Menu
/
gambar hasil corat coret mas Stupid Monkey


Di suatu ketika, kala Aceh masih dicekam konflik. Ruang rapat yang dipimpin oleh seorang perempuan berumur 48 tahunan, diketuk dengan keras pintunya. 
Peserta rapat terdiam, begitu juga dengan sang ibu yang terdiam seketika mendengar nada ketukan pintu yang terkesan tidak ramah dan sungguh lain dari biasanya.
Sikap low profile yang dimilikinya menuntun langkahnya mendekati pintu, membukanya dan dengan santun mencoba menyapa.
“Ya pak, ada yang bisa dibantu?” sapanya dalam bahasa Aceh, melihat sang tamu yang kemungkinan besar adalah anggota gerakan separatis.
“Kami mencari Kepala Kantor ini!” jelas sang tamu dengan nada tegas dan arogan.
“Oh, Bapak sedang keluar kota… ada yang bisa dibantu?” tanyanya masih dengan nada santun.
Peserta rapat di dalam mendengarkan dengan getir. Suasana mencekam. Di masa itu, terlalu sering terjadi gangguan di segala sector. Para oknum bergerak bebas sesuka hati melancarkan gangguan, penuh keberanian. Biasanya mereka datang untuk mengambil ‘pajak nanggroe/pajak negeri’ yang tentu saja kantor-kantor yang didatanginya itu tidak menyediakan alokasi anggaran untuk itu. 
Sehingga mau tak mau, pihak yang dikunjungi selalu berada dalam situasi yang mencekam. Takut akan kebrutalan mereka di luar kantor, sebagai buntut dari tidak terpenuhinya permintaan mereka ketika ‘menagih ke kantor’.
“Kami ingin bertemu langsung dengannya, kapan dia pulang?”
“Bapak baru pulang minggu depan pak..” masih lembut dan santun suaranya. Sungguh si ibu adalah seorang yang bijak dan tau bagaimana harus bersikap.
Ketiga tamu tak diundang itupun meninggalkan ruang rapat tanpa pamit. Peserta rapat dan sang ibu menarik napas lega. Alhamdulillah, setidaknya musibah untuk hari ini telah berlalu. Tinggal menyusun strategi bagaimana menghadapi serangan yang sama di minggu depannya. Pasti mereka akan kembali untuk menemui ‘Bapak’ Kepala Kantor.
Para peserta rapat berdecak kagum menatap ibu pemimpin rapat. Sang pahlawan yang tak lain adalah Kepala Kantor yang dimaksud. Ya, beliau adalah tampuk pimpinan di kantor pemerintahan ini. Anak buahnya tak akan habis kekaguman mereka akan kiprah dan sepak terjang sang pimpinan ini dalam mewujudkan program-program yang telah dicanangkan.
Namanya Arsyiah Arsyad, akrabnya dipanggil bu Ar, terlahir sebagai perempuan Aceh sejati. Berbekal ijazah sarjana Teknik Kimia dan master di bidang Management, kloplah bekalnya untuk mengukir kiprahnya di dunia kepegawai-negerian di negeri ini. Tercatat bahwa beliau pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Kepala BPDE dan terakhir sebagai Kepala Bapedalda Aceh.

Saat tsunami menghadang, ibu yang juga merupakan korban tsunami dimana rumahnya luluh lantak oleh terjangan gelombang maut ini, justru disibukkan oleh kinerja/upaya memberikan bantuan bagi para korban bencana. Beliau yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, Aceh, bahu membahu dengan dinas-dinas lainnya dan lembaga internasional, mengkoordinir aneka stakeholder dalam membantu the recovery of Aceh community and environment, yang nyata-nyata saat itu telah lumpuh dan luluh lantak.
Sebuah NGO besar asal Jerman, kemudian meminang ibu hebat ini untuk bergabung secara professional dengan mereka, bekerja keras memulihkan lingkungan yang telah porak poranda. Tentu saja pinangan ini disambut baik oleh bu Ar, yang saat itu posisinya telah digantikan oleh penggantinya yang lain. (Biasalah, dunia pemerintahan, mutasi dan rotasi adalah hal yang lazim toh?)
Tak sia-sia NGO asal Jerman ini merangkul bu Ar, terbukti dengan pencapaian-pencapaian luar biasa oleh kehebatan networking dengan tingkat pusat yang telah lama dibangunnya sejak beliau merintis karier di dunia pemerintahan, membuat berbagai project yang digelar NGO asal Jerman ini ibarat gayung yang bersambut. Lancar jaya.

Begitu banyak kontribusi yang telah diberikan oleh perempuan Aceh yang satu ini, baik bagi daerah, lingkungan tempat tinggalnya, dan masyarakat Aceh, terutama paska tsunami, dalam rangka membangun Aceh yang lebih baik (Build back better Aceh). Pengaruh positif ini juga tak pelak telah mempengaruhiku, Begitu banyak pelajaran berharga, yang telah diberikan oleh sosok istimewa ini, dalam peningkatan kapasitasku untuk mampu berkecimpung secara professional, baik di lingkungan national maupun international.
Perkenalan pertamaku dengan Bu Ar adalah ketika beliau dengan gigih meyakinkan bosku akan proposal bantuan dukungan dana untuk project rehab rekon paska tsunami. Tertangkap jelas kesan tangguh, gigih dan berkarakter kuat dalam gerak geriknya ketika menjelaskan uraian proposalnya.


Ternyata aku memang tidak salah menduga, bu Ar memang hebat. Tangguh dan tak kenal menyerah. Tiga tahun lebih aku (mewakili kantorku) bekerja sama dengannya. Professional dan cerdas. Walau tampilannya jauh dari feminine, tapi sisi keibuannya lebih dari seorang wanita kemayu sekalipun.

Bepergian dalam tugas berdua adalah hal yang sudah seringkali kami lakukan. Dan terasa sekali jika beliau begitu menghargai dan menyayangiku. Yang paling berkesan bagiku adalah ketika beliau memperjuangkan aku pada bosku agar aku dapat mendampingi beliau mengikuti acara kongres dunia yang digelar oleh International Solid Waste Association di Singapore, November 2008.
Bosku jelas-jelas tidak mengijinkan aku untuk ikut, karena ada masalah lain yang harus aku tangani di kantor pusat. Walau aku ditugaskan sebagai technical advisor dan berkantor di kantornya bu Ar, tapi tentu saja sewaktu-waktu aku dapat ditarik untuk membantu di kantor pusat. Namun Ibu Arsyiah kala itu, begitu ingin aku mendampingi beliau ke Singapore.
Perjuangan gigih bu Ar berhasil meluluhkan hati bosku, dan akhirnya aku berhasil digeret bu Ar terbang ke Singapore. Bukan untuk senang-senang (saja) sobs, karena jelas, aku harus membantu dan memperkuat bu Ar dalam presentasinya disana nanti.


Perempuan yang satu ini memang sungguh hebat, setidaknya dimata kami, orang-orang yang mengenalnya, khususnya di mataku, yang sekian lama selalu saling berdampingan. Saling menghargai, saling mengisi dan saling mempengaruhi. J

Sobats….,



Menuliskan kisah ini, membuatku menitikkan air mata. Membuat kerinduan ini tiba-tiba menyeruak dan menyesakkan dada. Kuusap lembut fotomu ibu…., teriring doa di relung hati, 

Ya Allah Yang Maha Penyayang,
limpahilah kasih sayangMu
kepada
almarhumah bu Aryiah Arsyad ya Allah.
lapangkan tempat peristirahatannya …
beri beliau tempat yang layak disisiMu..
Amien Ya Rabbal Alamin..

Terima kasih atas segala kontribusimu Bu Ar… yang telah dengan tangguh turut serta membangun kembali Aceh yang porak poranda…. Yang telah memberiku pengaruh positif demi pengembangan kapasitas diri…. Terima kasih…
Istirahatlah dalam damai, semoga Allah senantiasa merangkul ibu dalam keteduhanNya… Amin.


92 comments:

  1. pertamaxx dulu, amanin posisi
    #ngaruh gak sih pertamaxxx, hihihi :D

    ReplyDelete
  2. horee keduax akuu... setelah stupid :)

    ReplyDelete
  3. wah inilah kartini baru, salut untuk perjuaan si ibu.. ankat topi saya.

    ReplyDelete
  4. wah sayang, aku baca alenia terakhir tenyata ia sudah meninggal toh. emmmm... kapan ya kita punya orang seperti beliau kembali?

    ReplyDelete
  5. Ini bukan kali pertama membaca kisah Bu Ar di sini, tapi selalunya semburat keharuan menguasai hati dan pikiran saya.
    semoga almarhumah damai di sana ya mbak

    ReplyDelete
  6. Innalillahi wa inna ilaihi rojiunnn...

    Turut berduka untuk sang ibu teladan, bu Ar...Mdh2an ia diterima di tempat yang layak dan terbaik di sisiNya...amin!

    Aku turut sedih mbak, sosok yang mbak kagumi telah berpulang, tapi aku yakin, perjuangan dan pengorbanannya selama ini pasti membuahkan hasil, salah satunya mbak Alaika..

    ReplyDelete
  7. pagi mbak! artikel ini memberikan inspirasi buat saya untuk memberikan sebuah link yang paling saya sukai/senangi. sebuah lagu yg setiap waktu saya dgrkan. sebuah ucapan terimakasih untuk seorang perempuan hebat. DISINI
    semoga berkenan!

    ReplyDelete
  8. MasyaAllah...
    sosok ibu yang menginspirasi :D
    nice, mbak Al :x

    ReplyDelete
  9. Sungguh sosok seorang perempuan hebat.. dan perjuangan dan pengorbanannya tidak sia-sia. Smoga beliau mendpt tempat terbaik di sisi Allah swt

    ReplyDelete
  10. Ulasan BU Ar kedua yg aku baca, spirit dan tauladannya tak akan mati, INsyaAllah dan smoga menjadi sumber pahala buat Almarhum BU Ar..

    ReplyDelete
  11. Saluto! Itulah spirit idol! Kisahnya ttp ngasih semangat ke kita, walo orangnya udah gak ada... *srufff

    ReplyDelete
  12. Semoga diterima amal ibadahnya dan diampuni semua dosanya Bu Ar ya Mbak :)

    ReplyDelete
  13. Innalillahi. Ternyata sudah meninggal.. :(

    ReplyDelete
  14. orang memang suka gitu
    maunya ketemu pimpinan langsung
    padahal banyak tugas yang sudah didelegasikan ke bawahan
    tapi banyak aja yang ga percaya dan kayaknya ga puas kalo ga ketemu bos langsung

    ReplyDelete
  15. wow wow wow speechless
    gila banget dah pengorbanannyaa
    huwaaa kapan semua diindonesia berdominan semua T.T

    ReplyDelete
  16. begitu beranai dan berjasa ya.semoga selalu mendapatkan tempat terbaik di Sisi Allah SWT

    ReplyDelete
  17. Aamiin ya rabb. Semoga kiprah beliau senantiasa menginspirasi wanita2 Indonesia.

    Dan semoga menang buat mbak alaika :D

    ReplyDelete
  18. Seseorang yang sangat menginspirasi yaa mbak, walau sudah tidakada di dunia

    ReplyDelete
  19. aku terharu mbak baca sepenggal doanya. :(

    ReplyDelete
  20. Semoga Allah menempatkan Bu Ar ditempat yang mulia ya mbak. Amin..

    ReplyDelete
  21. @cah_kesesi_ayutea
    hihi... pasti belum tidur donk tadi malam tuh ya... jadi bisa keduax.... :)

    ReplyDelete
  22. @cerita anak kost
    sungguh hebat beliau yaaa...., dimata saya dia bukan Kartini, tapi lebih Cut Nyak Dhien dan Laksamana Malahayati..... pejuang tangguh di masanya.

    ReplyDelete
  23. @nice ppt
    semoga akan banyak lagi terlahir perempuan-perempuan tangguh bagi kemajuan negeri ini yaaa.... :)

    ReplyDelete
  24. @nice ppt
    semoga akan banyak lagi terlahir perempuan-perempuan tangguh bagi kemajuan negeri ini yaaa.... :)

    ReplyDelete
  25. @nicamperenique
    Amiiin mba.... trims atas doanya...
    menulis kisah tentangnya pun, selalu membersitkan keharuan, kerinduan dan kebanggaan akan dirinya....

    ReplyDelete
  26. @Mayya

    Amiin YRA....
    makasih atas doanya mba Mayya...

    semoga akan lahir dan tumbuh perempuan2 hebat lainnya bagi kemajuan negeri ini ya mba....

    ReplyDelete
  27. @Bung Penho

    Bung Penho.... makasih banget atas persembahan lagunya.... menyentuh dan tepat sekali.... trims again. Sangat berarti dan membuatku menitikkan air mata....

    ReplyDelete
  28. @covalimawati

    amiiin mba..... amin YRA...., makasih atas doanya... :)

    ReplyDelete
  29. @Ririe Khayan
    trims atas perhatian dan doanya Rie... Amin.. semoga segala sumbangsih nya bagi negeri ini menjadi sumber pahala baginya... amin.

    ReplyDelete
  30. @eksak
    bener banget sob! Salut deh untuk ibu yang satu ini....

    ReplyDelete
  31. @Rawins
    hehehe... dan mereka ga sadar bahwa dalam kasus ini, mereka sedang bicara langsung dengan sang pimpinan. dikiranya pimpinannya adalah bapak-bapak, eh ga taunya ibu2.. hehe. Ketipu deh...

    ReplyDelete
  32. @diniehz
    amin YRA.... makasih doanya mba...
    makasih juga untuk semangat yang diberikan bagi saya... semoga menang ya, hehe

    ReplyDelete
  33. Hiks..terharuu
    semoga beliau, di terima disisiNya..

    Semoga jasa-jasa beliau, menginspirasi semua wanita..

    ReplyDelete
  34. @Mama Olive
    aku juga terharu dan rindu padanya mba...
    amin..... trims untuk doanya yaaa..... :)

    ReplyDelete
  35. Lho? Sudah meninggal tho?
    Sesama teknik kimia nih yeee hihi...

    ReplyDelete
  36. Info menarik dan boleh sekali dicoba, Makasih buat infonya dan sukses

    ReplyDelete
  37. Terima kasih untuk tipsnya, saya mau coba semoga juga.

    ReplyDelete
  38. Saya cari dibeberapa website dan dapat tipsnya di website ini, terima kasih, mau dicoba oleh saya.

    ReplyDelete
  39. Amazing artikel…. Semoga saya bisa praktekan tipsnya dan berhasil

    ReplyDelete
  40. Terima Kasih, Tulisan yang sangat membantu. Salam Sukses!

    ReplyDelete
  41. Terima kasih atas pencerahannya, tulisannya menarik juga. Saya akan coba

    ReplyDelete
  42. aku paling senang dengan semua pengetahuan ini, terima kasih sudah berbagi ilmu

    ReplyDelete
  43. Setelah membaca Info dan Artikel, saya jadi ingin mencoba. Salam Sukses

    ReplyDelete
  44. Terima kasih atas Artikel dan Info yang selalu menambah wawasan.semoga sukses

    ReplyDelete
  45. Menarik, sangat Menarik Artikel dan Tipsnya. boleh dicoba. salam sukse

    ReplyDelete
  46. Cemerlang Postingan dan Infonya.boleh dicoba. ditunggu info berikutnya. Terimaksih

    ReplyDelete
  47. Artikel yang sangat Innovatif dan banyak Tipsnya. jadi ingin coba. semoga berhasil

    ReplyDelete
  48. Tulisan dan Tipsnya sangat bermanfaat dan Infomatif. wajib dicoba. sukses selalu.

    ReplyDelete
  49. Tips yang cerdas cuma di Wibesite ini banyak kumpulan Artikel bagus. harus dicoba. salam sukses

    ReplyDelete
  50. Amazing artikel, Infonya bagus banyak mengandung Tips dan Pesan yang bermutu. salam sukses

    ReplyDelete
  51. Amazing Artikel yang sangat berguna,terutama Tipsnya sangat membangun. boleh dicoba.

    ReplyDelete
  52. Terimakasih Tulisan dan Info yang bermanfaat. wajib dicoba. salam sukses selalu.

    ReplyDelete
  53. Tips dan Info menarik, boleh dicoba, Semoga berhasil

    ReplyDelete
  54. Setelah membuka Wibesite ini, saya menemukan Artikel yang Amazing dan infonya boleh dicoba. Sukses selalu

    ReplyDelete
  55. Saya menemukan Artikel hebat di wibesite ini jadi ingin coba Tipsnya. Semoga berhasil

    ReplyDelete
  56. Artikel Menarik terutama Infonya, boleh dicoba. Salam sukses

    ReplyDelete
  57. Saya senang setelah membaca Tips dan Artikelnya, harus dicoba.Semoga berhasil

    ReplyDelete
  58. Info dan Tulisannya Amazing, boeh dicoba. Sukses selalu

    ReplyDelete
  59. Tipsnya sangat Infomatif, wajib dicoba salam sukses

    ReplyDelete
  60. Terimakasih Banyak Tips dan Artikelnya, boleh dicoba. Salam sukses

    ReplyDelete
  61. Terimakasih Artikelnya bermanfaat dan Infonya menambah Ilmu pengetahuan. Harus dicoba. Semoga berhasil

    ReplyDelete
  62. Ilmu yang bermanfaat dan berguna Cuma ada di Wibesite ini, terutama Tips dan Artikelnya. Jadi ingin coba. Salam sukses

    ReplyDelete
  63. setelah saya mencari cari di beberapa Wibesite , saya menemukan Artikel yang Bagus dan bermanfaat. Patut di coba, sukses selalu

    ReplyDelete
  64. Saat membaca Artikel dan Tipsnya yang benar benar menarik. Jadi ingin mencoba. Salam sukses selalu

    ReplyDelete
  65. Ide cemerlang saya dapat dari Artikel yang di buat di Wibesite ini, Wajib dicoba Tipsnya. Semoga berhasil

    ReplyDelete
  66. Wibesite yang menarik di dalamnya banyak Artikel dan Tips yang mengandung Ilmu Pengetahuan, Harus dicoba.Terimakasih

    ReplyDelete
  67. Saya senang membaca Info dan Artikel yang di buat di Wibesite ini. Patut dicoba. Salam Sukses selalu.

    ReplyDelete
  68. berbagi itu lebih baik . alhamdulillah bertemu web ini .
    trimakasih
    bravo untuk anda yang mengelola site ini .
    sukses yah semoga bisa menjadi inspirasi untuk yg lain..

    ReplyDelete
  69. Cerita yang sangat mengagumkan...!
    salam kenal dan semoga sukses selalu ya!
    Terimakasih banyak atas informasinya.

    ReplyDelete
  70. Selain isinya yang sangat bermanfaat, kemasan artikelnya juga sangat bagus dan patut untuk dicontoh..thanks, saya akan selalu balik ke situs ini.. Update terus ya...

    ReplyDelete
  71. Sosok yang menginspirasi ya mba. Smoga menjadi ladang pahala bagi almarhum

    ReplyDelete
  72. Marinding aku baca ini...

    Allahummaghfirlaha warhamha wa'afiha wa'fu'anha. aamiin..
    Inspiratif banget Bu Ar

    ReplyDelete
  73. MasyaAllah, bu Ar hebat sekali. :)

    ReplyDelete
  74. Harus tetap kalem, ya menghadapi suasana genting ^^

    ReplyDelete
  75. sosok yang menginspirasi :)
    keren mbak al tulisannya ^^

    ReplyDelete
  76. Bahagiaya bisa mengenal sosok inspiratif seperti Bu Ar ya Mbak Al....

    ReplyDelete
  77. Garis wajahnya Mba Al dengan beliau sekilas mirip, sama-sama wanita tangguh ;)

    Semoga almarhumah tenang di sana, al-fatihah.

    ReplyDelete
  78. Masya Allah..luar biasa sosok yg sangat menginspirasi. Mdh2an makin banyak sosok seperti beliau. Mba keren bgt tulisannya akun sampe merinding

    ReplyDelete
  79. Baca awalnya kagum, terakhirnya sedih karena sosok inspiratif itu telah pergi. Semoga Bu Ar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya ya Mbak.

    ReplyDelete
  80. Selain ibu kita sendiri, mung ini yang disebut wanita hebat lainnya

    ReplyDelete