Senandung Malam | My Virtual Corner
Menu
/
Credit

Sayang, lihat betapa mungil dan menggemaskan kedua kakimu itu?
Cantik dan bikin umi selalu tersenyum lucu
Buat Umi tak sabar jelang sore hari, tuk segera kembali ke rumah dan peluk tubuh mungilmu

Sayang, kini engkau telah beranjak dewasa. Tujuh belas sudah usiamu, dan bikin Umi bangga juga cemas. Was-was oleh perkembangan zaman, yang tak lagi seaman zaman Umi dahulu. Namun sayang, Umi percaya bahwa anak Umi bisa diandalkan dalam menjaga diri, dan melindungi harga diri, juga dalam mengharumkan nama keluarga kita. 

Umi yakin sayang, broken home bukan harga mati. Broken home bukan momok yang akan ciptakan anak-anak berandalan. Sayang, Umi bangga padamu, Nak, dari keluarga yang berpisah, tapi masih tetap tegar dan tangguh hadapi ombak kehidupan. Terima kasih, Nak! Umi bangga dan selalu menyayangimu! Tiada akhir.... bahkan hingga penghujung jaman.

with all oceans of love,
Al, Bandung, 9 Maret 2014
5 comments

semangat mak,,,pasti bisa,,kaki baby nya lucuu,,,

Reply

putrinya sdh 17 th ternyata, sdh mulai dewasa yaa.
Aku sendiri terkadang suka cemas dg anak-anakku yg beranjak remaja, mengingat jaman sekarang memang lain dg jaman dulu yaa. Tapi bagaimanapun tetap harus positif thinking dan menyerahkan anak2 dalam perlindungan Tuhan.

Reply

sudah besar ya, putrinya... lihat kaki baby nya lucu bangeet... gemmmesss... :)

Reply

selalu mbrebes mili setiap menyanyi lagu kasih ibu.. memang betul ya mak, kasih ibu itu sepanjang masa.. :)

Reply

intan beruntung punya ibu sepertimu, mak.. sungguh :)

Reply