My Virtual Corner
  • Home
  • Meet Me
  • Contact
  • Disclosure
  • SOUL
    • Mindset & Motivation
    • Self Love
    • Parenting
    • Puisi
  • BODY
    • Travel Tales
    • Wellness & Beauty
    • Lifestyle & Cullinary
  • BRAIN
    • Digital Literacy
    • Professional Tips
Rafting? Ow ow! Seru dan penuh tantangan dunk pastinya? Itulah yang selalu ada di benakku setiap kata 'rafting' disebutkan. Excited! Sayangnya, keinginan untuk bisa ikutan rafting plus aneka kegiatan petualangan di alam, yang sudah muncul sejak usia muda dulu *jiah* tak pernah terlaksana, gegara ibunda tersayang tak pernah merestui putri satu-satunya ini melakukan kegiatan2 yang berbau maskulin. Hadeuh! Poor me... :( . Eits, tapi kalo camping masih dibolehkan seh, panjat pohon kalo ga ketauan juga selalu berhasil kok. Hehe.

Barulah ketika sudah memiliki Intan, *catet; udah jadi emak-emak * aku berkesempatan untuk menaklukkan puncak gunung Sibayak, Brastagi, Sumut, bersama teman-teman sesama pengurus SPSI [Serikat Pekerja Seluruh Indonesia] saat mengikuti pelatihan di Brastagi. Acara perpisahan yang kami pilih sungguh tak tanggung-tanggung, mendaki gunung bo'! Langsung membuat adrenalinku menggelora. Dan yihaaaa, akhirnya aku berhasil menjejakkan kakiku di puncak gunung Sibayak yang tinggi menjulang itu. Alhamdulillah. Walo hanya berkesempatan satu kali, tapi sukses bikin bahagia. Beneran!

Selanjutnya, darah petualang ini begitu sering menggelegak, ingin dipuaskan, namun sayangnya, waktu, kesempatan dan uang *pastinya*, belum berpihak kepadaku, sehingga akhirnya, keinginan yang satu ini, terpendam damai di lubuk hati. Hingga kemudian, kesempatan ini pun mampir di depan mata. Untuk yang kesekian kalinya, Nchie Hanie dan si bos Dewaseo nge-bbm, mengundang untuk turut serta ikutan dalam acara Rafting Bareng Dewaseo. Asyik. Walo sempat tarik ulur, akhirnya, kesempatan kali ini tak lewat begitu saja.

Singkat cerita, setelah touring menuju Cileunca Group House, dan having fun malamnya [baca; barbeque dan begadang], pagi ini, sesudah sarapan pagi, kami pun ambil ancang-ancang, untuk menuju lokasi rafting, yang tak jauh dari villa. Ah iya, villa-villa cantik ini berupa house group, berlokasi di Kota Pengalengan, sekitar 45 km dari Kota Bandung. Etapi, sebelum benar-benar menuju lokasi, sudah pasti kita-kita pada narsis ria dulu donk di villa yang memang cantik, hijau dan alami dengan view indah ini. Ga tanggung-tanggung, motor si Bos Argun pun jadi korbannya. Lihat deh Sobs!






Puas ber-narsis ria, maka kami pun menuju lokasi, yang dimulai dari situ Cileunca yang merupakan sebuah situ buatan dengan luas lebih dari 14.000 m2, dikelilingi oleh hutan pinus, perkebunan teh serta kebun sayuran milik masyarakat, dan menjadi sumber utama air sungai Palayangan. Pada situ Cileunca ini, kami dilatih [diberi arahan] oleh rafting guard baru kemudian menuju sungai Palayangan, untuk memulai the real rafting adventure. Yeaaaayy!!

Sungai Palayangan, Pengalengan ini memiliki debit air yang stabil sepanjang tahun, memiliki pemandangan alam yang indah serta jarak tempuh yang cukup dekat sehingga menjadi nilai tambah bagi para wisatawan yang hanya ingin melakukan wisata arung jeram.  Sayangnya, pada saat kami ber-arungjeram ini, kemarau membuat debit airnya menurun sehingga jadinya kurang memacu adrenalin deh! :) Tingkat kesulitan yang dimiliki oleh sungai ini berada pada Class III-IV [pada skala I - IV], dengan lintasan pengarungan sepanjang 5 km dan gradien 30-60 derajat.

Dan...? Jangan ditanya bagaimana serunya petualangan yang aku dan teman-teman rasakan. Seruuuu! Walau sebenarnya sih, jujur nih, masih kurang heboh karena debit airnya yang sedang turun banget! Jadinya ga sempat bikin diriku menjerit histeris deh, padahal tuh, pengen banget bisa berteriak kaget, takut dan histeris, seperti harapannya si Bos Dewaseo, yang dari awal sempat bilang gini, aih, pengen lihat Mba Al nanti menjerit histeris ah!

Ternyata, enggak tuh! Eikeh mah enjoy dan happy-happy aja, malah excited banget saat perahu karet kami tersangkut dan harus melakukan gerakan goyang-goyang di dalam perahu, guna membebaskan si perahu dari ketersangkutannya. Begitu ada aba-aba 'goyang-goyang', maka kami pun [seluruh awak perahu karet] langsung bergoyang ria, heboh. Aku malah sampai meloncat-loncat bak anak kecil yang masa kecilnya kurang bahagia. Haha.

Eniwei baswei, petualangan berarung-jeram ini, sungguh bikin bahagia! I am happy! Pengen melakukannya lagi dan lagi.



Trims, Kang Argun dan Nchie Hanie untuk undangannya, semoga Dewaseo semakin sukses dan berjaya yaaa! Yuk, kapan kita rafting bareng lagi? Tapi maunya saat debit air sedang lumayan tinggi atuh, biar seruuu. :)

catatan ber-arungjeram di sungai Palayangan,
Al, Bandung, 7 Oktober 2014
Ini adalah kali ketiga aku diajak bergabung, melakukan touring ke Pengalengan dan outing bersama teman2 blogger Bandung plus rekan-rekan dari DewaSeo. Kalo ga salah sih, undangan pertama itu terjadi pada tahun lalu deh, dan terpaksa dilewatkan begitu saja, gegara diriku jatuh sakit. Sedih banget, apalagi ketika melihat foto-foto seru mereka saat touring dan ber-arungjeram ria di Sungai Palayangan. Hadeuh, iriiii banget! Tapi, teman-teman dari Dewaseo, terutama Nchie, menyabarkan. Tenang, Mba, masih ada kesempatan lagi nanti kok. Dan hatiku pun lega.... berharap kesempatan itu segera datang lagi.

Dan, kali kedua, kesempatan itu pun terpaksa dilewatkan [lagi] dengan begitu saja, gegera kali kedua itu, diriku harus tugas ke Medan. Hadeuh! Ih, sebel deh! Duh, jangan-jangan, memang aku ga ditakdirkan untuk bisa berarung jeram ya? lebaydotcom. Lagi dan lagi, aku iri menyaksikan foto-foto dan cerita penuh petualangan yang dituturkan teman-teman blogger di blog mereka masing-masing. Hm... giliranku kapan yaaa? :(



Hingga, sebulan lalu, Nchie ngabarin bahwa DewaSeo meng-agendakan untuk outing lagi di Cileunca House Group, sekalian barbeque-an plus rafting, sehari setelah Idul-Adha, yang adalah hari ini. Otomatis aku langsung mendaftarkan diri dunk! Bertekad bahwa kesempatan kali ini ga boleh lewat begitu saja. Harus bisa ikutan. Dan Alhamdulillah, setelah tarik ulur antara jadi dan tidak, gegara satu dan lain hal yang tiba-tiba saja menjadi penghalang, akhirnya, waktu dan kesempatan pun berpihak kepadaku. Asyiiik! Dan perjalananpun dimulai, diawali dengan foto bersama di markasnya Dewaseo tadi jelang siang, sekitaran pukul 11 siangan.



Perjalanan seru, santai dan fun ini memakan waktu sekitaran 1,5 jam [Bandung - Pengalengan] hingga kemudian kami pun sampai di tekapeh, yaitu sebuah area yang bernama Cileunca Group House, berupa villa-villa artistik, yang asri dan cantik! Rumput datar yang bersih, seakan memanggil kami untuk segera take action [berfoto narsis] dengan segala pose. Dan benar saja, sejenak setelah beristirahat, shalat zuhur, duduk-duduk, kami pun bergembira ria di lapangan rumputnya yang luas. Udara dingin dan sejuk Cileunca pun begitu mendukung kegiatan narsis kami. Jadi ga heran kan jika kemudian, beginilah aksi kami siang jelang sore ini....


Aksi narsis ini cukup menghasilkan [banyak foto] sih, tapi ga mungkin dunk dipamerkan semuanya di sini, bisa-bisa ntar Sobats pada iri trauma deh main ke sini, hehe. Jadi biarlah foto collage ini yang mewakili to show you how excited we are having this event yaaa. :)

Selanjutnya, usai Magriban, acara puncak hari ini pun dimulai, yaitu barbeque daging hasil qurban kemarin. Kan ceritanya di hari raya Idul Adha kemarin, anak-anak Dewaseo ber-qurban tuh, nah, sebagian dari jatah mereka tuh di bawa deh ke sini untuk bakar-bakaran sate. Dan, jadilah menu kami malam ini berupa nasi liwet, sate sapi, ikan asin dan si piring terbang jengkol bikinan ibu penjaga villa. Jengkol? Hihi, iya dunk, kan jengkol tuh makanan yang disukai banyak orang. Emang sih, baunya itu amit-amit, tapi rasanya itu lho! Ckckck..., sst!


Acara berikutnya setelah makan malam adalah kongkow-kongkow. Pastinya dunk! Kan tujuan ke sini ini juga untuk having fun kan? Jadi ga heran jika kemudian pada main kartu [jongkok], untungnya aku ga ikutan, hihi, kalo enggak, pasti diriku deh ituh yang akan kena hukum melulu. Soalnya diriku kan paling ga beruntung kalo udah main kartu, baik yang main 'cangkul' mau pun jenis lainnya.

Maka, aku pun melarikan diri ke laptop, kebetulan aku dan Nchie punya sedikit tugas yang harus dikerjakan tepat waktu di malam itu. So, kami pun tenggelam di dalam usaha meraih sinyal, yang herannya begitu malam tiba, si sinyal langsung menghilang. Untungnya ada koneksi dari si Kang Argun yang baik hati. Pak Bos Dewaseo ini pun dengan bijak menawarkan sharing/tethering dari hapenya. Alhamdulillah, akhirnya aku dan Nchie pun berjaya melaksanakan tugas, hingga tugas selesai kami malah tenggelam di dalam belantara dunia maya, sampai lupa untuk segera tidur. Ga nyadar, tau-tau aja waktu sudah bertengger di angka dua. Oh My God, bisa gaswat inih, sementara besok kan mau rafting, di mana dibutuhkan stamina yang segar dan prima. Pantesan si Kang Argun bolak balik mengingatkan untuk segera tidur.

Okd Pak Boss, baiklah, eikeh segera log out dan istirahat, yuk, cyin Nchie Hanie, kita tidur yuk! Well, Sobats tercinta, sekian dulu sharing ringan tentang perjalanan dan touring serta outing ini yaaa, besok lanjut ke acara rafting, yeaaay!! Jangan kuatir atuh, pasti reportasenya menyusul, segera. :)

Catatan perjalanan ke situ Cileunca, #Outing
Al, Bandung, 6 September 2014

Seneng deh berkunjung ke rumah si Mbah pagi ini. Disambut oleh Doodle yang keceh seperti ini. Aih, Mbah Google, kamu perhatian banget seh! Terharuuuu.... *Peluk cium si Mbah dalam angan virtual, seraya ngebayangin si Mbah adalah seorang kakek tampan berambut panjang ala pendekar kungfu dari negeri tirai bambu. 
Doodle on Hari Batik Nasional
Kulirik sudut kanan Macsy, icon kalendarnya menampilkan angka 2, bulan October 2014. Yup, hari ini adalah Hari Batik Nasional. *Langsung ubek-ubek lemari nyari gaun berbahan batik yang tersimpan rapi dan jarang dipakai.* Iya sih, sebenarnya [honestly nih], aku bukanlah penyuka batik, tapi beragamnya motif dan kreasi batik yang kini memenuhi nusantara, membuat rasa tidak suka tadi perlahan menjadi sukaaaaaa! Batik-batik keren itu sekarang ini sudah available dalam bentuk gaun yang modis dan trendy! Asyik...

Berbicara tentang hari penting, ternyata tanggal 2 October adalah merupakan hari yang penuh apresiasi bagi Indonesia lho! Iya donk, gimana enggak coba, Sobs, hari ke 275 [ke 276 untuk tahun kabisat] dari kalendar Masehi ini, ternyata oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai hari pengakuan bahwa Batik sebagai warisan budaya manusia untuk dunia, berasal dari Indonesia. Tuh, keren kan? Batik adalah warisan budaya manusia untuk dunia, dan dihasilkan/berasal dari Indonesia, bukan dari negara tetangga, baik tetangga dekat mau pun tetangga jauh! Hehe. 

Bangga? So pasti! Nenek moyang kita sudah bercita rasa seni tinggi toh? Terbukti. Duduk manis dengan cantingnya meneteskan nilam ke lembaran kain, dengan penuh kesabaran hasilkan sehelai demi sehelai kain cantik bernama batik, yang kemudian telah diakui dunia sebagai sebuah warisan budaya manusia berseni tinggi. Terus, kita? Untuk mengenakannya saja males? *Nunjuk diri sendiri yang sempat ga suka sama batik, duluuuu. Wekeke.... 
Sekarang ga lagi kok, eikeh mah cinta Batik atuh! Lihat nih....

Ini mah narsis atuh, bukannya pamerin batiknya, haha.

Selamat Hari Batik Nasional, Temans! Sudahkah berbatik hari ini? :)

catatan pengingat,
Al, Bandung, 2 October 2014

Eits, jangan ngeres apalagi parno dulu. Apalagi sampai ambil langkah seribu. Postingan ini ga akan ada hubungannya dengan dunia misteri kok. :) Postingan ini hadir tercetus oleh twit seorang sahabat yang menulis seperti ini;


Serius, membaca ini, aku langsung ngakak, dan ngebalas twitan Ferhat, dan langsung deh kami bersahutan seraya ngeguyonan.



Dan beneran, guyonan ini pun berkembang ke postingan. Iseng aja seh! Itung-itung nambah entry di My Virtual Corner khaaaan? Hehe.

Etapi, jika dipikir secara serius, quote iseng ini bukan tanpa muatan positif lho. Coba deh dipikir-pikir, Sobs! Apa yang dikatakan oleh quote ini, ada benarnya juga ya? Kalo menurut aku sih, muatan positif dari 'Jangan coba jadi Barbie kalau hati dan kelakuan masih seperti boneka santet' adalah bahwa, bersikaplah apa adanya. Jangan berlagak sok baik apalagi baiiiik banget jika semua itu hanya kamuflase dalam rangka mendapatkan sesuatu. Jika memang ingin memperlihatkan suatu kebaikan, terapkanlah kebaikan itu terlebih dahulu di dalam kehidupan kita sehari-hari dan bagikan bagi orang-orang di sekitar kita, Insyaallah, semua itu akan terlihat nyata dan jauh dari kepura-puraan.

Kalo menurut Sobats sendiri, quote di atas artinya gimana, Sobs? Yuk share opinimu di dalam kolom komentar yuk!

sekedar catatan, iseng
Al, Bandung, 1 Oktober 2014

Suatu pagi, dua hari lalu, aku dicegat oleh si Akang, ponakannya ibu kost.

"Teh, ini ada kiriman untuk Teteh, tapi kok cuma selembaran selembaran begini? Apa ini Teh?" tanya si Akang dengan polosnya seraya menyodorkan dua lembaran kertas tebal berwarna biru bergambar.

Awalnya sih aku juga ikutan bingung, karena biasanya nerima paket dalam kemasan, ga dalam bentuk selembar kertas seperti itu, tapi begitu meraih si kertas, olala..... Kartu Pos! Two pieces of postcard from Madagascar! Awesome!

Madagascar Postcard
Kartu Pos Pertama, tampilan depan
Madagascar Postcard
Kartu Post pertama, tampilan belakang
Postcard kedua, tampilan depan, unik ya?
Postcard kedua, tampilan belakang. 
Hayaaaa, thanks a lots for the postcards beh! Aih, akhirnya sampai juga, setelah perjalanannya yang jauh, dari Madagascar ke Bandung! Hehe. 

Penasaran akan siapa Haya, yang telah berbaik hati mengirim postcard dari negeri jauh ini? Yuk intip blognya di http://blog.hayanufus.com, wanita Aceh yang saat ini sedang berdomisili di Madagascar, mengikuti sang suami yang sedang bertugas di sana. Ingin dikirim kartu pos juga olehnya? Coba deh hubungi beliau dan berinteraksi langsung ya, tapi saya ga janji lho ya, bahwa akan diberikan seperti yang saya punya? Hehe.... *Eh, sombong.

Specially to cut adek Haya, makasih beurayeuk that untuk kartu pos jih beh, lagak-lagak that! Ingin lon kirim cit kartu pos dari nanggroe geutanyoe keu Madagascar, peu na meuheut? :)

Saleum, Alaika

senangnya terima kartu pos,
Al, Bandung, 28 September 2014


Panjat pohon? Ada yang suka melakukannya? Hehe.... anak kecil, pasti akan banyak yang menjawab suka jika pertanyaan ini diajukan kepadanya ya, Sobs? Itu juga hobbyku saat masih kecil dahulu. Eits, jangan salah, bahkan hingga usia remaja bahkan SMU, aku masih suka melakukan kegiatan ini, jika dan hanya jika menemukan pohon rindang yang enak untuk dibuat duduk bersantai. Tapi, di mana mendapatkan pohon rindang jika kita tinggal di sebuah perkotaan yang padat penduduknya? Huft, sulit donk. Makanya, setiap aku dan teman-teman satu geng, liburan ke kampung salah satu teman yang ada pohon rindangnya, maka kami pun tak menyia-nyiakan kesempatan uji nyali uji ketrampilan ini lho. Apalagi jika pohon itu adalah pohon buah-buahan yang sedang ranum buahnya. Asyik banget kan? Duduk di dahannya sambil ngerujak! Slurp! Jadi ngences deh mengingatnya. :D

Nah, pagi ini, tak di sangka, sebuah misi [misi? jiah, keren banget bahasanya] membawaku ke masa kecil tak terlupakan itu. Ditugaskan mencari beberapa buah guava untuk obat, yang 'harus dipetik sendiri' dari pohonnya, akhirnya justru mengantarkan diriku pada nostalgiaan ini. [Baca: Panjat pohon!]. Asyiiiik! Etapi, sedang asyik menjangkau si buah jambu/guava, angin yang lumayan kencang pun berhembus, rasanya gimanaaaa gitu! :D


Ga nyangka banget deh jika di usia yang telah lebih dari kepala empat ini masih terampil panjat pohon. Tapi kalo panjat tebing, ampyun..., ga kuku dweh!

Kalo akar pohon seperti ini, mah, gampil! Ya enggak, Sobs? 

Nah, Sobats sendiri masih berani ga manjat pohon? Hehe. 


Tiba-tiba berkesempatan untuk nostalgiaan masa kecil
Al, Bandung, 22 September 2014


Haji Mabrur, komunikasi teratur.

Minggu lalu, diajak menemani ibu mengunjungi Nyakwa [Uwak] yang akan berangkat Haji. Alhamdulillah, setelah menanti di dalam daftar antrian yang lumayan panjang, akhirnya beliau berhasil juga masuk dalam daftar calon jemaah Haji yang dapat diberangkatkan pada tahun ini. Tepatnya 15 September 2014 nanti. Puji syukur tentu tiada putus, dipersembahkannya bagi Sang Maha Kuasa, yang telah me’mampu’kannya untuk melangkah ke tanah Suci, menjawab panggilan Ilahi Rabbi. Kok kata mampu pakai tanda petik? ☺

Sengaja pakai tanda petik, karena sesungguhnya Allah Ta'ala hanya me'mampu'kan orang-orang yang dipanggil-Nya untuk berkunjung ke rumah-Nya, bukan memanggil orang-orang yang Mampu untuk berkunjung ke sana. 

Sebenarnya, jika melihat kondisi Nyakwa yang selalu saja sakit-sakitan [kumat darah tingginya], plus usianya yang telah menua, berat rasanya bagi keluarga untuk melepaskannya berangkat Haji tanpa didampingi oleh salah satu anaknya. Juga, dokter langganan, berpendapat sama. Kuatir jika perjalanan Haji malah akan membuat Nyakwa bertambah sakit. Namun, apa sih yang tidak mungkin jika Allah menghendaki? Berkat tekad kuat dan upaya tak kenal lelah yang dilakukan oleh Nyakwa, plus dukungan penuh dari anak-anak dan menantu, stamina Nyakwa beranjak stabil hingga kemudian dokter pun menyatakan bahwa Nyakwa layak dan Insyaallah akan mampu untuk melakukan perjalanan Haji. Alhamdulillah.

Berbagai persiapan pun terus dilakukan, baik persiapan mental, pendalaman manasik Haji hingga ke menjaga asupan makanan sehat pun terus diterapkan oleh Nyakwa, yang tentu saja didukung penuh oleh anak-anak serta menantu. Tak hanya itu, dari segi komunikasi, ternyata Bang Ali tidak kalah sigap. Dalam rangka mempertahankan kelancaran komunikasi agar tetap teratur dan terhubung, anak sulung Nyakwa ini telah mempersiapkan paket Indosat Haji untuk sang bunda.

"Biar Mamak tetap bisa berkomunikasi secara teratur dengan kita nanti, biar ga kangen! Apalagi Vina tuh, pasti akan sangat kehilangan kan saat berjauhan dari nenek tercinta?" Ujarnya seraya menerangkan tentang pilihannya terhadap paket Indosat Haji, yang menurutnya adalah provider yang menyediakan harga paling terjangkau dibanding para kompetitornya.

Program Indosat Haji 2014 adalah pemberlakuan tariff promo, khusus bagi Jama’ah Haji Indonesia yang menggunakan kartu Indosat selama menjalankan ibadah Haji di Arab Saudi. Bang Ali menjelaskan bahwa untuk tahun ini, Indosat menawarkan beberapa manfaat prima, yaitu GRATIS Terima Telpon di Arab Saudi Setiap Hari dan Bonus Isi Ulang 20.000 setiap melakukan isi ulang Rp. 100.000.


What? Pelanggan akan mendapatkan manfaat dari panggilan masuk secara otomatis bebas tanpa pendaftaran dan GRATIS 5 menit menerima telpon di Arab Saudi [*penelpon adalah pengguna nomer Indosat*] setiap hari. Ini mah spektakuler atuh! Secara, aku tuh sering banget mengalami pulsa tiba-tiba kesedot habis gegara tanpa sadar langsung menjawab/menerima panggilan telepon saat berada di luar negeri [kena roaming]. Hadewww, Indosat Program Haji keren ini mah!

Tak hanya itu ternyata, Sobs! Indosat masih memberikan bonus 20 K setelah isi pulsa 100 K lho! Jadi setiap isi ulang Rp. 100.000,- maka Jemaah Haji akan mendapatkan bonus isi ulang senilai 20 ribu rupiah, yang hanya bisa dipakai untuk bersms-an dan voice service selama di Arab Saudi. Wuih, jadi bisa saling sms-an atau calling-an  dengan rekan jemaah lain jika hilang jejak atau nyasar khan? Hehe. Walau masa berlaku bonus adalah 7 hari dari tanggal isi ulang, teteup aja ini membantu banget kan bagi para jemaah Haji? Oya, yang perlu dicatat nih, layanan ini hanya berlaku bagi pengguna Mentari dan IM3 [prepaid] lho yaaa! Jangan lupa, untuk cek bonus langsung aja tekan *122*501#

Indosat Program Haji 2014, ternyata juga memberikan kenyamanan bagi para penggunanya untuk calling customer care secara gratis dan menggunakan seluruh layanan Indosat tanpa harus setting terlebih dahulu. Nah, ini juga membantu banget pastinya. Kebayang donk gimana akan ribet dan menderitanya para orang tua-tua [apalagi yang gaptek] yang sedang butuh konsentrasi beribadah, eh malah disibukkan dengan acara setting-setting dulu untuk mengakses suatu layanan/services.

Baik aku mau pun ibu, manggut-manggut setuju mendengarkan penjelasan Bang Ali tentang kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh Indosat dalam program Indosat Program Haji 2014. Ga rugi deh eikeh sejak dulu mengandalkan provider yang satu ini. Sobats penasaran dengan manfaat lainnya dari program keren ini? Coba deh diakses info lengkapnya di www.indosat.com/haji dan mungkin bisa juga sharing program ini bagi sanak keluarga atau mantemans yang hendak ber-Haji agar komunikasi lancar teratur sehingga tenang dalam beribadah demi mencapai Haji yang mabrur.

Haji Mabrur, Komunikasi Teratur, coba deh gunakan Indosat!

Tiga hari lalu, kalo ga salah, aku sampai bikin status di BB seperti ini; "Kirain cuma di sinetron yang seperti ini, bahwa ada teman karib yang tega merebut pasangan/kekasih sahabatnya. Ealah, ternyata, dalam kehidupan nyata pun, banyak lho yang begini. #BaladaPagarMakanTanaman"

Aku ga main-main dengan status itu, dan langsung mendapatkan banyak sekali response dari teman-teman di BB yang membaca update status itu. Hihi....

"Mba Al, are you okay? What's up? Sing sabar yooo!"
"Hi, Al, what's up, dear? Hope every thing is gonna okay over there!"
"Al, kamu baik-baik saja? Ada apa? Ayo cerita ke mba..."
"Mba Al, siapa yang menyakiti hatimu? Tega bener, ayo, gebrak ajah!"

Dan berbagai komentar responded my status update tersebut. Hehe....
Aku sendiri, jadi kaget juga sih, ga menyangka jika secepat itu teman-teman meresponse. Jadi terharu dengan perhatian mereka. Thanks, guys, for your care and attention!

Sebenarnya, bukanlah aku yang sedang mengalami kisah pengkhianatan itu. Tapi tak berarti bahwa diriku tak pernah alami itu lho. Pernah kok! Dan sakit! Makanya, saat teman yang satu ini telepon dan curhat sambil bersimbah air mata [lagi dan lagi, setelah beberapa teman alami hal serupa, teman yang ini juga mengalami pengkhianatan cinta]. Duh, kenapa sih dunia ini selalu saja jadi keruh oleh cinta yang patah? Dan kenapa sih, kejadian-kejadian seperti di sinetron ini selalu saja terjadi di alam nyata?

Duhai sahabat karib, kenapa sih ga mencari sasaran yang lain saja? Mbok ya jangan mengambil/merampas apa yang sudah menjadi milik sahabat karibmu donk. Di luar sana kan masih banyak, kenapa juga harus merebut milik teman sendiri???

Huft, atau.... jangan-jangan sulit ya mencari sasaran baru, sehingga dengan gelap mata, main rampas saja milik orang lain, bahkan milik sahabat sendiri? Entahlah....
Aku bukanlah ahli menata hati, karena hatiku sendiri pernah retak oleh peristiwa yang serupa. Tapi ketika teman-teman memilih untuk berlari kepadaku dan mengadukan kisahnya, maka menyediakan telinga dan hati yang lapang dalam menampung keluh kesah mereka, adalah hal yang paling bisa kulakukan. Nasehat, apalagi jalan keluar, belum tentu mampu aku berikan. Namun ternyata, pelajaran menunjukkan bahwa sebenarnya bukanlah solusi instant yang mereka harapkan right after they shared us their story. Mereka HANYA butuh diDENGARkan. Dan itu yang selalu aku lalukan, walo terkadang, tanpa disadari, mungkin juga bermodalkan pengalaman juga banyaknya kisah yang sudah dituturkan, spontan terpikirkan beberapa saran untuk atasi hati yang perih dan gundah gulana.

Menurutku, jangan malu untuk menumpahkan air mata, karena bagaimana pun, menangis akan membantu ciptakan rasa lega. Ada beban yang ikut berkurang seiring mengalirnya air mata. Jadi, menangislah, tapi ingat, JANGAN TERLALU lama. Tetapkan batasan/limit, mau menangis berapa lama [3 hari? Seminggu? Tapi kalo bisa jangan lebih dari 2 Minggu lho yaaa!]. Sayangkan? Membuang air mata berlebihan untuk seseorang yang tak lagi berharga?

Ayo, siapa pun yang mengalami kisah seperti di sinetron [pasangan/suami/istri] direbut oleh sahabat karib, bangkitlah. Yakin deh, masih ada hari esok setelah suramnya hari ini. Yakinlah, esok masih kan bersinar. Jiaaah!



Yuk telusuri Selat Bosphorus yuk!


istanbul Selat Bosphorus
Sesaat sebelum naik ke kapal verry
Ki-ka: Adik ipar, Aku dan Ayah.
Hai.... hai.... hai!
Ini adalah lanjutan dari serial catatan perjalanan ke tiga negara, yang sempat terhenti beberapa waktu yang lalu. Well, setelah berkunjung ke Blue Mosque alias si Mesjid Biru, sekarang, yuk kita mengitari selat Bosphorus! Yeaaayy!

Hari masih pagi ketika kami dengan begitu bersemangat bersiap menuju Selat Bosphorus. Sebuah selat yang begitu melegenda, yang pernah diceritakan oleh ibu guru Sejarah waktu aku masih duduk di bangku SMP dahulu.

Ya, sebuah selat yang membelah Turkey menjadi dua bagian, dan menjadikan negeri unik ini disebut sebagai negara dua benua. Karena sebagiannya terletak di daratan Eropa, dan sebagiannya lagi terletak di bagian Asia.
Selain membelah Turkey menjadi dua bagian, selat ini juga menjadi penghubung antara dua lautan yaitu Laut Marmara dengan Laut Hitam. Panjang selat ini sekitar 30 km, dengan lebar maksimum sekitar 3.700 meter pada bagian utara dan minimum 750 meter antara Anadoluhisari dan Rumelihisari. Kedalaman selat ini bervariasi antara 36 - 124 meter. Tepian selat ini berpenduduk padat dengan salah satu kotanya yang ternama adalah Istanbul.

sumber
Dipisahkan oleh selat Bosphorus, tak berarti bahwa bagian Asia tak lagi bisa terhubung dengan bagian Eropah. Ada dua jembatan megah siap menghubungkan kedua bagian ini. Yang pertama adalah Jembatan Bosphorus, dengan panjang sekitar 1.074 meter dan yang kedua adalah Jembatan Fatih Sultan Mehmet dengan panjang sekitar 1.090 meter. Jembatan Bosphorus mulai beroperasi pada tahun 1973 [aih, udah lama banget ya, umur eikeh tiga tahun ituh! :D], sementara Jembatan Fatih Sultan Mehmet mulai beroperasi pada tahun 1988. Jarak antar keduanya adalah sekitar 5 km.

Yuk Telusuri Selat Bosphorus

Istanbul memang menyimpan begitu banyak daya tarik. Salah satunya yang diwanti-wanti oleh teman-teman Turkey-ku jika berkunjung ke sana adalah menyusuri Selat Bosphorus. Awalnya, sebelum menjejakkan kaki di kota keren ini, aku sempat bertanya di dalam hati, apa sih yang menarik dari selat ini? Pertanyaan yang langsung terlupa begitu aku melihat langsung keindahan dan kebersihan serta keapikan tata kota ini. Semua yang terlihat di mata ini, cantik! Ingin hati mencari sedikit cela, masak sih negera orang ga ada jeleknya? [Dalam hal keindahan dan tata kota lho yaaa], tapi ya gitu deh, semua tampil bersih, indah dan tertata. Bahkan hingga ke tiang listriknya, nampak cantik dengan pot bunga yang diikatkan ke pinggang si tiang, sehingga kembang yang bermekaran jatuh menjuntai, memperindah sang tiang. Duh, kalo di negeri kita dibuat seperti ini, pasti makin betah dan makin bangga deh dengan Indonesia. Tapinya..., sampah aja masih suka bertebaran sembarangan sih. Hiks.

Duduk manis sambil narsis di atas kapal Verry, menunggu keberangkatan.
Oya, harga tiket kapal verry ini adalah @10 lira, setara dengan 50 ribu rupiah. 


Bersama Ayah dan Adik ipar
Back to Selat Bosphorus, yang adalah salah satu primadona 'wajib' dikunjungi jika kita sedang main ke Istanbul. Untuk berwisata ke tempat ini, kita harus mendatangi dermaga Eminonu. Karena dipandu oleh adik yang belasan tahun berdiam di Istanbul, maka kami tentu saja tak menemui kendala untuk mencapai dermaga ini. Tadinya aku membayangkan berwisata di sini akan seperti ini; naik verry, menyeberang ke suatu tempat, singgah dan kembali. Ternyata tidak begitu lho, Sobs! Baru ngeh setelah dijelaskan oleh adikku, bahwa kita hanya akan mengitari selat dengan verry, yang dimulai dari dermaga dan berlayar menyusuri selat yang akan memperlihatkan pemandangan belahan Eropa, dan nanti saat berbalik, kita akan dihadapkan [berlayar] pada pemandangan sisi Asia.

Awalnya udah sempat ga excited sih. Kalo sekedar berlayar non-stop seperti itu, apa indahnya? Tapi kemudian, saat kami sudah di atas verry, dan pemandangan yang tersaji baik yang di atas verry mau pun yang di sisi selat, sungguh membuat mataku segar dweh, Sobs! Ga percaya? Lihat deh foto-foto ini. Amboiii..... :)

Kiri - Atas : Sebuah benteng yang aku lupa namanya, dekat jembatan Bosphorus,
Kanan Atas: Istana Dolmabahce yang megah Belahan Eropah
Kiri  - Bawah : Dolmabahce Mosque [sisi Eropah]
Kanan Bawah - Gedung-gedung keren di sisi selat, belahan Asia. 

So wonderful ya, Sobs? Keren bin keceh ini mah!


Atas: Istana Dolmabahce
Bawah: Hotel mewah 
Sungguh aduhai pemandangan sisi kiri dan kanan selat ya, Sobs? Satu setengah jam rasanya ga cukup untuk memuaskan mata menatap keelokan dan kebersihan yang tersaji di sisi kiri kanan selat ini. Ditambah pula dengan air lautnya yang begitu bersih. Bener-bener biru. Ckckckck. Subhanallah, negeri orang kok bisa begitu bersih yaa?
Betewei nih, coba deh pertajam fokus penglihatan Sobts, hihi, jika teramat jeli, Sobats pasti akan menemukan beberapa object yang 'sesuatu' deh. Haha.

Well, Sobats, ingin sih menambah foto-foto ciamik yang masih begitu banyak berhamburan di albumku, etapi..... entar jadi kepenuhan dweh! 
So, see you on the next post yaaa!

catatan perjalanan tiga negara,
Al, Bandung, 8 September 2014


Bagi Sobats blogger yang tergabung di dalam komunitas Kumpulan Emak Blogger alias KEB, tentu sudah mahfum [halah bahasanya ini lho!] bahwa ada sebuah acara keren bertajuk  KEB Halal Bi Halal, yang diadakan serentak di 6 kota yang ada di Indonesia. Yup, seperti yang aku ceritakan pada postingan kemarin, maka hari ini adalah hari H-nya. Treeeeeng! 

KEB Nyunda

Dilaksanakan di 6 kota, yaitu Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogya, Surabaya dan Denpasar, memberikan keleluasaan bagi tiap kota untuk menetapkan tema dan agenda acara. Bagi KEB Bandung sendiri, para emak sepakat untuk mengambil tema 'KEB Nyunda'. Keren khaaaan?
Yang namanya Nyunda, maka para emak pun sepakat untuk membawa makanan ala Sunda, camilan ala Sunda, bahkan berpakaian [dresscode] pun Nyunda, yaitu ber-KEBAYA. Tak hanya itu, untuk tempat penyelenggaraan acara, para emak lalu sepakat untuk melaksanakannya di sebuah taman! Yes, sebuah taman, dengan perhitungan bahwa alam terbuka nan sejuk ini, tentu akan memberi keleluasaan bagi anak-anak emak bermain, dan para emak pun santai dan bebas bergosip saling bersilaturrahmi dan do positive sharing. Taman Lalu Lintas yang juga dikenal sebagai Taman Ade Irma Suryani, yang terletak di jalan Belitung No. 1, Bandung pun kemudian terpilih sebagai tempat penyelenggaraan acara. 

Hari H


Kado berbungkus koran yang siap ditukarkan
Para panitia yaitu Efi, Tian dan Noniq [yang berhalangan hadir] plus para sepuh aku, Nchie Hanie dan Meti Medya, sepakat untuk sudah berada di tekape sekitar pukul 8.30 or paling lambat pukul 9 pagi. Tentunya untuk mempersiapkan lapak kavling tempat dan persiapan acara. Sayangnya, pagi harinya sekitar waktu shubuh, Mak Meti Medya justru mengabarkan sebuah berita duka, yaitu ga bisa hadir di acara halal bi halal ini, karena putra tercinta harus dirawat di Rumah Sakit. Hiks, jadi kurang seru deh rasanya, cyiiin! Namun, tentu saja the show must go on. Sembari berdoa agar si kaka [putranya Mak Meti] lekas pulih kembali, maka para panitia pun bersibuk-ria mempersiapkan keperluan di tekape. 

Tunggu punya tunggu, setelah jam karet yang lumayan melar [rencana acara mulai jam 10.00 wib, baru mulai jam 11.00 wib], akhirnya hadir juga sekitar 22 emak KEB Bandung, yang disambut hangat saling cipika cipiki antar satu sama lain, sembari mengumpulkan kado yang masing-masingnya telah dibungkus dengan lembaran koran, seperti yang disyaratkan. Oh ya, nominal nilai kado, tidak boleh melebihi angka 20 ribu rupiah. Beberapa emak juga bermurah hati membawakan camilan khas Sunda, yang sukses membuat semangat para emak merebak, dan semakin ceria bercengkrama serta ber-narsis ria. Hehe. 

Panitia, narsis sambil menanti para emak yang akan hadir

Ceria banget khan? Iya dunk, ngumpul sesama anggota KEB gitu lho!


Tak hanya itu, sambil menanti para emak yang belum hadir, Mak Dwi, yang piawai dalam hal fotografi, mulai takes action. Yaitu memotret satu demi satu para emak untuk dinilai dalam acara kontes foto ekspressif nantinya. Yes, selain dua acara talk show, nanti akan ada kontes foto ekspressif, di mana para emak akan difoto dengan gaya se-ekspressif mungkin dan dinilai. Wuih, seru! Siapa coba yang menolak difoto cantik oleh sang fotografer? Hehe.

Mak Dwi, sang fotografer, satu persatu emak diminta untuk berfoto ekspressif

Agenda Acara


Mak Vivera sedang sharing tentang
optimalisasi kamera ponsel
Namanya para emak, tentu mengharapkan acaranya dikemas santai, menarik dan bermanfaat dengan memberdayakan narasumber yang berasal dari emak dan untuk emak. Maka, hatur nuhun pisan untuk Mak Vivera Siregar yang telah berkenan berbagi ilmu keren yang dikuasainya, yaitu tentang bagaimana mengoptimalisasikan kamera hape. Wah, bagi kita yang senang fotografi yang juga adalah seorang blogger, tips-tips seperti ini sudah pasti sangat kita perlukan donk! 
Selain Mak Vivera, aku juga didaulat untuk berbagi sedikit tips tentang menulis dan menerbitkan buku, sebuah isu yang tentu saja menjadi hal menarik tersendiri bagi kita para blogger. :) 

Alaika, sharing tentang menulis dan menerbitkan buku
Keakraban yang tercipta di antara para emak, membuat waktu yang seperti berlari, semakin berlari. Tanya jawab yang begitu interaktif, berlangsung hangat, dan semakin meriah dengan pengumuman pemenang kontes foto ekspresif. Ketiga pemenang langsung sumringah, hingga lupa dengan oskestra biologis yang sejak tadi mulai bergemerincing di seputaran usus besar. Hehe. 

Keceriaan, kehangatan persahabatan yang terjalin, sungguh membuat waktu yang bergulir seakan tak terasa kecepatannya. Sangat cepat! Rasanya baru saja bertemu, eh sudah harus diakhiri. Namun, tentu tidak afdol rasanya jika belum diakhiri dengan doa khaaan?  Maka, Mak Novi Mudhakir pun didaulat untuk menutup acara dengan memanjatkan doa ke hadirat Allah SWT, diaminkan oleh para emak dengan khidmat. Acara selanjutnya adalah makan siang bersama, seraya menggelar kuis memperebutkan doorprise. 

Usai Acara ada yang leyeh2, ada yang yogaan, wekeke
Setelahnya, bagi yang ingin mengundurkan diri dipersilahkan meninggalkan tempat acara, sementara para emak lainnya, malah masih leyeh-leyeh di atas hamparan tikar yang membentang. Ada yang tiduran sambil online, eh malah ada yang ber-yoga ria. 

Daaaan.... tentu ada yang narsis habis bis bis!
Gokil pisan euy! Tak peduli pengunjung lainnya yang memenuhi taman, para emak dengan santai malah mengambil posisi pualing uenak! Dan begitu PW, jangan harap sudi untuk berpindah tempat. Mau gimana coba? Kalo sudah begini..., siapa berani nyuruh ini itu? Paling mau nurut, ya kalo yang disuruh adalah disuruh bergaya. Haha.

Nah, kalo sudah begini, mana mau disuruh pindah lagi? Hihi.
Narsis, dalam berbagai pose. :D
Waktu terus berlari, hari pun menjelang sore. No more option selain beranjak meninggalkan taman. Tapi, kebersamaan ini, rasanya sulit untuk dibiarkan berlalu. Apalagi ada Mak Vema yang jauh-jauh datang dari Jakarta. :)
Maka, kita pun sepakat untuk melanjutkan kebersamaan dengan hangout lagi di sebuah warung bakso. Yeay!!! Urusan perut dan isi perut lagih, hihi. Lupakan sejenak masalah berat badan, karena kebersamaan ini entah kapan lagi akan tercipta kan? :D 

Tapi, sebelum beranjak, rasanya ga komplit donk kalo ga berfoto dulu di icon Taman Lalu Lintas. So, here it is!


Nah, Sobats tercinta, gimana? Seru kan Kopdarnya Kumpulan Emak Blogger? Halal Bi Halalnya tetap terasa renyah walau bulan Syawal telah berlalu lho! Kehangatan dan keakraban yang tercipta, menorehkan kenangan indah di hati. Setuju? 

Reportase ala Alaika Abdullah,
untuk acara KEB Halal Bi Halal serentak di 6 kota,
Al, Bandung, 7 September 2014












Ga sengaja,  jemariku membuka sebuah pesan yang sudah lama dikirim oleh seorang sahabat.  Sebuah pesan yang persis broadcast message,  sehingga sejak dikirimkan hingga beberapa detik tadi, tak mampu menarik minatku untuk membacanya.  Males aja gituuu..
Lalu,  terbaring lelah dan agak meriang setelah beraktivitas seharian tadi, plus sedikit kesepian karena tiba-tiba saja aku menemukan diriku sendirian wae,  mulai nelangsa merayap di dada.  Kuraih Andro ke dalam genggaman,  dan jemariku tanpa dipandu malah langsung membuka chat room Whatsapp dari si sahabat.  Dan..... Dug!  Terpana...  Subhanallah... Kemana aku selama ini,  mendiamkan sebuah pesan berharga seperti ini? :

[Serial Motivasi Islami]

Semua masalah dan kesulitan sudah ada jawabannya di Al Quran :

➡Ketika kita mengeluh :
"Ah mana mungkin….."😁
✅Allah menjawab :
"Jika AKU menghendaki, cukup Ku berkata 'Jadi', maka jadilah" (QS. Yasin ; 82)

➡Ketika kita mengeluh : 
"Capek banget deeh…."😥
✅Alloh menjawab :
"…dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat." (QS.An- Naba :9)


➡Ketika kita mengeluh : 
"Berat banget yah, gak sanggup rasanya…"😣
✅Allah menjawab : 
"AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan." (QS. Al-Baqarah : 286)


➡Ketika kita mengeluh : "Stressss nih bingung"😖
✅Allah menjawab :
"Hanya dengan mengingatku hati akan menjadi tenang". (QS. Ar-Ra'd :28)

➡Ketika kita mengeluh : "Yaaaahh… ini mah semua bakal sia-sia.."😞
✅Allah menjawab :
"Siapa yg mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun niscaya ia akan melihat balasannya". (QS. Al- Zalzalah :7)


➡Ketika kita mengeluh :
"Gile aje....gue sendirian....gak ada seorangpun yang mau bantuin…" 😰
✅Allah menjawab :
"Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan untukmu". (QS. Al-Mukmin :60)

➡Ketika kita mengeluh :
" Duh..sedih banget deh gue…" 😭
✅Allah menjawab :
"La Tahzan,..Innallaha Ma'ana Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita:. (QS. At-Taubah :40)

➡Ketika kita mengeluh : "ampuuun kenapa sih susah amat nih kerjaan…" 😔
✅Allah menjawab : "sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan" (QS. Al-Insyirah;6-7)..

Soo... segeralah kembali kepadaNya.. Karena semua kebutuhan kita ada padaNya...

Muslim itu hanya punya 2 pilihan, yaitu jadi Muslim yg SEMANGAT atau LEBIH SEMANGAT..!!
Man Jadda wa Jada ..!!
Siapa yg BERSUNGGUH-SUNGGUH, maka Dia akan DAPAT apa yg diinginkannya..!!

Oh My God,  tetaplah bersamaku,  jangan menjauh ya Rabbi...  Hanya Engkau tempat kubersandar dan berlindung. 

Untuk sahabat baikku,  trim for share ya,  lihat?  I share it here as well for others, semoga menebar manfaat bagi yang berkunjung dan membacanya yaaa.  :)

Sekedar sharing, 

Sent from my smart andro, 
Al, Bandung,  6 September 2014

Sama sekali ga ada rencana untuk membuat postingan ini. Namun, kejadian tadi pagi dan response teman-teman terhadap status facebook yang aku update setelah 'kejadian' kecil itu, menggoda hati untuk menelurkan artikel ini. Yah, anggaplah ini sebuah postingan intermezo plus tips ringan yang mungkin bisa Sobats manfaatkan jika menghadapi hal yang sama.



Tadi pagi, sedang asyiknya meeting online dengan panitia KEB Halal Bi Halal untuk Kota Bandung, di sambi dengan meeting online lainnya, eh sebuah chatbox [juga di FB] terbuka. Tiada salam tiada sapa, sebuah gambar tak senonoh nampang menjijikkan di layar Macsy tercinta. Gambar sepotong [maaf] kemaluan laki-laki [milik si empunya akun atau malah jangan-jangan modal minjem punya orang lain?] nangkring. Halah! Basi bener modus beginian mah! 

Kututup chatbox itu, karena aku sedang fokus meeting dengan para panitia di chatbox lainnya. Yup, harus ditutup donk dari pada salah kamar nanti khaaan? Hehe. Kuselesaikan dulu obrolan dengan para panitia dan beberapa sahabat yang memang sedang aktif chatbox-nya, barulah kemudian aku kembali padanya. Kutelusuri histori percakapan yang pernah terjadi sebelumnya. Tidak banyak, hanya beberapa kali dan dalam bahasa yang sopan. Orangnya tidak aku kenal secara nyata, tapi dia berasal dari negeri ini bahkan satu provinsi denganku. Histori percakapan kami pun cukup santun dan standar. Tak ada yang salah. Tapi kenapa tiba-tiba dia sekarang malah seperti orang yang kalap begini? Kumulai kalimatku;

"Maaf, kamu ga salah chatroom?"
"Hai Kakak sayang, itu untukmu, semoga suka yaaa."

Aih, pede bener dan bener2 kurang ajar! Kutahan emosiku, sabar Al, sabar! 

"Hm, itu punya kamu? Not bad lah, tapi akan jauuuuuuh lebih baik jika kamu segera upayakan untuk memperbesarnya deh! Sebentar ya, aku coba googling recommendation toys or medicine yang mungkin bisa kamu pakai untuk memperbesar 'senjata' kamu itu. Tinggalkan alamat email kamu biar aku kirim via email linknya nanti, karena aku akan unfriend dan blokir kamu dari FBku. Ok?" Tak lupa kusertakan sebuah icon senyum manis untuknya.

Dan.... lama dia tak menjawab. Kubiarkan beberapa menit sembari melanjutkan komunikasiku dengan teman-teman lainnya. Tak ada response lagi darinya, dan aku pun lakukan dua langkah, unfriend dan blokir! Tak perlu meladeni hal-hal seperti ini dengan bersitegang urat leher, apalagi sampai menguras waktu dan pikiran, masih banyak hal-hal positif yang bisa kita lakukan daripada meladeni banyolan basi seperti ini, bukan begitu, Sobs?

Lalu, apa yang Sobats lakukan ketika berhadapan dengan hal-hal serupa? Yuk share di kolom komentar yuk!

Sekedar sharing,
Al, Bandung, 5 September 2014




Tak dapat dipungkiri bahwa isu tentang pelecehan dan kekerasan/kekejian seksual pada anak semakin merebak, aneka berita terkait hal ini menghiasi headline media, baik massa, online/sosial, layar kaca hingga ke obrolan dari mulut ke mulut di dalam lingkungan masyarakat. Topik ini pula yang telah dengan sukses membuat hati para orang tua ketar ketir, menguatirkan keselamatan putra putri tercinta, yang sedang berada di sekolah, di lingkungan bermain atau bahkan dalam pengasuhan para pengasuh. Isu dan kejadian-kejadian yang telah terjadi, sukses pula membuat hati orang tua tak lagi tentram, karena fakta telah memperlihatkan bahwa para pelaku pelecehan seksual ini bahkan bisa berasal dari lingkungan terdekat.  Seyeeem yak?

Beranjak dari kenyataan ini pula, berbagai yayasan atau kelompok sosial, baik yang berupa kumpulan para orang tua, yayasan sosial lainnya, bahkan perorangan yang peduli akan gentingnya isu ini, berusaha keras untuk menekan peningkatan tindakan pelecehan seksual terhadap anak. Berbagai upaya pun dilakukan, seperti upaya 'pembekalan' [capacity building] bagi anak agar memiliki kemampuan, ketrampilan dan keberanian untuk menolak perlakuan tidak menyenangkan yang dialaminya serta berani melaporkannya kepada pihak yang berwenang [orang tua, guru, atau pihak berwenang lainnya].

Capacity building bagi anak, agar si anak aware akan apa yang harus mereka lakukan dalam rangka melindungi diri mereka sendiri, serta tindakan apa yang harus mereka lakukan ketika tertimpa pelecehan/kekerasan seksual, adalah suatu keniscayaan yang tak dapat ditunda lagi. Sudah saatnya kita dengan lebih serius, melakukan gerakan bersama, bahu membahu dalam membekali ilmu pengetahuan bagi anak-anak kita, juga tentu saja bagi para orang tua, dalam rangka melawan terjadinya pelecehan/kekerasan seksual terhadap anak.

Kumpulan Emak Blogger, sebagai salah satu komunitas yang beranggotakan para ibu [emak] dan emak wannabe, saat ini, melalui unsur Srikandi Bloggernya, sedang meluncurkan sebuah program bertajuk #KEBAgentOfChange dengan tema Tolak Kekerasan Seksual Terhadap Anak melalui Pengetahuan, dalam rangka berpartisipasi menekan peningkatan grafik kekerasan seksual terhadap anak. Melalui ebook yang diluncurkan ini, diharapkan masyarakat luas pada umumnya dan para ibu/orang tua pada khususnya, akan mendapatkan tambahan pengetahuan dan wawasan tentang pelecehan/kekerasan seksual pada anak, bagaimana cara menghindarkan/melindungi si anak dari kemungkinan tertimpa musibah ini, bagaimana cara meminimalisir resiko/efek yang ditimbulkan pada anak yang tertimpa kejadian ini.

Di dalam buku ini, para penulis yang merupakan anggota Kumpulan Emak Blogger, berusaha memberikan masukan bagi para pembacanya, agar aware tentang bagaimana mengajarkan pendidikan seks pada anak-anak di usia dini, remaja hingga yang telah beranjak dewasa. Masukan-masukan ini dibahas dengan gamblang dan berbahasa sederhana, sehingga memudahkan para pembaca, yang bahkan berasal dari kaum awam sekali pun, untuk dapat memahaminya dengan mudah.

Melalui program #KEBAgenOfChange ini, KEB mengharapkan dapat turut berpartisipasi di dalam menyelamatkan anak-anak negeri ini dari pelecehan/kekerasan seksual, sehingga kelak kita berharap akan semakin banyak anak-anak brilliant sebagai penerus generasi bangsa. Ebook sederhana itu, tidak diperjual-belikan, melainkan dibagi secara gratis bagi para anggota Kumpulan Emak Blogger. Ebook ini juga dapat disebarluaskan kepada masyarakat luas, demi pembekalan pengetahuan dalam rangka melawan tindakan pelecehan/kekerasan seksual terhadap anak, tentunya dengan meminta ijin terlebih dahulu kepada Kumpulan Emak Blogger.

Berminat untuk mendapatkan ebook ini? Silahkan meninggalkan komentar pada kolom komentar untuk informasi download ebook 'Kekerasan Seksual Pada Anak, Lawan dengan Kekerasan', atau dapat menghubungi admin Kumpulan Emak Blogger pada web ini.


Mari selamatkan anak-anak kita dari tindak pelecehan dan kekerasan seksual, dengan membekali ilmu pengetahuan terkait sehingga mereka mampu bersikap asertif. Yuk bantu mereka untuk mampu dan berani mengungkapkan perasaannya dengan tepat lewat ungkapan maupun sikapnya. Ketika dia merasa tidak nyaman, dia akan berani menolak perlakuan yang diterimanya, atau tau persis kemana harus melaporkannya. Mari bekali anak-anak kita pengetahuan tentang informasi terkait dengan apa itu kekerasan [seksual], bagaimana bentuknya dan harus melapor ke siapa jika tindakan itu terjadi. Yuk, saling bahu membahu melawan tindak pelecehan/kekerasan seksual terhadap anak, dimulai dari lingkungan terdekat!

KEB Agent Of Change, Kumpulan Emak Blogger
Al, Bandung, 3 September 2014
Newer Posts Older Posts Home

Author

I am a chemical engineer who is in love in humanity work, content creation, and women empowerment.

SUBSCRIBE & FOLLOW

Speaker

Speaker
I love to talk/share about Digital Literacy, Social Media Management, Content Creation, Personal Branding, Mindset Transformation

1st Winner

1st Winner
Click the picture to read more about this.

1st Winner

1st Winner
Pemenang Utama Blog Competition yang diselenggarakan oleh Falcon Pictures. Click the picture to read more about this.

1st Winner

1st Winner
Blogging Competition yang diselenggarakan oleh Balitbang PUPR

Podcast Winner

Podcast Winner
Pemenang Pilihan Dewan Juri - Podcast Hari Kemerdekaan RI ke 75 by KOMINFO

Winner

Winner
Lomba Menulis Tentang Kebencanaan 2014 - Diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh

Winner

Winner
Juara Berbagai Blogging Competition

Featured Post

Yuk telusuri Selat Bosphorus yuk!

Yuk telusuri Selat Bosphorus yuk! Sesaat sebelum naik ke kapal verry Ki-ka: Adik ipar, Aku dan Ayah. Hai.... hai.... hai! In...

POPULAR POSTS

  • Manusia Pertama, Manusia Purba atau Nabi Adam ya?
  • Perempuan hebat edisi: “Bapak” sedang Keluar Kota
  • It's Me!
  • Cara Membuat Stiker Sendiri di Telegram
  • Laksamana Malahayati, Kartini Lain sebelum Kartini
  • Solusi Jitu Hilangkan Kantung Mata
  • Henpon Warisan
  • Petualangan Gaib
  • Janda. Emang Kenapa?
  • Penculikan tragis nan romantis

Categories

  • about me 1
  • advertorial 10
  • awards 19
  • banner 1
  • Beauty Corner 28
  • belarus 5
  • bisnis 1
  • Blog Review 2
  • blogger perempuan 1
  • blogging tips 8
  • Bocil Berbulu 2
  • body 6
  • Budaya 1
  • Catatan 8
  • catatan spesial 13
  • catatan. 53
  • catatan. task 20
  • culinary 5
  • curahan hati 2
  • daftar isi blog 1
  • dailycolor 1
  • DF Clinic 11
  • disclosure 1
  • edisi duo 5
  • email post 10
  • embun pagi 1
  • episode kehidupan 1
  • event 1
  • fashion 3
  • financial 1
  • giveaway 44
  • Gratitude 6
  • Healthy-Life 15
  • info 26
  • innerbeauty 2
  • iran 4
  • joke 4
  • Kenangan 7
  • kenangan masa kecil 3
  • kenangan terindah 11
  • keseharianku 2
  • kisah 14
  • kisah jenaka 7
  • kompetisi blog 1
  • komunitas 2
  • KopDar 8
  • Korea 1
  • kuliner 7
  • Lawan TB 2
  • lesson learnt 6
  • lifestyle 2
  • lineation 20
  • lingkungan 1
  • Literasi Digital 5
  • motivation 9
  • museum tsunami aceh 1
  • order 1
  • oriflameku 2
  • parenting 4
  • perempuan tangguh 4
  • perjalanan tiga negara 1
  • petualangan gaib 6
  • picture 5
  • Profile 13
  • puisi 8
  • reflection 3
  • renungan 24
  • reportase 24
  • resensi 2
  • review 39
  • review aplikasi 1
  • rupa 1
  • Sahabat JKN 2
  • sakit 1
  • sea of life 17
  • sejarah 4
  • Sekedar 1
  • sekedar coretan 76
  • sekedar info 23
  • self love 14
  • selingan semusim 9
  • seri BRR 3
  • snack asyik 1
  • soul 2
  • Srikandi Blogger 2
  • Srikandi Blogger 2013 7
  • Srikandi Blogger 2014 4
  • SWAM 1
  • task 41
  • tentang Intan 31
  • Test 1
  • testimoni 8
  • Tips 55
  • tradisi 1
  • tragedy 1
  • traveling 60
  • true story 7
  • tsunami 9
  • turkey 9
  • tutorial 7
  • visa 1
  • wisata tsunami 2

Followers


Blog Archive

  • May (1)
  • December (1)
  • October (1)
  • March (1)
  • August (2)
  • May (1)
  • April (2)
  • March (6)
  • February (3)
  • January (1)
  • December (1)
  • November (5)
  • October (4)
  • September (3)
  • August (5)
  • July (3)
  • April (1)
  • January (1)
  • December (2)
  • November (1)
  • October (1)
  • September (1)
  • June (1)
  • February (1)
  • December (1)
  • September (2)
  • August (2)
  • June (1)
  • March (1)
  • February (1)
  • December (5)
  • September (2)
  • August (3)
  • July (1)
  • May (3)
  • April (2)
  • March (1)
  • February (1)
  • January (7)
  • December (1)
  • November (5)
  • September (3)
  • August (1)
  • July (4)
  • June (1)
  • May (1)
  • April (3)
  • March (6)
  • February (5)
  • January (7)
  • December (8)
  • November (4)
  • October (12)
  • September (4)
  • August (3)
  • July (2)
  • June (5)
  • May (5)
  • April (1)
  • March (5)
  • February (4)
  • January (6)
  • December (5)
  • November (4)
  • October (8)
  • September (5)
  • August (6)
  • July (3)
  • June (7)
  • May (6)
  • April (7)
  • March (4)
  • February (4)
  • January (16)
  • December (10)
  • November (10)
  • October (3)
  • September (2)
  • August (5)
  • July (7)
  • June (2)
  • May (8)
  • April (8)
  • March (8)
  • February (7)
  • January (9)
  • December (10)
  • November (6)
  • October (11)
  • September (12)
  • August (4)
  • July (9)
  • June (4)
  • May (1)
  • April (12)
  • March (25)
  • February (28)
  • January (30)
  • December (8)
  • November (3)
  • October (1)
  • September (12)
  • August (10)
  • July (5)
  • June (13)
  • May (12)
  • April (19)
  • March (15)
  • February (16)
  • January (8)
  • December (13)
  • November (16)
  • October (23)
  • September (19)
  • August (14)
  • July (22)
  • June (17)
  • May (17)
  • April (19)
  • March (21)
  • February (27)
  • January (17)
  • December (23)
  • November (20)
  • October (16)
  • September (5)
  • August (2)
  • March (1)
  • December (2)
  • April (1)
  • March (1)
  • February (6)
  • January (1)
  • December (1)
  • November (4)
  • September (4)
  • August (1)
  • July (8)
  • June (16)

Oddthemes

Flickr Images

Copyright © My Virtual Corner. Designed by OddThemes