Trip to Ciletuh 3 - Puncak Darma | My Virtual Corner
Menu
/
Geopark Ciletuh

Trip to Ciletuh 3 - Puncak Darma adalah postingan lanjutan dari postingan sebelumnya. Are you ready for the continuation of this post? Yuk, kita langsung ke tekape, ya!

Seperti yang aku ceritakan sebelumnya, maka seusai makan siang yang begitu nikmat, ditambah minuman kaleng dingin yang sedap dan juga shalat Zhuhur, maka kami pun tak lagi membuang waktu, melainkan langsung meluncur ke dua destinasi yang berbeda. Yang satu menggunakan mobil Toyota Avanza menuju ke Curug Cimariinjung, yang satunya meluncur gagah ke Puncak Darma.

Rombongan yang menuju ke Puncak Darma, sudah pasti adalah orang-orang yang dari tadi getol banget menaiki si gagah Landy, hehe. Dan itu termasuklah daku dan Nchie Hanie. Rasanya kami tak bosan-bosan berada di dalam mobil offroad yang gagah ini. Walo sudah dijelaskan bahwa medan perjalanan ke Puncak Darma nanti, akan penuh dengan tantangan karena jalanannya sangat berliku dan tak bersahabat. Etapi, kami tetap kukuh pada keputusan awal. Kami ikut Landy, titik!

Dan..., tak perlu menanti lama untuk melajukan ban gagah milik si Landy menuju ke bukit yang satu ini. Bukit yang sohornya dikenal dengan nama Puncak Darma, dan jangan tanyakan daku kenapa dia dinamakan demikian. Yang pasti, jalanannya sangat berliku, kadang curam, kadang terjal, dengan badan jalan yang beraspal tidak sampai seperempat dari perjalanan mencapai tujuan. Selebihnya? Jangan ditanya, luar biasa medannya, makanya hanya mobil off road sekaliber Landy yang mampu menjangkau tempat ini.

Walau berkendara mobil off road yang terkenal tangguh, tetap saja kami seperti bermain di wahana dufan. Yup, seperti sedang main kora-kora itu lho! Setiap liku dan terjalnya jalanan yang membuat seisi Landy bergeser ke kiri, ke kanan, ke depan atau pun ke belakang, selalu ditingkahi dengan jeritan dan teriakan antara excited tapi juga histeris. Ada sumringah tapi juga ketakutan di suara2 itu, milik para penumpang Landy. Akang supir hanya tertawa-tawa geli menyaksikan kami yang begitu happy hingga akhirnya teriakan-teriakan itu berakhir dengan suara takjub, begitu Landy menghentikan putaran rodanya di atas sebuah bukit.

Wow! Fantastico! Kuereen! Ciamik! Dan berbagai ungkapan kekaguman lainnya meluncur bersamaan dari bibir kami, para peserta trip Ciletuh ini. Memang, akan abnormal rasanya jika kita hanya berdiam diri saja menyaksikan keindahan ini. Ya iyalah, bagaimana mulut ini mau dibungkam, menyaksikan keindahan kreasi sang pencipta, seapik ini, coba, Sobs!

Geopark Ciletuh

Geopark Ciletuh

Bumi Ciletuh

Puncak Darma, bukit kebanggaan Warga Ciletuh ini terletak di ketinggian 230 m dpl, berada di dalam lingkup desa Girimukti, dan semakin rame saja dikunjungi wisatawan dari hari ke hari. Tak heran, pemandangan alam yang ditawarkannya memang luar biasa. Dari atas bukit ini, kita bisa menyaksikan indahnya teluk Ciletuh yang persis tapal kuda, atau yang oleh sebagian orang disebut sebagai Amphitheater alam, karena bentuknya yang setengah lingkaran itu juga menyerupai bentuk panggung teater. 'Tapal kuda' atau Amphitheater alam ini dibingkai pula oleh pantai landai dengan tanah hijau yang mengitari. Lihat deh gambar di bawah ini, keren banget khaaan?

Papsi Ciletuh
Picture taken by PAPSI
Berbeda dengan pulau Kunti yang tak berpenghuni yang kami kunjungi kemarin, kalo di Puncak Darma ini, kita tak akan takut kelaperan atau kehausan, Sobs! Beberapa kedai kecil siap sedia menawarkan kopi, teh dan penganan pengganjal perut semisal mie instant, kue-kue, dan beberapa snack lainnya. Jadi berlama-lama di Puncak Darma juga ga ada ruginya, lho!

Sayangnya, karena kami ke tempat ini sudah siang menjelang sore, dan masih dikarenakan kami harus bergantian dengan tim yang satu lagi. Maka kami tentu tak bisa berlama-lama di Puncak Darma ini. Padahal pengen banget lihat sunset dari puncak ciamik yang satu ini. Tapi mau gimana lagi, kami harus bertukar tempat. Rombongan yang tadinya ke Cimarinjung, akan diajak ke sini sementara kami juga akan berkunjung ke sana. Hm, baiklah... mudah-mudahan ada juga sunset yang mengintip dari celah curug alias air terjun Cimarinjung nanti. Sesampainya kami di sana.

Dan..., did you have the opportunity to meet sunset there, Al? Nantikan kisahnya pada postingan berikutnya, ya, Sobs! Ga kalah seru, deh!

Catatan Perjalanan - Trip To Ciletuh
Al, Margonda Residence, 18 Januari 2016 
Words: 618
21 comments

Hiyaakkk kecee foto di rumputnyaaa

Reply

WAOW Santai sekali heiheie. Senangnya bisa rebahan gitu. Serasa indahnya menikmati indahnya Alam semesta ciptaaan Allah SWT

Reply

pertama kali lihat status mb d fb, saya langsung tertarik. because an english. sy sdg belajar. salam kenal y mba Alaika.
Melani

Reply

duh...fotonya...yang tiduran...asyik kaya syahriny..he2

Reply

Uwaa, so calm, kece banget sih foto terakhir itu Mak

Reply

Ya ampun, teluknya... cantik banget! Pasti anginnya sepoi-sepoi di atas sana. :D

Reply

wooow Landy emang selalu di hati
dengan tereakan sekenceng-kencengnya ampe sakit tenggorokan n.suara serak
Tapi, seruuuu, mau lagii!!

Reply

Bagus ih pemandangannya. Kayak lukisan

Reply

Hehe.. kebayang gimana histerisnya dibawa sama si Landy. XD

Foto-fotonya bikin mupeng pengen kesana :D

Reply

Besok lagi bawa tikar ya biar baringnya enak wkwkwkk. Sorry ya, aku juga udah lama banget nggak kesini. Baru nyadar stlh dirimu bw. Soalnya reading listku tak pindah dr blog list ke feedly biar mudah bw-nya. Ternyata blogmu tertinggal :(

Reply

Seru tempatnya kayaknya..
ditambahi pemandangan yang indah... bikin ati adem mbak :D

Reply

Pinter banget nyari spot yang di rumputnya. Berasa bukan di Indonesia deh. #kebanyakan nonton film luar

Reply

Hahahaa, kejaiman sang sopir akhirnya luntur juga di Puncak Darma, ya, mbak. Aku kira beliau enggak bisa ketawa. :D

Reply

Insya Allah kalau ada rezeki mau juga sih maen kesana Kak...hheee

Reply

KECEEEEEEEEEEE bangetsssssw.....

Reply

Huaaaa.. Bagus banget pemandangannya. Lihat fotomu, membuat saya tertarik untuk pergi kesana.
Oh, ya saya barusa saja follow blog kamu.
http://www.aloha-bebe.com/2016/02/wish-list-2016-sociolla.html

Reply

Bagus ya emang wahhh..... saya juga tertarik buat ke sana

Reply

Wow indah sekali pemandangannya mbak Al, pasti betah deh disana :)

Reply

Pemandangannya bagus banget ya Mbak... Seru juga untuk bisa sampe di puncaknya...ber-offroad ria...

Reply

Enak tu saat cuaca agak2 mendung, kalau kata org jawa sambil menikmati angin yang "slilir2" bersantai di puncak sana hehe

Reply