Menu
/
Courtesy Words To Inpsire the Soul
Postingan ini tercipta dadakan, gegara terinspirasi oleh sebuah quote bergambar pada fanpage FB yang aku ikuti. Yup. Coba deh lihat image di atas, Sobs! Siapa yang mau berdebat bahwa apa yang dikatakannya itu tidak benar? Yah, walo ada sih, segelintir orang tua yang tega meninggalkan/menelantarkan anak-anaknya, namun kita sedang bicara yang secara generalnya toh? :)

Do you know that simple phone call can make them happy? Parents, they didn't leave you when you were young, so don't leave them when they are old.
"Taukah kamu bahwa menghubungi [menelefon] mereka sejenak, menunjukkan perhatianmu, sudah cukup membuat keduanya bahagia? Mereka [Ayah-Ibu], tak pernah meninggalkan kita di kala kita kecil, jadi janganlah tinggalkan mereka pada usia senjanya."

Jadi, tunggu apa lagi, Sobs, yuk luangkan waktu sejenak untuk bercengkrama dengan ayah ibu kita, via telefon, bertemu langsung, atau dengan hadiah Al-Fatihah dan doa bagi yang sudah meninggalkan kita. Don't delay, karena kita tak pernah tau, akankah kita atau mereka masih punya waktu di keesokan harinya?

Have a very great Saturday, Sobats maya tercinta! 

Sebuah catatan, self reminder 
Al, Bandung, 22 Juni 2013

19 comments:

  1. Saya merinding baca quotenya, mungkin karna saya jarang hubungin ortu :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, Mas Wawan! Saya juga merinding membacanya, dan segera menghubungi ayah dan ibu saya pagi ini. :) Bahagia rasanya. :)

      Delete
  2. :) betuuul dan bahkan bagi org tua yg sdh ga ada, segala amal baik qt bs jd penerang kubur mrk :-) keep jd sholeh dan sholehah. Mksh remindernya

    ReplyDelete
  3. :( aaaa, kalo aku turunan papa sih mbak, kurang betah kalo telfonan. akibatnya sms sih sering tapi kalo nelfon.. nungguin mama yg nelfon aku hihihi *manja* ;p mulai skrg mau membiasakan seenggaknya seminggu sekali deh nelfon mama ^^ amiin.. semoga bisaa..

    ReplyDelete
  4. jadi intinya jangan putus komunikasi ya

    ReplyDelete
  5. Betul sekali tante Alaika, saya sependapat.

    Namun saya hampir tidak pernah telpon sama Mama dan Ibukku karena kita mesti bertemu disetiap malam hari.

    Walaupun itu cuma sekedar menikmati sinetron dimalam hari.

    Namun rasanya seakan kita selalu menyemai cinta.
    http://pacapaku.blogspot.com/2013/06/aku-dan-keluargaku.html

    ReplyDelete
  6. bener banget mba, walaupun sudah bekeluarga orangtua masih ingin perhatian dari anak-anaknya, dulu semasa almarhum nenek masih hidup sering bercerita tentang rindu akan anaknya, paling ngak tanya kabar lewat telpon :)

    ReplyDelete
  7. Wkwkwk bener aja sih.makanya gak heran kalo tiap kali keluar kota paling nggak telpon sekali atau sms terus2an hanya untuk kasih kabar posisi lagi ada di mana

    ReplyDelete
  8. Allhamdulillah hari ini aku sudah menelpon mbak

    ReplyDelete
  9. semoga, kita selalu menemani mereka, ya, Mbak

    ReplyDelete
  10. Benar sekali mbak, apalagi buat anak rantau yang waktu ketemu cuma beberapa kali aja. trima kasih mbak :)

    ReplyDelete
  11. berbahagialah kita bila kita diberi kesempatan untuk masih memiliki orang tua yang mendampingi kita sampai sekarang, karena sebagian rezeki kita masih bisa kita berikan untuk kebahagian mereka yang telah membesarkan kita. Kalo buatku karena kedua orang tua sudah berpulang, rasa itu hanya dapat diutarakan dengan memberikan sekuntum bunga ke makam mereka.

    ReplyDelete
  12. Alhamdulillah dari pagi sudah sms-an sama ibu, dan sudah ketemuan juga walau sebentar. Alhamdulillah saya dikaruniai bapak (almarhum) yang selalu berusaha keep in touch ma anak-anaknya di manapun kita berada, even cuma say hello di pagi hari... ngademin banget..hiks, jadi kangen bapak

    ReplyDelete
  13. klo mampir ke blog cut pasti banyak cerita yang menentramkan
    makasih cut kak karena telah berbagi nasehat walau melalui tulisan blog
    jadi ingat ortu, pingin rasanya cepat pulang dan bercanda dengan mereka, ga puas hanya bercerita lewat telpon

    ReplyDelete
  14. hiks..hiks..mendadak melo!!!

    ReplyDelete