari sepenuhnya bahwa pekerjaan yang satu ini justru memberi manfaat langsung bagi masyarakat di mana kami sedang bekerja. Bahagia di hati begitu nyata kala melihat senyum tulus terkembang sempurna di bibir para penerima manfaat dari program yang sedang kami jalankan kala itu. Alhamdulillah, I am happy with these all.

Ya, happy, walo seringkali akibat dari kunjungan ke daerah-daerah ini sering membuat kulit wajah kering kerontang, bahkan dihampiri noktah-noktah pencemar estetika, aku tetap tak pernah gentar untuk terus melakukannya.

Emang ga takut kulit wajah jadi jelek dan penuh noda-noda hitam dan keriput yang mulai hadir karena faktor usia?

Sumber Foto : Youtube
Hm, awalnya sih, iya. Apalagi aku orangnya, walo terkesan tomboy, tapi perfectionist which is selalu ingin tampil dengan wajah chic, kinclong dan gaya asyik meyakinkan. Keinginan untuk tetap berkulit wajah yang mulus kinclong dan kencang pasti mengemuka. Untungnya, beberapa kolega yang berasal dari luar negeri, memperkenalkanku pada sebuah product cream siang dan malam yang ditengarai cukup mumpuni dalam menjaga kekencangan wajah dan menunda timbulnya keriput. Yes. Revitalift Dermalift siang dan malam adalah dua item utama yang selalu menjadi penghuni pouch kosmetikku, dan setia menjadi cream perawatan wajah kapan dan di mana pun aku berada. Sungguh aku bersyukur berpeluang untuk mulai mengenal dan menggunakan Revitalift Dermalift ini saat awal aku memasuki #UsiaCantik. Penggunaannya juga simple dan ga ribet, sehingga praktis bagiku yang anaknya emang simple. Hehe. Dan..., ga heran donk jika akhirnya aku berhasil memiliki wajah yang awet muda? Bahkan saat kini, usiaku terus bertambah dan bahkan berpindah pada range tahapan usia lainnya, pun, wajah dan tubuh Alhamdulillah masih tampak sehat, kencang dan kinclong, di usia yang sudah 45 tahun lebih sedikit! Yes, 45+, bagiku hanyalah sebuah perkara angka dan aku tak masalah dengan pertambahannya, karena bersamanya, pembelajaran, pengalaman dan peristiwa yang mengayakan kualitas diri pun akan terus bertambah. Hidup ini indah, jika kita bijak memaknainya, dan strategis memberdayakannya. Yuk, keep the positive energy and moving forwards to learn more and share more. Usia cantik dan Usia bijak adalah tahapan yang kian mempercantik dan membuat seorang wanita kian mempesona, sejauh dia peduli dan appreciate terhadap diri dan kebutuhan dirinya. 


I am ready to face the world.

Kalimat ini seringkali menjadi quote, yang sering aku tempel cantik secara offline mau pun online, sebagai pemacu semangat tempur menghadapi aneka warna dan badai kehidupan. Ga tau kenapa, bagiku kalimat ini memang ajaib. Setiap mengucapkannya,  walo di dalam hati, langsung bagai mantera. Aku tersugesti untuk memang ready to face the world.

Seperti ketika Ayahanda tercinta ditegaskan oleh tim dokter untuk tak perlu lanjut ke tahapan bypass jantung, karena kinerja jantungnya yang sudah sangat lemah. KMaka, selain pasrah, aq nekad untuk keluar dari zona nyaman.  Mengundurkam diri dari Kedubes Turki yang keren dan kece, untuk kembali ke Bandung. Mau kerja apa, Al, di Bandung?
Tinggal cari, dan jika hati sudah positif maka semesta tentu akan membantu. Tak pakai lama, Alhamdulillah, sebuah posisi apik dibukakan oleh Allah sebagai jalanku kembali ke Bandung untuk temani Ibu merawat Ayah yang sakit. Alhamdulillah ya, Rabb. See? Sugesti dan pemikiran positif, akan mengarahkan langkah kita untuk upgrade kualitas diri, agar layak untuk diminati. Di penghujung usia cantik dan memasuki usia bijak, peluang baru terbuka untuk alurku yang baru.

Moral of the story yang ingin kusemat sebenarnya ini,  lho,  Sobs!

'Pertambahan usia hanyalah soal waktu. Pertambahan kerut wajah, penurunan daya lihat dan lainnya, adalah niscaya. Mari sikapi dengan bijak, rawat dengan baik dan pupuk dari dalam dengan nutrisi penentram jiwa. Sehingga kecantikan luar dalam kan tetap mempesona. Bukankah the life is begin at forty? Lalu, kenapa harus risau?  😊


"Lomba blog ini diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh L'Oreal Revitalift Dermalift."

Read More

Geothermal Melimpah Ruah di Kamojang

/ / 14 Comments
Geothermal Melimpah Ruah di Kamojang. Beneran, lho! Yang pernah baca postinganku tentang PLTP Kamojang, pasti sudah tau donk di mana itu letaknya desa kece yang satu ini? Yes, di Garut. Dan postingan ini adalah kelanjutan dari postingan sebelumnya, yang akan berkisah tentang perjalananku dan beberapa teman blogger ke PLTP Kamojang, di salah satu dusun di Garut, yang namanya menjadi membahana karena menjadi area pengembangan energi geothermal pertama di Indonesia, dan menjadikan Pertamina sebagai perusahaan panas bumi (geothermal) terbesar di Indonesia. Wow!

Berkunjung ke Kamojang.


Bersama Komunitas Wegi dan Teman-teman Blogger di PLTP Kamojang
Adalah suatu keberuntungan yang luar biasa bagiku, mendapat kesempatan bersama Komunitas Wegi dan teman-teman blogger untuk berkunjung ke Kamojang. Emang ada apa di Kamojang? Banyak! Penasaran?

Baca: PLTP Kamojang dan Konservasi Elang Jawa deh

Bandung yang sering disambangi hujan setiap siang ke sore hari, jelas membuat banyak tempat di wilayah ini dan sekitarnya menjadi tergenang air bahkan banjir. Tak heran jika perjalanan kami dari Bandung ke Garut, justru terhenti sekian lama di Rancaekek, yang memang terkenal sebagai daerah macet rawan banjir. Hingga akhirnya, kami tiba di Mess Pertamina Kamojang pada saat mentari tak lagi bersinar alias sudah gelap. Namun, tentu, traveling with friends selalu menimbulkan bahagia tersendiri, apalagi dengan agenda seru yang tentu telah dipersiapkan dengan apik oleh panitia. Hm.

Benar saja, rangkaian agenda malam hari, sungguh diluar dugaan. Seru and fun. Karena panitia mengemasnya dengan informal, dimulai dari perkenalan yang 'ngawur dan bikin ngakak dan sukses mengusir kantuk', hingga ke hipnotis yang seru dan nambah ilmu. Haturnuhun panitia untuk malam yang berkesan!

Site visit to PLTP Kamojang.

Aktivitas pagi hari dimulai dengan senam pagi ceria yang dikomandoi oleh Kang Ali. Seru-seru geli nan happy! Foto-foto bahkan sempat pula bikin video manekin karya Kang Ali Muakhir. Ah, sungguh bikin kita-kita jadi semakin kompak deh. Acara selanjutnya adalah berkunjung ke PLTP Kamojang, sebagai tujuan utama dari kunjungan ini, dan sungguh, berkunjung ke sini, seperti membuka kembali ingatanku akan masa-masa kerja praktek di PT. ExxonMobil saat masih kuliah di Teknik Kimia dahulu. Tentu alur prosesnya beda banget, sih. Namun melihat kilangnya, dengan peralatan processnya, ada kemiripan lah, yang cukup untuk membawaku ke masa-masa lalu itu. Hm, jadi kangen masa-masa mengenakan helm pengaman dan safety shoes. *Abaikan!

Sudah pada tau apa itu energi geothermal?

Kata geothermal atau sering juga kita kenal dengan sebutan panas bumi berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari kata geo yang berarti bumi dan thermal yang berarti panas. Gabungan keduanya menghasilkan arti panas bumi. Yang kemudian dijabarkan sebagai energi panas yang tersimpan di dalam batuan di bawah permukaan bumi dan fluida yang terkandung di dalamnya, yang kemudian diberdayakan sedemikian rupa sebagai sumber energi.

Panas bumi ini berasal dari aktivitas tektonik di dalam bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan, juga berasal dari panas matahari yang diserap oleh permukaan bumi, ataupun bersumber dari beberapa fenomena lainnya, seperti;

  • Peluruhan elemen radioaktif di bawah permukaan bumi 
  • Panas yang dilepaskan oleh logam-logam berat karena tenggelam ke dalam pusat bumi 
  • Efek elektromagnetik yang dipengaruhi oleh medan magnet bumi.

Geothermal Melimpah Ruah di Kamojang

Berkunjung ke PLTP Kamojang pada tanggal 11-12 November 2016 bersama Komunitas Wegi dan teman-teman blogger lainnya, sungguh membuka mata.

Betapa negeri kita ini adalah negeri yang kaya raya. Termasuk kaya akan panas bumi. Seperti yang pernah aku tulis pada postingan sebelumnya, nih, Sobs, cadangan panas bumi di Indonesia mencapai 29.000 MegaWatt atau 40% cadangan panas bumi dunia, lho! See? 40% cadangan panas bumi dunia itu ada di republik tercinta! Masih ragu akan kekayaan alam kita yang melimpah ruah? Hanya sayang, Sobs, sumber energi dari panas bumi ini baru diberdayakan sekitar 2000 MW saja atau berkisar sekitar 8% saja. Sayang banget, yak?

Padahal sumber energi panas bumi itu merupakan sumber energi yang relatif aman dan ramah lingkungan, karena fluida (air) hasil pengolahannya akan diinjeksikan kembali ke bawah permukaan (reservoir) melalui sumur injeksi. Penginjeksian fluida (air) ke dalam reservoir adalah suatu keharusan untuk menjaga keseimbangan masa sehingga memperlambat penurunan tekanan reservoir dan mencegah terjadinya subsidence. Penginjeksian kembali fluida panas bumi setelah dimanfaatkan untuk pembangkit listrik, serta adanya recharge (rembesan) air permukaan, menjadikan energi panas bumi sebagai energi yang berkelanjutan (sustanable energy).

Kenapa sih? Kok baru sedikit sekali pemberdayaannya? 

Nah, ini! Ini dia, nih! Padahal kan ramah lingkungan dan berkelanjutan, yang artinya kita ga perlu kuatir akan habis stocknya, toh? Etapi, kenapa Pemerintah masih sedikit sekali memberdayakannya? Padahal cadangan panas bumi kita begitu besar? Dan berbagai pertanyaan lanjutan pun menggantung di kepala, deh! Hehe.

Well, Sobs, dari kunjungan ke PLTP Kamojang kemarin tuh dijelaskan bahwa sebenarnya kini Pemerintah semakin menggalakkan eksplorasi geothermal. Targetnya pada tahun 2025 nanti, akan mencapai 2.267 MW dan akan naik rata-rata 17% pertahun. Pertamina akan terus mendorong Indonesia untuk memiliki kemandirian energi demi mewujudkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi bangsa.

PLTP Kamojang - KMJ 21

Pertamina Geothermal Energi (PGE) di Kamojang merupakan anak perusahaan dari Pertamina. PT. PGE ini mengelola industri potensi panas bumi yang berada di kawasan Kamojang, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Lapangan panas bumi Kamojang - KMJ 21, yang dikelola sejak 1983 ini merupakan yang terbaik di dunia karena uap yang dikeluarkan sangat kering (very dry) dan kelembabannya sangat rendah.

PT. PGE memiliki 5 unit penghasil energi panas bumi yang digunakan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Energi geothermal dari unit pertama, kedua dan ketiga dijual ke PT. Indonesia Power, sementara energi geothermal dari unit 4 dan 5 dikelola sendiri oleh PGE Kamojang, dengan hasilnya dijual ke PLN.

Mas Adi dari CSRnya 
Pertamina Kamojang 
menjelaskan tentang site plant PLTP Kamojang
Hingga saat ini PGE telah mendapatkan 58 penghargaan skala korporasi, nasional dan internasional dari segi lingkungan, inovasi, community development hingga ke sistem managemen. Dan the most highlighted award adalah PGE telah berturut-turut menggondol proper emas, sebagai bukti dari sebuah kinerja yang tentunya dihasilkan oleh effort yang tidak main-main. Serius dalam menjalankan dan mewujudkan visi misi, plus secara produktif bersinergi antara industri dan lingkungan yang baik, termasuk di dalam implementasi CSR yang berkontribusi lebih. 
Selain mendapatkan informasi melalui slide presentasi yang disampaikan dengan sangat jelas oleh Ibu Dila, dari PGE, kami juga berkesempatan untuk touring langsung ke area plant PGE, sehingga dapat melihat langsung (dari dalam mobil, sih) peralatan proses yang ada di PT PGE ini.

Sungguh, berkunjung ke sini memang membuka mata. Bahwa sudah saatnya Pemerintah dan pihak-pihak terkait lainnya, termasuk para pemegang keputusan di negeri ini, harus mendukung penuh upaya pemberdayaan dan pemanfaatan energi geothermal ini dengan sebaik-baiknya. Memang, sih, biaya investasi awal akan membludak, tapi setelahnya? Hasil yang kita peroleh juga worth it banget, lah, ya?

Sudah saatnya kita mendukung penggunaan sumber energi yang ramah lingkungan dalam rangka go green dan mempertahankan kelestarian alam dan planet bumi. Yuk, dukung pemerintah dan Pertamina dalam mengupayakan langkah ini, yuk!

Daerah Wisata dan Konservasi Alam di Kamojang

Tak lengkap rasanya jika kita berkunjung ke suatu wilayah tanpa mampir dulu di daerah-daerah wisatanya. Dan Kamojang, sebagai daerah yang terkenal akan panas buminya yang melimpah ruah, tentu saja memiliki banyak kawah uap. Tadinya aku berfikir, yang namanya kawah, adalah semacam ceruk lebar yang mengeluarkan uap berlimpah ruah, dengan berbagai tempat atau ruang-ruang alami yang ditata sedemikian rupa untuk tempat orang-orang menikmati sauna. Hehe. Ternyata eikeh salah, bo'. Kawah Kamojang memiliki daya tarik tersendiri.  Bersemayam limpahan uap/steam yang sebenarnya jika dikelola dengan profesional dan berseni,  akan menjadi magnit yang luar biasa dalam menarik wisatawan dalam mau pun luar negeri. Sayangnya, so far,  yang nampak di depan mata,  hanya sebuah hamparan dengan beberapa lubang yang mengeluarkan uap panas, yang (lagi-lagi) jika saja ditata dengan baik dan berseni,  tentu akan tampak lebih kece.

Kawah kereta api.

Kawah ini masih di dalam lingkup kawah wisata Kamojang.  Akan langsung kita temukan tak jauh dari lokasi kita masuk ke kawah.  Dikunceni *boso opo iki?  oleh seorang aki-aki,  yang beratraksi memperlihatkan betapa uap panas berwarna putih bersuara memekakkan telinga itu mampu menerbangkan buntelan plastik atau helaian apa saja yang kita lemparkan di atasnya. Bahkan, si aki juga mempraktekkan bagaimana jika sebuah buluh bisa menghasilkan suara seperti suara kereta api jika lubang buluhnya dilalui oleh uap tadi.  




Kawah Hujan

Selain kawah kereta api, ada pula yang disebut kawah hujan. Bukan karena hujan khusus turun di area ini, melainkan karena ada sebuah tempat di mana air terjun mini akan memancur hingga membasahi kita yang berada di dekatnya. Jika air terjun biasa, temperatur airnya adalah dingin, maka yang ini, sudah pasti donk, air yang memancar itu bertemperatur panas. Iya donk, kan air ini Kamojang, sumber panas bumi melimpah ruah! Sayangnya, karena ga bawa baju ganti, aku urung untuk menikmati cipratan air panas yang ditengarai bisa menyembuhkan aneka gatel2 pada kulit, hingga ke mematikan bakteri jerawat. Wah, bagus juga, yak?

Selain itu, air panas ini juga dimanfaatkan oleh penjual telur rebus lho! Ga butuh tungku perapian untuk merebus, karena temperatur si air tadi sudah cukup untuk mematangkan telur rebusnya. Seru, ya!

Kami juga sempat mencoba terapi uap, yang dikunceni oleh seorang aki yang punya kemampuan untuk mengontrol temperatur dan arah uap yang dikeluarkan dari tumpukan bebatuan, lho! Dan ini, unik banget! Temperatur dan arah uap akan mematuhi perintah si aki. Kami mencobanya beramai-ramai, menikmati temperatur uap yang dinaikkan hingga oleh si aki hingga kami menyerah, ga sanggup lagi saking panasnya.

Rame-rame mencoba terapi uap di kawah hujan - Kamojang
Kawah hujan uap panas kamojang
Mencoba menurunkan temperatur uap panas di Kawah Hujan - Kamojang
Konservasi Alam - Elang Jawa

Pernah melihat Elang Jawa? Bisa membayangkan bagaimana gambarnya? Aku awalnya sih engga. Bahkan ketika orang-orang bilang bahwa Elang Jawa itu adalah burung garuda, sang lambang republik tercinta ini, pun, aku tetap belum punya gambaran seutuhnya. Cuma makin kepo, pengen lihat, yang gimana sih si burung Elang Jawa yang tersohor itu?

Dan, akhirnya saat itu pun tiba. Usai dari kawah wisata Kamojang, setelah makan siang, kami pun check out dari mess Pertamina, tempat kami menginap, meluncur ke lokasi Konservasi Elang Jawa. Kepo banget deh, eikeh. Gimana sih bentuknya? Sebesar apa sih dia?

Dan.... tara!


Javan Hawk Eagle
Sumber Foto Elang Jawa:
Dari group WA Peserta Jelajah Green Industri - Kamojang
Elang Jawa dalam bahasa Internasionalnya adalah Javan Hawk Eagle (Nisaetus bartelsi), dengan ukuran panjang tubuh 60 – 70 Cm, rentang sayap 100 – 130 Cm dan berat sekitar 1500 – 2500 gram. 

Elang jenis ini tersebar hampir di seluruh hutan pegunungan di Pulau Jawa, di antaranya  Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Taman Nasional Gunung Halimun salak, Gunung Sawal, Gunung Simpang, Gunung Tangkuban Perahu, Panaruban,  Cagar alam Takokak Cianjur, Gunung Ciremai, Gunung Selamet, Baturaden, Dieng dan Gunung Merapi. 

Tujuan dari Konservasi Elang Jawa ini adalah bukti kepedulian  pertamina mendukung keanekaragaman hayati, untuk menjaga kelestarian populasi elang yang mulai mengalami penurunan. Di tempat konservasi ini, terdapat sekitar 50 ekor Elang Jawa yang tengah menjalani rehabilitasi oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Elang tersebut menjalani rehabilitasi karena pernah dipelihara oleh manusia sehingga tidak layak untuk dilepaskan di alam liar, untuk mengatasi masalah tersebut Pertamina Kamojang bekerja sama dengan BBKSDA untuk melakukan rehabilitasi terhadap Elang Jawa dan nantinya setelah bisa beradaptasi akan dilepas ke alam liar. Elang Jawa terancam punah karena beberapa faktor, di antaranya karena Elang jenis ini bertelur dalam jangka waktu dua tahun sekali, itu pun setiap elang hanya menghasilkan satu butir telur, dan faktor lainnya adalah karena ulah manusia yang sengaja memburu elang untuk dipelihara secara pribadi. Hm..., jadi sekarang udah pada tau kan, ya, bahwa Elang Jawa atau pun elang lainnya ga boleh dipelihara secara pribadi, lho! Jika Sobats masih memilikinya, yuk, atuh, serahkan ke tempat konservasi agar bisa dikembalikan ke alam. Mereka layak banget untuk hidup bebas di alam, lho! Beri mereka kebebasan karena mereka juga termasuk makhluk yang memiliki hak azasi tersendiri. Yuhuuu! 

Well, Sobats, sebenarnya masih pengen cerita banyak, sih, tapi waktu dan kesempatannya ga cukup nih, ntar disambung pada postingan berikutnya aja, ya! 


Oleh-oleh dari kunjungan bersama Komunitas Wegi &
Teman-teman Blogger ke Kamojang
Al, Bandung, 17 November 2016
Read More

Cantik itu.... di sini!

/ / 44 Comments
cantik adalah
Cantik itu.... di sini! Pasti kebayangnya adalah seorang wanita yang berkata sambil tersenyum dan mengarahkan telunjuknya ke hati/dadanya. Begitu khaaan? Hehe.
Yes. Jadi hari ini, aku pengen cerita-cerita tentang cantik dan tidak cantik deh. Yang sebenarnya semua itu berangkat dari pemikiran kita sendiri. Kita akan merasa diri kita cantik, jika hati dan pikiran kita memang sepakat untuk mengiyakannya. Jelek pun diri kita, namun jika sugesti positif bahwa diri kita ini tidak jelek, pasti hati dan pikiran akan bekerja sama untuk menghadirkan suasana cantik dan aura positif di hati, berlanjut ke aksi dalam gerak langkah kita di dalam kehidupan. Ada yang sepakat dengan pemikiranku ini?

Iya sih, Al, tapi kan ga mudah mewujudkan sugesti itu, jika diri kita memang tidak cantik!

Iya, sih. Namun, jika kita rajin mensugesti diri? Bukan hal yang mustahil bahwa hal ini bisa terwujud kan? Sebenarnya, yang harus dirubah itu adalah definisi dan standar dari cantik itu sendiri, lho!
Orang kita, kebanyakan nih, menggembar-gemborkan bahwa standar cantiknya seseorang (baca: wanita) adalah pada 'kulitnya yang putih mulus, wajah yang oval dan imut, tubuh yang tinggi langsing'! Lalu apa kabar kita-kita yang tidak berada di dalam standar ini? Menjadi minder dan ga pede dalam pergaulan maupun aktivitas harian kita? Aih, jangan atuh. Rugi besar, lho!

Dua minggu lalu, aku ketemu dengan seorang teman satu angkatan saat masih kuliah dulu. Kami sama-sama anak Teknik, dan sama-sama cewek. Bedanya adalah, dari dulu tuh doi suka minder dan baperan, karena merasa dirinya tidak cantik. Sementara eikeh, mah, anaknya gitu.... malu-maluin. Over pede! Hehe. Namun, secara pertemanan, kami akrab. Bersamaku, dia berani tampil dan bergabung dengan teman-teman lainnya, namun kalo harus kemana-mana sendiri, dari dulu tuh suka ga pedean. Lalu, puluhan tahun terlewati dan kami saling terpisahkan oleh jarak dan waktu. Kemudian bertemu lagi dalam situasi dan tempat yang berbeda. Jika dulu di kampus, kini ketemunya di Bandung. Dan....? Masih seminder dulu kah dia? Masih suka ga pede kah dia?

TIDAK lagi! Temanku ini, sudah berubah drastis ke arah yang kece! Wajahnya tentu telah berubah oleh usia, namun tak berarti menjadi lebih tidak cantik lho, ya. Wajahnya yang berkulit eksotis mulai dihiasi garis-garis halus, justru terlihat bercahaya dan terurus dan menarik. Tubuhnya masih stabil, sedikit gemukan, sih, tapi terlihat penuh percaya diri. Langsung donk aku memujinya.

'Lin, kamu tau ga? Kamu tuh berubah banget! Keren! Penuh percaya diri, dan cantik!' Lontarku. 
Doi tergelak. 

'Oh, oh, jadi kamu tuh berharap agar aku tetap seperti yang dulu? Minderan, baperan, dan ga berani kemana-mana? Gituh?' Dan kami pun tergelak lagi.

'Ya enggak, sih. Cuma aku salut! Itu saja. What is the secret?'

Dan, doi pun bercerita, bahwa dia mengikuti saranku waktu itu. Bahwa sebenarnya dia tuh ga perlu mati-matian diet untuk kurusin badan sampai segitunya, ga perlu luluran dan pake masker tiap hari hanya untuk memutihkan wajah. Terima dan syukuri saja apa yang sudah Allah berikan, rawat dengan baik dan optimalkan kelebihan yang kita punya, minimalisir kekurangannya. Kala hati telah nerimo, yakin deh, akan muncul rasa happy sebagai langkah awal untuk tahapan berikutnya. 

Dia masih ingat semua itu, ternyata. Aku jadi terharu! Dan memang benar sih, secantik apa pun seseorang, jika di dalam dirinya tidak dipupuk oleh sugesti dan pemikiran positif, you will see later on, bahwa kecantikan itu akan terasa memudar, kala kita mengetahui lebih jelas attitude-nya yang kurang baik. Jadi, menurutku sih, seseorang itu akan cantik atau tidak adalah tergantung pada bagaimana kita memandangnya. Jika kita memandang diri kita cantik, maka hati dan pikiran kita akan mengarahkan dan membenarkan pemikiran itu. Berikutnya, otak akan memerintahkan anggota tubuh lainnya untuk mewujudkan pemikiran itu, ya dengan mengupgrade diri agar lebih terawat, menarik dan enak dipandang, plus, dari dalam, otak akan memerintahkan tubuh untuk memberi asupan materi bagi jiwa agar cantik juga dari dalam. 

Kalo aku sendiri sih, untuk tetap tampil cantik, selain menjalankan kedua hal di atas, aku tuh sering mantengin promo make up, hehe. Begitu ada yang murah dan bagus, langsung tangkap, deh! Kalo kamu, Sobs? (*lirik Mantemans yang cewek). 

catatan hati,
Al, Bandung, 8 November 2016
Read More

PLTP Kamojang dan Konservasi Elang Jawa

/ / 9 Comments
PLTP Kamojang dan Konservasi Elang Jawa. Sebuah judul yang keduanya mungkin masih asing bagi penduduk luar Jawa Barat, yak? Tenang, Sobats tidak sendiri, kok. Aku juga demikian. Namun sebelum bercerita lebih lanjut tentang dua tema pada judul di atas, terlebih dahulu aku ingin ngajakin Sobats untuk berbangga hati sebagai penduduk negeri ini.

PLTP Kamojang
Negeri elok yang sangat kucinta
Iya, donk! Siapa yang berani bilang bahwa Indonesia bukan negeri yang elok? Siapa yang berani bantah bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya manusia yang jika diberdayakan akan menjadi sangat luar biasa? Siapa yang berani bilang bahwa Indonesia tidak memiliki sumber daya alam, baik sumber daya alam yang dapat diperbaharui maupun yang tidak? Ga ada, kan? Karena semua itu memang benar kan, Sobs? Indonesia adalah mutiara dari Khatulistiwa, yang penuh dengan keelokan pesona alamnya, kaya akan adat istiadatnya, beragam bahasa dan dialeknya yang dipersatukan oleh Bahasa Indonesia, dan yang tak kalah penting adalah, negeri tercinta kita ini kaya akan sumber daya manusia plus sumber daya alam yang luar biasa. Untuk sumber daya alam itu sendiri, kita kaya akan sumber daya alam terbaharukan maupun yang tidak dapat diperbaharui.

Dan bicara tentang sumber daya alam terbaharukan, salah satunya adalah panas bumi, yang bisa diubah menjadi sumber daya listrik. Untuk diingat, nih, Sobs, negeri elok kita ini, ternyata memiliki cadangan panas bumi yang berpotensi untuk diubah menjadi listrik sebesar 29.000 MegaWatt atau 40 % cadangan panas bumi dunia, lho! Sayangnya, baru diberdayakan sekitar 2.000 MW saja atau berkisar sekitar 8 % saja. Padahal, nih, Sobs, sekali investasi, maka selama bumi masih berputar maka daya listrik akan terus mengalir, tidak seperti sumber energi lainnya.

Dan bicara tentang panas bumi dan energy listrik, di sinilah kita akan mulai bicara tentang Kamojang. Ada apa sih, Al, di Kamojang? Di mana sih Kamojang itu? 

PLTP Kamojang

Kamojang adalah salah satu dusun di Garut yang menjadi terkenal karena dipakai sebagai nama area pengembangan energi geothermal yang pertama di Indonesia, yang dioperasikan oleh PT. Pertamina Geothermal Energy (PGE) sejak tahun 1974. Wow, sudah lama juga, ya? Saat eikeh baru berumur 4 tahun ini, mah. Dan sekarang udah 42 tahun donk masa operasinya. Ga heran jika kinerjanya begitu gemilang, dan berhasil meraih proper emas selama 4 x berturut-turut! Amazing!
Sebuah kinerja yang tentunya dihasilkan oleh effort yang tidak main-main. Serius dalam menjalankan dan mewujudkan visi misi, plus secara produktif bersinergi antara industri dan lingkungan yang baik, termasuk di dalam implementasi CSR yang berkontribusi lebih.
PLTD Kamojang

Tak terbantahkan jika hingga saat ini Pengelola PLTP Kamojang, PT. Pertamina Geothermal Energy adalah merupakan perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di Indonesia, yang cadangannya bisa memback-up ketergantungan kita akan kebutuhan energi yang bersumber dari energi fosil/minyak bumi. Diakui pula bahwa energi jenis ini lebih ramah lingkungan dan sejalan dengan azas go green yang dicanangkan oleh pemerintah maupun pihak-pihak terkait lainnya. Aneka inovasi telah dilakukan dan berhasil dengan mengagumkan, yang telah dilakukan oleh PT. PGE, diantaranya adalah inovasi pengembangan portable turbine berkapasitas 750 watt dan bladeless turbine berkapasitas 3.200 watt, inovasi lampu thermoelectric yang memanfaatkan perbedaan suhu di sekitar jalur pipa uap untuk diubah menjadi energi listrik alternatif sebagai penerang lingkungan, pemanfaatan uap geothermal untuk budidaya anggrek dan pengembangan alat pengering kopi.

Di sisi lain, dalam aksi go green, PT. PGE melalui CSRnya juga menggalakkan program-program seperti green school, garbage bank, desa wisata geothermal Kamojang, dan pengembangan konservasi Elang Jawa sebagai bagian dari aksi Pertamina dalam mendukung keanekaragaman hayati. Eh, mengapa harus elang jawa, sih, Al? Kenapa ga burung hantu saja? Hehe. 
Konservasi Elang Jawa
Yaa..., karena Elang Jawa alias burung garuda itu habitatnya memang di daerah Kamojang ini, Sobs! Makanya Pertamina peduli dan ingin melindunginya agar tidak punah di makan jaman tergerus kekejaman aksi perusakan lingkungan/habitatnya.

Wow, luar biasa, ya, Sobs, kiprah dan gebrakan dari PT. PGE ini? Tak hanya berorientasi bisnis, namun tetap mendukung dan berkontribusi positif bagi pemeliharaan sumber daya alam dan lingkungan serta komit untuk terus berinovasi positif dan berdaya guna. Sobats ingin tau lebih jauh tentang ada apa aja sih, di Kamojang? Yuk, nantikan reportasi dari petualanganku dengan beberapa teman blogger lainnya plus teman-teman baru yang tergabung di dalam tim jelajah Green Industry 2016 bersama komunitas WeGi yang akan segera kami laksanakan nanti, ya!

Komunitas WeGi

Sobats sudah familiar akan komunitas ini? We Green Industry  (WEGI) adalah komunitas yang fokus dalam penerapan kaidah dan best practices Green Industry oleh perusahaan di Indonesia sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. Program utamanya yaitu Wisata Edukasi Green Industry di mana perusahaan berbagi pengalaman pengelolaan lingkungan dan sosial masyarakat. Ini komunitas terbuka  untuk siapa pun, baik  perusahaan, kelompok  atau pun individu bisa bergabung untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan menjadi lebih baik dan mendorong perusahaan menerapkan kaidah green industry-nya.

Nah, bersama komunitas WeGi inilah nanti kami akan melakukan jelajah Green Industry 2016 ke PLTD Kamojang dan Pusat Konservasi Elang Jawa pada tanggal 11 - 12 November 2016 nanti. Aih, ga sabar deh eikeh, nih, Sobs! And, pastinya, donk, aku akan menuliskan reportase ala Alaika Abdullah atas trip jelajah itu nanti, di halaman maya ini. So..., keep visiting these page and see you soon, ya!
cerita tentang energi terbaharukan dan konservasi Elang Jawa
Al, Jakarta, 7 November 2016
Read More

Cari Mobil Trendy? Sudah ke 123 dot Com?

/ / 14 Comments
Sebenarnya, sih, belum pengen ganti mobil. Habis, si Gliv, mobil yang selama ini setia mengantar ke sana sini itu masih oke banget. Etapi, kekasih hati dua minggu lalu ngabarin bahwa di pekerjaan barunya, dia dapat dana transportasi yang nilainya cukup banget untuk bayar cicilan bulanan sebuah mobil baru. Jadi mending beli mobil kedua kan daripada sewa mobil bulanan? Dan untuk mobil ke dua, apalagi yang akan dipake oleh doi, tentu ga perlu yang mahal-mahal banget lah, yang pasti adalah yang cicilannya enggak mengganggu uang belanja. Haha. *BiniMatre.

Maka, mulailah aku browsing-browsing, mencari mobil yang pas untuk kebutuhan ini, namun juga tetap trendy, dalam artian adalah mobil masa kini, yang terkoneksi dengan kemajuan teknologi IT. Memang sih, penggunanya bukan lagi anak muda, namun ga ada salahnya donk, jika teknologi mobil masa kini itu juga dinikmati oleh pengguna yang usianya sudah tak muda lagi?

Beberapa merk mobil dengan mobil andalan yang diperuntukkan untuk anak muda pun, mulai masuk ke dalam list. Yup, mengapa aku memfokuskan mencari mobil yang segmennya diperuntukkan untuk anak muda? Karena, biasanya produsen mobil tentu juga mempertimbangkan bahwa anak muda itu kan dompetnya terbatas.Artinya, daya beli anak muda, tentu belum sedasyat orang-orang tua yang sudah mapan. Makanya, pemikiranku, untuk membeli mobil kedua, biarlah, kita cari yang berada pada segmen anak muda.

Dan pucuk dicinta ulampun tiba. Dapat undangan kece dari mobil 123 dot com, yang mengundang para blogger untuk gathering di Bandung. Asyik. Ini saat yang tepat untuk menambah pengetahuan tentang mobil yang sedang diincar, nih. Siapa tau kan, sepulang dari gathering ini, aku malah bisa memastikan mobil mana yang akan kami beli nantinya.

Maka, dengan mengabaikan hujan deras yang mengguyur Kota Bandung, aku berusaha datang tepat waktu, dan bergabung dengan teman-teman blogger lainnya mengikuti talkshow yang bertema kece ini.
Apa sih temanya, Al?

'Memilih Mobil Terbaik untuk Anak Muda'

Hm, tema yang menarik dan sesuai banget untuk kebutuhan kami. Iya, donk. Meskipun umur masuk dalam generasi X, namun dalam hal selera boleh donk ikut generasi Z? Yup, umur boleh larut namun jiwa dan semangat tetap muda, toh? Hehe. Apalagi, kami juga punya anak muda yang akan ready to drive this youth car. *Ngeles.

Diiringi rintik hujan, satu persatu para blogger dan awak media pun mulai memenuhi ruangan tekape, Atmosphere Resort Cafe, yang terletak di jalan Lengkong Besar No. 97, Bandung.

Mobil 123

Ditemani iringan musik dan lantunan lagu asyik dari si teteh cantik berhijab, kami menikmati coffee break sambil menanti panitia siap untuk menghadirkan para nara sumber. Seperti yang sudah disampaikan oleh MC, maka ada tiga narasumber yang akan tampil di dalam acara talkshow ini, yaitu:

1. Deni Rohmat (Sales Supervisor Auto 2000, Cabang Soekarno Hatta Bandung)
2. Indra Prabowo (Managing Editor Mobil 123.com)
3. Irwan Nurgiandy (Head of Marketing Mobil 123.com)

Sesuai urutan, maka yang pertama tampil adalah Kang Deni Rohmat. Si akang ini, adalah Sales Supervisor Auto 2000, udah pasti doi bakalan ngobrolin mobil-mobil bermerk Toyota, donk? Etapi, sebelumnya, Kang Deni memberikan tips tentang cara-cara memilih mobil. Wah, pas banget, nih! Langsung deh aku nyatet, nyatetnya di twitter yak! @alaikaabdul boleh deh diintip juga di sana, Sobs! Cari aja hashtag #mobil123 dan #mobilanakmuda pasti akan nemu twittan2 dari aku, tuh, Sobs!

Jadi menurut Kang Deny itu, ada tiga tips dasar di dalam memilih mobil untuk anak muda, lho! See the image below, ya!


1. Yup, yang pertama adalah Economy. 

Iyalah, kan yang namanya anak muda itu, duitnya masih terbatas. Walo ga semuanya, sih. Namun kebanyakan dari mereka, jika pun sudah mulai punya bisnis, namun juga masih kuliah dan belum mapan benar untuk membeli sebuah mobil dengan harga yang wow! Makanya, dalam memilih mobil pun, disarankan untuk benar-benar menerapkan prinsip ekonomi, yaitu dengan dana yang minimal, namun bisa beroleh manfaaat/fungsi yang optimal.

2. Safe & Secure.

Kalo yang ini, sih, semua pembeli mobil, baik yang muda mau pun yang tua, kudu banget mementingkan faktor ini. Untuk apa harga murah namun safe & secure-nya tidak terjamin? Makanya, faktor safe & secure ini menjadi faktor yang sangat penting untuk diperhatikan.

3. Connectivity. 

Hari gini rasanya tak terhubung dengan internet pasti bikin mati gaya lah, ya? Orang-orang usia dewasa saja kini tak bisa lagi jauh-jauh dari gadget, konon lagi anak-anak muda yang memang senantiasa terhubung dengan yang namanya internet. Baik gadget, tablet hingga laptop, silih berganti menemani keseharian mereka. Apalagi di saat mengemudi dan terjebak macet, huft, rasanya bisa mati gaya tanpa terhubung ke internet. Untuk itulah, Toyota dengan cerdas mencermati fenomena ini, sehingga mobil masa kita besutan mereka, sudah terkoneksi dengan internet, sehingga usernya, tak perlu lagi melanggar aturan lalu lintas (larangan menggunakan HP di saat mengemudi), karena kini, HP mereka sudah terkoneksi dengan device-device yang dibenamkan di dalam kendaraan sehingga sinkron dan bisa berfungsi optimal bahkan di saat sedang mengemudi, tanpa harus utak atik HP. Wow, keren, ya?

Salah satu mobil yang paling cocok dan memiliki ketiga faktor ini adalah Toyota Sientha, yang dirilis pada Mei 2016 kemarin. Aih, kalo ini, mah, sudah ada di listku sejak awal, nih. Jadi makin mupeng setelah mendengar penuturan Kang Deni, deh! Dibanderol senilai IDR. 230 juta, mobil ini sudah bisa dibawa pulang. Hiks... etapi, kami kan mau kredit, Kang Deni! Hehe.

Ingin Beli yang Bekas saja? Baca dulu tipsnya, deh!

Ga masalah sih, jika ternyata Sobats malah pengen beli yang bekas. Bisa merapat ke mobil 123 dot com deh untuk baca-baca dulu tipsnya. Mobil 123 dot com adalah sebuah marketplace mumpuni, di mana kita tak hanya bisa menemukan aneka mobil sesuai kebutuhan dan keinginan kita, namun juga berisi edukasi dan tips bagi kita yang ingin belanja mobil baru mau pun bekas. Jadi, sebelum memutuskan untuk beli mobil bekas, ada baiknya jika kita baca-baca dulu tips yang diberikan. Ga mau kan jika mobil bekas yang kita beli itu ternyata malah pernah dipakai untuk tindak kriminal, bekas banjir besar, bekas dipakai merampok dan hal negatif lainnya? Makanya kudu baca-baca tips ini dulu, deh, Sobs!

Tips berbelanja mobil bekas.

1. Pilihlah dealer terpercaya. 

Jika Sobats berniat membeli mobil dari marketplace outomobile online, pilihlah yang dealer2nya telah terverifikasi. Di mobil123 dot com, seluruh dealernya sudah terverifikasi. Silakan dipilih dipilih, dan jangan lupa untuk membandingkan juga dengan harga dari dealer-dealer lainnya untuk perbandingan.

2. Cek Fisik Mobil

Ini, mah, HARUS. Masak kayak beli kucing dalam karung? Ga mau, donk? Makanya kita harus lakukan cek fisik kendaraan yang kita inginkan terlebih dahulu. Caranya?


  • Periksa tempat tinggal si pemilik mobil baik sekarang atau sebelumnya, apakah daerah banjir atau bukan?
  • Periksa lampu depan mobil. Jika lampunya berembun sementara mobil terlihat baru, kudu dicurigai tuh, Sobs, ini mobil bisa jadi kena banjir, lho!
  • Cek karpet bawah mobil. Jika mobilnya pernah kebanjiran, maka karpetnya sdh gimbal dan tidak lembut lagi. 
  • Untuk memastikan sebuah mobil bekas yang ingin kita beli tidak terkena kasus, bisa kita cek ke riwayatnya ke kantor polisi terdekat.
  • Cek juga tentang pelunasan mobil. Pastikan riwayat pembayarannya jika mobil adalah kredit, dan cek kuitansi pembayaran tunai plus BPKB jika mobil adalah beli tunai. 
3. Cek Riwayat Service.

Ini juga penting banget. Untuk memastikan apakah mobil yang kita beli ini cukup terawat dan diservice pada bengkel rujukan untuk merk mobil yang akan kita beli. Misalnya jika mobilnya adalah Toyota, maka sebaiknya mobil ini memiliki riwayat perawatan yang dipercayakan ke Auto 2000, jika Nissan, maka ke Nissan, dan seterusnya. 

Mobil yang dirawat dengan baik dan teratur, sudah pasti akan memberikan performa yang baik dan bagus pula. Dan tentunya mobil bekas yang seperti ini yang ingin kita beli, bukan?

Nah, Sobs, ternyata membeli mobil bekas itu butuh kejelian tersendiri agar kita ga rugi, ya? Sok atuh, yang ingin beli mobil baru mau pun bekas, bisa banget mampir ke mobil123.com, lho! 

Yuk, cari mobil di mobil123.com
Al, Bandung, 30 Oktober 2016

Read More

I am an Indonesian Blogger!

/ / 28 Comments
Sebagai blogger sejati, yang di dalam jiwanya tergila-gila untuk menulis dan mencoba berbagi (informasi, inspirasi hingga ke curcol biasa), sebenarnya sudah sejak kemarin hati ini pengen banget menuliskan postingan khusus untuk menyambut dan menyemarakkan hari blogger nasional ini. Namun apa daya, terkadang harapan memang jauh dari kenyataan. *tsaaah.

Inginnya sih posting, etapi, pekerjaan kantor duduk manis untuk dilakoni satu persatu. Yo wes, azas profesionalitas harus banget dikedepankan. Maka, alih-alih bikin postingan ini, maka artikel inilah yang justru tayang cantik kemarin.

Dan, hari ini, walo telat satu hari, ga papa donk, hak sang blogger untuk publish the article in celebrating the Indonesian Blogger Day masih aku kantongi lah, ya? So, today, aku tuh pengen banget melihat ke belakang. Ke rentang waktu di mana mulai ngeblog secara otodidak, hanya mengikuti naluri dan sumringahnya rasa hati, karena menemukan sebuah media unik (buku digital) di mana aku bisa menuangkan isi hati dan buah pikiran, tanpa bayar alias gratis pula! *Haha, jiwa emak irit banget eikeh, ya, Sobs? Hihi. Pikiran bahwa dari blog sebenarnya kita bisa hasilkan income, masih jauh banget dari pengetahuanku. Taunya pengen nulis, bahkan bikin satu blog khusus untuk fiksi saking hobbynya aku menghayal menulis fiksi.

Selanjutnya, masa itu, belum booming akan banyaknya komunitas blogger atau memang akunya yang kudet? Entahlah, merasa seorang diri di Banda Aceh sana, dan ga ngerti yang namanya blogwalking. Aih, culun amat, ya, Alaika masa itu? Taunya, habis posting, ya sudah, diem. Sempat sedih, kok ga ada yang komen, sementara blog-blog orang lain kok pada banyak komennya. Haha. Hingga kemudian, aku ketemu blognya Kang Rahman, yang memberikan tutorial kece dan bikin aku melek utak atik template. Lalu ketemu blognya beberapa teman lainnya yang hingga kini menjadi sahabat maya dan nyata.

Tak terasa, blogging sejak 2009 itu memang membuatku terasah dan terlatih menyusun kata, merangkai kalimat, dan memiliki ciri khas tersendiri, yang Alhamdulillah membuat teman-teman cukup hapal akan tulisanku, sehingga sekali dua kali, ada teman yang langsung ngeh, jika tulisanku dicopas seseorang dan nongkrong cantik di web/portal berbayar, dan melaporkannya padaku untuk ditindaklanjuti. Atau bahkan ada yang hapal jika artikel yang sedang menjadi guest post di sebuah blog adalah milikku, tanpa mereka perlu melihat nama authornya. Aih, jadi terharu.

Dan, dalam rangka memperingati hari Blogger Nasional ini, aku juga mau ikutan perhelatan yang sedang diadakan oleh Blogger Perempuan Network ah. Udah pada tau donk jika BP lagi ngadain event My Favorite Blog Post, di mana kita diminta untuk memilih 5 buah blog yang kita sukai, mengulasnya kenapa kita menyukainya dan akhirnya memilih satu di antaranya untuk kita berikan award berupa banner kece persembahan BP? Yup. Dan..., berikut adalah 5 nama pemilik blog beserta alamat blognya dan ini alasan aku menyukainya.


1. Una Wibawa

Blog dan gaya Una bercerita di blognya ini khas anak muda banget, dengan judul yang aku suka heran kenapa Una menamainya demikian. Kepo akan judulnya? Silakan langsung klik link di atas dan lihat sendiri, deh!
Una, adalah blogger pertama yang kopdar denganku, setelah kami saling blogwalking. Rasanya excited banget, deh! Iya donk, blogger dari Aceh, yang di sana ga kenal blogger lainnya, akhirnya saat dinas yang ke sekian kalinya ke Jakarta, aku dan Una berhasil ketemuan. Dan rasanya sesuatu banget! *Una, walo kini kita udah jarang saling blog walking, you and your blog still nicely in my mind, lho!

2. Ririe Khayan

Ririe adalah orang kedua yang (sayangnya kopdarnya malah belakangan) langsung akrab melalui dunia blogging denganku. Kami sering berbalas kunjungan, saling berteman di FB, dan chit chat via yahoo messenger! What? Yahoo messenger? Yes, jadi bisa nebak2 donk jaman kapan ituh? Hihi.

Sama dengan Una, blognya Ririe juga bertema lifesytle. Dan jika kepo akan blognya, bisa baca-baca reviewku yang kece *uhuk di postingan ini, deh.
Berciri khas akan penggunaan kata 'Bismillahirrahmanirrahim' setelah paragraf intro. Unik.

Dan walo kini kami jarang sekali saling blogwalking, karena kesibukan masing-masing yang kian bikin semaput, namun, tetap, secara batin kita masih well connected, kan, Rie? *kedip2 cantik.

3. Stupid Monkey

Aku yakin, tak banyak yang tau persis nama asli Mas Stupid Monkey ini. Dan walo kami berempat (aku, Una, Ririe) mengetahuinya, kami telah komit untuk tetap merahasiakannya sesuai permintaan Mas A*** 'Ops, sensor!
Mas Stupid Monkey ini baik banget. Oh iya, kami membentuk sebuah grup chat di yahoo messenger dan berinteraksi aktif kala itu. *Kala itu, haha. Kopdar dengannya, kalo ga salah ingat sih, barengan Una, ya, Na? Baru kemudian saat Ririe ke Jakarta dan akunya sudah tinggal di Bekasi, kita kopdar berempat, dan, sumpah, itu seru banget! Hello, kalian masih ingat, enggak, tuh, Un, Rie dan Mas A***?

Blognya Mas Stupid Monkey itu, boleh kepoin langsung ke link di atas, tuh, Sobs. Oya, Mas Stupid monkey adalah designer cover novel Selingan Semusim milikku. Background gunung Rinjani dicaptured langsung oleh cameranya saat blio sedang berada di sana. *Indahnya persahabatan!

4. Pakdhe Abdul Cholik.

Siapa yang tak kenal blogger sepuh tapi penuh karya yang satu ini. Pensiunan dengan pangkat Brigadir Jenderal TNI ini, sungguh 'membumi'. A very awesome and humble blogger! Tak hanya itu, humoris dan 'ngayomin' menjadi ciri khasnya. Berkunjung ke blognya, selalu berhasil bikin kita senyam senyum oleh gaya penceritaannya yang humoris dan menggelitik.
Kopdar pertama dengannya saat aku sudah pindah ke Bekasi, dan blio mengundang para blogger Jakarta-Bekasi untuk kopdaran. Kesan pertama? Begitu menggoda asyik, ramah dan humble. Kopdar selanjutnya adalah di Bandung, kita bareng blogger Bandung ke Floating Market Lembang. Seru! As always jika ketemuan sama Pakdhe.

Kami saling mengendorse buku. Sayangnya aku baru menelorkan satu novel, si Pakdhe sudah menelorkan buku yang tak ingin aku hitung lagi saking banyaknya dan ituh bikin iri! Haha. Salut deh dengan semangat, Pakdhe. Blognya juga jangan ditanya, selalu ramai oleh pengunjung baik yang organik mau pun para sahabat yang bersilaturrahmi. Keren!

5. Lidya Fitrian 

Pasti tak asing dengannya, ya, Sobs? Ibu dari 2 putra ini terkenal rajin sekali blogwalking, walo sering banget komennya itu pendek banget, hehe. Suka gemes emang, karena aku berharap komen yang lebih panjang. Haha. Pernah aku cetuskan keinginan ini, sih, namun, kayaknya Mba Lidya memang senang dengan komentar yang netral dan aman ajah. :) Kesan yang tak terlupa adalah ketika mba Lidya menemaniku belanja di sebuah pasar, dan terjadi negosiasi yang lumayan alot antara aku dan penjual, yang akhirnya aku memutuskan ga jadi beli dan jutek. Haha. Masih ingat itu kah dikau, Mba Lyd?

Blog Mba Lidya bertema Lifestyle namun lebih ke parenting, deh, begitu kan, Mbak Lyd? Gaya penceritaannya juga khas, dan senang berbagi kisah tentang kedua putranya yang memang cerdas, lucu dan gemesin.

6. Nchie Hanie

Dan..., walo ketentuannya adalah memilih 5 blog, kayaknya aku terpaksa sedikit melanggar aturan ini, deh. Karena ada 7 bog dan pemiliknya yang begitu berkesan saat pertama kali aku hijrah dari Aceh ke kota besar ini. Baik ke Bekasi maupun ke Bandung.

Yup, bertemu Nchie pertama kalinya, juga via blog. Kami saling blogwalking. Kian intens dan saling mengenal karakter pribadi justru melalui tulisan-tulisan di blog juga. *the power of blogging

Dan kopdar untuk pertama kalinya sungguh unik. Nchie 'menemukan'ku dan tak percaya bahwa itu aku, suatu siang, di jalan raya (tepatnya jalan Rajawali Barat). Saat itu Nchie dan Olive sedang motoran ke suatu tujuan, dan percaya ga percaya saat melihat seseorang berjaket orange sedang main hape di jalan itu. Kok mirip Mba Al! Langsung deh dia menelpon untuk konfirmasi. Dan, YES! It was Me! Nchie surprised knowing that I moved to Bandung already. Dan, kami mengagendakan untuk kopdar setelahnya. Bertemulah aku dengan Nchie, plus teh Dey, Erry, dan Ima Dapur Hangus. Sungguh, pertemuan yang tak akan terlupakan. Again, *the beauty of blogging - minjem kalimatnya Om NH.

Blog Nchie bertema Lifestyle, dan sebagai orang yang akrab dengan dunia SEO, jangan heran jika blognya sangat famous dan trafficnya bejibun! Keren deh. Kepo? Langsung aja klik link di atas untuk bersilaturrahmi di sana, ya!

7. Al-Amry - the Man and the Moon

Mas yang satu ini, sudah lama hiatus (2014). Namun tetap hidup di ingatanku, karena Mas Amry adalah orang pertama yang menyelamatkan blogku saat terdeteksi 'the blog has been delated'. Siapa yang ga panik coba, saat login dan mau posting, eh malah muncul notif bahwa blog kita telah dihapus. Panik donk, dan karena Mas Amry lebih duluan aku kenal (via blog) daripada Mas Stupid Monkey, maka Mas Amry menjadi orang pertama yang aku called begitu notifikasi mengerikan itu muncul. Dan, oleh Mas Amry, blogku diselamatkan. My Virtual Corner pun terselamatkan dan mengudara hingga hari ini.

Walo lama hiatus, dan belum pernah kopdar sama sekali, bukan berarti Mas Amry yang kini kian sibuk ini tak bisa dijangkau. He is still reachable manakala aku membutuhkan. Jiah, jadi kalo ga butuh ga nyolek? Ho oh! Takut mengganggu, Mas!

Nah, Sobats, itulah ke tujuh blogger yang memberikan kesan mendalam di ingatanku. Dan bertepatan dengan hari Blogger Nasional ini, aku sih sebenarnya pengin ngasih My Favorite Blog Award banner untuk ke tujuhnya. Namun karena memang diharuskan memilih salah satunya, maka, dengan penuh hormat dan kerendahan hati, aku mempersembahkan Banner Award-nya untuk yang paling sepuh dan paling produktif deh, ya!

And..., the banner goes to.... Pakdhe Abdul Cholik. Pakdhe, please kindly to accept the banner and keep writing, productive and inspiring, ya! My best wishes are for you, Budhe, Emak and all of the family. Aamiin. 

Teruntuk Pakdhe Abdul Cholic, banner ini aku persembahkan. Monggo, Pakdhe... 

Well, Sobs, akhir kata, untuk Sobats semua, seluruh blogger Indonesia,
  HAPPY INDONESIAN BLOGGER DAY, ya! 
Let's keep writing and inspiring!

Alaika on the occasion of Indonesian Blogger Day
Bandung, 28 Oktober 2016



Read More

International SWAM 2016 - Seminar dan Workshop International plus Expo Layanan Medis Spektakuler

/ / 50 Comments
SWAM INTERNATIONAL
International SWAM 2016 - Seminar dan Workshop plus Expo Layanan Medis Spektakuler. Mungkin banyak yang mengernyitkan dahi, karena merasa awam akan agenda yang satu ini, ya, Sobs?
Padahal, acara keren bertajuk SWAM ini sudah berlangsung secara tahunan sejak tujuh tahun lalu, lho! Aih, kemana aja kita, yak? Hihi. Btw, SWAM itu apa sih, Al?

SWAM adalah singkatan dari Seminar & Workshop in Aesthetic Medicine, yang merupakan event scientific medis, membahas perkembangan ilmu pengetahuan di bidang Anti Aging dan Estetika, yang telah dilaksanakan secara tahunan, di mana pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketujuh kalinya di Indonesia. 

Sejatinya, SWAM memang didedikasikan untuk para dokter dan para researchers yang mendalami bidang estetika medis dan anti aging, yang pada pelaksanaan setiap tahunnya, selalu disambut penuh antusias oleh para dokter, dan researcher  baik dari Indonesia maupun Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Philipina dan lainnya. Hal ini terlihat dari meningkatnya secara signifikan jumlah peserta  SWAM dan telah mampu memposisikan diri menjadi 5 (lima) besar event estetika medis di dunia. Yup, beneran, SWAM berhasil memposisikan diri menjadi lima besar event estetika di dunia, lho! Artinya, setiap bulan Desember, mata dunia khususnya yang concern terhadap bidang estetika dan anti aging tuh sedang melirik ke Indonesia. Bangga, donk kita? 

SWAM berkomitmen untuk selalu memberikan informasi terkini terkait dunia medis estetika dan anti aging, yang tak hanya tertuju pada kalangan para dokter, melainkan juga kepada masyarakat luas. Selain itu, SWAM juga akan terus berusaha untuk menjadi JENDELA DUNIA di bidang Estetika Medis dan anti aging medicine.  

Selain itu, tentunya SWAM juga berkomitment untuk ikut mendukung para pebisnis, industriawan kecil dan menengah di bidang ini untuk terus berkembang sehingga akan mampu ikut serta menggairahkan roda ekonomi di bidang industri kecantikan di Indonesia.

Lalu, siapakah pengelola SWAM ini, Al?

Sejak tahun 2016 ini, penyelenggaraan SWAM dikelola oleh Event Organizer handal yang dimiliki dan digawangi oleh para dokter bidang estetika keceh, lho, yaitu Perdesti Global Medicom (PT PGM) yang bermitra dengan Perhimpunan Dokter Anti Penuaan, Wellness, Estetika dan Regeneratif Indonesia (PERDAWERI) dengan penyelenggaraan berjenjang di beberapa propinsi dan kemudian diakhiri puncak penyelenggaraannya berupa SWAM INTERNATIONAL, di bulan December 2016, yang menjadi 5 besar di dunia itu tadi, Sobs!

Untuk tahun 2016 ini, penyelenggaraan SWAM di beberapa propinsi di Indonesia adalah sebagai berikut;
  • CeSWAM di Jawa Tengah
  • SumSWAM di Sumatra
  • WeSWAM di Jawa Barat
  • EaSWAM di Jawa Timur
  • BaliSWAM di Bali
  • JakSWAM di Jakarta
  • SulSWAM di Sulawesi
  • SWAM International EXPO 
SWAM International 2016 adalah Puncak dari rangkaian acara SWAM, tahun ini akan bertempat di ICE BSD, Tangerang pada tanggal 2 – 4 Desember 2016. Dan bisa dipastikan, nih, Sobs, bahwa i-SWAM 2016 ini bukan sekedar acara seminar dan workshop biasa, lho, melainkan akan menjadi sebuah agenda spektakuler bertabur bintang (artis papan atas) yang juga berkecimpung di bidang estetika. Perdesti Global Medicom berkomitmen untuk tak hanya menggelar seminar dan workshop pada umumnya, melainkan sebuah seminar dan workshop yang akan menghadirkan para ahli bidang estetika terkemuka, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk mengupas tuntas dan membagikan ilmunya kepada lebih kurang 2000 dokter yang mendalami bidang estetika, sehingga sepulang dari agenda 3 hari ini, para partisipan/dokter itu tak hanya membawa sertifikat namun juga ter-upgrade ilmu dan skill-nya. Wow banget, ya?


international SWAM
Ki-Ka:
DR. Ahmed Al-Qahatani/Leader in Anti-Aging & Skincare;
DR. Teguh Taniwidjaja/Pioneer of Development Medical Aesthetic in Indonesia
Stefaneli MD, MBA/Plastic Surgery Expert from France;
Prof. DR. Michael Klentze, PHD/Chief Scientific &
Medical Officer (CSMO) of Tanyapura Integrative Health Center (TIHC);
DR. Jeong Hoon Suhk/Plastic Surgeon from Korea

Lalu, apakah agenda ini hanya untuk para dokter, Al?

Oh, No. Ya enggak, donk. Perdesti Global Medicom telah mengemas agenda spektakuler ini sedemikian rupa, lho, Sobs! Dikemas di dalam dua pilar utama, yaitu, seminar dan workshop di satu sisi, untuk para dokter itu, dan SWAM beauty expo di sisi lainnya. 


Nah, SWAM beauty Expo ini, dikemas dan dipersembahkan untuk kita-kita yang awam ini, lho. Jadi targetnya adalah untuk awam. So, bagi Sobats yang tertarik untuk menambah wawasan tentang layanan estetika, produk kecantikan maupun hal-hal terkait, monggo banget, lho, berkunjung dan involve di dalam rangkaian acara spektakuler SWAM Beauty Expo, ini. 

Emang ada apa aja, sih, di international SWAM itu nanti, Al?

Seperti yang udah aku ceritakan sekilas di atas, maka i-SWAM 2016 ini dilaksanakan dalam dua pillar nih, Sobs. Yang pertama adalah agenda Seminar dan Workshop untuk 2000 dokter yang ingin meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya dalam bidang estetika dan anti aging. Sementara pilar satunya lagi adalah SWAM Beauty Expo. 

Seminar dan Workshop i-SWAM 2016


Mengambil tema 'defeating aging', Perdesti Global Medicom menyediakan 2000 seats bagi para dokter untuk hadir dan mengikuti seminar serta workshop berkelas yang dirancang khusus dengan tema-tema terkini, dipaparkan langsung oleh para ahlinya baik yang datang dari dalam maupun luar negeri. Membahas tentang science behind aethetic medicine, yang akan secara interaktif dibarengi dengan sesi 'anatomy dissection' at once on the stage. Tak hanya itu, aneka topik terkait juga akan menjadi agenda spektakuler yang tentunya akan sayang sekali jika dilewatkan dengan begitu saja. 

Selain dari seminar dan workshop itu sendiri, pada pilar yang ini, PGM juga memberi space bagi para medis exhibitors untuk mengisi booth-booth, sehingga para partisipan/dokter ini bisa melihat, menambah pengetahuannya dan bahkan membeli peralatan medis/jasa layanan medis yang dipamerkan oleh exhibitors.

SWAM Beauty Expo 2016

i-SWAM 2016

Pilar yang satu ini pun tak kalah kece, Sobs! Dipersembahkan untuk masyarakat awam, yang melangkah ke arena pameran untuk menambah pengetahuannya akan kemajuan teknologi bidang estetika, sekaligus memuaskan rasa penasarannya akan aneka layanan estetika medis dan anti-aging terkini. 

Tak hanya itu, pada arena SWAM Beauty Expo ini juga tersedia aneka booth yang memamerkan dan menyediakan produk-produk kecantikan beserta asesorisnya, sehingga menjadi ajang yang tepat bagi masyarakat yang sedang mencari barang-barang kebutuhan tersebut. 

Selain dari pameran, pada pilar SWAM Beauty ini juga akan menghadirkan talkshow ber-narasumber para artis papan atas, yang bergerak di bidang estetika, untuk memberi aneka tips terkait tema kecantikan, atau bahkan membuka booth untuk memamerkan produk-produk mereka. Berbagai kompetisi seperti Zumba dance, Line dance, Traditional Make Up dan Fantasy Make Up competition dengan hadiah puluhan juta rupiah, juga digelar untuk memeriahkan agenda kece ini, Sobs! Wow! Keren banget, ya?

i-SWAM Competition
Aneka kompetisi yang diadakan di bagian SWAM Beauty Expo 2016
Tak heran, ya, Sobs. jika agenda akbar ini diyakini akan mendatangkan hingga 10 ribuan pengunjung dan akan menjadi ajang seru plus penuh informasi terkini seputar topik estetika dan anti aging, deh. Habis, acaranya memang kece badai, euy! 
Penasaran bagaimana kerennya acara ini nanti? Save the date and be there (ICE - BSD, Tangerang) on 2-4 December 2016, ya! Untuk visitors/pengunjung, tidak dipungut biaya alias FREE Ticket, lho!

Atau Sobats malah berminat untuk ikutan make up competition or dance competitionnya? Monggo banget untuk mendaftar ke panitia atau colek aku di @alaikaabdullah (telegram) or alaikaabdul@gmail.com, deh. Registration fee hanya IDR. 200 ribu, lho!

Bagi yang punya bisnis di bidang kecantikan/estetika, dan ingin ikutan pamerannya, monggo, boleh langsung hubungi panitia untuk tanya-tanya or booking boothnya ke alamat email ini secretariat@pt-pgm.com atau colek aku juga boleh banget, kok.

Or..., untuk Sobats yang berprofesi sebagai dokter dan berminat untuk ikutan seminar dan workshop ini (IDI Acreditation, lho), welcome banget, Sobs. Detail registration dan feenya bisa lihat langsung di www.swamexpo.com atau hubungi panitia di secretariat@pt-pgm.com.

Eh, btw, agenda acaranya/rundown acaranya mana, Al? 
Hm..., untuk agenda acara, see you on the next post, ya!

Informasi kece seputar i-SWAM 2016
Al, Bandung, 27 October 2016
Read More