My Virtual Corner
  • Home
  • Meet Me
  • Contact
  • Disclosure
  • Category
    • Motivation
    • Traveling
    • Parenting
    • Lifestyle
    • Review
    • Tips
    • Beauty
      • Inner Beauty
      • Outer Beauty
Bekerja sebagai pekerja kemanusiaan memang menghadirkan warna tersendiri. Selain akses yang terbuka lebar dalam membantu sesama, juga kita memperoleh side benefit yang begitu menguntungkan. Berkesempatan menambah wawasan sudah pasti, berpeluang untuk melihat dunia yang lebih luas, juga terbuka lebar. Yang paling membahagiakan lagi adalah, side benefit dari perjalanan ke suatu wilayah atau lokasi terpencil!

Tak banyak orang yang berkeinginan untuk traveling to rural area atau pelosok, yang bukan kampung halamannya, dengan menggunakan uang pribadi. Ya iyalah, daripada menggunakan uang pribadi untuk beli tiket dan akomodasi di daerah terpencil yang kita sendiri baru mengetahuinya dari peta, kan mending menggunakannya untuk jalan-jalan dengan keluarga ke tempat yang menyenangkan, ya kan sobs?

Aku juga berfikiran serupa sobs, sayang aja mengeluarkan kocek untuk beli tiket pesawat, yang harganya sama dengan perjalanan ke kota lain, untuk terbang ke sebuah pulau terpencil misalnya. Tapi bukan berarti ga punya keinginan untuk bisa berkunjung kesana lho sobs. Ingin sih, misalnya saja ke Nias. Pernah tau dimana Nias itu? Dia adalah sebuah pulau terpencil, milik Sumatera Utara, namun letaknya di luar pulau/daratan induk. Boleh lihat di peta deh sobs.

Dan ke pulau yang kabarnya begitu kuat aura mistis nya ini lah aku dan beberapa kolega berkesempatan menjejakkan kaki dan berinteraksi dengan masyarakat di dalamnya. Pulau ini sungguh sebuah mutiara yang terselubung sobs. Terisolasi demikian lama, membuat pulau indah ini terpendam, tak banyak dilirik orang, dan menjadi penyandang status termiskin di provinsi Sumatera Utara, kala itu.

Hingga kemudian gempa dasyat di bulan Maret 2005, membuka isolasi ini, dan membuat mata dunia nanar dan pilu menatapnya. Dan Alhamdulillah, aku berkesempatan untuk menginjakkan kaki ke pulau ini, walau pada masa-masa sulit. Aku dan team mewakili Northwest Medical Team melakukan need assessment untuk perencanaan project community health yang akan diimplementasikan di pulau ini. Alhamdulillah. Sungguh sebuah kesempatan emas bagiku dan Ratna, temanku. Karena bertualang di pulau ini tak pernah terfikirkan apalagi masuk dalam agenda yang ingin kami lakoni, dengan biaya pribadi. :) Habis mahal sih sobs, tiket pesawatnya itu, Medan - Gunung Sitoli, sama dengan harga tiket Medan - Jakarta. Pilih mana sobs? Mending ke Jakarta kan? hihi.

Well sobs, postingan sore ini sebenarnya ga ingin ngebahas panjang lebar tentang hal-hal serius seputar pekerjaan humanitarian yang aku geluti, karena sungguh, bekerja di bidang ini, walau sebenarnya berat, tapi tetap bikin happy.. :). Ada saja nilai tambah yang bikin hati damai dan bahagia...

Seperti saat-saat indah yang ada di foto ini nih sobs. Coba tebak kami lagi ngapain nih?



ini dulunya pantai, tepat di belakang hotel Sorake, tapi tsunami kemudian membuat air laut semakin surut dan menjauh, jadilah sebuah pantai coral yang indah tapi tajam untuk kaki, jika kita tidak berhati-hati melaluinya.



Seru banget lho sobs, rasanya gimanaaaa gitu bermain-main di pantai koral yang indah seperti ini...serasa berada di sebuah dunia lain, bebas... lepas dan bahagia.
Nombak apaan sih Al? Hehe... pura-pura aja itu sobs, biar gayaaa... 


Nah, kalo yang ini beneran, sedang penasaran dengan binatang2 (keong) kecil yang sedang berendam di dalam celah-celah koral.



Matahari hendak terbenam, yuk balik ke hotel...


Dan sobs, rasanya fresh banget lho, hilang sudah kepenatan akibat seharian beraktifitas di lapangan. Melakukan need assessment di pelosok desa, yang begitu sulit ditempuh, hingga terpaksa meninggalkan kendaraan kami di jalan raya, dan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki. 
Rileks dengan cara ini, ternyata indah banget, sayangnya, ga bisa selalu dilakukan. :)


Dan malamnya, setelah makan malam, kami mereview sejenak pekerjaan hari ini, lalu pergi tidur. Hm, indahnya, tapi ga langsung tidur lho sobs. Masing-masing masih sempat nonton DVD di laptop masing-masing. Indahnya.

Dan, inilah hotel Sorake tempat kami menginap itu sobs. Bangunannya unik, indah dan mengesankan. 


Tulisan ini tercipta akibat buka-buka file foto di album Northwest Medical Team International, tempat pertama aku berubah haluan, dari seorang quality engineer menjadi seorang humanitarian worker. I learn a lots from this International Medical NGO. Thanks for the opportunity Northwest!

Kangen, adalah sebuah rasa, yang bisa muncul secara tiba-tiba, tanpa kita duga sama sekali, dan target kangen, tidak harus pada seseorang atau sesuatu yang sangat special, tapi bisa pada sebuah moment apa saja. 

Have a great night sobs! Kangen deh sama kalian.... :)

Saleum,
Alaika
Bandung, 17 Oct 2012




Sebuah notifikasi di BB membuatku mengalihkan perhatian dari keasyikan menatap jalanan yang penuh dengan kendaraan dan asap knalpot. Kemacetan yang tercipta akibat sebagian jalan Pajajaran yang sedang diperbaiki, adalah rutinitas harian yang harus dilalui oleh setiap pengguna jalan ini. Alih-alih merasa kesal dan sebel terjebak saban hari dalam kemacetan ini, akhirnya aku memutuskan untuk berdamai dan menikmati saja situasi ini...

"Assalammualaikum mba Alaika", tulisan ini muncul di baris pertama.
"Mana alamatmu untuk pengiriman hadiah", muncul di baris keduanya,
"Ditunggu ya mba alamatmu segera, untuk pengiriman hadiah nih", dilanjut di baris ketiga;

Pengirimnya adalah mba Sumiyati, pemilik rumah maya sumiyati-raditcelluler, yang baru saja mengumumkan para pemenang untuk kontes yang digelarnya beberapa waktu lalu.

Aku sendiri ga ingat jika pengumuman kontes itu telah dipublikasikan oleh mba Sumi di hari Sabtu pagi, sampai kemudian Ririe, muncul menyapa di ym, malam harinya. Sohibku ini muncul tanpa tedeng aling-aling. Langsung to the point.

"Mba, congrats ya, dirimu jadi pemenang pertama kontes kenangannya mba Sumi lho!"

What?? Langsung aku duduk manis dari posisi rebahan tadi [lagi asyik nonton film keluarga vampirenya Twilight].

"Masa sih Rie? aku belum lihat. Kirim link donk, biar aku langsung kesana...."

Dan sebuah link menuju artikel pengumuman itu pun dihadirkan Ririe ke layar Laxy via ym. Langsung deh aku sentuh link itu dan membawaku ke halaman rumahnya mba Sumi yang memang sedang menggelar berita pengumuman itu. Dan... Alhamdulillah sobs... bahagia rasanya melihat penampakan seperti ini sobs...


Alhamdulillah... bener-bener ga nyangka artikel berjudul DERAI TAWA ITU  akan keluar sebagai pemenang deh sobs, soalnya menulisnya juga antara jadi dan tidak waktu itu. Kesibukan yang lumayan padat kala itu, membuatku terpaksa menunda-nunda rencana untuk bikin postingan ini. Sampai mba Sumi sendiri hadir di fb chat untuk mengingatkan kembali bahwa aku belum setor postingan di kontes yang sedang digelarnya ini. Hehe, maaf ya mba, terpaksa menunda-nunda karena kesibukan yang menyita waktu. Tapi akhirnya aku menunaikan janjiku kan? :)

Terima kasih juga telah diingatkan untuk mengirimkan alamatku tadi pagi, maklum mba, faktor U membuat daya ingatku juga menurun nih, sehingga lupa-lupa terus untuk ngirim email tentang alamat rumahku. hihi. Sekarang udah terima kan mba alamatnya? Ok, tak tunggu lho hadiah darimu... thanks again yaaaa...

Well sobs, aku sudah sampai di kantor nih, dan udah siang, hihi, untungnya kantor ini milik teman dan dia tidak mengharuskan aku untuk ngantor sesuai jam kerja. "Suka-suka elu aja", katanya. Hehe... enaknya punya sohib seperti ini... Makasih ya say... :) Tapi tenang aja, aku pasti akan berikan output as targeted.

Selamat bekerja and have a great Monday sobs, dan bagi yang ingin main ke halaman artikelku yang memenangkan kontes, sok atuh klik disini sobs!

Saleum,
Alaika






Met malam sobats... apakabar nih malam ini? Pasti masih capek akibat kegiatan akhir pekan yang menguras tenaga namun membahagiakan yaa? Sama donk. Seharian beraktifitas di luar rumah membuat aku ingin segera beranjak ke tempat tidur deh, usai tunaikan shalat Isya tadi.

Namun sebuah renungan [lagi] yang dikirim seorang teman, menimbulkan ide untuk membuat sebuah flash fiction [lagi] deh. Renungannya sendiri cukup menggugah hati lho sobs, makanya jadi timbul ide untuk mengembangkannya dalam sebuah cerita super singkat. Bagi yang belum ngantuk, sok atuh langsung ke TKP..... :)

Hai sobs... Lagi pada ngapain nih di Sabtu siang gini? Apapun itu, semoga agenda wiken kita dapat berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan ya sobs...

Sebenarnya belum ingin posting hari ini sih sobs, namun sebuah sharing dari teman di Alaika's BB group sungguh layak untuk disimpan online dan abadi di rumah maya ini. Semoga juga dapat memotivasi sobats semua yaaa...

Yuk, langsung cekidot yuk..

Kalau Hidup itu boleh di ibaratkan bagai sebuah "PERAHU"
Maka ........
Landasannya di ibaratkan " KEPERCAYAAN "
Dayung kiri diibaratkan sebagai " KEJUJURAN "
Dayung kanan diibaratkan sebagai "KERJA KERAS "
Αgαmα ... jelas adalah bagai " KOMPAS" bagi Kehidupan kita
Layar itu adalah seperti "KEKUATAN"
TUHAN ..... harus jadi "PELITA" hidup bagi semua umat manusia . .

Tapi ingat ...... masih ada Ombak dan ANGIN yang bagaikan "MASALAH" dalam hidup
Ikan boleh ibaratkan sebagai "HARTA dan CINTA "   

Saat kita sedang berlayar mencari Ikan ...
Tentu kita tak mungkin dapat menghindari Ombak dan Angin yang keras..
Kita pun Harus dapat Bertahan & Berjuang agar kita tidak tenggelam.

Saat ada ombak menghantammu..
Gunakan Layarmu dan gunakan Kompas mu untuk mengetahui dimana posisimu..
 
Jangan biarkan Landasan perahumu sampai bocor..
Dayunglah dengan sekuat tenaga..
Dan jangan lupakan sebuah Pelita yang dapat menyelamatkan Hidupmu.

Tanpa sebuah Pelita maka Perahu mu pasti akan dilanda gelap dan kau pasti tidak akan dapat melihat daratan tempat mu akan berlabuh..

Selamat berkarya dalam 'Perahu Kehidupan ' kita masing-masing .
Penuhi lah dengan SYUKUR dan KASIH.

Selɑmατ siang dan have a great week end!

Saleum,
Alaika
Powered by Alaika's OnyxBerry®
Menyintaimu sepenuh jiwa sesungguh hati. Tanpa syarat dan tanpa upeti.
Tawa riangmu adalah bahagiaku. Tangisanmu adalah juga tangisanku. Untuk sebuah cinta yang abadi.

Anakku, walau engkau tidak tampil sebagai juara, Umi tetap bangga padamu nak. Umi bahagia melihat tingginya semangat juangmu, teguh dan uletnya dirimu, berlatih dan bersiap diri.

Jangan menangis berlarut ya nak, karena hari esok masih panjang. Masih banyak kesempatan untuk menambal celah, memperbaiki ruang yang masih belum sempurna. Jadikan kekalahan ini sebagai pelecut semangat untuk terus berjuang, karena masih banyak kesempatan yang bisa engkau raih.

Hapus airmatamu sayang, karena sejarah telah mencatat di halaman kehidupanmu, bahwa engkau adalah seorang pemberani, gigih dan tangguh. Ingatlah satu hal ini nak, bahwa seorang pemenang tak harus selalu tampil sebagai jawara.

Nak, Umi bangga padamu, jangan biarkan kekalahan ini menyurutkan langkah.
Yuk bangkit dan telusuri letak kekurangannya, lalu perbaiki dan terus gapai impian. Ok sayang?

Umi tak pernah menuntutmu untuk selalu berada di rating atas. Tidak. Itu tidak harus. Umi hanya ingin kamu tekun, gigih dan penuh percaya diri. Gagal boleh berkali-kali, asal... Jadikan dia sebagai guru untuk belajar lebih baik lagi. Jadikan dia sebagai pelecut semangat hidup, dan jangan pernah membiarkan dia menjatuhkan mentalmu ya nak.

Hapus airmatamu nak, jangan bersedih lagi, Umi selalu ada disini, di hatimu, to support you, always! As usual. Where ever I am, you are always in my heart, what ever I do, It is only for you my dear. Keep being strong ya nak. I am proud of you.

Ya Allah, jika kemenangan itu belum untuk Intan, bantulah dia untuk lebih kuat dan bersemangat melanjutkan hari-harinya yang masih begitu panjang ya Allah... Lindungi dan limpahi anandaku dengan berkah dan rahmahMu... Amin.

BBM note untuk Intan, the diamond of mine.
tanda cinta tanpa batas seorang ibu yang sedang nun jauh di pulau seberang, mencoba menguatkan anandanya yang sedang down.


Powered by Alaika's OnyxBerry®
gambar pinjem dari sini
Tadinya sih hanya iseng, memulai sebuah awal paragraf dengan percakapan seperti ini "Kamu itu kenapa sih? bawaan marah mulu?". Eh keterusan, berkembang menjadi sebuah cerita super singkat (Flash Fiction) yang sudah aku posting disini nih sobs. 

Response yang masuk juga lumayan, membuat aku tersenyum sendiri. Kebanyakan sih menyukai karakter si istri yang aku ciptakan. Hehe. Namun ada juga yang kurang sependapat jika si istri ikutan menggunakan kekerasan. Setiap kita tentu punya pendapat masing-masing toh? and we are free for that.

Aku juga bukan termasuk orang yang senang menggunakan kekerasan, kecuali kepepet [demi keselamatan] ya? Tapi aku juga tak rela jika para suami seenaknya menggunakan power [baca; kekerasan] untuk menindas istrinya. Dan ini banyak terjadi di alam nyata kan sobs? 

Back to the topic, tanggapan yang aku terima baik yang komen langsung di blog, maupun di ym, fb chat, skype bahkan via call, membuat aku iseng untuk melanjutkan drama dua babak ini. Supaya sobats/reader bisa melihat lebih jelas mengapa si istri harus berbuat seperti itu [baca; balas menampar suaminya]. 

Well sobs, yuk langsung klik disini untuk menuju TKP yuuuk...
Tawuran! Mendengar kata ini, tentu ada sebuah rasa tidak menyenangkan yang serta merta menyeruak dan mengeruhkan suasana hati. Apalagi jika kata ini diteriakkan di saat kita sedang dalam perjalanan dan melintas di area yang sedang menjadi arena ‘peperangan’ itu. Kalang kabut, kita akan mencoba berbalik arah, atau berusaha menyingkir dari tempat kejadian…


foto dipinjem dari sini
Kata sakti yang bernilai negatif ini, memang melambangkan ketidak-nyamanan dan jaminan ‘kehancuran’. Karena sudah pasti, hasil akhir dari sebuah tawuran adalah cideranya si pelajar/pelaku tawuran [atau malah orang tak bersalah] yang terluka, kerusakan harta benda maupun fasilitas umum, terganggunya proses belajar dan kemungkinan besar akan timbul penurunan apresiasi dari para pelajar terhadap pentingnya toleransi, perdamaian dan nilai-nilai hidup orang lain, karena di benak mereka akan tertanam mindset bahwa persoalan apapun bisa diselesaikan dengan kekerasan. Gampang, cepat dan langsung menghasilkan. Duh!
Tawuran tentunya tidak terjadi dengan begitu saja. Pasti ada sebab musababnya, dan yang pasti adalah karena suatu perkara tertentu yang muncul antara kedua belah pihak dimana pihak yang satu dirasa merugikan pihak yang lain atau sekolah satu dirugikan oleh sekolah yang lain. Dan wujud dari perseteruan ini adalah terjadinya perkelahian alias tawuran. 

Semua orang tau bahwa tawuran ini sangat berefek buruk. Namun lihat saja sobs, frekuensi dan cakupannya semakin meningkat dan meluas saja. Marak memenuhi tayangan berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Tidakkah ada cara jitu untuk mencegah dan menanggulagi kegiatan yang sangat berdampak buruk ini?
Ada donk. Bahkan para pemangku kebijakan, telah mencoba merumuskan dan memaparkannya dibeberapa media untuk diketahui masyarakat luas kan? Dan hasilnya apa? Hasilnya adalah; para pemangku kebijakan itu, semakin meningkat popularitasnya, sementara tawurannya sendiri teteup eksis dan sulit diberantas! 

Apa karena solusi yang ditawarkan tidak manjur? 
Bukan sobs, tapi karena solusi yang ditawarkan itu hanya untuk dibaca dan diketahui saja, didengarkan saja, tapi tidak diterapkan. Padahal kalo mau berfikir sederhana aja nih sobs. Dengan dukungan segala pihak, tawuran ini bisa diminimalisir bahkan dicegah kok, asal MAU.

Caranya? Yuk kita intip beberapa solusinya disini yuk... 

A. Cara Mencegah terjadinya Tawuran

1. Penanaman Moral Religi melalui faktor internal dan eksternal

Menurutku nih sobs, setting mindset bahwa tawuran itu sangat berdampak buruk bagi siapa saja, adalah yang paling penting. Dengan mindset yang terpatri rapi akan hal ini, Insyaallah akal sehat si individu akan memberi warning/notifikasi pada anggota tubuh untuk melakukan tindakan pencegahan jika kecendrungan untuk berbuat tawuran/anarkis itu muncul. 

Lalu bagaimana cara paling efektif dalam menanamkan mindset ini? Adalah dengan penanaman moral religi bagi setiap pribadi. Tak terkecuali, anak kecil, remaja hingga dewasa harus punya mindset yang sama, bahwa tawuran itu tidak ada untungnya. Dan dengan moral yang baik, pengetahuan agama yang lebih dari cukup, tentu siapa pun akan paham bahwa kegiatan adu 'senjata' yang selalu anarkis ini adalah bertentangan dengan ajaran agama. Hanya menuai kerugian moril dan materiil.

Penanaman moral religi ini, dapat dilakukan baik melalui lingkungan internal (keluarga) maupun lingkungan external (sekolah dan lingkungan sekitar dimana si individu bersosialisasi). 

Artinya, keluarga tentu memegang peranan penting dalam menciptakan individu-individu yang bermoral religi kuat. Selain menitikberatkan pada penanaman pengetahuan agama, nilai lain yang juga harus ditanamkan adalah nilai kedisiplinan, kejujuran dan keberanian. Perpaduan keempat elemen ini diyakini akan mampu membentuk karakter pribadi yang kuat pada seseorang. 

2. Membuat program/kegiatan persahabatan antar sekolah.

Kegiatan ini tentu akan menimbulkan bibit persahabatan antar siswa bahkan antar sesama guru dan pihak terkait lainnya, yang efeknya akan meminimalisir timbulnya perselisihan diantara individu terkait.

3. Penanaman Pengertian akan Hukum dan Sanksi Hukum akibat tawuran.

Hal ini juga merupakan hal yang sangat penting, karena dengan memahami akan hal ini, kita akan paham konsekuensinya. Tentu tidak ada yang ingin dikenakan sanksi hukuman karena suatu perbuatan yang melanggar hukum kan? 

4. Mengadakan Program-program Ekstra Kurikuler di Sekolah

Pelajar tak hanya ditugaskan untuk belajar, karena mencekoki benak pelajar dengan aneka pelajaran jelas akan menimbulkan kejenuhan. Pelajar juga merupakan manusia muda dengan energi yang berlebih. Untuk itu, dibutuhkan suatu kegiatan sesuai dengan minat masing-masing dalam rangka penyaluran energi berlebih ini secara positif. 

B. Cara Menanggulangi Tawuran [yang telah terlanjur terjadi]

1. Perjanjian Kesepahaman Bersama antar Sekolah yang Murid-muridnya Saling Berseteru

Ini adalah tindakan yang paling penting. Karena setiap siswa harus tunduk pada aturan yang berlaku di sekolahnya. Jadi dengan adanya MOU atau Perjanjian Kesepahaman Bersama ini, otomatis juga akan mengikat masing-masing siswa untuk tunduk pada aturan yang ditetapkan dalam butir-butir MoU tersebut.

2. Pemberian Sanksi dari Pihak Sekolah terhadap Siswa yang terlibat Tawuran.

Hal ini tentu akan memberikan efek jera bagi si siswa sehingga dia akan berfikir ulang jika terpicu untuk ikutan aksi tawuran lagi.

3. Menyerahkan Pelaku Tawuran kepada Pihak Berwajib.

4. Menurunkan status Akreditasi Sekolah yang Terlibat Tawuran

5. Peran serta Masyarakat, Polisi dan Semua Pihak sehingga Tawuran dapat segera dihentikan.

6. Apalagi ya? Silahkan ditambahkan ya sobs....

Well sobs, akhirnya sampai juga kita di penghujung artikel. Senangnya bisa mempersembahkan corat coret ini pada sang Sohibul Kontes. Terlepas dari tujuan ikut serta dalam kompetisi yang sedang digelar oleh 'penjaga' Taman Blogger, aku berharap agar artikel yang tak seberapa nilainya ini dapat menjadi tambahan yang bermanfaat bagi sobats semua, yang mungkin sedang mencari bahan bacaan tentang Tawuran dan Cara Mencegah serta menanggulanginya yaaa.... :)


Artikel ini diikutkan pada kontes Unggulan Indonesia bersatu:
Mencegah dan Menanggulangi Tawuran
yang diselenggarakan Oleh Taman Blogger







Pict grabbed from here

Niat hati sih ingin merampungkan postingan untuk kontesnya pakdhe, tapi kok ya tulisan tentang cara mencegah dan menanggulangi tawuran ini sulit sekali untuk diselesaikan yaaa? #tutup muka dengan jari sambil ngintip pakdhe.

Alih-alih merampungkan postingan, sesampai di rumah setelah acara KopDar [lagi] dengan Nchie, Meity dan drg Gaul tadi sore, kok rasanya capek dan ingin leyeh-leyeh yaaa? Dan ini artinya, ga bisa bikin postingan yang serius donk...

Maka, sambil leyeh-leyeh, terciptalah sebuah cerita pendek yang memang benar-benar pendek, judulnya juga keren nih sobs.. Tamparan itu, Keras dan Pedih

Penasaran tentang kisah ini? yuk langsung ke TKP yuk sobs... tenang, ceritanya super singkat dan ga butuh waktu lama untuk melahapnya kok... :)
Tak bermaksud menulis puisi sih sobs, karena jelas itu bukan ranah dan speciality ku... Namun kata demi kata yang tak beraturan ini, terinspirasi dari curhat seorang sahabat karib.

Duh dunia, kenapa ketidakadilan itu semakin nyata? Aku tak suka jika wanita selalu menjadi kaum lemah. Bangkit donk say! Hidup ini masih bisa indah.


Harusnya dari awal kusadari
Bahwa kau tak miliki itu
Namun kukelabui diri
Bisikkan hati bahwa kau seorang pemberani

Kini semakin kupahami
Tak guna penantian itu
Engkau masih berkutat disitu
Dalam tabir indah nan semu

Lelah sudah kubujuk hati
Tuk menanti engkau mengubah diri
Sayangnya waktu terus berlari
Sementara kamu masih meragu

Tak mungkin kuulur waktuku
Karena hidup kan terus melaju
Ijinkan aku untuk berlalu
Karena waktuku telah menunggu..

Auk ah.. Gelap deh hasilnya... Hehe.


Powered by Telkomsel BlackBerry®
Dunia maya, adalah sebuah dunia yang unik dan mengagumkan. Yang hanya butuh ujung jari untuk menjangkau dan menjelajahinya. Hanya dengan sebuah klik, kita pun bisa terlontar jauh ke dunia nun jauh disana. Amazing #pake gaya Tukul ngucapinnya.

Dunia yang satu ini pula, yang telah menjadikan aku seorang wanita dengan banyaaaak sekali sahabat. Yang menjadikan aku tak lagi menjadi wanita pemalu dan pemarah (eh kalo pemarah kayaknya masih deh, hihi), tapi menjadi seorang wanita yang kini punya tempat untuk menumpahkan buah pikir (baca: unek-unek) ke dalam buku digitalnya (blog). Dunia maya menjadikan aku seorang penulis, sebuah cita-cita yang begitu aku idam-idamkan, WALAU hanya menjadi penulis bagi rumah mayaku sendiri sih. haha.

Memiliki sahabat di dunia maya, memang sungguh menyenangkan sobs! Dan aku yakin bahwa sobats juga memiliki opini dan perasaan yang sama dengan apa yang aku rasakan. Adalah begitu membahagiakan kan sobs? Memiliki banyak temans di dunia maya?

Dan, kebahagiaan itu akan semakin bertambah, kala teman yang selama ini hanya akrab dengan kita di dumay, tiba-tiba mewujud di hadapan kita. Di dunia nyata !  Bersalaman, saling sapa dan bertukar cerita secara nyata, langsung, live! Amazing! #again, using Tukul style ngucapinnya.

Itu juga yang siang/sore ini aku rasakan lho sobs! Coba deh lihat foto ini.

Pada kenal kan sobs? 
Kiri-kanan: Erry si bibi titi teliti, Alaika, Nchie Hanie, teh Dey, ibunya Fauzan

Yup. Sore ini aku berkesempatan untuk bertemu mereka sobs! Duh rasanya gimanaaa gitu yaaa....
Akhirnya bisa ketemu juga setelah pertemuan pertama yang sempat tertunda gara-gara aku diculik dan dibawa ke Tangkuban Perahu dulu.

Bertempat di Warung Bakso Mandeep, agenda KopDar ini pun berlangsung indah. Walau tak banyak yang hadir, tapi begitu mengesankan lho sobs.

Awalnya, seperti biasa, sempat muncul tanya juga sih di hati, penasaran akan situasi KopDar nanti. Gimana ya mereka itu sebenarnya? Seramah di dumay kah? haha....  Pertanyaan ini sempat beberapa kali muncul di benakku saat dalam perjalanan tadi sobs.

Sesampainya di TKP, ternyata dua blogger top Bandung, Nchie Hanie dan Erry Andriyanti, telah duduk manis di bagian depan TKP. Penampakannya yang tak jauh beda dari yang biasa aku lihat di foto, membuat perasaanku cepat sekali merasa akrab dengan keduanya. Ternyata teh Dey juga kedatangannya barengan denganku, sehingga kami langsung saling sapa dan cipika cipiki saat hendak memasuki TKP.

KopDar, memang selalu memberikan rasa exciting tersendiri sobs! Membahagiakan. Sebuah rasa gimanaaaaa gitu ya? Yang biasanya kita hanya bertemu di dunia maya, eh kini bisa ada di depan mata. Bener-benar mendengar suara mereka, bercanda tawa secara nyata. Amazing #niru gaya Tukul. hihi.

Kami pun langsung akrab, ngobrol berbagai hal sambil makan Bakso mandeep. Sengaja milih bakso karena ini dianggap cemilan, soalnya udah pada makan siang sih.  Foto sana foto sini, mantap deh pokoknya. Ga cukup satu kamera, momen indah ini pun diabadikan via gadget masing-masing. :)


Dan di pertigaan Kopdar, seorang blogger lainnya pun hadir menyambangi. Awalnya ga ngeh siapa dia. Eh ternyata dia adalah teman yang rumah mayanya sudah sering aku kunjungi. Dia adalah si pemilik dapur hangus sobs! pada kenal kan mba Ika Rahma? Nah, mba Ika datang bersama putrinya Vio. Asyik, jadi berkesempatan untuk mengenalnya juga... Alhamdulillah... 


Kiri-Kanan : Mba Ika Rahma, Erry Andriyanti, Alaika, Nchie Hanie, Teh Dey dan Fauzan
Fotografernya : ayahnya Fauzan.
Berhadapan dengan mereka, sungguh membahagiakan. Dari yang hanya saling komen di blog, lanjut ke fesbuk, nongkrong di Kumpulan Emak-2 Blogger, Warung Blogger ataupun via messeger.
Hari ini, komunikasi itu berlanjut lebih interaktif. Di dunia nyata gitu lho!
Amboi... Mereka itu.... Nyata adanya!

Eh iya, aku juga mendapatkan sebuah kartu cantik buatan ibunya Fauzan lho, telah dibubuhi untaian kata dari teh Dey, Nchie dan Erry. Wow! #ga sambil koprol yaaa.


Bahagia banget deh sobs. Apalagi pulangnya diantar oleh ayah dan ibunya Fauzan,jadi ga harus naik angkot deh,  plus dikasih oleh-oleh, berupa penganan khas Bandung. Duh... baik banget. makasih ya Teh Dey.... Nchie, Erry dan mba Ika, thanks a lots lho udah ketemuan. #Kapan nih kita jalan-jalan? :D

Nah sobs.... begitu deh liputan KopDar ku kali ini. Asyik banget kan? Jangan iri lho! haha.
Well, good nite sobs, good rest and nice dream yaaaa....

Have a great week end!
Saleum,
Alaika



Apa yang terfikir di benak sobats menyaksikan sebuah batu besar yang terlihat duduk manis bersandar begitu bersahaja di sebuah pohon, di pinggir jurang pula?

Batu unik ini kami temukan kala kami [aku dan kolega-kolega dari northwest medical team international] sedang menyusuri jalan pesisir Barat Aceh [Banda Aceh - Lamno]. 

Menghabiskan wiken dengan bertualang atau sekedar main ke tempat-tempat indah [pantai atau sungai] adalah hal yang sangat sering kami lakukan kala itu. Hitung-hitung refreshing setelah lima hari kerja yang penuh dengan kegiatan tanggap darurat paska tsunami sobs! Jadi sambil jalan-jalan, juga kita bisa melihat progress dari kegiatan yang sedang berlangsung di Aceh masa itu kan?

Dan petualangan kami kala itu, dimulai saat Heidy menghentikan mobil yang sedang dikemudikannya. Memberitahukan pada kami bahwa dia menemukan sebuah jurang indah di bawah jalan ini. Mendengar kata jurang, baik aku maupun Dewi, Vivian dan Salva [pak bos asal Guatemala], langsung menyatakan minat untuk menyusuri atau lebih tepatnya menyambangi jurang itu.

Tak pakai lama, kami pun memulai agenda dadakan ini.
Menuruni turunan yang sedikit curam dan penuh tantangan...
dan kemudian bertemu dengan sebuah batu yang duduk manis seperti ini sobs...
 


Kata Subhanallah meluncur bebas kala pertama aku menyaksikan batu unik ini sobs! Pastilah ada kekuatan tertentu yang telah menggeser batu ini [entah dari mana asalnya] dan mendudukkannya seperti itu. Dan kekuatan ajaib itu adalah gempa bumi yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 yang lalu, yang tiga puluh menit sesudahnya menghadirkan gelombang hitam bernama tsunami itu. Yang pasti, adalah kuasa Allah yang telah mendudukkannya sedemikian rupa, bersandar di tepi jurang yang menganga seperti ini. ckckck.... 

Dan ini adalah jurang indah itu sobs! cantik banget ya?
Indah banget ya sobs? Dan ada ketenangan dan kedamaian tersendiri deh duduk-duduk di celah itu, menyaksikan pecahan ombak yang menggempur tepi jurang berbatu nan terjal itu...
Tapi ada juga kengerian melanda dada, jika kita turutkan pemikiran dan berbagai pengandaian saat menatap air penuh busa itu sobs.... 
#btw, itu kok banyak banget deterjen yang tumpah ya? sampai busanya jadi putih seperti itu... hihi

dan foto indah ini diambil dari atas jalan setelah kami keluar dari jurang itu sobs. Cantik banget ya?

Jalanan ini bersifat sementara, sambil menunggu jalan utama yang sedang dibangun oleh USAID
Sempat takjub juga sobs melihat pohon yang seperti terbelah ini... cantik ya?
Dan sebelum bersemedi mencari wangsit untuk postingan , boleh donk narsis dulu? hihi



Dan ini dia saatnya bersemedi sobs! Bersemedi mencari wangsit untuk postingan GA nya Pakdhe Cholik, hihi

Nusantara memang indah, mulai dari ujung Barat hingga ke ujung Timur, baik dari Utara maupun Selatannya, keelokan alamnya diakui dunia. Masih belum bangga akan negeri tercinta ini? Ada yang berani tunjuk tangan? :D

Well sobs, hari telah larut, mata pun telah mengantuk, dan karena si penculik telah mudik, terpaksa deh eike menyendiri lagi... #halah, curcol juga ujung-ujungnya Al! hihi.

Good nite sobs, good rest and nice dream yaaa..!





Newer Posts Older Posts Home

Author

I am a chemical engineer who is in love in humanity work, content creation, and women empowerment.

SUBSCRIBE & FOLLOW

Speaker

Speaker
I love to talk/share about Digital Literacy, Social Media Management, Content Creation, Personal Branding, Mindset Transformation

1st Winner

1st Winner
Click the picture to read more about this.

1st Winner

1st Winner
Pemenang Utama Blog Competition yang diselenggarakan oleh Falcon Pictures. Click the picture to read more about this.

1st Winner

1st Winner
Blogging Competition yang diselenggarakan oleh Balitbang PUPR

Podcast Winner

Podcast Winner
Pemenang Pilihan Dewan Juri - Podcast Hari Kemerdekaan RI ke 75 by KOMINFO

Winner

Winner
Lomba Menulis Tentang Kebencanaan 2014 - Diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh

Winner

Winner
Juara Berbagai Blogging Competition

Featured Post

Yuk telusuri Selat Bosphorus yuk!

Yuk telusuri Selat Bosphorus yuk! Sesaat sebelum naik ke kapal verry Ki-ka: Adik ipar, Aku dan Ayah. Hai.... hai.... hai! In...

POPULAR POSTS

  • Srikandi Blogger di mataku.
  • Manusia Pertama, Manusia Purba atau Nabi Adam ya?
  • Pocut Meurah Intan: Kartini lain sebelum Kartini
  • Laksamana Malahayati, Kartini Lain sebelum Kartini
  • Maafkan Intan Mi....
  • Titik Balik di Usia Cantik
  • Senyummu, Bahagiaku.
  • Iran, si Negeri Syiah Sejati
  • ACER Srikandi Blogger 2013: Dan Pemenangnya adalah...
  • Solusi Bikin Paypal Tanpa Nama Belakang

Categories

  • about me 1
  • accessconsciousness 1
  • advertorial 10
  • Anak Lanang 1
  • awards 20
  • bali 1
  • banner 1
  • bars 1
  • Beauty Corner 29
  • belarus 5
  • bisnis 1
  • Blog Review 2
  • blogger perempuan 1
  • blogging tips 9
  • Budaya 1
  • Catatan 12
  • catatan spesial 19
  • catatan. 53
  • catatan. task 20
  • cryptocurrency 1
  • culinary 5
  • curahan hati 6
  • daftar isi blog 1
  • dailycolor 1
  • DF Clinic 12
  • disclosure 1
  • edisi duo 5
  • email post 10
  • embun pagi 1
  • episode kehidupan 1
  • event 4
  • fashion 3
  • financial 1
  • giveaway 48
  • Gratitude 1
  • health info 9
  • Healthy-Life 16
  • info 23
  • innerbeauty 9
  • iran 4
  • joke 4
  • kenangan masa kecil 3
  • kenangan terindah 12
  • keseharianku 2
  • kisah 14
  • kisah jenaka 7
  • knowledge 2
  • kompetisi blog 1
  • komunitas 2
  • KopDar 8
  • Korea 1
  • kuliner 7
  • Lawan TB 2
  • lesson learnt 7
  • life 2
  • lifestyle 4
  • lineation 32
  • lingkungan 1
  • Literasi Digital 2
  • motivation 9
  • museum tsunami aceh 1
  • New Year 2
  • order 1
  • oriflameku 2
  • parenting 4
  • perempuan tangguh 4
  • perjalanan tiga negara 1
  • personal 3
  • petualangan gaib 6
  • photography 1
  • picture 5
  • podcast 1
  • Profile 12
  • puisi 5
  • reflection 3
  • renungan 25
  • reportase 23
  • resensi 2
  • review 42
  • review aplikasi 1
  • rupa 1
  • Sahabat JKN 2
  • sakit 1
  • sea of life 17
  • sejarah 5
  • Sekedar 1
  • sekedar coretan 76
  • sekedar info 23
  • self-love 1
  • selingan semusim 9
  • seri BRR 4
  • snack asyik 1
  • Srikandi Blogger 2
  • Srikandi Blogger 2013 7
  • Srikandi Blogger 2014 4
  • SWAM 1
  • task 43
  • teknologi 1
  • tentang Intan 34
  • Test 1
  • testimoni 9
  • Tips 57
  • tradisi 1
  • tragedy 1
  • traveling 59
  • true story 7
  • tsunami 9
  • turkey 9
  • tutorial 7
  • visa 1
  • wisata tsunami 2

Followers


Blog Archive

  • December (1)
  • October (1)
  • March (1)
  • August (2)
  • May (1)
  • April (2)
  • March (6)
  • February (3)
  • January (1)
  • December (1)
  • November (5)
  • October (4)
  • September (3)
  • August (5)
  • July (3)
  • April (1)
  • January (1)
  • December (2)
  • November (1)
  • October (1)
  • September (1)
  • June (1)
  • February (1)
  • December (1)
  • September (2)
  • August (2)
  • July (1)
  • June (1)
  • March (1)
  • February (1)
  • December (5)
  • September (2)
  • August (3)
  • July (1)
  • May (3)
  • April (2)
  • March (1)
  • February (1)
  • January (7)
  • December (1)
  • November (5)
  • September (3)
  • August (1)
  • July (4)
  • June (1)
  • May (1)
  • April (3)
  • March (6)
  • February (5)
  • January (7)
  • December (8)
  • November (4)
  • October (12)
  • September (4)
  • August (3)
  • July (2)
  • June (5)
  • May (5)
  • April (1)
  • March (5)
  • February (4)
  • January (6)
  • December (5)
  • November (4)
  • October (8)
  • September (5)
  • August (6)
  • July (3)
  • June (7)
  • May (6)
  • April (7)
  • March (4)
  • February (4)
  • January (17)
  • December (10)
  • November (10)
  • October (3)
  • September (2)
  • August (5)
  • July (7)
  • June (2)
  • May (8)
  • April (8)
  • March (8)
  • February (7)
  • January (9)
  • December (10)
  • November (7)
  • October (11)
  • September (13)
  • August (5)
  • July (9)
  • June (4)
  • May (1)
  • April (12)
  • March (25)
  • February (28)
  • January (31)
  • December (8)
  • November (3)
  • October (1)
  • September (12)
  • August (10)
  • July (5)
  • June (13)
  • May (12)
  • April (19)
  • March (15)
  • February (16)
  • January (9)
  • December (14)
  • November (16)
  • October (23)
  • September (19)
  • August (14)
  • July (22)
  • June (18)
  • May (18)
  • April (19)
  • March (21)
  • February (27)
  • January (17)
  • December (23)
  • November (20)
  • October (16)
  • September (5)
  • August (2)
  • March (1)
  • December (2)
  • April (1)
  • March (1)
  • February (6)
  • January (1)
  • December (1)
  • November (4)
  • September (4)
  • August (1)
  • July (8)
  • June (16)

Oddthemes

Flickr Images

Copyright © My Virtual Corner. Designed by OddThemes