Inikah Namanya Nasib? | My Virtual Corner
Menu
/



Hello sobats, hope that you all are in excellent health ya di hari Sabtu yang indah ini, :-)


Iam enjoying ‘me time’ @Martha Tilaar nih, melanjutkan sesi pemanjaan diri dan tubuh tadi malam. Hehe. Hm….trus apa hubungannya judul ‘Inikah yang namanya nasib?’ dengan sesi perawatan tubuh di Marta Tilaar yaa?

Yah, namanya juga judul, tapi ada kok hubungannya. Ceritanya gini nih sobs, tadi malam tuh sepulang dari kantor, badanku pegeeeel banget karena udah beberapa minggu ini emang hettic banget dengan urusan pekerjaan. Nah, larilah aku ke tempat refleksi langgananku dan sayangnya ibu yang biasanya menanganiku sedang treat customer lain. So aku di-massage-lah oleh seorang ibu yang aku memang belum pernah mengenalnya. Yang lucunya, kesan pertamaku dengan ibu ini sungguh bikin dongkol, karena dia memintaku untuk menggeser mobilku agar diparkir sedikit lebih ke sudut tempat parkir, tadi saat aku parkir, padahal aku sudah turun dan mengunci mobilku. Jelas aja aku dongkol sih tapi kuturuti juga.
Eh ternyata bu Lela langgananku ga available dan satu-2nya yang available adalah ibu Rose, yang ternyata adalah dia. Ta daaa....

Huft, dongkol donk aku, tapi entah mengapa ada rasa iba yang muncul dihatiku saat dia membersihkan dan me-lap kakiku dengan rendaman air garam hangat. Kuperhatikan wajahnya yang sepertinya segan dan malu, mungkin dia merasa ga enak dengan kejadian tadi saat diparkiran.


“Ibu baru ya disini? Saya belum pernah lihat ibu?” sapaku ramah mencoba mencairkan kecanggungan. Dia tersenyum dan menjawab, “Iya, baru tiga kali bulan puasa”.

Aku ikut tersenyum, “wah sudah lama juga ternyata ya bu?, kok saya belum pernah ketemu ibu ya?”
Dia juga tersenyum, ramah sambil mengajakku naik ke atas, ke treatment room.

Ternyata ibu Rose tidaklah sependiam yang aku duga, gerak geriknya sangat berbeda dengan para therapist lainnya. Ibu yang satu ini terkesan lebih berpendidikan dan sangat tau tata krama. Cara berbicaranya yang pelan dan santun membuatku penasaran akan latar belakang pendidikannya. Yang ternyata, tersingkap sempurna tanpa aku minta sepanjang durasi treatment yang 2 jam ini.


Sobats,

Ternyata ibu Rose ini adalah seorang lulusan S-1 Syariah, dari Fakultas Syariah, IAIN Banda Aceh. Subhanallah. Dan tentu saja rasa penasaranku sama besar dengan rasa penasaran sobats semua tentang jalan mana yang telah mengantar ibu satu ini ke arena pekerjaan yang seperti ini. Menjadi seorang therapis atau bahasa awamnya adalah tukang urut.

Perjalanan panjang yang mengisi buku kehidupannya mencatat berbagai kekecewaan akibat ulah tangan manusia. Tangan-tangan kejam penuh kuasa yang telah dengan mudah memindahkannya dari suatu peluang baik menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil ke sebuah sudut hampa penuh kecewa.
Sambil memijat tubuhku, Ibu Rose mencurahkan isi hati dan kekecewaan masa lalunya, bahwa sebenarnya setelah meraih gelar sarjana, beliau sempat mengajar di sebuah SMU swasta di Medan, selama beberapa tahun sampai akhirnya beliau mengundurkan diri karena ‘lulus’ test PNS untuk Mahkamah Syariah di Banda Aceh. Kelulusan ini memang masih harus diikuti dengan dua tahapan lanjutan yaitu wawancara dan fisikotes, yang menurutnya sudah pasti lulus karena ibu Rose punya orang penting juga di Jakarta yang memintanya untuk undur diri dari sekolah swasta tersebut dan pulang ke Aceh untuk dua test tersebut. Namun ternyata sobats, nasib berkata lain. Nomor ujian ibu Rose tidak muncul di papan pengumuman yang terpampang saat pengumuman diumumkan, walau telah berulang kali dia mencoba melihat dan menelitinya kembali. Memang benar, tidak ada namanya disana, walau dipengumuman sebelum interview nama dan nomor itu tercantum jelas.

Kecewa yang mendera hati semakin membengkak saat seorang Oomnya yang waktu itu adalah wakil KaKandepag mencari tahu informasi keanehan ini. Dan ternyata sobats, ‘permainan’ itu memang dimainkan oleh sang penguasa di dalam sana. Nama dan nomor ibu Rose ditukar dengan seseorang yang lain. Tamat sudah harapan Ibu Rose untuk menjadi seorang PNS di tahun itu. Dia coba bertahan di Banda Aceh sambil mencari dan menunggu peluang lain. Berbagai usaha dilakoninya dengan penuh semangat, mulai dari belajar membuat kerajinan2 tangan kreasi Aceh yang sedang bertumbuh sebagai souvenir khas Aceh, sampai ke belajar membuat aneka penganan, sambil tentunya tetap menunggu pendaftaran PNS berikutnya dibuka.


Alkisah, ditahun berikutnya Ibu Rose kembali tidak lulus, dan tahun tahun berikutnya peristiwa yang sama kembali terulang. Akhirnya terjunlah dia di dunia kerajinan souvenir Aceh secara total dalam artian dia bekerja di sebuah rumah produksi selama beberapa tahun. Namun bisnis ini juga tentu ada pasang naik dan pasang surut. Akhirnya saat pasang surut tak beranjak pergi, dan pasang naik enggan kembali, Ibu Rose memutuskan untuk kembali ke Medan, ke rumah orang tuanya.

Tak sengaja berkenalanlah dia dengan seseorang yang membawanya berkenalan dengan seorang shinshe di Petisah, Medan. Dan keajaiban selanjutnya adalah sang shinshe sangat berminat untuk mendidiknya dan mewarisinya ilmu pengobatan tradisional Tiongkok tersebut kepadanya. Menurut ibu Rose, sang shinshe menangkap bahwa ibu Rose adalah orang yang tepat untuk itu. Maka belajarlah dengan serius Ibu Rose disana, menyerap dengan sungguh-sungguh dan mempraktekkan dengan sesungguh hati ilmu yang diperolehnya itu, mengobati para pasien yang membutuhkan pengobatan disana.

Dua tahun berlalu dalam kejayaan, sang shinshe menjadi mualaf, dan belajar tentang Islam dan tata cara peribadatannya pada ibu Rose. Prinsip simbiosis mutualisme pun berlaku disini. Ibu Rose hidup damai dan selanjutnya sang shinshe berniat mengirimkan ibu Rose ke negeri Tiongkok untuk belajar lebih lanjut.

Namun sayang, sebuah benda abstrak berjudul CINTA membuat rencana ini terkendala. Ibu Rose kesandung cinta, dan sang lima huruf ini tak dapat diajak kompromi. Panah asmara ini ditembakkan dewa Amor ke seorang tukang bangunan di Medan, dan akibatnya Ibu Rose tergila-gila. Sang shinshe yang telah menganggap ibu Rose seperti anak kandung sendiripun murka. Selaku orang tua, tentu sang shinshe mengharapkan pasangan hidup yang layak (mapan) donk bagi ibu Rose. Namun Ibu Rose berkeras pada pilihannya, dan sungguh disayangkan, hubungan baik itu terpaksa berakhir dengan begitu saja. Memang sih, masih baik, tapi Ibu Rose berpamitan meninggalkan semua yang telah diraihnya untuk ikut sang tukang bangunan yang dapat project besar pembangunan beberapa gedung di Aceh. Kalo sang pasangan hidup ini adalah seorang kontraktor sih, shinshe tentu tidak keberatan, tapi ini? Maaf, hanya seorang tukang bangunan….

Namun itulah kekuatan (kebodohan?) sebuah benda abstract bernama CINTA itu. Hanya lima huruf tapi kekuatannya itu bikin orang ga bisa lagi berfikir logic. Aku bisa memastikan ini karena juga secara langsung mengalaminya kok sobats. Benda lima huruf ini juga membuatku tersingkir dan tercoret sebagai ahli waris dalam keluargaku kok, tapi itu dulu. Sekarang Alhamdulillah pintu maaf ayah ibuku telah terbuka and I am in the list back. Hehe.


Nah sobats, di sesi ini, kudengar suara Ibu Rose begitu sendu. Mungkin menyesali segala apa yang telah terjadi. Aku hanya bisa menyarankan agar beliau pasrah dan tawakal, karena toh semua telah terjadi, dan adalah dia sendiri yang mengambil langkah-langkah itu. Beliau sendiri yang memilih dan mengukir bingkai untuk kehidupannya, padahal shinshe telah merencanakan sebuah masa depan yang indah dan bernilai baginya.

Ibu Rose menghela napas, dua jam telah berlalu, cerita berakhir dengan lengkap bahwa akhirnya dirinya terdampar menjadi seorang teraphist sejak ikut suami ke Banda Aceh, dan treatment selesai sempurna. Aku berterima kasih atas pijatan dan kesediaannya berbagi cerita denganku. Malah beliau yang berulang-ulang berterima kasih padaku karena telah dengan setia mendengar ceritanya, sembari menambahkan, bahwa ini adalah kali pertama dia share cerita hidupnya pada customernya. Feelingnya berkata bahwa aku adalah orang yang tepat untuk dia curahkan perasaannya. Sambil juga beliau meminta maaf karena sikapnya yang kurang baik di tempat parkir tadi. Aku tersenyum dan menyatakan tersanjung dijadikan tempat curahan hatinya.

Kutanyakan juga kenapa ibu Rose tidak membuka praktek saja, kan punya banyak sekali pengetahuan tentang pengobatan tradisional Tiongkok? Dan Jawabannya adalah Biaya, sebagai kendala. Dan aku terdiam. Kuminta nomor HPnya dengan alasan aku akan menghubunginya nanti untuk appointment for next treatment. Dalam hati aku berjanji akan mencoba melirik2 jika ada teman, saudara, kolega atau sponsor yang mungkin berminat untuk membuka usaha pengobatan tradisional Tiongkok, maka ada satu good resource disini. Amiin.


Sobats, that is all my update sambil menunggu rambutku selesai diwarnai. Hm…ga sabar dweh menunggu hasil pewarnaan ini, semoga tambah cantik yaaa…. Hehe.


Well sobats,

Will back to you all with another story yaa, Have a great week end!
40 comments

wah cerita tentang ibi rose tersebut cukup panjang juga ya,, mungkinkah ada hikmah di balik pilihannya itu ya,,ya mungkin saja ya,,

Reply

halo mas.... pembelajaran yang bisa diambil disini adalah bahwa setiap tindakan harus dipikir dengan sangat matang, agar tidak timbul penyesalan dikemudian hari. Bahwa cinta juga harus mempertimbangkan logika, peluang dan realita. Bener ga mas Amri? hehe

Reply

bener banget mbak,,oh ya,, kok tau nama saya amri,,dari email ya..hehe

Reply

yup, dari email. kok belum tidur? sedang nulis ya?

Reply

Bener mbak Alaika, cinta bisa bikin orang jadi lepas kontrol, ga sempat mikir panjang lebar, langsung tancap baru belakangan menyesal akan pilihan yang telah dengan sembrono dipilih dan dilakoni.

Irfandi

Reply

bagus tuh niatnya mba Alaika, linking Ibu Rose dengan teman atau usaha penyembuhan ala Tiongkok. Sekarang ini banyak yang beralih ke pengobatan alami dibanding medis lho. Semoga ada jalan ya mba...

Fira

Reply

Info menarik dan boleh sekali dicoba, Makasih buat infonya dan sukses

Reply

Terima kasih untuk tipsnya, saya mau coba semoga juga.

Reply

Saya cari dibeberapa website dan dapat tipsnya di website ini, terima kasih, mau dicoba oleh saya.

Reply

Amazing artikel…. Semoga saya bisa praktekan tipsnya dan berhasil

Reply

Terima Kasih, Tulisan yang sangat membantu. Salam Sukses!

Reply

Terima kasih atas pencerahannya, tulisannya menarik juga. Saya akan coba

Reply

aku paling senang dengan semua pengetahuan ini, terima kasih sudah berbagi ilmu

Reply

Setelah membaca Info dan Artikel, saya jadi ingin mencoba. Salam Sukses

Reply

Terima kasih atas Artikel dan Info yang selalu menambah wawasan.semoga sukses

Reply

Menarik, sangat Menarik Artikel dan Tipsnya. boleh dicoba. salam sukse

Reply

Cemerlang Postingan dan Infonya.boleh dicoba. ditunggu info berikutnya. Terimaksih

Reply

Artikel yang sangat Innovatif dan banyak Tipsnya. jadi ingin coba. semoga berhasil

Reply

Tulisan dan Tipsnya sangat bermanfaat dan Infomatif. wajib dicoba. sukses selalu.

Reply

Tips yang cerdas cuma di Wibesite ini banyak kumpulan Artikel bagus. harus dicoba. salam sukses

Reply

Amazing artikel, Infonya bagus banyak mengandung Tips dan Pesan yang bermutu. salam sukses

Reply

Amazing Artikel yang sangat berguna,terutama Tipsnya sangat membangun. boleh dicoba.

Reply

Terimakasih Tulisan dan Info yang bermanfaat. wajib dicoba. salam sukses selalu.

Reply

Tips dan Info menarik, boleh dicoba, Semoga berhasil

Reply

Setelah membuka Wibesite ini, saya menemukan Artikel yang Amazing dan infonya boleh dicoba. Sukses selalu

Reply

Saya menemukan Artikel hebat di wibesite ini jadi ingin coba Tipsnya. Semoga berhasil

Reply

Artikel Menarik terutama Infonya, boleh dicoba. Salam sukses

Reply

Saya senang setelah membaca Tips dan Artikelnya, harus dicoba.Semoga berhasil

Reply

Info dan Tulisannya Amazing, boeh dicoba. Sukses selalu

Reply

Tipsnya sangat Infomatif, wajib dicoba salam sukses

Reply

Terimakasih Banyak Tips dan Artikelnya, boleh dicoba. Salam sukses

Reply

Terimakasih Artikelnya bermanfaat dan Infonya menambah Ilmu pengetahuan. Harus dicoba. Semoga berhasil

Reply

Ilmu yang bermanfaat dan berguna Cuma ada di Wibesite ini, terutama Tips dan Artikelnya. Jadi ingin coba. Salam sukses

Reply

setelah saya mencari cari di beberapa Wibesite , saya menemukan Artikel yang Bagus dan bermanfaat. Patut di coba, sukses selalu

Reply

Saat membaca Artikel dan Tipsnya yang benar benar menarik. Jadi ingin mencoba. Salam sukses selalu

Reply

Ide cemerlang saya dapat dari Artikel yang di buat di Wibesite ini, Wajib dicoba Tipsnya. Semoga berhasil

Reply

Wibesite yang menarik di dalamnya banyak Artikel dan Tips yang mengandung Ilmu Pengetahuan, Harus dicoba.Terimakasih

Reply

Saya senang membaca Info dan Artikel yang di buat di Wibesite ini. Patut dicoba. Salam Sukses selalu.

Reply

wualah sambil rambutnya diwarna bikin cerita....
:)

Reply