Archive for March 2017
Menu
/ /
Injeksi Pelembab, solusi Jitu Lawan Dehidrasi Merawat kulit agar tetap lembab, apalagi di usia yang tidak muda lagi tentunya merupakan sebuah keniscayaan, agar kulit tetap kenceng, kinclong dan sehat bebas keriput. Sepakat?

Nah, cerita-cerita tentang usia di atas 45 tahun, pasti Sobats sudah banyak yang tau lah jika usiaku sudah lebih dari angka itu, toh? Nah, tentu mengandalkan masker buah-buahan saja, seperti layaknya saat perawatan kita di usia remaja dahulu, bukan lagi merupakan solusi jitu. Untungnya aku bertemu dengan dokter Dave, seorang dokter anti aging, yang hobi banget mengedukasi agar kita terampil menjaga kesehatan tak hanya kulit, tapi tubuh serta jiwa.

Namun, kali ini, aku tak hendak bicara tentang kesehatan jiwa raga, sih, tapi lebih fokus pada antisipasi menjaga agar kulit tetap lembab, kencang dan kinclong. Apalagi saat hendak traveling ke sebuah negeri yang sedang memasuki masa peralihan antara winter ke spring, yang tentunya temperaturnya beda signifikan banget dari cuaca tanah air.


Perubahan cuaca signifikan, 
membuat tubuh dan kulit lelah beradaptasi

Sebagai penduduk negeri tropis, kebayang donk bagaimana lelahnya tubuh menyesuaikan diri terhadap perubahan cuaca tersebut? Yang terbiasa hidup dan menikmati temperatur 28 - 35 dC (derajat Celcius), eh tiba-tiba akan berada pada temperatur antara minus 4 dC hingga 9 dC, jelas kulit wajah dan tubuh akan kaget. Bibir pastinya akan pecah-pecah. Itu adalah resiko. Yes, pastinya, donk! Namun, tentunya resiko ini harus banget diminimalisir. Makanya, tiga hari sebelum berangkat ke Korea tempo hari, aku cerita ke dokter Dave sekaligus menanyakan apakah selama di Korea nanti, krem malam yang biasa aku pakai perlu dihentikan sementara atau tetap saja dilanjutkan saja?

Nah, lalu dr. Dave malah memintaku untuk berkunjung ke DF Clinic, karena menurutnya, kulitku yang memang sangat kering ini, perlu diantisipasi terlebih dahulu agar terhindar dari resiko bakal kekeringan yang signifikan. Caranya gimana? Menurut dokter kece ini, solusi paling jitu dalam menghindarkan terjadinya kekeringan yang signifikan adalah dengan injeksi pelembab ke kulit wajah.

Injeksi Hyaluronic Acid

Yup, pelembab yang akan diinjeksikan ke dalam kulit wajah ini bernama Hyaluronic Acid. Seperti yang pernah aku tuliskan sebelumnyaHyaluronic Acid (HA) itu merupakan kandungan alami yang sebenarnya sudah ada pada setiap permukaan kulit manusia. HA dalam tubuh manusia adalah molekul yang berperan sebagai bantalan sendi, syaraf, dan memberi hidrasi untuk kulit dan rambut berkat kemampuannya yang mampu menahan kelembaban. Dengan HA, kulit akan lembut dan kenyal karena HA dapat meningkatkan produksi kolagen. Itu saja?

Tak hanya itu. HA juga merupakan salah satu anti oksidan yang mampu melawan radikal bebas. Namun seiring pertambahan usia, kulit kita semakin lambat dalam memproduksi HA sehingga pada sebagian orang akan mengakibatkan munculnya tanda-tanda penuaan seperti keriput, garis halus, dan permukaan kulit yang kendur dan kering.

Injeksinya sakit, ga, Al?

Nah, bagi yang parno terhadap jarum suntik, pertanyaan di atas pasti ngewakilin banget, yak? Hihi. Tenang, aku juga parno terhadap jarum suntik, lho! Etapi, ini ga sakit kok, karena sudah diberi krem anestesi dulu pada wajah, sehingga saat dilakukan proses injeksi, ga berasa lagi, yah..., paling rasanya kayak kena setrum halus. *eh. Ga kok, rasanya cuma kayak digigit semut. 

Berapa lama sih prosesnya? 
Ga lama, kok, untuk anestesinya kurang lebih 45 menit, sementara injeksinya sendiri cuma butuh 5 menitan gitu deh. Cepet banget, yak? Hasilnya akan langsung keliatan? Ya enggak instant detik itu juga lah, tapi sehari kemudian, kulit akan keliatan lembab dan kinclong, kenyal cantik! Tetap lembab walo sedang berada di dalam cuaca dingin menusuk tulang selama berada di negeri ginseng, Korea Selatan ituh. Wajahku jadi keliatan tetap cerah kan?




BP team dalam balutan Hanbok - Pakaian tradisional Korea. 
Senyum ceria pengusir rasa dingin yang menusuk tulang.

Hanbok - Korean Traditional Clothes
Depan, kiri-kanan: Alaika, Salman, Putri, Alma
Belakang, kanan - kiri: Alma, Nunik, Shinta, Rani


Alhamdulillah, senangnya ketemu DF Clinic, jadi banyak ilmu tentang cara jitu merawat kesehatan dan estetika, deh. Thanks dr. Dave, dengan injeksi Hyaluronic Acid, jadi ga kuatir lagi dengan perbedaan cuaca signifikan yang bakal berefek mengeringkan kulit wajah. I am ready to face the weather changes. :)

Sobats juga memiliki kulit kering kerontang dan mulai resah akan keriput? Cobain injeksi pelembab HA ini, deh, agar kulit tetap lembab, lembut dan kinclong! Atau ingin tanya-tanya dulu seputar perawatan ini, monggo, bisa colek langsung dr. Dave via telegramnya di @Krissnnanda atau FBnya di sini


tentang si pelembab kulit,
hyaluronic acid.
Al, Bandung, March 10 2017
Read More
/ /
Cara Mengurus Visa Korea Selatan Mengunjungi negara lain, alias traveling ke luar negeri, tentu menjadi impian banyak orang. Dan tentu, pasti sudah pada tau donk, bahwa untuk BISA masuk ke sebuah negara lain itu, kita butuh VISA, terkecuali, jika kita ingin masuk ke negara-negara yang adalah anggota ASEAN, maka kita, warga negara Indonesia, pemilik passport hijau (Ordinary Passport) BEBAS VISA. So, sudah pada ngeh ya, Sobs, jika ingin ke Korea Selatan itu, sudah pasti kita BUTUH Visa.

Dan sebelum masuk ke cara mengurus visa, aku ingin jelaskan sedikit tentang apa sih Visa itu? Bagi yang sudah familiar akan visa, monggo langsung skip ke bagian utama di bawah deh, ya!

VISA

Visa, adalah sebuah dokumen yang biasanya berupa stiker cantik, yang akan ditempelkan pada salah satu halaman passport kita, sebagai tanda bahwa kita [pemegang passport] sah/diijinkan untuk masuk ke negera tersebut. Visa ini, bisa berupa sticker cantik yang biasanya sedikit lebih kecil dari halaman passport, bisa juga berupa sticker yang sedikit lebih besar dari perangko [Visa On Arrival], bisa juga berupa print out pada kertas HVS A4 [e-visa] yang diselipkan begitu saja pada passport.

Kenapa dibutuhkan?
Ya, sudah pasti lah, karena dia adalah bukti otorisasi kita untuk masuk ke suatu negara.

Negara mana saja yang butuh Visa?
Inget ya, cyin, kita hanya bebas VISA untuk masuk ke Negara-negara anggota ASEAN, maka selain itu, kita [warga negara Indonesia pemegang passport hijau/ordinary passport] AKAN butuh Visa untuk bisa masuk dan melenggang cantik di negara-negara selain negara anggota ASEAN tersebut.

Cara Mengurus Visa Korea Selatan

Oke, langsung ke topiknya nih, Sobs. Visa Korea Selatan dan selanjutnya kita sebut dengan Visa Korea saja, ya.

Setiap negara, pasti punya kebijakan tersendiri dalam cara 'pemberian visa' negaranya terhadap calon visitornya. Jika pada ulasan visa Turki, aku menulis bahwa Visa ke Turki untuk tujuan wisata bisa diperoleh tanpa ribet (baca: on arrival alias VoA, atau evisa aka elektronic visa), maka untuk bisa berkunjung ke negerinya para Oppaa itu, kita butuh effort untuk mengurus visanya.

Efforts yang gimana, sih, Al? Sulit kah?

Hm, sebenarnya sih enggak sulit, asalkan lengkap syaratnya, cuma, syaratnya ini lho yang lumayan berderet, sih. Tapi ya, teteup, kudu dipenuhi karena mereka itu ingin memastikan bahwa visitornya itu memang bertujuan untuk berwisata, lho, bukan mau numpang nyari duit, alias bekerja, hehe.

Well, berikut syarat-syarat yang diperlukan untuk pengurusan visa wisata ke Korea, ya!


  1. Formulir Permohonan Aplikasi Visa yang sudah diisi.
  2. Foto berwarna ukuran 3,5 x 4,5 cm berlatar belakang putih, ditempel di kolom 'foto' pada formulir aplikasi visa.
  3. Paspor asli dan fotokopi paspor (halaman identitas plus halaman2 yang ada visa/stempel negara-negara yang sudah dikunjungi)
  4. Rekening koran 3 bulan terakhir.
  5. Surat Referensi dari Bank.
  6. Saldo tabungan (yang tertulis di dalam surat referensi Bank) harus menyesuaikan dengan lama tinggal di Korea. Misalnya, untuk masa tinggal 7 hari, maka dikali 1,5 juta --> 7 x 1,5 = 10,5 juta rupiah. Jadi jumlah saldo yang mengendap minimal antara 10 - 15 jutaan gitu deh, untuk masa tinggal semingguan, itu. 
  7. Surat Pajak Tahunan (SPT) dan Print out Dokumen/Form 1770)
  8. Fotokopi Kartu Keluarga atau Dokumen yang dapat membuktikan hubungan kekeluargaan.
  9. Surat Keterangan Kerja dan Fotokopi SIUP Tempat Bekerja- Jika tidak bekerja tidak perlu menyertakan.
  10. Surat Keterangan Mahasiswa/Pelajar, bagi yang masih bersekolah.
  11. Surat Ijin dari suami/orang tua/atasan, bermaterai 6000.
  12. Surat sponsor baik oleh diri sendiri, suami atau pihak lain. Untuk contohnya bisa dilihat pada postingan contoh surat sponsor untuk pengurusan visa
  13. Copy NPWP
  14. Itinerary
Biaya Pembuatan Visa Korea

Layaknya biaya pembuatan visa untuk masuk ke negara lain, maka biaya pembuatan Visa Korea juga variatif, tergantung jenis Visanya.

  1. Single Entry Visa (Visa kunjungan di bawah 90 hari): Rp. 544.000,-
  2. Single Entry Visa (Visa kunjungan di atas 90 hari): Rp. 816.000,-
  3. Multiple Entry Visa (Berlaku untuk 5 tahun): Rp. 1.224.000,-
  4. Double Entry Visa (Dua kali masuk dan berlaku untuk 6 bulan): Rp. 952.000,-
  5. Visa Kerja, dan jenis visa lainnya, silakan cek sendiri pada link berikut ya. 
Catatan penting, nih, Sobs, bahwa biaya pembuatan Visa ini tidak akan dikembalikan baik karena kita membatalkan pengajuan visa maupun karena visa kita ditolak. Jadi untuk mengurus kembali Visa yang ditolak tadi, kita harus membayar lagi. Sedih yaaa? Hiks..., makanya, sebelum mengajukan permohonan aplikasi, lengkapi dulu syarat-syaratnya, ya!

Lamanya Proses Pembuatan Visa

Lamanya proses pembuatan Visa Korea itu tergantung dari jenis visa yang kita ajukan. Untuk jenis multiple entry visa, termasuk ekspress, lho. Hanya butuh waktu satu hari kerja, hari ini apply, besok udah jadi. Tapi, itu pun tergantung pada kelengkapan dokumen yang kita berikan. So, kelengkapan dokumen tetap harus diutamakan, ya!

Untuk jenis visa single entry, biasanya akan butuh waktu 4 hari kerja. Tergantung lagi pada kelengkapan dokumennya. 

Checking Approval/Rejection Visa

Nah, untuk mengurangi rasa penasaran/was-was, kita bisa banget cek-ceki status permohonan aplikasi visa kita secara online, lho, jadi ga perlu bolak balik telfon or datang ke kantor kedutaan.
Caranya:

  1. Masuk ke web resmi kedutaan korea di sini. 
  2. Ubah opsi 'Application No' ke 'Passport No.' seperti pada gambar di bawah ini. 
  3. Isikan No. Passportnya dan Juga Nama Pemegang Passportnya. Dalam menuliskan nama pemegang passportnya, jangan lupa dibalik, ya, Sobs. Nama keluarga terlebih dahulu baru kemudian nama sendiri (Suku kata kedua, baru kemudian suku kata pertama). Contohnya, Fithrianti Abdullah Puteh (my real name), maka dituliskan menjadi Puteh, Fithrianti Abdullah. Begicuuu.
online check Visa Korea Approval
4. Bersiaplah untuk kemungkinan diterima atau ditolak. Hehe.

Pengambilan Visa Korea

Setelah mendapatkan update status (diterima atau ditolak) Visa Korea kita, maka langkah selanjutnya adalah kembali ke kedutaan untuk mengambil atau mengurus ulang visa kita. Adapun jam pengambilan berkisar antara pukul: 13.30 - 16.30 wib pada hari kerja, sementara jam pengajuan visa buka setiap hari kerja pada rentang waktu antara pukul 09.00 - 11.30 wib. 

Nah, gimana, Sobs, semoga uraian di atas cukup jelas dalam memberikan gambaran tentang pengurusan Visa Korea, ya. Semoga bermanfaat, lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan, dan selamat mengurus Visa Korea.


Penasaran bagaimana bentuknya? Ini, lho! 


catatan penting pengurusan Visa Korea
Al, Bandung, 14 March 2017
Read More
/ /
Serunya Beraktivitas Outdoor di Trizara Resorts Masih ingat ga, Sobs, dengan keseruan ber-glamping ria di Trizara Resorts yang aku posting di sini? Yup, ga salah lagi, glamping di Trizara Resorts itu emang mengesankan banget, lho! Dan sesuai janji, malam ini, aku akan lanjutkan tentang keseruan beraktivitas outdoor di Trizara Resorts ini, deh! Dijamin seru dan bakal bikin mupeng, lho! So, are you ready, Sobs?

Land Rover Trizara Resorts
Off Road Seru by Trizara Resorts
Archery Battle

Sebenarnya sih, agenda awal, untuk hari pertama kedatangan kami (tim Bandung dan tim Jakarta) di Trizara Resorts, akan ada dua agenda seru yang akan dijalanin. Etapi, karena kedatangan tim Jakarta yang delay sampai berjam-jam dikarenakan kendala jembatan Cisomang yang masih belum boleh dilalui oleh bis maupun kendaraan gede lainnya, maka kebersamaan kami (tim Bandung dan tim Jakarta) baru dimulai pada pukul 4an sore gitu, deh. Akibatnya? Agenda yang sudah disiapkan pun terpaksa disesuaikan dengan waktu yang masih tersedia.

Baca juga: Berapaan sih nginep di Trizara Resorts?

Jadilah sore itu, kami sepakat untuk bermain panahan saja. Yeayy! Pasti sudah banyak yang tau donk, kalo aku tuh sukak banget dengan olahraga yang satu ini. Yes, panahan. Olahraga yang dimainkan dengan sangat ahli oleh Rasullullah ini, entah kenapa, begitu memikat hatiku. Etapi, jangan membayangkan bahwa aku jago banget panahannya, lho, ya! Jika pun Sobats melihat video panahanku yang di bawah ini, di mana aku bisa menembak dengan sangat jitu, itu hanya kebetulan, lho! Hehe. Karena setelahnya, beberapa kali aku malah gagal. Hi hi.



Latihan Panahan.

Yup, sebelum bertanding. Tentunya kami diberi kesempatan terlebih dahulu untuk latihan memanah. Maka dengan excited, masing-masing team heboooh banget berlatih. Eits, sebenarnya banyakan berfoto narsis sedang panahan sih dibanding latihan beneran. Haha. Etapi, seruuuu! Serunya pake bangets, lho! Aku aja sampai ga mau udahan deh latihan ini, habisnya, setiap menembak, kena-kena terus, sih! *Jiaaah, sombong! Hehe

Pertandingan seru pun dimulai.

Namanya games, udah pasti anak panahnya bukanlah anak panah yang tajam seperti yang sering kita lihat di film-film itu lah. Jadi kita-kita mah ga akan gentar walo nanti bakalan kena tembak. Etapi, bagi yang parno kena tembak, tenang, setiap anggota team, telah 'dipersenjatai' dengan baju dan helm pengaman, kok. Jadi aman! Terus permainannya gimana, Al?

Hihi, permainannya seru banget, bahkan bikin terpingkal-pingkal. Ga percaya? Coba deh tonton videoku yang ini. Dan perhatiin, ini team eikeh kok nyantai amat, yak? Haha.





Tangan lembam membiru pun tak disadari

Yup, saking asyiknya ber-tanding panahan, dan bernafsu 'mematikan' lawan, aku sama sekali tak menyadari dan merasai jika lengan kiriku tersabet tali busur saat melepas anak panah. Entah bagaimana kejadiannya, tau-tau di akhir permainan, saat tanpa sengaja meraba lengan kiri, kok iya aku kaget, gegaranya, karena si lengan kiri ini lembam membiru. Hadeuh! Semua yang melihat pun jadi ngeri. Kok bisa, Mba Al?

Entahlah, yang jelas, aku begitu bersemangat, sehingga tidak merasakan sakit, baru lah setelah permainan usai, rasa sakit baru menyapa dan sukses bikin meringis. Kapok? Enggak tuh, malah pengen ke Trizara lagi dan ber-archery lagi. Seru, sih!

Jadi kalo sekedar ngalamin tangan bengkak kayak gini, sih, aku ga masalah, deh. Yang penting ntar kalo udah sembuh, mau latihan memanah lagi, ah!

Zumba kece pagi hari.

Yup. Hari kedua, dimulai dengan berzumba ria di halaman depan Trizara Resorts. Rerumputan hijaunya yang cantik, ternyata tak hanya diperuntukkan untuk spot berfoto ria, bersepeda, tapi juga ber-zumba ria. Wow! Zumba seru ini jangan ditanya gimana, deh. Yang jelas, kece badai dan sukses bikin kita sumringah menyambut pagi hari dengan aktivitas yang pastinya akan semakin seru!


A post shared by Alaika Abdullah (@alaikaabdullah) on


Off Road Seru By Trizara Resorts.

Nah, ini nih, yang paling dinanti. Kapan lagi mau off road seru jika bukan bersama teman-teman kan yak? Iya lah, off road jika hanya berdua atau bertiga doank kan garing, ya? Hihi.
Nah, sesuai dengan janji, kami pun siap sedia donk untuk ber-off road ria, dengan Landies (Land Rovers) yang siap membawa kami bertualang menelusuri jalanan yang pastinya bikin kami terlompat-lompat di dalam Landies. Woohoo! Ga sabar deh.


Dan ternyata, menelusuri jalanan yang memang telah dibentuk sedemikian rupa mengantarkan kami bertualang, memang bener-bener bikin suara tak mampu diredam, lho! Terlompat ke kiri ke kanan di dalam Landies yang kami tumpangi adalah hal biasa, bahkan menjadi hal yang dinanti. Suara keras mulai dari jeritan hingga gelak tawa adalah penyemarak suasana dan bikin gairah dan happy meluap sempurna. Ah, Trizara emang tau banget ya bikin happy pengunjungnya? Thanks Trizara untuk aktivitas outdoornya yang luar biasa. Dua hari bersamamu, sukses bikin pikiran dan jiwa refreshed and ready to face the routine activities kembali, deh! Gimana ga refreshed coba, Sobs, jika kebersamaan yang kami jalani selama dua hari itu, penuh dengan canda tawa dan bahagia, seperti yang terlihat pada video berikut ini, nih!


Sobats juga butuh suasana nyaman dan seru untuk refreshing? Coba deh ke Trizara Resorts


Trizara Resorts
Jl. Pasirwangi Wetan, Gudangkahuripan, Lembang, Gudangkahuripan, Lembang, 
Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391, Indonesia

Glamping seru di Trizara Resorts
Al, Bandung, 10 Maret 2017


Read More
/ /
Contoh Surat Sponsor untuk Diri Sendiri bagi Pengurusan Visa Setiap negara memiliki persyaratan tersendiri dalam pengurusan visa bagi calon visitor untuk boleh masuk ke negaranya. Salah satunya adalah Korea. Untuk masuk ke negara ini, diperlukan beberapa syarat utama yang harus dipenuhi, salah satunya adalah surat sponsor, di mana menyatakan bahwa sang sponsor akan menanggung penuh segala biaya yang diperlukan selama dalam perjalanan dan berada di Korea. Selain itu, di dalam surat sponsor ini juga perlu ada pernyataan yang memastikan bahwa traveler atau visitor TIDAK AKAN menggunakan kesempatan ini (selama berada di negara tersebut) untuk mencari kerja.

Lalu, siapakah yang akan mengeluarkan surat pernyataan sponsor itu, Al?
Ya, tergantung, sih, Sobs. Jika perjalanan kita adalah berdasarkan biaya kita sendiri, berarti surat sponsornya adalah self-sponsorship (sponsori diri sendiri), jika biaya perjalanan ditanggung oleh suami atau kantor, ya surat sponsornya ditandatangani oleh suami atau kantor.

Berikut adalah contoh surat sponsor oleh diri sendiri atau Self-Sponsorship.

Letter of Self - Sponsorship

The Embassy of South Korea
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 57 -58
Menteng Dalam - Tebet – Jakarta Selatan
DKI Jakarta – 12870 – Indonesia

Jakarta, 7 February 2017

Dear Visa Officer,

I, (name), Passport No.  .......................,  Indonesian Nationality, hereby stand as financial sponsor for myself during my visit to South Korea.

I am going to travel to South Korea starting on 4 March 2017 up to 9 March 2017 for a vacation purpose. All of the accomodation and expenses during my visit will be fully covered by my personal account and I guarrantee that I will not seek any employment in your country and will return to Indonesia on 9 March 2017 since I have to come back to my work on Monday, 13 March 2017.

Should you have any question or other documents required for this visa application, please kindly contact me at (your email) or my mobile phone (your mobile phone number)

Thank you very much for your kind attention, Your great support and consideration are highly appreciated.

Sincerely Yours,



(Name)

Jika sponsornya oleh suami atau pun kantor, maka tinggal mengganti kalimat/menyesuaikan saja, menerangkan bahwa biaya perjalanan ditanggung oleh suami/kantor dan menjamin bahwa si tertanggung tidak akan mencari pekerjaan di Korea Selatan.

Semoga artikel ini bisa membantu, ya, Sobs! Selamat mengurus Visa!

contoh surat sponsor pengurusan visa,
Al, Bandung, 12 Maret 2017
Read More
/ /
Pernah enggak sih, Sobs, ngalamin situasi di mana rasa bosan melanda begitu saja? Maksudnya gimana, Al? Ya gitu, deh! Rasa yang mungkin jika ditelaah, datangnya bukan begitu saja alias dadakan, sih, namun mungkin sudah mulai secara berangsur, namun kitanya belum menyadari karena levelnya belum begitu nyata. Barulah, ketika skalanya mulai membesar (terakumulasi), hati baru ngeh, bahwa rasa bosan sudah melanda. Rasa bosan ini, sih, biasanya disebabkan oleh rutinitas harian yang itu-itu terus, misalnya pergi pagi pulang sore (ngantor) yang dilengkapi dengan ritual 'berjuang' menuju dan pulang kantor (baca: naik transportasi umum such as commuterline, busway, atau mengendarai motor/mobil di dalam kemacetan, and other similar things). Lalu sesampai di kantor, kita mulai terbenam di dalam tugas-tugas dengan target pencapaian yang kudu di-achieved. Pasti rutinitas ini, mau tak mau akan menyumbang 'rasa bosan' jika dibiarkan berlarut, kan? Ditambah pula, sesampai di rumah, kita berhadapan dengan suasana rumah yang tidak mendukung hati untuk happy. 

Nah, cerita-cerita tentang kebosanan, nih, Sobs, aku baru aja ngalamin case seperti di atas, tuh! Jadi ceritanya, seorang teman yang dulu sama-sama kerja di Aceh, udah setahun ini kerja di Jakarta, dan tinggalnya di sebuah apartemen dengan unit bertype studio. Iya sih, keputusannya untuk nyicil apartemen tuh udah tepat banget, daripada membayar kosan yang sewa perbulannya sampai 2,8 juta rupiah. Mending bayar cicilan apartemen lah, ya! Cuma, unit apartemen miliknya ini masih kosong banget. Furniture yang ada hanya di bagian kitchen, berupa sebuah kompor mata satu dengan elpiji 3 kg yang warna ijo itu, deh, plus rak piring minimalis tentunya. Hehe.

Bagian lainnya, hanya sebuah meja kerja, dan sebuah kasur yang digelar begitu aja di lantai. Jadi tampilannya emang ga banget lah. Yes, ga banget bikin happy dan sukses bikin hati sempit begitu kita memasuki unitnya. Jelas aja doi lelah saat pulang kantor, udah capek-capek berjuang ekstra keras menuju dan pulang kantor, bekerja tekun di kantor, eh sampai apartemen disambut pula oleh suasana yang ga bikin rileks, malah bikin mata sepet.

Nah, karena dia tau aku senang dekorasi, maka dibujuklah aku untuk main ke apartemennya. Bukan untuk main sih sebenarnya, tapi lebih tepatnya untuk bantuin doi mengubah suasana 'butek' di apartemennya itu. Jadilah kami browsing-browsing aneka dekorasi untuk apartemen type studio, dan menemukan design yang seperti ini, nih, Sobs! Baik aku maupun temanku itu, langsung ngerasa klik di hati melihat design-nya ini.
sofa bed minimalis
Gambar dipinjem dari http://properti.liputan6.com/
Uapik, ya, Sobs? Aku suka dengan warna dan modelnya itu, deh. Minimalis dan elegan, dan pastinya akan cocok banget untuk dijadikan properti utama di dalam unit studio milik temanku ini. Apalagi sofabed kan memang lagi ngetrend banget saat ini, dan juga memang pas banget untuk dijadiin properti multifungsi. Ya berfungsi sebagai sofa saat kita ingin leyeh-leyeh cantik menikmati masa-masa santai maupun menerima tamu atau untuk digunakan sebagai tempat tidur kala malam menjelang dan kita butuh istirahat dengan tenang dan nyaman.

Maka, kami pun sepakatlah untuk browsing sofa murah tapi ga murahan, yang mirip-mirip dengan sofabed di atas sebagai langkah utama menata letak unit apartemen milik temanku ini. Cuma browsing, Al? Belanja online untuk sebuah sofa bed?

Eits, kenapa enggak? Apa sih yang ga bisa dibeli online saat ini? Teknologi masa kini udah ngedukung banget, lho, dalam memudahkan kita-kita memberdayakan waktu dan meretas kemacetan. Banyak banget marketplace yang menjual tak hanya barang-barang berupa fashion, kuliner, gadget dan semacamnya, bahkan untuk barang-barang perabotan rumah tangga atau furniture pun, kini sudah tersedia dan bisa dibeli online, lho! Makanya aku senang-senang aja saat diminta oleh temanku ini untuk membantunya dekorasi ruangannya. Toh ga perlu keluar rumah, cukup buka gadget atau laptop, gunakan keyword tertentu untuk mencari inspirasi dari design-design yang ada, lalu googling mencari barang-barang pendukung, untuk menciptakan dekorasi tersendiri berdasarkan inspirasi yang kita peroleh dari hasil googling tadi.

Begitu menemukan furniture yang dicari, lalu lakukan transaksi pembelian/pembayaran, lalu tunggu deh si furniture sampai di rumah. Thanks again to technology, yang telah memudahkan kita melakukan pekerjaan tata menata, cukup dari ujung jemari. Hemat waktu, hemat biaya, dan kita pun tersenyum lega. Sobats punya pengalaman tata menata? Share donk di kolom komentar.

Cerita seputar tata menata ruangan,
Al, Bandung, 1 Maret 2017
Read More