#29: Are You the Real One? | My Virtual Corner
Menu
/
Pasti udah pada tau donk ya, jika Kumpulan Emak Blogger sedang menggelar hajatan akbar bertajuk Pemilihan Srikandi Blogger 2014? Dan saat ini seleksi telah memasuki tahapan kedua. Di mana para emak finalis yang berjumlah 50 orang [#50FinalisSB2014] diharuskan untuk melakukan promosi diri alias campaign di Grup FB Kumpulan Emak Blogger dan juga di twitternya KEB @Emak2Blogger. Dan diriku, diminta untuk menjadi salah satu juri dalam ajang bergengsi ini. Bakal sibuk donk? Yup, but happy pastinya!

Dan hari ini adalah hari ketiga, campaign digelar. Nah, kebayang donk gimana siwernya mata ini, melototi tayangan per tayangan [baca: post] yang diluncurkan oleh para emak terpilih. Dan memasuki hari ketiga ini, pada pukul 16.26 sore ini, mata ini rasanya udah menyerah. Siwer! Hehe. Maka, refreshingnya adalah merem atau lihat yang ijo2 baca-baca quote apik untuk inspirasi postingan for #1Day1Post. Dan mataku langsung adem deh membaca quote yang satu ini. Tak hanya adem, tapi juga ada rasa terenyuh di hati..... Hiks.

Credit

Yang terpenting bukanlah siapa yang nampak di depan mata,
tapi adalah siapa yang masih setia di belakang kita dikala situasi sedang tidak menguntungkan. 
terjemahan bebas


Sahabat sejati, siapa yang tak ingin memilikinya? Kuyakin semua orang pasti ingin memilikinya. Dan kuyakin pula, bahwa yang namanya sahabat sejati itu, jumlah yang dimiliki oleh masing-masing orang pun biasanya bisa dihitung dengan jari. Hayo, coba dihitung-hitung, ada berapa orang sahabat sejati yang Sobats miliki? J

Seperti yang pernah aku tuliskan pada beberapa postingan sebelumnya, memang tidaklah mudah mencari orang yang setia bersama kita di dalam suka, beda halnya dengan situasi suka/bahagia, sudah pasti kita akan dikelilingi oleh banyak orang kan? Namun, jangan mengutuki musibah yang mendera, karena justru di sanalah kita belajar untuk memetik hikmah dan mengenali siapa sebenarnya sahabat sejati. Eits, sahabat sejati itu, bisa berupa orang tua, kerabat mau pun handai tolan lho. 

Sudahkah Sobats, mengenali sahabat sejatimu? Kalo aku, sahabat sejatiku adalah My Mom and Dad, juga Intan, si buah hati. Kamu? 

Sekedar coretan pelepas mata siwer,
Al, Bandung, 28 Januari 2014,
ditulis disela-sela menjura. 


6 comments

pastinya orang tua adalah sahabat sejati ya mbak

Reply

Mencari sahabat sejati memang susah sekali Mba Lid. Hihihi.

Reply

love the quotation kak :)

klo menurut mira yang namanya sahabat itu .. bisa dirasakan oleh hati, tapi gak bsia di definisikan dengan kata-kata *ceilaahh :D .

Reply

Susah bgt mbk nyari sahabat sejati. Terkadang kawan yg kliatan tampak sempurna, eh tau2 menusuk dr blkg. Atau dia ada hanya disaat2 senang saja. Sedang dikala kita kesusahan malah ikut menghujat dan menyalahkan. Bahkan sampe ngomong "ah, gw ga mau dkt2 lo lagi. Takut kena imbas mslh lo". Sakit ga tuh mbak klo ada yg komen bgitu, pdhl dia tmn dkt.. #eh kok jd curcol :D

Reply

Yang pasti sekarang dah ga siwer ya mbak...cape pastiny juriin bloger wanita yg oks semua.

Reply