Pernah mendengar nama itu? Ya, Hermawan Kartajaya! pasti ada yang sudah familiar banget dengannya, namun ada juga yang masih awam kan ya? Aku sendiri sudah lumayan sering 'mendengar' [baca: membaca dari inet] tentang beliau. Lalu siapa sih pak Hermawan ini? Kenapa pula diulas disini?
Hayo, pada penasaran ga, Sobs?
Hm, beliau adalah salah satu pemateri pada acara Asean Blogger Festival 2013 yang lalu. Paparan yang beliau sampaikan, sungguh sukses menyedot perhatian para partisipan, dan memberi nuansa dan pengetahuan baru bagi kami semua. Tak hanya itu, semangat yang disuntikkannya via penampilannya yang begitu menyemangati, membuat para blogger beroleh spirit baru. Bahwa, bloggers, kita-kita nih, sedang naik daun lho! Kita mulai dilirik oleh para pihak terkait [pemerintah/dunia pariwisata, pengusaha, maupun stakeholders lainnya], untuk menjadi ujung tombak promosi, publikasi dan penyampaian berita. Tentunya berita-berita positif tentang negeri, pariwisata, usaha, dan hal-hal positif lainnya.
Salah satu paragraf yang langsung sukses mengajak partisipan untuk 'turut larut' dalam pemaparan beliau adalah kalimat-kalimat ini, Sobs.
Hayo, pada penasaran ga, Sobs?
![]() |
| Senang deh bisa foto bareng sang maestro, Hermawan Kartajaya |
Salah satu paragraf yang langsung sukses mengajak partisipan untuk 'turut larut' dalam pemaparan beliau adalah kalimat-kalimat ini, Sobs.
“Don’t leave the future to the man only, because man in general will always think about money, sex and power. Some times they use money to get sex and power, and some times they use power to get sex and money. “
"Jangan biarkan masa depan di tangan kaum laki-laki saja, karena biasanya fikiran laki-laki itu akan menuju pada tiga hal, yaitu; uang, seks dan power. Kadangkala, mereka akan menggunakan uangnya untuk mendapatkan seks dan power, dan kadang kala akan mereka gunakan power untuk mendapatkan sex dan uang."Seru kan, Sobs? Penasaran akan lanjutannya, mari klik di disini untuk menuju rumah emak dan baca lanjutan reportase lengkap ala Alaika Abdullah.
Sebuah catatan pengantar reportase tentang
Asean Blogger Festival 2013 untuk Rumah Emak
Al, Bandung, 24 Mei 2013












