Menu
/

Hidup ini penuh dengan problema! Pasti pernah atau malah sering mendengar ungkapan ini, Sobs? Aku sering banget. Malah tadi pagi sempat diskusi panjang dengan seorang teman lama, yang udah lama banget ga ketemu, dan begitu ketemuan, eh malah terlibat obrolan aneka rupa, panjang dan menarik. Salah satu yang kami obrolin adalah tentang itu tadi. “Hidup ini penuh dengan problema!” 

Ya elah! Sudah pasti atuh lah. Namanya juga hidup. Hidup kan perjuangan, Al! Dan di dalam perjuangan, kita akan menghadapi banyak sekali cobaan atau ujian bukan? Apalagi di era perkembangan jaman yang kian canggih seperti ini. Di balik kemudahan yang ditawarkannya, juga terselip aneka problema yang kian bermunculan. Di samping problema klasik semisal rumah tangga, keuangan, hubungan bertetangga, hubungan antar teman yang pasang naik dan pasang surut, dan lain sebagainya, kini urusan kemacetan pun, semakin besar saja porsinya. Ditambah lagi dengan hiruk pikuk dunia maya, yang tak bisa disangkal telah pula menjadi pendatang baru di dalam list of problems in the human life.

Bicara tentang problema, kami adalah salah dua dari yang paling sering disambangi oleh problema kehidupan ini. 😀  Tak bisa dipungkiri bahwa problema erat banget kaitannya dengan yang namanya stress, trauma maupun depresi. Problema, jika tak mampu terurai dengan baik, ditambah pula dengan perpanjangan waktu yang kian berlarut, tentu akan berbuah stress yang jika tak terkelola dengan baik justru akan berujung pada penurunan signifikan terhadap kondisi fisik dan psikis. Yang terkadang malah membuat kita tak hanya mengunjungi dokter, tapi juga harus bertemu psikolog. Hayyah. Yes, singkat kata, stress, trauma dan depresi adalah biangnya penyakit! Ya penyakit tubuh, ya penyakit jiwa. 

Ketika Bahagia Berbanding Lurus dengan Kemampuan Mengelola Hati/Stress


Bahagia berpangkal pada suasana hati yang positif. Hati yang positif berasal dari sikap baik (good attitude and behaviour) dan kemampuan mengelola hati dan pikiran, serta kepiawaian di dalam mengelola stress/problema.

Jadi intinya adalah, kemampuan mengelola hati dan pikiran untuk tetap berprilaku dan berfikir positif adalah kunci bagi tercapainya kebahagiaan.
Namun masalahnya adalah...., it is easy to say but difficult to do, Al!

Iya, sih, Sobs! Berteori memang mudah, namun melaksanakannya itu yang sulit, yak.? Apalagi jika hati dan pikiran sedang ruwet dan ga bisa diajak kompromi. Boro-boro untuk tetap dalam koridor pemikiran positif, yang ada malah emosi membludak dan siap untuk meledak. Pasti pernah ngalamin hal yang kayak gini kan? Kalo aku sih, pernah banget!

Jadi inget waktu stress berat melanda beberapa bulan yang lalu. Mendapati diri telah tertipu oleh seorang sahabat baik. Rasanya pedih, Jenderal! Dunia serasa runtuh, karena ini menyangkut yang namanya rupiah, dan memang sedang diharapkan untuk segera cair karena alokasinya memang sudah fix dan ga bisa diganggu gugat.

Ibarat petani yang hendak panen hasil sawahnya, hatiku saat itu teramat sangat hepi. Bahagia dan penuh harap membayangkan beberapa hari lagi akan panen. Udah menyiapkan peralatan dan sumber daya untuk panen raya ini, eh pada hari H, ternyata jangankan padinya, sawahnya saja pun ternyata telah berpindah tangan! Kebayang kan, Sobs, gimana kecewa dan terlukanya hati mendapati kenyataan pahit ini? Yang lebih perih adalah, ini dilakukan oleh seorang sahabat baik! Hiks...., di situ, aku kehilangan kepercayaaan terhadap yang namanya manusia. 😕 Suer!

Untungnya, bersahabat baik dengan dr. Dave dari Lineation Center, membuatku menemukan sebuah solusi jitu yang akhirnya memberiku kemampuan untuk mengelola dan bersahabat dengan stress dan trauma ini.

Baca juga: Ini dia caranya bersahabat dengan stress

Regenesis+, Your Ticket to The Optimum Happiness.



Ini lah program yang telah menolong banyak orang (termasuk diriku) keluar dari kemelut bernama stress, trauma mau pun depresi. Namanya Regenesis+.

Merupakan program unggulan yang khusus diciptakan dan dikelola langsung oleh para ahli di Lineation Center. Bertujuan untuk membantu para customernya agar mampu menghadapi,  meminimalisir dan mengelola sendiri stress, trauma maupun depresi yang mereka alami, dengan memanfaatkan kemampuan tubuh dan kecerdasan alamiah tubuh dan otak, sehingga dengan bekal kemampuan ini mereka akan paham dan piawai dalam 'bersahabat' dengan problema-problema yang mereka hadapi, dan menjalani hidup dengan jauh lebih baik, sehat dan bahagia.

Regenesis+ menggunakan lima tahapan (5 lines of happiness) dalam membantu kliennya benahi problema yang mereka hadapi dan kembali melanjutkan kehidupan dengan penuh senyuman.



5 Lines of Happiness


1. Find Your True Color

Adalah langkah Finger Print Screening atau analisa sidik jari, yaitu sebuah metode pengukuran dengan pemindaian (scanning) ke sepuluh sidik jari tangan kiri dan kanan kita, untuk mengetahui gaya bekerja otak yang paling dominan dalam kaitannya dengan potensi bakat, minat, motivasi, karakter diri kita. Kita akan dapat mengetahui cara kerja otak kita dalam menerima, mengolah dan meresponse informasi, sehingga kita akan lebih mudah dalam menyesuaikan diri dengannya. Kita juga akan mengetahui bagaimana dorongan karakter berdasarkan response otak kiri dan kanan kita, dan berbagai hal menarik lainnya akan terungkap berdasarkan hasil dari analisa sidik jari ini. Wow, menarik banget, ya, Sobs! Tentunya, dengan lebih mengenali diri kita, akan memudahkan diri kita untuk menyesuaikan diri, bahkan kita bisa memperbaiki hal-hal yang perlu dioptimasi dan yang perlu diminimalisir, nantinya.
Uraian lengkap tentang langkah 'Find Your True Color, 
ntar akan aku ulas pada postingan terpisah, ya, Sobs!

2. Brain Optimizer

Setelah memahami cara kerja otak kita dan keunikannya, memahami kelebihan dan kekurangannya, maka kita bisa lho melakukan optimalisasi terhadapnya agar seimbang dan optimum. Caranya adalah dengan langkah Brain Optimizer.

Langkah ini merupakan serangkaian gerakan tubuh (26 gerakan) yang sederhana, digunakan untuk memadukan semua bagian otak guna meningkatkan kemampuan belajar, membangun kepercayaan diri dan juga bermanfaat dalam meningkatkan ketajaman mata, pendengaran, aktivitas tangan dan daya ingat serta kelenturan tubuh. Dan berdasarkan hasil analisa Finger Print, nantinya kita akan dapat mengetahui secara pasti, gerakan-gerakan brain gym yang mana yang kita perlukan untuk mengoptimalkan kinerja otak kita.

Ulasan khusus tentang Brain Gym nanti akan aku ulas dalam postingan khusus juga, ya, Sobs! Menarik banget soalnya. Banyak banget manfaatnya, lho! Kepo khaaaan? Nantikan updatenya pada artikel berikut, ya!


3. Natural Trauma Healing

Sobs, pernah dengar bahwa sesungguhnya tubuh kita ini cerdas? Pernah tau bahwa tubuh kita memiliki kemampuan self healing terhadap trauma dengan caranya sendiri? Eits, ini beneran lho! Bahwa tubuh kita ini memang cerdas. Bahwa tubuh kita telah dibekali kemampuan untuk mampu menyembuhkan dirinya sendiri.

Mungkin bagi sebagian orang, ungkapan ini terdengar klise dan impossible. How can? And how? Aku sendiri, pada awalnya, ga yakin tubuhku mampu melakukan ini. Metode self healing yang dimaksud di sini adalah melalui getaran/shaking tubuh dan pelepasan/releasing energy negatif dari tubuh kita, selama proses getaran yang berlangsung.

Langkah ini dimulai dengan latihan gerakan otot psoas yang akan melatih kecerdasan tubuh untuk dapat melakukan self healing secara natural dalam kondisi apapun. Shaking dan release oleh tubuh ini akan mengurangi keluhan munculnya pigmentasi,  jerawat, kebotakan, overweight, insomnia ataupun masalah asam lambung akibat adanya tekanan dari kejadian masa lalu. 

Natural Trauma Healing adalah langkah yang akan menjadi solusi dalam menyelesaikan trauma yang secara sadar atau tak sadar telah terendap di dalam tubuh. Perbaikan kondisi ini pun akan membuat fisik kita menjadi lebih sehat dan kualitas hidup lebih meningkat.

4. Energy and Mindset Reprogramming (EMR)

Nah, langkah ke empat ini lebih menarik lagi, Sobs! Bertujuan untuk membantu kita menata diri sendiri dan merancang (ulang) masa depan. Sounds interesting?



EMR merupakan langkah berupa treatment yang akan membantu melepaskan pikiran dan emosi negatif dalam tubuh. Dilakukan melalui beberapa metode seperti Transpersonal Psychology, Energi Tubuh, Pola Bangun Alam Sadar dan Bawah Sadar, Emotional Freedom Techniques (EFT) serta program meditasi. Program EMR ini akan mengubah mindset/cara pandang terhadap kehidupan menjadi lebih indah dan dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi serta kreativitas dalam aktivitas kita sehari-hari. 

Sst..., sekedar bocoran, metode ini bahkan bisa mengobati ketergantungan terhadap narkoba, judi, dan banyak lagi, lho! 

5. Fisiotherapy

Nyeri. Siapa coba yang bisa bebas dari rasa nyeri? Dengan gadget yang tak pernah lepas dari tangan, pastinya nyeri leher dan pundak, adalah yang paling sering kita rasakan, ya enggak, sih, Sobs?
Itu baru yang disebabkan oleh penggunaan gadget, belum lagi yang dikarenakan sebab-sebab lainnya, kan?

Baca juga: Fisioteraphy bikin kakiku bisa berjalan lagi

Nah, di dalam langkah ke lima adalah langkah untuk memelihara, 
memulihkan dan meningkatkan semaksimal mungkin gerak normal tubuh dengan menggunakan berbagai bentuk latihan gerak, penggunaan elektroterapi, terapi pemanasan dan massage.

Well, Sobs. Tak terasa kita sudah di penghujung cerita. Alhamdulillah, aku berkesempatan untuk mengikuti ke lima tahapan ini dalam meminimalisir, mengelola, mengendalikan dan bersahabat dengan stress. Alhamdulillah banget untuk ilmu yang diberikan oleh para expert yang menggawangi masing-masing langkah/line. Insyaallah akan aku praktekkan di dalam melanjutkan kehidupan yang Insyaallah akan jauh lebih baik dari sebelumnya, karena kan udah punya ilmunya sekarang. Hehe.

LIFE IS GOOD.


Pertama kenal dengan pemilik Lineation Korean Center ini, kirain orangnya jutek, ceplas ceplos dan ga pedulian. . Etapi..., ternyata hatinya baek banget dan sangat care thd teman2 dan para stafnya. Ya sama keluarganya juga sudah pasti paling care lah. . Prinsipnya yang meyakini seutuhnya bahwa hati yang bahagia akan menghasilkan kinerja yang optimal, adalah sebuah prinsip yang diterapkan bagi seluruh stafnya agar hepi. . Seluruh staf pun diwajibkan mengikuti 5 langkah dalam Regesis+ agar mampu memanage diri, mengelola hati dan meraih bahagia. Hati yang tenang dan bahagia akan menghasilkan kinerja yang optimal, dan pastinya akan membawa kebaikan baik bagi klinik maupun si staf itu sendiri. Begitu katanya. . Lalu apa hubungannya dengan foto2 ini? . Anggap saja kami lagi acting. Pura2 bikin foto prewed. Pura2 mesra dan harmonis. Padahal...., aku sering dimarahi olehnya kalo main panas, kalo makan keju, coklat dan minum susu! Huhuhu... . Nama dokter ini adalah @drdavebdg dan nama kliniknya Lineation Korean Center. Baru launching kemarin. . Sukses dan jaya terus, @lineation.id ! . Yg blm follow, boleh follow deh, byk banget tips cantik dan sehat dibagikan di sana lho! . #lineationclinic #lineationcenter #launchinglineation #dokterdave
A post shared by Alaika Abdullah (@alaikaabdullah) on


My greatest gratitude goes to dr. Dave and Lineation Center untuk kesempatan mengikuti program ini, and my special thanks run to managers of the lines, semoga makin banyak orang yang terbantu oleh program ini, ya!


Oya, Sobs, untuk uraian masing-masing Line/langkah, akan aku urai pada postingan masing-masingnya in the next post ya! Untuk saat ini, sekian dulu, semoga informasi ini bermanfaat adanya. Bagi yang kepo atau butuh informasi maupun treatmentnya, bisa banget menghubungi langsung Lineation Center di:

Lineation Korean Center
Jalan Leumah Neundeut No. 10
Bandung - 40164
Telp. 022 - 2010593

See you in the next post ya!
Cerita tentang program keren bernama
Lineation Regenesis+
Al, Bandung, 8 January 2018
13 comments

Halo mba Al, apakah orang yang telah menerapkan lima hal ini bisa menerapkan hal yang sama ke orang lain? Atau ada syarat syarat khusus? Makasihs udah berbagi mba :)

Reply

Aku jg pernah kehilangan kepercayaan dg sahabat sampai skrg walau akhirnya hub membaik tp dihati aku sdh tak percaya pdnya. Wah... 5 cara bahagia ala regenesis + perlu dicoba nih ^^

Reply

aku penasaran yang brain optimizer, mba al. kalau di sana apa harus beberapa kali pertemuan atau hanya sekali aja ya?

Reply

Moga kita dapat mengelola stres dengan langkah2 di atas ya. Asalkan rajin latihan dan latihan insyaallah stress dapat di release..
And..hidup lebih happy dan berkualitas..

Reply

Kepengen ngetes deh ke 10 jariku hasilnya apa, ini mirip model tes Stifin mba Al. Tapi Stifin lebih keingintahuan bakat mana yang cocok dengan kita.

Reply

Untuk mengendalikan cukup melakukan salah satu metode diatas apa disarankan untuk melakukan semuanya

Reply

semoga selalu bahagia seperti #BahagiaItuSederhana :D

Reply

yeayyy ditunggu next postnya mba..mau tau ttg fingerprintnya mba al..hehe

Reply

Manajemen stres memang penting banget ya mbak, agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih baik dan lebih baik ^^

Reply

Selalu berpikir positif..menetralkan suasana hati...
Emang sulit..tapi harus pelan2..,

Semoga lima hal diatasi bisa diterapkan..

Reply

Mengelola stres ini mesti bisa diterapkan di diri sendiri, melalui lima tahapan ini. Hmmm ditunggu postingan selanjutnya mbak..

Reply

Bahagia itu dari dalam diri. Menata stres pelan-pelan akan membuat bahagia muncul dengan sendirinya. Noted mbak..

Reply

Memang sih problema selalu ada selagi kita masih hidup.. Dan hanya dgn kekuatan dari diri kita masing2 yg bisa mengatasinya.. Saya orangnya baper kalo punya masalah tapi dibawa enjoy aja.. Hehe.. Btw, analisa kepribadian melalui hasil tes sidik jari ini bisa jadi parameter utk memperbaiki sikap dan kepribadian ya Mba..

Reply