Taman Lavender di Ranu Kumbolo
Taman Lavender di Ranu Kumbolo itu indah sekali. Kabarnya, sih! Dan seperti kebanyakan wanita lain, aku tuh emang penyuka bebungaan, banget! Mulai dari mawar hingga ke bunga 'tai ayam' tuh aku suka. Eits, jangan under-estimate dulu, walo nama dan aromanya tak seindah bunga lainnya, coba deh perhatikan dengan seksama, buka sedikit hati kita untuk memberi ponten yang lumayanlah untuk si bunga 'tai ayam'. Kasian kan, kalo semua orang tak menyukainya, pasti dia akan minder untuk bertumbuh di antara bebungaan lainnya. *lho?
Okeh, yuk kita tinggalkan si bunga 'tai ayam' setelah kita beri ponten 6+, mari kita beralih ke si ungu yang dihadiahkan oleh seorang teman blogger yang adalah juga seorang teman di FB. Jujur, aku tuh belum pernah bertemu secara langsung dengan si teman yang satu ini, namun kuyakin, orangnya baik banget dan ramah.
Buktinya, hanya bermodalkan komen-komenan di status yang sedang tayang di wall fbnya, mentioned that she was on the track to climb the Semeru mountain, dan aku 'nyelutuk; minta hadiah foto setangkai bunga [apa saja] yang ditemuinya dalam pendakiannya nanti, eh, ternyata beneran diwujudkan, lho!
Duh, Evrina, kamu tuh baik banget deh. Siapa coba yang tak happy mana kala status berikutnya di wall fbnya kemudian jadi seperti ini, Sobs!
Duh, ga salah donk jika aku merasa special, karena pada dasarnya aku tuh emang senang banget jika ada teman atau kerabat yang mempersembahkan bunga apalagi bunga bank, rasanya semua kemarahan luntur deh! Hehe.
Okeh, yuk kita tinggalkan si bunga 'tai ayam' setelah kita beri ponten 6+, mari kita beralih ke si ungu yang dihadiahkan oleh seorang teman blogger yang adalah juga seorang teman di FB. Jujur, aku tuh belum pernah bertemu secara langsung dengan si teman yang satu ini, namun kuyakin, orangnya baik banget dan ramah.
Buktinya, hanya bermodalkan komen-komenan di status yang sedang tayang di wall fbnya, mentioned that she was on the track to climb the Semeru mountain, dan aku 'nyelutuk; minta hadiah foto setangkai bunga [apa saja] yang ditemuinya dalam pendakiannya nanti, eh, ternyata beneran diwujudkan, lho!
Duh, Evrina, kamu tuh baik banget deh. Siapa coba yang tak happy mana kala status berikutnya di wall fbnya kemudian jadi seperti ini, Sobs!
Taman Lavender persembahan Evrina, captured by herself di Ranu Kumbolo |
Taman Lavender di Ranu Kumbolo
Kebanyakan pendaki Simeru, menyebut si ungu cantik ini sebagai bunga Lavender. Tumbuh menghampar penuh pesona di sekitar Ranu [danau] Kumbolo, Oro-oro Ombo, dan beberapa bagian lain dari kaki gunung Semeru. Aku sendiri, begitu menyaksikan bentuk bunga yang diposting Evrina di wall FB tadi, langsung sepakat bahwa ini adalah taman Lavender. Persis, soalnya! Hingga kemudian, seorang teman lain berkomentar, bahwa sebenarnya ini bukanlah kuntum-kuntum Lavender, melainkan bebungaan lain bernama Verbena Brasiliensis Vell, yang kabarnya berasal dari Amerika Selatan. Weiks, jauh teunan, rek! Tak tanggung-tanggung, hasil googlingku menghasilkan informasi bahwa tumbuhan indah ini disinyalir tumbuh invasif di gunung Bromo, dan diketahui sudah membentuk hamparan luas di Oro-Oro Ombo dan Ranu Kumbolo, Semeru. Bener-bener indah pastinya, dan tak akan heran jika banyak pendaki gunung yang tergoda untuk berselfie-wefie ria di taman ungu mempesona ini.
Namun yang mengagetkan ternyata nih, Sobs, si ungu cantik yang menghampar indah ini, disinyalir mengandung ancaman bagi kesehatan ekologis bagi gunung Semeru, lho! Keagresifannya bertumbuh subur secara invasif itu, dikuatirkan justru akan menggeser, mendominasi dan menguasai habitat sehingga menggusur spesies tanaman asli daerah setempat, seperti sabana di Ranu Kumbolo, Oro-oro Ombo, Jambangan dan Kalimati. Tak pelak, keadaan ini akhirnya juga akan menyebabkan ekosistem pun ikut terganggu.
Tanaman ini bisa menjadi masalah serius seperti halnya Salvinia molesta (kiambang atau kayapu) yang sempat menutupi permukaan air Ranu Pani pada Juni-Juli tahun lalu, atau serangan akasia berduri (Acacia nilotica) di (Taman Nasional) Baluran yang sampai sekarang belum sepenuhnya teratasi,” kata Toni kepada Tempo pekan lalu. ~sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/06/17/206489035/Tanaman-Asing-Tumbuh-Invansif-di-Gunung-Semeru
Oh really?
Padahal penampakannya indah banget, ya, Sobs? Warnanya mirip banget dengan warna bunga Lavender. Perpaduan warna ungu dan kuning kehijauan bunga cantik ini, sukses membentuk panorama taman bunga keren seperti yang dimiliki oleh negara-negara Eropa kayak Perancis dan Belanda sana, deh! Sayang banget, yak! Semoga para ahli nanti akan menemukan cara untuk menjinakkan keinvasifan tumbuh kembang si cantik ungu ini, ya, Sobs, sehingga tetap bisa menghampar luas tanpa berlebihan. Aamiin.
Masih penasaran tentang asal usul si cantik ungu ini? Yuk intip juga di http://www.tempo.co/read/news/2013/06/17/206489035/Tanaman-Asing-Tumbuh-Invansif-di-Gunung-Semeru
sekedar sharing,
Al, Bandung, 3 Mei 2015
22 comments
hihi...aku yang nyeletuk bukan lavender itu Kak. Ini hasil liputanku saat berada di sana bareng balitaku :D please mampir jika berkenan.
ReplyDeletehttp://www.linasasmita.com/2015/02/catatan-perjalanan-gunung-semeru.html
Aku juga mau persembahkan untuk Kal Al deh.
oia..kalau lavender kan wangi ya. klo si verbena ini nggak wangi sama sekali Kak. Nggak ada bau-baunya.
aku pengeeen ikut ke Ranu Kumbolooo...bareng yuk Mak Al hehehe...lavendernya cantiiik :)
ReplyDeleteCantik Mbak Al bunganya, tapi bahaya juga ya kalonjadi invasif sepeert itu. Ternyata bukan Lavender ya Mbak Al kalau baca dari komen sebelumnya?
ReplyDeleteTerus terang saya salut kepada teman-teman yang punya hobi penuh tantangan ini.
ReplyDeleteSaya belum pernah melihat bunga lavender.
Terima kasih infonya
Salam hangat dari Surabaya
Ranu Kumbolo....kapan ya aku nyampe situ :(
ReplyDeleteMak alaika,...bunga tai ayam itu yang kaya gimana ? dihhh aku jd penasaran sm bentuknya *_*
ReplyDeleteWah senangnya ya dapat hadiah dari Evrina
ReplyDeleteEh ada mbak Evrina hehehe, seru ya dapat kado foto bunga dari Ranu Kumbolo. Ah kapan bisa kesana kek yang di 5cm itu? *efek kebanyakan nonton film*
ReplyDeleteSekilas mirip dengan lavender yah. Tapi bagusan lavender, hihi
ReplyDeleteSalam kenal :)
keren, bunga asli . daerah sana ya???
ReplyDeleteKeren, coba kalau warnanya pink :D
ReplyDeletebunganya cantik bener mak :)
ReplyDeleteMak Kandi Alaika makasih banyak sudah memberikan ruang untuk mejeng di blog Mak Al, sesungguhnya ada bunga lain di Arcopodo yang saya gak tau namanya dan sudah gak kuat buat moto2, tenaga sudah terkuras, jadi si verbena aja deh yang paling mudah untuk diambil gambarnya, edelweiss nya juga belum semuanya mekar, semoga suka ya, makasih banyak
ReplyDeletekeren..banyak sekali bunga lavendernya :)
ReplyDeleteindah sekali pemandangannya..
ReplyDeleteJadi berasa seperti di negeri dongeng ya mbak Al.
ReplyDeleteandaikan bisa jalan-jalan, hiks bagus banget hamparan tamannya
ReplyDeleteMbak Al, kapan mencumbui oro-oro ombo? Hihihi
ReplyDeletePingin juga ke sonooo euy!
Bunga dimana-mana memang selalu cantik, sekalipun bunga bangkai...hehehe...
ReplyDeleteLavender sih keharumannya khas. Thanks for share,Mbak, jadi ngerti ada bunga lain yang mirip dengan lavender di Indonesia deh :)
cantik banget bunganya mak Al :)
ReplyDeleteterimakasih bro tentang infonya dan salam sukses
ReplyDeleteterimakasih bro tentang infonya dan salam sukses
ReplyDelete