Menangislah tapi jangan kelamaan | My Virtual Corner
Menu
/
Renungan ini aku persembahkan bagi seorang sahabat baik yang pagi ini baru saja menumpahkan air mata.

Tiada larangan untuk menangis, karena dengannya, hatimu akan terasa lega. Menangislah sobat, tapi... Jangan terlalu lama, karena hidup masih harus berlanjut. Hari-harimu mendatang masih menanti untuk diisi, yuk cari warna bagus untuk memadu-padankannya, agar hidup ini menjadi indah pada waktunya nanti...

Cuplikan paragraf dibawah ini, tak hanya cocok bagimu sob, juga bagiku dan siapa saja untuk jadi renungan dan masukan berharga, semoga bermanfaat bagi kita semua yaaa...

Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR
Jika setiap do'a kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR

Seorang yang dekat dengan ALLAH SWT, bukan berarti tidak ada air mata
Seorang yang TAAT pada ALLAH SWT, bukan berarti tidak ada KEKURANGAN
Seorang yang TEKUN berdo'a, bukan berarti tidak ada masa masa SULIT
Biarlah ALLAH SWT yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena ALLAH TAU mana yg PALING TEPAT utk kita.

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN
Ketika hatimu terluka sangat dalam……, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN
Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN
Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAH – HATIAN

Tetap semangat, tetap sabar, dan tetap tersenyum!
Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN
ALLAH SWT menaruhmu di "tempatmu"  yang sekarang, bukan karena "KEBETULAN"
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan.
MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA……

Disadur dari Buku Sepatu Dahlan Iskan

Have a nice Sunday sobs!

Saleum,
Al, Banda Aceh, 28 oct 12
Powered by Alaika's OnyxBerry®





















13 comments

yup benar, menangis itu tak apa asal tak hambat aktivitas atau pun membuat kita terlalu berlarut2..
setelah kesempitan pasti ada kelapangan..
like this post ^_^

Reply

Bener banget mba.... thanks for visited yaaa....:)
I like ur templates lho!

Reply

:') jadi semangat ngejalanin aktivitas setelah baca posting mbak yang ini... semoga nanti pada akhirnya ikhtiar dan doa aku berbuah manis.. amin...

Reply

setuju ,Al
menangis bisa lumayan melegakan dada walaupun belum tentu menyelesaikan permasalahan yg ada
namun, masih banyak lelaki yg sungkan utk menangis
seperti anakku yg belum lama ini kehilangan calon istrinya krn lebih dulu menghadap Yang Maha Kuasa........dia tdk menangis saat itu, namun baru bisa menangis setelah hari ketujuh almarhumah meninggalkan kita semua utk menghadapNYA...
( hiks, kok jadi curcol yaaa.... ) :oops:
salam

Reply

nangis memang lumrah kok.. malah bisa menjadi obat yang baik untuk diri ini.... kalau sudah nangis rasanya lega... jadi nangis lah tidak perlu malu... tapi tentu sesuai dengan pesan tulisan ini.. jangan lama lama.. karena hidup masih panjang... :)

Reply

makasih atas motivasinya mbak! sungguh menggugah!

Reply

alangkah bahagia sahabtnya Mba Al memiliki sahabt yang bisa menguatkan dan memberikan semangat. Universitas kehidupan memang terlihat berat ya Mba Al. Semoga kita semua bisa ikhlas dan keluar menjadi pribadi yang terbaik melalui ujian-ujian universitas ini..

Reply

menangis itu untuk mengurangi beban tp tdk mengilangkan masalah.. jd memang sebaiknya tdk berlebihan biar masalahnya bs selesai ya mbak :)

Reply

kadang dengan menangis akan tersa plong sesudahnya

Reply

kutipan yang benar benar indah Mbak...
top markotop

Reply

manis sekali kutipannya
tak ada sesuatu yg sempurna, banyak cobaan insya AllH jadi semakin kuat

Reply

bagus bangett mbakk, setuju banget..
serahkan semuanya pada Allah :)

Reply