Menu
/

Hai sobats tercinta...
Lagi pada ngapain nih di pagi yang cerah ini? Ada yang masih di peraduan ga? #lirik diri sendiri sambil tunjuk tangan... :D

Pagi ini rasanya kok males mau beranjak dari tempat tidur yaa? (Kayak biasanya ga aja deh.., hihi). Ingin melanjutkan leyeh-leyeh sambil bercanda dia dengan si Ory yang begitu setia di genggaman. Pada kenalkan dengan Ory sobs? Iki lho, my Blackberry. Hehe. Iya dunk, semua pada punya nama kalo benda kesayangan milikku.

Ory tuh nama kerennya si my onyx berry, terus Laxy for my Galaxy Tab, Macsy is for my macbook air. Ada tiga lagi sobs yang saat ini jauh dari sisiku, yaitu Intan, my lovely daughter, *n**o my hubby dan Gliv, my nice car. Hehe...

Well, keliatan banget yang bikin postingan masih belum fokus deh ini... Ngelantur terus dari tadi. Apa hubungannya sih dengan judul postingan?

Hehe... Intro nya sih ga ada hubungannya dengan judul postingan sobs.. Tapi baiklah, yuk kita langsung masuk ke topik yuk...

Alkisah, di sebuah forum diskusi yang diisi oleh para pakar.
Floor sedang hangat dan panas oleh debat kusir yang tak kunjung selesai. Yang mereka perdebatkan pun sebenarnya adalah masalah yang bagi orang awam bisa diselesaikan dengan menggantungkannya saja jawabannya di langit biru sih, atau langsung aja ke kalimat Wallahu Alam. Selesai.

Etapi, namanya juga para pakar sobs, mereka berdebat sampai perut yang sudah keroncongan pun diabaikan.

Memperdebatkan asal usul manusia. Dua kelompok ini, yang satu adalah yang yakin bahwa kita adalah keturunan dari Nabi Adam, sementara yang satu nya lagi begitu kekeuh mempertahankan teori Darwin.

Moderator yang sudah sangat lapar, semakin geram melihat dua kelompok yang saling bertikai lidah ini, juga pusing sendiri dengan alotnya perdebatan.

Akhirnya, dengan sangat tak sabar, dihentikannya perdebatan, tentu dengan santun.

"Baiklah saudara-saudara sekalian, tak terasa kita telah sampai di batas waktu yang ditentukan untuk mencari solusi dari diskusi ini, namun kelihatannya hingga saat ini kita belum melihat celah terang dalam mencapai kesepakatan." Berdiam sejenak, lalu lanjutnya, setelah forum hening.

"Sekarang begini saja, kita voting, yang merasa dirinya adalah keturunan nabi Adam, silahkan berdiri, dan yang merasa dirinya adalah keturunan monyet silahkan duduk."
Moderator mengakhiri kalimatnya seraya berdiri. Diikuti yang lain dengan segera.

Seluruh peserta diskusi ternyata BERDIRI Sobs. Ga ada yang rela ternyata dirinya berasal dari monyet. Hahahaha...

Jadi ngapain coba bersitegang urat leher dari tadi? Hihihi

Selamat berakhir pekan sobs! Have a nice week end yaaa!

Saleum,
Alaika
Powered by Telkomsel BlackBerry®

26 comments:

  1. Hehe.. kalo gitu mulu mah., semua hal bakalan lebih simple. hoho, lucu ceritanya mbak., :D :D

    ReplyDelete
  2. Memperdebatkan hal tapi tidak mau mengakuinya.... mana tuh yang tadi milih teori Darwin? Napa ikut berdiri juga?

    ReplyDelete
  3. kalau mbak alaika dari keturunan nabi adam bukan? :)

    ReplyDelete
  4. Huahahaha..

    Lucu ini Mbak. Cara yang cerdas untuk menyelesaikan debat kusir yang gak ada ujungnya. Salut buat moderator. :D
    Eh moderatornya jangan-jangan Mba Al ya? :)

    ReplyDelete
  5. Mbak, itu bonekanya pinjam Una ya?

    Kalau baca postingan ini saya sambil duduk Mbak tapi saya BUKAN keturunan monyet loh?!

    ReplyDelete
  6. kreatif tuh... aku juga ga mau ah dibilang keturunan monyet... heheheh

    ReplyDelete
  7. wah, mbak Ala pasti lagi Kopdar ama Stumon tuh wkakakakk!

    ReplyDelete
  8. mbak itu kok nggak asing ya wajahanya???
    kok mirip siapa gitu..

    napain ribet2in hal yang nggak penting, toh kalo emang bener teori darwin juga knpa, kalo slah juga kenapa.

    emang kalo bener ntar monyet ikut sekolah, SD, SMP, SMA, kuliah, kerja???

    ReplyDelete
  9. @Mr Lopceyup, dlm menyelesaikan suatu persoalan, misalkan saja dulu bhw yg sulit itu mudah... spt penyelesaian soal matematika.... misalkan dl dia sbg X, halah... ngomomg opo iki? Dari monyet kok ke matematika... hihi

    ReplyDelete
  10. @f4dLy :)iya tuh, ternyata mrk jg gak rela mengakui dirinya keturunan monyet ya? Pdhl td ngotot... hehe

    ReplyDelete
  11. @Lidya - Mama Cal-Viniya dunk mba? Mba juga kan? Masak secantik kita keturunan monyet, ya ga rela dunk... :)

    ReplyDelete
  12. @danirachmathihi.... iya, moderatornya itu mahasiswa saya lho! Halah.... :D

    ReplyDelete
  13. @Ririe Khayanitu gambar dapat dari Intan Rie....
    Boneka monyet Una kan si George....
    Kalo Rie mah, walau sambil duduk tetap aja keturunan nabi Adam, kan sama kita... hehe

    ReplyDelete
  14. @Mohamad Rivai
    Ya namanya jg para pakar mas.... terkadang sakin pinternya jadi keliatan bodoh dan buang2 wkt deh
    Eits... para pakar yg di dlm forum diskusi td lho ya...

    ReplyDelete
  15. post -nya Al banyak yg ngebahas kayak gini ea...
    tentang asal usul manusia,.. gak yg serius, gak yang ngelucu.. dsb...

    bhahaha

    ReplyDelete
  16. habis langsung di voting gitu si.. hahahah, jadi kesingung dah yang kerasa monyet, jadinya pada ga mau dah

    ReplyDelete
  17. Jd, mereka pun tak mau dikatakan hasil evolusi dari monyet? :D

    ReplyDelete
  18. ha.ha.ha. ceritanya lucu ...
    Tp saya masih penasaran, apa benar teorinya Darwin secara tegas menyatakan bahwa manusia berasal dari kera? sampai sekarang cari literatur ilmiah, belum nemu statement itu sih :D.

    ReplyDelete
  19. Wah wah ini postingan sponsornya Stupid Monkey (Stumon) kali ya hiheiiehiehiehiee. Pisssss mba

    ReplyDelete
  20. @alaika abdullah bener Mbak, problem is what we think it is. gimanny cara pandang kita yang mengontrol. keren loh klo matematika digituin, pasti dulu nilai sya bagus mulu :D :D :D

    ReplyDelete