Archive for January 2017
Menu
/ /
Imlek 2017, nuansanya masih hangat memancar, sehangat mentari pagi yang sinari Kota Bandung si lautan api. Jika beberapa hari lalu, aku bercerita tentang persiapan sambut Imlek yang dipersiapkan oleh The Trans Luxury Hotel Bandung, untuk para tamu setianya, maka hari ini, aku mau cerita tentang kisah seru TOUR DE PETJINAN van BANDOENG - Napak Tilas Jejak Petjinan/Tionghoa di Kota Bandung.

Ah, iya, program ini merupakan kerjasama Komunitas Aleut (sebuah komunitas pecinta wisata sejarah dan lingkungan yang telah berusia lebih kurang 11 tahun) dengan Best Western Premier La Grande Hotel - Bandung. Dan sebagai blogger yang juga suka banget nulis tentang traveling and history, undangan untuk turut serta dalam napak tilas ini, pastinya aku sambut dengan happy, donk, ah!

Baca juga: camping manja seru dan nikmat di Trizara Resorts

Tour de Petjinan van Bandoeng

Hari masih pagi (sekitar pukul 5.30 wib) kala kupacu Gliv ke alun-alun Kota Bandung. Meeting point -nya adalah di halaman rumput hijaunya yang cerah dan sejuk dan instagramable. Belum banyak peserta yang datang kala aku tiba di tekape, sehingga baik aku, Efi, Bang Aswi, punya banyak waktu untuk jeprat-jepret terlebih dahulu.

Oh, iya, Teh Venta, sang marcom Best Western Hotel memperkenalkan aku pada sepasang koko-cici cantik-tampan, yang berseragam kasual kuning. Ealah, senada dengan pakaian yang aku pakai deh. Padahal ga janjian dress code lho kita. Hehe.


Tak hanya Koko dan Cici Jakarta ini, lho, yang turut serta di dalam Tour de Petjinan van Bandung ini, melainkan turut pula sepasang jaka-mojang Bandung, dan sepasang Hakka Ako - Amoy Bandung juga. Selain itu, beberapa rekan media dari majalah dan koran ternama, plus member dari Komunitas Aleut yang pastinya turut serta sebagai penunjuk jalan. Yang pasti, aura excited sudah mengintip bahkan sesaat sebelum gathering dan briefing dimulai, lho! Yes, we were so excited for this Petjinan Tour, yang akan menempuh rute2 yang sudah ditentukan dengan berjalan kaki.

Tour de Petjinan van Bandoeng
Teh Venta dari Best Western Premier La Grande Hotel - Bandung
sedang briefing sebelum tour dimulai
Kopi Aroma

Walo kabarnya Kopi Aroma ini sudah begitu melegenda, namun aku baru tahu akan kabar ini, ya, pada hari tour ini, Sobs! Aih, kemana aja eikeh? Hehe.
Jadi, Kopi Aroma ini adalah sebuah pabrik kopi yang sudah berdiri sejak tahun 1930, berlokasi di Jalan Banceuy, dan dimiliki oleh Tuan Tan Houw Sian, yang sebelumnya bekerja di perusahaan kopi milik Belanda, yang kemudian memutuskan untuk berhenti dari perusahaan tersebut dan mendirikan usaha kopi kecil-kecilan dengan nama Aroma.

kopi aroma bandung
Perlahan tapi pasti, Kopi Aroma mengemuka, dan dikenal sebagai kopi terbaik dan unik di Bandung dan Indonesia, karena mempergunakan raw material (kopi) terbaik dan mempertahankan penggunaan mesin-mesin pengolahnya tetap seperti pertama kali pengolahan kopi ini dimulai. Jadi perpaduan the best quality and the unique machine menjadi andalan eksistansi Kopi Aroma ini hingga kini. Tak heran jika pembelinya harus sampai ngantri setiap harinya untuk mendapatkan bubuk kopi legendaris ini, Sobs!
Saat ini, Kopi Aroma dikelola oleh generasi kedua sekaligus pewaris tunggal dari Tuan Tan, yaitu Widyapratama.

Pasar Baru

Siapa yang tak kenal Pasar Baru? Sebuah pasar yang di dalamnya terjadi transaksi perdagangan hingga milyaran rupiah. Pasar yang awalnya masih sangat tradisional ini, baru mengalami sentuhan bangunan semi permanen pada tahun 1906, di mana jajaran pertokoan berada di bagian paling depan sementara pada bagian paling belakangnya diisi oleh los-los pedagang.
Bangunan ini kemudian direnovasi pada tahun 1926. Terdapat dua buah pos yang mengapit jalan masuk menuju kompleks Pasar Baru. Pasar Baru Bandung sempat menjadi kebanggaan warga karena meraih predikat sebagai pasar terbersih dan paling teratur se-Hindia Belanda pada tahun 1035. Wow! Pasar terbersih se-Hindia Belanda, lho! Keren, yak?

Barulah pada tahun 1970-an dilakukan renovasi terhadap pasar ini dan menjadikannya gedung modern bertingkat tanpa menyisakan lagi bentuk bangunan lamanya. Renovasi berikutnya dilakukan pada tahun 2001, menghadirkan pasar baru dalam bentuk yang kita temui saat ini.

Orang-orang Pasar Baru

Ini tak kalah menariknya, Sobs! Ada banyak kisah menarik di balik Pasar Baru yang masih bisa kita telusuri. Di antaranya adalah kisah para saudagar Bandung tempo dulu yang tinggal dan menjalankan usaha dagangnya di kawasan ini. Mereka adalah para saudagar yang berasal dari Sunda, Jawa, Palembang, bahkan India dan Arab.

Keluarga-keluarga Tionghoa pun tak ketinggalan dalam mewarnai khasanah budaya dan keberadaan orang-orang di Pasar Baru ini. Ada yang menjadi saudagar batik Solo, yaitu keluarga Tan Djin Gie, yang bisa juga disebut sebagai salah satu pelopor perdagangan batik di Pasar Baru.

Bahkan, legenda tentang kiprah keluarga Tan Djin Gie di Bandung bisa ditemui di dalam roman "Rasia Bandung' yang terbit pada 1918. Keluarga ini menjadi salah satu fokus utama yang ditulis di dalam buku, dan rumah tokoh ini masih ada sampai sekarang, lho! Seru, ya?

Pecinan Lama

Kawasan ini merupakan awal pemukiman masyarakat Tionghoa di Bandung. Pada masa Hindia Belanda memang terdapat pengelompokan penduduk berdasarkan etnisitas seperti di kawasan Pecinan ini. Pada berikutnya, kawasan Pecinan dipindahkan dan diperluas lebih ke arah Timur, sehingga kawasan awal disebut sebagai Pecinan Lama.

Sebuah bangunan tua di sudut barat laut Jalan Pecinan Lama masih nampak bergaya lama dan terlihat kurang terawat. Model bangunan sudut seperti terlihat pada gambar di atas, tuh, selain menarik dipandang mata juga memberikan ruang yang cukup luas bagi persimpangan jalan.

Jalan Raya Pos

Sebagai akibat dari peristiwa Perang Diponegoro (1825 - 1830), banyak orang Tionghoa yang berpindah ke berbagai tempat, di antaranya Bandung. Konon Daendels- lah yang memaksa mereka datang ke Bandung melalui Cirebon sebagai tukang perkayuan dan dalam upaya menghidupkan perekonomian di pusat kota dekat De Grotepostweg (Jalan Raya POs). Daerah hunian para pendatang baru ini berada di Kampung Suniaraja.

Kawasan Pecinan di Kampung Suniaraja memiliki batas Jalan Asia-Afrika, Banceuy, Suniaraja dan Oto Iskandardinata. Kabarnya sih, pada masa awal itu, terdapat sekitar 13 orang kaum Tionghoa saja di sana. Pada perkembangan berikutnya, konsentrasi pemukim Tionghoa berkembang dan menyear ke arah barat.

Warung Kopi Purnama

Nah, jika di atas tadi ada pabrik kopi legendaris 'Kopi Aroma' maka di Pasar Baru ini juga ada yang namanya warung kopi legendaris, bernama Warung Kopi Purnama. Berdiri sudah cukup lama, pada era 1930 dengan nama Chang Chong Se yang berarti 'Silakan Mencoba'. Didirikan oleh Yong A Thong yang hijrah dari Kota Medan, sekitar abad ke 20, dengan membawa tradisi 'Kopi Tiam'. Wow, dari Medan, ternyata. Hehe.

Btw, pasti kepo kan akan apa itu tradisi 'Kopi Tiam"? Nah, ternyata, Sobs, kaum Tionghoa tuh punya tradisi 'sarapan sambil minum teh. Kata 'Kopi Tiam' merupakan perkembangan dari istilah 'Yam-Cha' di Tiongkok. 'Sarapan sambil minum teh'. Di daerah Melayu, termasuk Indonesia, budaya minum teh ini pun berganti menjadi minum kopi. Jadilah sarapan sambil minum kopi. Begicuu, deh, Sobs!

Pada tahun 1966, kedai kopi Chang Chong Se pun berganti nama menjadi Warung Kopi Purnama, dikelola secara turun temurun dan kini telah memasuki generasi ke 4.

Pasar Ciguriang

Meski secara resmi ibukota Kabupaten Bandung pindah dari Dayeuhkolot pada tahun 1810, namun Bandung baru memiliki pasar pada tahun 1812, lho. Pasar itu dikenal dengan nama Pasar Ciguriang. Lokasinya berada di kawasan Jalan Kepatihan.

Pada bulan November 1845, pasar yang menjadi pusat perdagangan di Bandung pada saat itu ludes dilahap api, Pasar Ciguriang dibakar sebagai umpan untuk membunuh Asisten Residen Priangan dan Bupati Bandung oleh beberapa orang yang mendendam keduanya.

Untuk menampung para pedagang dan aktivitas pasar, maka pada tahun 1884, lokasi penampungan baru mulai dibuka dan sisi barat kawasan Pecinan. Kawasan inilah yang kemudian dikenal sebagai kawasan Pasar Baru.

Babah Kuya

Toko Jamu di Bandung
Bukan, Sobs! Ini bukan Uya Kuya, tapi Babah Kuya, si toko jamu. Siapa coba yang tak kenal dengan toko jamu dan rempah legendaris ini? Merupakan saksi eksistensi warga Tionghoa di awal kelahiran pusat perdagangan Kota Bandung. Toko jamu Babah Kuya didirikan oleh Tan Sioe How pada sekitar abad ke 18. Toko ini telah mewariskan keahlian meracik bahan ramuan tradisional Nusantara secara turun temurun.
Sebagian besar bahan untuk jamu-jamu di toko Babah Kuya ini (sekitar 95%) berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, dan sebagaian sisanya diimpor dari luar negeri.

Saking terkenal dan universalnya, Babah Kuya tak hanya menjadi rujukan para tabib, tapi juga peramu pengobatan tradisional Nusantara, bahkan juga menjadi rujukan pengobatan modern, lho.

Cakue Osin dan Kuliner Nusantara

Ada yang suka banget makan Cakue? *Lirik diri sendiri dan ngacung deh eikeh. Yes, tanpa kita sadari, sebenarnya, banyak sekali penganan nusantara yang justru berasal dari penganan warga Tionghoa. Salah satunya ya Cakue ini. Selain itu, bakso, bacang, capcay, siomay, bakpau dan berbagai macam penganan lainnya merupakan hasil akulturasi dari kebudayaan Tionghoa dan memperkaya khasanah kuliner Nusantara.

Bicara tentang kuliner Tionghoa yang mengindonesia, bagi Sobats penggemar Cakue yang sedang ke Bandung, jangan lupa atau carilah kedai Cakue Osin, karena rugi banget jika sudah ke Bandung tapi tidak mencicipi cakue Osin yang rasanya memang yummy banget ini, lho!


Selain cakue, kita juga bisa mencicipi bubur kacang tanah yang rasanya lezat banget, lho!
Cakue Osin ini sudah eksis sejak tahun 1934, dan hingga sekarang masih mempertahankan nikmatnya rasa cakue Osin, bubur kacang Fujian dan beberapa menu lainnya, yang akan sayang banget jika dilewatkan dengan begitu saja.

Hotel Surabaya

Napak tilas selanjutnya selepas menikmati sajian yummy di kedai Cakue Osin, adalah berjalan ke hotel Surabaya, yang semua adalah merupakan 'Landhuis' (komplek tempat tinggal) orang Tionghoa, yang berdiri sejak tahun 1884. Didirikan oleh Tan Djin Gie, salah satu saudagar batik Solo di Bandung. Namun seiring dibukanya jalur kereta api Bandung - Batavia, bangunan ini dikembangkan menjadi sebuah hotel.

Sayangnya, bangunan bagian belakang hotel yang merupakan bangunan tertua telah digantikan oleh bangunan baru yaitu Hotel Gino Feruci, sementara bagian depan disewakan dan digunakan sebagai tempat usaha.

Kelenteng Satya Budhi


Kelenteng ini dibangun dari hasil sumbangan warga Tionghoa dan diprakarsai oleh Letnan Tionghoa di Bandung saat itu. Tan Djoen Liong. Pada awalnya, kelenteng ini bernama Kuil Hiap Thian Khong yang berarti "Istana Para Dewa".

Rancangan dan pembangunannya dikerjakan oleh para pekerja yang didatangkan dari Tiongkok Selatan. Pemujaan utama kelenteng ini ditujukan kepada Koan Kong, seorang panglima militer masa dinasti Han (206 - 25 SM) yang bergelar Dewa Perang (Koan Te Kun). Pemugaran Kelentang sempat terjadi pada tahun 1958 dan 1985.
Kelenteng Satya Budhi Bandung

Nah, Sobs, itulah sekilas jejak Petjinan van Bandung, dan usai touring ini, rombongan Tour de Petjinan van Bandung pun diundang untuk menikmati santap siang di Best Western Premier La Grande - Bandung, yang pastinya langsung disambut hangat dan tak sabar oleh para peserta tour, mengingat perut yang sudah kriuk-kriuk setelah napak tilas menelusuri jejak langkah para warga Tionghoa masa lampau, napak tilas the Petjinan van Bandung. Amazing, sungguh sebuah pengalaman yang membuka wawasan dan salut kepada Best Western yang memulai progam ini. Juga kepada Komunitas Aleut yang telah selama 11 tahun konsisten pada tujuan mulia ini.

Well, Sobs, yuk, santap siang dulu, nantikan postingan-postingan berikutnya yang tak kalah menariknya, ya!

Jejak langkah de Petjinan van Bandung,
Al, Bandung, 28 Januari 2017
Read More
/ /
Dekorasi Imlek 2017
Yes, pada merasa enggak sih, Sobs, jika penghujung Januari ini kita mendapati nuansa merah khas Dekorasi Imlek mulai menghias berbagai tempat-tempat keramaian, seperti mal atau pusat perbelanjaan, lobby-lobby hotel, kantor, perbankan, dan lain sebagainya.

Bicara tentang imlek, aku jadi teringat sebuah kisah yang sering berulang setiap menyambut perayaan imlek. Dulu, waktu di Medan, seorang teman dari keturunan Tionghoa, selalu minta ditemani ke pasar Petisah untuk beli baju baru bagi dirinya maupun anak dan suaminya. Ataupun berburu keperluan untuk dekorasi rumah sambut hari raya ini. Ya, namanya teman, tentu aku akan sediakan waktu untuk temaninya dengan happy, walo sebenarnya, aku tuh paling males kalo harus ke pasar atau mal di saat orang-orang sedang berjubelan memburu diskon atau hunting keperluan mereka dalam sambut hari raya atau hari besar. Membludaknya orang-orang di pasar atau mal seperti ini, sering bikin kepalaku pusing dan mata nanar. Apalagi jika lihat sale namun dompet sedang tidak mendukung, haha.

Kini, peradaban dan kecanggihan teknologi yang semakin maju, tentu telah berbuah banyak sekali kemudahan, termasuk dalam hal berbelanja tadi. Kini, kita cukup berbekal sebuah gadget yang terkoneksi ke internet, maka kita bisa meluncur ke berbagai toko online atau marketplace untuk berburu barang-barang keperluan di atas. Pilih dipilih, bayar dan tunggu barang-barang tersebut tiba di depan pintu. Semudah itu! Thanks to internet, thanks to technology.

Ditambah pula dengan aneka promo kece yang sering digelar oleh e-commerce atau marketplace dalam memanjakan para customer-nya. Wow, bikin hidup semakin happy lah pastinya, ya, Sobs? Seperti program kece yang sedang digelar oleh blanja.com ini, nih, Sobs!

Program Hoki Tak Berujung - Blanja.com

Perayaan Imlek 2017

Siapa coba yang ga ingin dapat hoki atau dapat kemujuran? Apalagi dalam menyambut perayaan Imlek sebentar lagi, pastinya teman-teman Tionghoa sedang bersiap untuk nge-dekorasi ruangan/rumah sambut para tamu yang akan hadir bersilaturrahmi kan, ya?
Nah, sudah pada tau belum jika blanja.com tuh lagi seru-serunya menggelar Promo Tahun Baru Imlek 2017, di mana Sobats bisa berburu barang kebutuhan dengan harga miring.  Hayo, Sobs, tunggu apalagi, segera deh meluncur ke tekape, dan pilih dipilih barang-barang keperluannya, agar dekorasi hoki perayaan imlek lancar terkendali.

Imlek 2017
Masih mau bertarung di tengah kemacetan, dan menempuh jarak sekian jauh untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan dekorasi imleks, jika barang yang sama malah duduk manis di blanja.com dan bisa diperoleh semudah klak kik klak klik? Hehe. Yes, jika bisa diperoleh dengan lebih mudah, mengapa harus menempuh jalan yang lebih sulit, ya, Sobs? Ya mending go online ke blanja.com lah, ya?

Emang promo ini khusus menyediakan barang-barang kebutuhan imlek aja, Al?

Ya enggak lah, promo kece ini ga hanya untuk yang merayakan imlek. Banyak barang kebutuhan selain imlek yang juga digelar dengan harga miring dan bersahabat di dompet, lho! Misalnya aja, gadget, cosmetic, dan aneka barang kebutuhan lainnya. Coba deh, diintip-intip dulu ke tekape, Sobs, mumpung lagi promo, biar kebagian dan ga ketinggalan apalagi gigit jari, hehe.

Imlex 2017

See? Banyak banget produk-produk kece yang sedang digelar dengan harga memukau, sayang banget jika ga dimanfaatkan dengan cantik kan? So, hayuk atuh, Sobs, yang sedang preparing untuk dekorasi ruangan atau siap-siap sambut imlek, segera deh manfaatkan momen kece ini, dan bagi yang ga merayakan imlek, tapi sedang butuh gadget atau peralatan lainnya, pas banget nih untuk intip-intip katalog blanja.com, siapa tau barang yang sedang Sobats incar memang sedang diskon kece menanti untuk 'dipindahrumahkan'. Hehe.

Selamat berbelanja di blanja.com, ya!


info kece di blanja.com
Al, Bandung, 26 Januari 2017

Read More
/ /

Glamping Seru di TRIZARA RESORTS Setiap orang pasti butuh yang namanya PIKNIK. REKREASI. Sepakat, Sobs? Ya, walo ga harus yang jauh-jauh sih, ga mesti ke luar kota atau ke luar negeri segala. Berpiknik di dalam kota atau sedikit melipir ke pedesaan, atau hanya menikmati me-time berkualitas, juga sudah masuk kategori piknik, toh? Dan bisa banget memberikan efek yang luar biasa bagi refresh-nya urat-urat saraf kita, hati dan pikiran. Setuju?

Beberapa minggu lalu, aku bener-bener sedang butuh piknik! Pengen melipir kembali ke alam, yang udaranya bersih, sejuk kalo bisa malah yang bikin menggigil tapi juga ga bikin rempong. Pengennya camping, tapi males kalo kudu bawa 'peralatan perang' dan mendirikan tenda sendiri. Ribet kan? Wong pengen rileks, menikmati alam, tapi kok kudu rempong bawa-bawa peralatan. Hehe. Eh, Alhamdulillahnya, sebagai blogger yang juga suka nulis tentang traveling, aku tuh dapat undangan untuk turut serta dalam acara gathering bloggers yang diadakan oleh Trizara Resorts dan diperuntukkan bagi beberapa bloggers dari Jakarta dan Bandung. Wow! Sungguh sebuah undangan yang ga perlu pikir panjang lagi untuk bilang YES! Glamping di Trizara Resorts, coba, Sobs? Siapa yang mau nolak? Secara aku tuh udah beberapa kali baca tulisan teman-teman yang sempat staycation dan menikmati serunya glamping di sana.

Eh, by the way, udah pada familiar belum sih dengan yang namanya glamping? Atau malah hobi banget, hingga selalu punya alokasi budget untuk glamping?

Glamping Seru di Trizara Resorts.

Glamping, umumnya dikenal sebagai penggalan istilah 'glamour camping' atau kalo aku sih bilangnya camping manja-nikmat. Ya iya lah. Gimana ga glamour coba, jika untuk kegiatan camping ini, kita cukup bawa badan dan pakaian saja, tanpa rempong bawain tenda dan mendirikannya segala. Ga perlu repot-repot bawain 'peralatan perang' seperti panci dan kompor lapangan untuk memasak. Glamping, ga perlu bawa-bawa semua itu, Sobs! Di tekape, sudah tersedia tenda kece yang di dalamnya malah tersedia spring bed cantik nan kokoh yang siap menampung kita untuk tak hanya bobok cantik, tapi juga bisa dijadikan spot kece untuk berfoto ria. Ga percaya? Lihat deh, fotoku yang satu ini, di dalam salah satu tendanya Trizara Resorts.

Alaika Abdullah
a Very Sweet Morning at +TRIZARA RESORTS 
Ini beneran, lho! Ini di dalam tenda! Bukan di hotel. Lihat deh 'jendela tenda'nya di mana aku menembuskan pandang pagi itu? Tenda khaaan?

Yes, Trizara Resorts emang beneran a Glamping space, lho!

Dan..., petualangan pun dimulai!

Yes, seperti yang sudah kami rencanakan, karena lokasi Trizara Resorts berada di wilayah kota Bandung, maka kami, tim Bandung, memilih untuk tak tergesa-gesa berangkat ke lokasi. Mencoba memperkirakan arrival time kami tak berselisih terlalu jauh dengan tim Jakarta, yang  kali ini tentu akan memerlukan waktu tempuh yang jauh lebih lama dibanding biasanya, mengingat jembatan Cisomang masih prohibited untuk dilalui oleh bis atau pun kendaraan besar lainnya, karena sedang dalam perbaikan. Berdasarkan pertimbangan itu, maka kami pun baru bergerak pada jam 9-an dengan speed yang santai bahkan singgah dulu di beberapa tempat. Hingga kemudian, sesuai perkiraan kami pun tiba di Trizara Resorts pada pukul 11.30an atau kurang lebih pukul 12 siang gitu, deh. Karena tim Jakarta belum tiba, maka kami pun mengisi waktu dengan taking some pictures sambil ber-exist ria lah.


Photo taken by @bangaswi

Itu baru salah satu spot foto kece milik Trizara Resorts, lho, Sobs! Masih banyak lagi spot-spot ciamik lain yang menanti untuk dijadikan lapak bernarsis ria. Jeprat-jepret emang kebutuhan, sih, ya? Hehe.

Glamping Lembang
Teriknya Mentari tak menyurutkan niat hati untuk ciptakan foto kece. 
Lobby Trizara Resorts yang terbuka, memberi kebebasan
bagi mata untuk menikmati indahnya berbagai space yang tersedia,
serta kebebasan bagi sang angin untuk menghalau 'gerah'


Check in to the TENT

Yes, saat yang ditunggu-tunggu pun tiba. Setelah puas berfoto ria, ceklak ceklik di berbagai spot yang janjikan keindahan, akhirnya room/tenda pun siap untuk dihuni. Karena tim Jakarta diketahui masih jauh 'terseok-seok' oleh jarak tempuh yang di luar kebiasaan, maka kami pun dipersilakan untuk check in lebih dahulu. Dan aku, bisa mengintip siapa aja yang akan jadi teman setenda ku malam nanti. Yeay, ada Nurul Noe (udah pernah ketemu beberapa kali sebelumnya) serta ada teman baru, yaitu Windah Tsu. Asyik! Oh iya, aku kebagian tenda jenis SVADA, yang peruntukannya adalah untuk 4 orang. Ha? 4 orang? Empit-empitan, donk? Enggak lah, Sobs! Justru Trizara Resorts itu well prepared dalam menyambut para tamunya. Mereka menyediakan 4 kategori tenda/camp sesuai kebutuhan para tamu.

Kategori Tenda Mewah yang ada di Trizara Resorts.

1. Netra Tent

Tenda jenis ini masuk kelas luxury, karena menawarkan view yang bener-bener bikin mata adem dan hati takjub akan keindahan alam yang terpampang di depan mata.
Sumber: trizara.com
Bisa melihat sunset, sunrise, dan Gunung Tangkuban Perahu (cukup) dari TENDA saja! Makanya ga heran kan kenapa Netra Tent ini menjadi yang paling mahal dan limited (hanya berjumlah 13 tenda)? Netra Tent hanya diperuntukkan untuk berdua saja.

Yes! Bener, cocok banget emang untuk yang sedang honeymoon, atau sedang ingin (hanya) berdua saja dengan pasangan tersayang. Etapi, ingin berdua teman juga masih teteup BOLEH kok. Hehe.

2. Zana Tent

Glamping Lembang
Sumber: trizara.com
Nah, sebenarnya yang paling cocok untuk honeymooners sih yang ini. Karena biasanya pasangan yang ingin honeymoon kan ga ingin diganggu oleh keramaian alias butuh suasana tenang, syahdu. Ga perlu banget juga sih untuk lihat-lihat sunrise atau sunset segala, kan, ya? Haha.
Tenda bernama Zana ini hanya dibatasi dalam jumlah 12 tenda saja, dan berlokasi di bagian paling bawah, menjanjikan kedamaian dan ketenangan yang silence is golden, deh! Terletak pada bagian paling bawah di Trizara Resorts.
Janjikan kedamaian dan hening.

3. Svada dan Nasika Tent

Nah, untuk kita yang datang berkelompok atau rame-rame, baik bersama keluarga atau teman-teman tersayang, Trizara Resorts juga telah bersiap menyambut kehadiran kita dengan menawarkan tenda bernama Svada atau Nasika. Berdaya tampung 4 orang per tenda, dengan fasilitas tak kalah mewahnya. Satu spring bed - King Size, dan 1 spring bed atas - bawah ukuran 4 feet, siap memanjakan bobok cantik kita sembari menyelusup ke bawah selimut setelah menikmati aneka agenda malam hari, mulai dari barbeque dan api unggun, hingga ke aneka permainan.

Kapan lagi coba leyeh-leyeh dengan sahabat di atas tempat tidur,
sambil menikmati hangatnya kopi pagi? Ditemani pula oleh
sang fotografer yang mengarahkan gaya
agar menghasilkan foto cantik seperti ini? Haha
Tenda Nasika mau pun Svada merupakan tenda mewah jenis family, yang tersedia dalam jumlah paling besar dibandingkan kedua jenis tenda sebelumnya. Selain untuk konsumsi keluarga, tenda jenis ini juga cocok banget bagi kantor-kantor yang sedang membawa staf-stafnya untuk team building atau refreshing, atau untuk group-group atau komunitas.


Fasilitas Di dalam Tenda

Nah, ini! Pasti pada kepo kan, ada apa aja sih, di dalam tenda ini? Tenda kok isinya kece badai gitu, sih? Ada spring bed mewah segala? Eits, itu belum semuanya, lho! Tak hanya menyediakan spring bed empuk yang bikin kita males untuk bangkit dan bergerak, tapi tenda-tenda di Trizara Resorts juga menyediakan rest room yang tak kalah mewah. Namanya juga resorts, walo berdiri di atas alam terbuka dan berkonsep camping, tapi ya itu, Sobs, camping yang glamour alias high class! Jadi jangan heran jika kamar mandi atau rest room-nya juga kelas resorts, ya!

Lalu ada apa lagi, Al?

Banyak. Namanya juga tenda mewah untuk glamping, maka jangan pernah kuatir untuk meninggalkan barang-barang berharga saat kita hendak menikmati udara dan alam di luar tenda. Sebuah deposit box unik berupa peti yang terbuat dari kayu, telah tersedia, lengkap dengan gembok yang bisa kita pakai untuk mengunci peti besinya agar benda-benda berharga aman adanya.

Selain itu? Banyak! Ada colokan listrik untuk memastikan kita ga akan kehabisan daya/power si gadget tercinta, terus ada teh, kopi, dan kettle listrik serta cup to prepare the coffee or tea, layaknya hotel-hotel berbintang. Ada, meja kerja lengkap dengan kursinya, dan beberapa item lainnya.


Trizara Resorts
Svada Camp dan Interior propertinya
Hanya saja, di tenda-tenda Trizara Resorts memang tidak tersedia AC dan televisi. AC, jelas ga perlu, secara udara Lembang tau sendiri kan dinginnya? Etapi, jika pun sedang terik pada siang harinya, sebuah kipas angin siap sedia kok di langit-langit tenda untuk sejukkan ruangan.

Televisi? Ngapain? Jauh-jauh glamping kok mau nonton televisi, kan mending di rumah aja atuh, kalo mau nonton tv. Hehe.

Fasilitas Lain di Trizara Resorts.

Layaknya sebuah resorts, Trizara juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas seperti wifi berkecepatan tinggi, ruang meeting (berupa tenda kece, donk, teteup); Cafe (Indriya Cafe) untuk tempat breakfast, lunch maupun dinner; ada juice bar; ada juga terrace cafe.

Meeting Package

Ingin merecharge energi berfikir dan melalukan rapat evaluasi atau pertemuan penting lainnya dengan tim, atau team building? Trizara Resorts adalah pilihan yang sangat tepat, Sobs! Berkonsep Be One with Nature atau menyatu dengan alam, memang tepat sekali untuk meremajakan kembali pemikiran yang penat dan membangun tim atau team building.

Ada 3 Meeting Room sesuai kapasitas yang dibutuhkan, tersedia di glamping kece ini.

1. Sabha Room (35 persons)
2. Melana Room (35 persons)
3. Lagna Room (90 persons)

PreWedding Package.

Bukan Trizara Resorts namanya jika tak jeli menyediakan kebutuhan yang satu ini. Alam Lembang yang sejuk, dan keindahannya yang menakjubkan, tentu menjadi pilihan yang mengena banget untuk event-event sekelas PreWed!

Sobats ingin menghelat prewed yang berkesan? Cobain di Trizara Resorts, deh.

Honeymoon Package


Masih dalam rangka memanjakan customer-nya, Trizara Resorts juga menyediakan aneka package untuk keperluan honeymoon, lho! Hayoo, yang butuh honeymoon kedua, jangan kalah dengan yang hendak honeymoon pertama, lho! Cobain paket-paket as mentioned on the image beside, ya!

Trizara Gathering Packages

Masih ada paket lainnya, lho! Bagi Sobats yang butuh gathering, Trizara sudah mengemas aneka paket seru dan fun seperti yang tertera pada gambar di bawah ini, deh!

Atau butuh Entertainment Packages? 

Tenang, Trizara Resorts juga punya! Mau Off Road (Landy Package), juga ada! Atau mau semuanya alias Full Package? Bisa juga!
Ayo, cek gambar di bawah ini, dan tentukan pilihanmu, ya, Sobs! Dijamin seru, fun and happy!

Harga Paket di Trizara
Harga paket per January 2017
Lihat kan, Sobs? Untuk fasilitas olah raga sendiri, tersedia banyak sekali jenisnya, ya? Lihat deh gambar paling kanan dari gambar di atas. Wow! Seru dan free. Ada juga space untuk zumba atau senam pagi atau sepedaan.

Eh ada lagi, lho! Yang paling dinanti jika berkunjung ke Trizara secara berkelompok adalah momen-momen khusus malam hari, yaitu kebersamaan di depan api unggun setelah barbeque di terrace cafe! 

Gimana, Sobs? Kece badai emang Trizara Resorts ini, ya? Menjanjikan keseruan jika kita datang berkelompok, menjanjikan kedamaian dan keharmonisan jika datang bersama keluarga, menjanjikan romantisme dan syahdunya cinta jika kita datang berdua pasangan. Hm..., mau banget atuh, ke sini lagi. Hehe.

Serunya Aktivitas Hari Pertama - Archery Battle.

Wow! Ga terasa, tulisan ini udah panjang banget, ya, Sobs? 1.784 kata hingga ke kata terakhir pada paragraf paling akhir. Dan ini belum kelar, lho! Aku belum bercerita tentang keseruan yang kami alami pada hari pertama juga hari kedua. Di hari pertama, karena tim Jakarta sampai lokasi udah terlalu siang, bahkan memasuki sore hari, maka hanya satu aktivitas yang kami lakukan begitu tim Jakarta tiba, yaitu Archery battle. Yeaaay!!! Ini emang yang paling aku nantikan sih. Etapi, hari kedua juga ga kalah seru, lho! Kami off road bersama Landies (Landrovers). Seru pisan! Tapi, Sobs, mengingat artikel yang kian panjang ini, cerita keseruan hari pertama dan kedua, mending aku ceritakan pada postingan berikutnya, deh, ya. Artikel yang ini udah panjang banget, euy! See you on the next post, atuh lah. Okey, Sobs? 

Baca lanjutannya di: Serunya Outdoor Activities di Trizara Resorts



Trizara Resorts
Jalan Pasirwangi Wetan, Lembang, Indonesia
Phone: +622282780085
Website: http://www.trizara.com
Instagram: https://www.instagram.com/trizararesorts

Kisah seru glamping di Trizara Resorts,
Al, Bandung, 25 Januari 2017
Read More
/ /
alaikaabdullah.com Waktu seakan berlari. Rasanya baru kemarin aku cerita tentang serunya sambut 1 Januari 2017, di The Trans Luxury Hotel Bandung, bersama sajian live spektakuler yang menampilkan grup band legendaris Incognito dan KLA Project. Eh, 4 hari lagi, hari besar lainnya sudah menanti dan tawarkan kebahagiaan yang pastinya bikin hati sumringah, utamanya adalah bagi yang merayakannya.

Dan kini? 4 hari lagi, tepatnya 28 Januari 2018, kemeriahan lainnya sudah menanti. Imlek alias perayaan Chinese New Year, yang sudah di ambang pintu. Teman-teman dari etnik Tionghoa, akan menyambut kehadiran tahun 'Ayam Api', yang tentunya akan dirayakan dengan kemeriahan dan suka cita tersendiri. Bernuansa khas merah dan emas, menampikan keunikan tersendiri yang selalu menarik dan dinanti.

The Trans Luxury Hotel Bandung, yang selalu terdepan dalam menghadirkan berbagai kebutuhan lifestyle dan entertainment, sudah pasti akan kembali mempersembahkan beragam kemeriahan, mulai dari Akrobatik Barongsai Tonggak International, Lucky Angpao hingga aneka menu khas negeri Tirai Bambu, will be provided specially untuk para tamu.

Pertunjukan Barongsai Tonggak sendiri akan dihadirkan di area sepanjang 14 meter yang dilengkapi 23 buah tonggak, dengan tinggi tiang hampir setinggi dua orang dewasa. Ayo, Sobs, yang sedang di Bandung, jangan lewatkan pertunjukan spektakuler ini dan bersiaplah untuk berdecak kagum menyaksikan pertunjukan yang akan dihelat pada tanggal 28 Januari 2017 di The Plaze pulkul 13.00 wib dan 16.00 wib. Jika tahun lalu sekitar 80 ribu tamu hadir dan terkesima menyaksikannya, maka tahun ini diperkirakan atraksi ini akan memukau 85 ribu pengunjung. Wow! Tak hanya itu, lho, Sobs, keesokan harinya, 29 Januari 2017 akan ada Liong Dance Show dan Parade Barongsai Lantai pukul 12.000 wib dan 15.30 wib, lho!

Bagi-bagi Angpao di TSM.

Yes, kemeriahan Imlek juga akan disemarakkan oleh 'bagi-bagi angpao' di TSM dengan hadiah mulai dari TSM Shopping Voucher bernilai 200 ribu rupiah hingga ke merchandise dari tenant-tenant di TSM. Angpao ini bisa banget didapatkan dengan setiap penukaran struk belanja atau slip EDC yang menggunakan kartu TSM Ultima atau Karti Kredit Bank Mega senilai minimum 500 ribu rupiah atau menggunakan kartu kredit dan kertu debit bank lain atau pun tunai senilai minimum 1 juta rupiah (berlaku akumulatif, tidak berlaku kelipatan), pengunjung akan mendapatkan 1 kali kesempatan untuk mengambil angpao berhadiah langsung. Wow! Asyik banget, yak?

Lucky Angpao di The Trans Luxury Hotel Bandung

Tak hanya TSM yang heboh bagi-bagi angpao, lho! The Trans Luxury Hotel Bandung pun, punya agenda spektakuler tersendiri, lho! Ada Lucky Angpao! Yes, Lucky Angpao! Menariknya, grand prize dari lucky angpao yang bisa didapatkan secara cuma-cuma ini adalah menginap di Celebrity Suite. Ah, serius, loe, Al? 

Iya, beneran, lho! Mengincap di Celebrity Suite itu memang bonus banget! Kamar yang menjadi favoritnya pak SBY saat menjadi presiden RI itu, emang luar biasa kecenya. Sok, atuh, Sobs, siapa tau kebagian lucky angpao ini. Emang cara mendapatkannya gimana, Al? 

Caranya mah gampang banget. Lucky Angpao ini bisa didapatkan oleh pengunjung (jika beruntung) yang bersantap malam di The Restaurant atau The 18th Restaurant and Lounge pada hari Jumat, 27 Januari 2017. Ga tanggung-tanggung, nih, Sobs, ada 18 Lucky Angpao yang disediakan The Trans Luxury Bandung, dengan berbagai varian hadiah spektakulernya, lho! Di antaranya; menginap di Celebrity Suite dan Premier Room, voucher dinner di The 18th Restaurant and Lounge, hingga voucher Dream Time Message di The Spa. Wow! Mupeng, ih!

Cullinary Nikmat di Trans Luxury Hotel Bandung

Bicara Cullinary, The Trans Luxury Hotel Bandung memang ga pernah setengah-setengah dalam memanjakan para tamunya, lho! Di The Restaurant, lantai 3, akan tersedia aneka kulinari khas Tionghoa yang otentik seperti Baked Chicken with Sesame Sead, Braises Fish Maw and Blck Mushroom, Braised Hoisom, hingga Stirfried Sea Scallops with Brocolli and Pear. Sajian penuh nutrisi dan lezat ini akan disajikan ala buffet pada malam Imlek 2017, 27 Januari 2017 pukul 18.00 - 22.00 wib dengan harga IDR. 539.888 net/dewasa dan IDR. 269.999 net/anak di bawah 12 tahun. Nikmati santap malam penuh kesan, di dalam nuansa dekorasi khas imlek yang semakin meriah dengan suguhan hiburan tradisional seperti Lion-lion, Wushu, Fortune Teller dan alunan musik klasik dari Guzheng atau kecapi Cina.

Atau ingin sensasi berbeda? Tenang, Sobs, di lantai tertinggi hotel megah yang baru saja mendapatkan anugerah award di ajang World Halal Tourism Awards 2016 ini, The 18th Restaurant and Lounge, menyuguhkan sajian otentik hasil kreasi Executive Chinese Chef, Shifu Tang yang berasal dari Hong Kong. Wow! Kurang apalagi coba, Sobs? Tinggal pilih, mau yang di lantai 3 atau mencoba sensasi istimewa dengan dekorasi unik khas negeri Tirai Bambu dengan pemandangan ciamik Kota Bandung malam hari, tepat dari ketinggian lantai tertinggi hotel mewah ini? Hongkong Night with Shifu Tang cukup ditebus dengan harga IDR. 688.999 net/dewasa, nih, Sobs.

Chef Trans Luxury Hotel
Cooking Demo with Chef Shifu Tang


Lalu, apakah menu-menu sedap ini khusus untuk sajian Imlek saja, Al?

Hm, tentu tidak, Sobs. Sajian ini sudah bisa dinikmati per 16 Januari 2017, lho! Dapat dinikmati dengan sajian a la carte menu, dinner buffet dan Sunday Brunch. Untuk a la carte menu dapat dinikmati setiap Senin hingga Kamis untuk makan siang dan makan malam. Pengunjung juga dapat menikmati menu all you can eat setiap Jumat dan Sabtu pukul 18.00 - 22.00 wib atau sambil menemani buah hati bermain di The Pool setiap hari Minggu di Sunday Brunch pada pukul 12.00 - 15.30 wib. Biayanya? Cukup IDR. 299.000 net/dewasa dan IDR. 150.000 net/anak di bawah 12 tahun. Gimana, Sobs? Kemahalan? Eits, tapi ada harga ada rasa, toh?

Apalagi jika Sobats memiliki kartu kredit dari Bank Mega atau dengan menunjukkan kartu VIP Membership, kita akan dapatkan potongan harga spesial, lho! Berlaku untuk seluruh paket yang ditawarkan oleh The Trans Luxury Hotel Bandung. Asyik khaaan?

Lantai Kaca UJI NYALI

Menikmati santap siang, atau jelang malam di the resto lantai 18 ini memang menawarkan keunikan tersendiri, lho, Sobs! Selain memuaskan selera lidah, kita juga bisa menguji adrenalin dengan menguji keberanian untuk berdiri santai atau bernarsis ria di lantai kaca tembus pandang, yang berada pada sayap kiri restoran ini. Lantai kaca tebal tembus pandang ini, sengaja aku namakan LANTAI KACA UJI NYALI. Karena untuk berjalan di atasnya memang bener-bener menguji nyali banget, Sobs!

Aku yakin, tidak semua dari kita berani berjalan dengan gagah berani, deh, di atas lantai kaca ini, pada ketinggian lantai 18. Yang begitu kita menatap ke bawahnya, tatapan mata akan langsung menghunjam ke jalan raya di mana lalu lintas sedang lalu lalang. Makanya begitu berhasil melakukannya, rasanya tentu akan membuat kita ingin mengulangnya kembali, atau malah kapok untuk melakukannya lagi. Hehe.

Kalo aku sih, setelah yang pertama, malah ingin mengulang dan mengulangnya, lagi. Duduk manis atau berdiri dengan gaya heroik atau malah bergaya ala putri duyung untuk narsis tentu akan sangat menarik, nih. *Molai deh.

See, Sobs? Ngeri-ngeri sedap ya, bermain di atas lantai kaca uji nyali ini? Eits, nantikan kisah seru khusus bermain di lantai kaca uji nyali ini, di postingan berikutnya, ya!

Untuk yang akan merayakan Imlek 2017, wishing you all the best and Happy Chinese New Year, ya!

Serunya merayakan tahun baru Imlek 2017 di 
The Trans Luxury Hotel Bandung
Al, Bandung, 24 Januari 2017
Read More
/ /
8 Pilihan Hotel Murah di Malang untuk Solo Traveler Siapa sih yang ga suka traveling? Aku yakin, most of us, pasti seneng donk yang namanya traveling atau bepergian, terutama untuk relaxing jiwa yang lelah, ya, toh, Sobats? Bagiku sendiri, traveling baik dalam rangka tugas negara kantor maupun keperluan pribadi, selalu menjadi salah satu aktivitas menarik yang pastinya menjadi salah satu tools untuk terapi jiwa. Dan bagiku lagi, nih, Sobs, traveling berjamaah ber-grup atau pun sendirian alias solo traveling, ga masalah. Apalagi jika wilayah yang dikunjungi atau destinasi tujuan itu masih wilayah negeri sendiri, traveling sendirian, mah, gampil! Siapa takut! Bahkan bisa jadi suatu hal yang punya sensasi tersendiri, lho! Cobain, deh! Sensasinya itu, beda banget dibandingkan traveling dengan grup atau teman-teman, lho! Dengan ber-solo traveling, kita jadi punya waktu yang lebih banyak untuk ekplorasi minat atau hobi kita secara lebih mendalam, tanpa terikat pada teman seperjalanan. Kita bisa menentukan segala sesuatu sendiri, tanpa harus merasa 'ah, ga enak dengan si A, atau si B'. Dan berbagai alasan lainnya, deh. Intinya adalah, solo traveling itu, punya keasyikan tersendiri, lho! Selain juga punya kesempatan tersendiri bagi kita sendiri untuk mengukur dan melatih kemandirian kita.

Nah, bicara tentang solo traveling, nih, Sobs, aku pengen bagi info 8 hotel murah di Malang yang pas di dompet nih yang bisa kita jadikan tempat menginap jika kita ingin main dan ber-solo traveling di Kota Malang, nih, Sobs! Pada tau kan ya, jika Kota Malang ini sering banget menjadi destinasi wisata para solo traveler?

1. Hotel Wills Indah


Hotel Murah di Malang
Sumber: traveloka.com
Ke Malangnya naik kereta api? Pasti asyik banget, ih! Nah, kalo kita masuk ke Kota Malangnya via kereta api, atau pun ingin meninggalkan Kota Malang dengan menumpang kereta api, maka menginap di hotel yang dekat ke stasiun kereta api adalah pilihan terbaik. Dan jangan kuatir, Sobs. Ada sebuah hotel kece dengan rate bersahabat nih yang bisa kita jadikan pilihan menginap. Terletak di Klojen, berjarak hanya sekitar 1 kilometer doank dari stasiun, cuma butuh waktu kurang dari 5 menit lho untuk mencapai stasiunnya.

Hotel ini berbintang satu, harga kamar mulai dari IDR. 264.704. Cheap banget, ya? Selain kamarnya yang nyaman, keuntungannya adalah posisinya yang terletak di jantung kota. Aksesnya gampang dan berdekatan dengan tempat-tempat kuliner legendaris, seperti Bakso Bakar Pak Man dan Surabi Imut.

2. Butik Capsule Hostel

Hotel Murah di Malang
Sumber: traveloka.com
Yup, ga perlu jauh-jauh ke Jepang, lho, untuk merasakan menginap di hotel kapsul. Malang juga memiliki hotel serupa, tepatnya Butik Capsule Hostel yang berlokasi di wilayah Klojen. Satu ruangan diisi oleh bilik-bilik tempat tidur yang diberi pembatas. Lantai 1berisi bed-bed yang merupakan mixed capsule alias campur cewek cowok, sedangkan lantai 2 untuk Female Capsule, jadi khusus solo traveler yang cewek nih.

Dekorasi Butik Capsule Hostel ini girly banget, lho! Aku yakin, pasti para solo traveler wanita akan jatuh hati pada dekorasi hostel satu ini, deh! Mulai dari wallpaper pada dindingnya; bantal imut-imut yang bermotif kartun; kerai berwarna hijau yang membatasi bilik, ditambah pula keramahan para stafnya yang bikin hati adem yang bahkan diakui oleh para pengguna Tripadvisor akan membuat kita betah menginap di sana. Ga hanya itu, lho, Sobs, kita juga bisa menyesap kopi dan teh gratis di meja makan seraya berinteraksi dengan traveler lainnya. Asyik, ya? Lalu rate per-capsulenya berapa, Al? Cukup murah, Sobs, hanya IDR. 125.000 per malam, lho! Tertarik? Yuk, langsung catet dan melipir ke sana kalo ke Kota Malang, ya!

3. Dewarna Zainul Arifin

Hotel Murah di Malang
Sumber: traveloka.com
Suka mengeksplorasi tempat-tempat yang bernuansa tempo doeloe? Nah, Kota Malang adalah tempat yang masih kental akan nuansa tempo doeloe nih, Sobs! Khususnya di wilayah seputaran Alun-alun Malang. Kita bisa mengeksplorasi bangunan-bangunan bersejarah, terutama tempat-tempat peribadatannya, seperti Masjid Jami, Gereja Kayutangan dan Kelenteng Eng An Kion.

Butuh tempat kulinari tempo doeloe juga? Nah, wajib banget deh nyobain Toko Oen, yang memang sudah masyur sejak zaman kolonial Belanda. Toko Oen masih mempertahankan arsitektur khas Belanda dan hingga kini masih menyediakan es krim sebagai menu utamanya. Cocok banget nih untuk kudapan sembari meresapi suasana tempo doeloe. 

Jika ingin mengunjungi tempat-tempat tersebut dalam sekali jangkauan, cocok banget deh kalo menginapnya juga di hotel-hotel terdekat ke wilayah itu. Kita bisa jadikan salah satu hotelnya, yaitu Dewarna Zainul Arifin. Rate-nya juga terjangkau banget deh, Sobs, cukup dengan IDR. 350 ribu, kita udah bisa bermalam di Deluxe Double Bed, dengan fasilitas yang dilengkapi AC, wifi gratis, shower dan balkon.

4. Hasanah Guest House Soekarno Hatta

Hotel Murah di Malang
Sumber: traveloka.com
Hotel murah di Malang lainnya adalah Hasanah Guest House. Perjalanan menuju Hasan Guest House dari Stasiun Blimbing hanya sejauh 3 kilometer, dan 11 km dari Bandara Abdul Rachman Saleh, lho, Sobs! Lokasinya lumayan strategis, berdekatan dengan jalan protokol. 

Rate-nya? Cukup IDR. 220.000, kita sudah bisa menginap di Standard Room. Fasilitasnya udah mencakup wifi gratis, AC, shower, dan sarapan. Murah kan? 

5. Everyday Smart Hotel


Hotel Murah di Malang
Sumber: traveloka.com
Berlokasi di jalan Soekarno Hatta No.2, Everyday Smart Hotel ini bisa dibilang sebagai hotel yang paling strategis karena letaknya persis menghadap jalan protokol yang terhubung ke beberapa wilayah utama. Banyak pula angkutan umum yang lalu lalang di depannya, sehingga memudahkan akses kita ke mana-mana. Untuk wisata kulinerinya sendiri, Jalan Soekarno Hatta emang tempatnya, Sobs. Hampir semua jenis makanan ada di sana. Tak terkecuali pada malam harinya. Trotoar pun disulap menjadi lapak-lapak berjualan kopi panas sampai ceker pedas. Wow, syedaaap! 
Tertarik menginap di Everyday Smart Hotel? Cukup dengan IDR. 332.000,- startingnya, lho, Sobs!

6. The Batu Villas


Hotel Murah di Malang
Sumber: traveloka.com
Malang dan Batu emang rasanya sulit dipisahkan, deh, Sobs. Tanggung aja rasanya jika sudah ke Malang tapi ga sempat eksplorasi Kota Batu. Ada Jatim Park 1 dan Museum Angkut yang menanti disambangi, lho! Dan paling efektif tuh, menginapnya di hotel terdekat agar menjajal areal wisatanya itu makjleb. Hotel yang bisa menjadi pilihan di antaranya adalah The Batu Villas, Sobs!

Meskipun merupakan hotel bintang dua, tapi The Batu Villas ini menghadap pegunungan dan berdekatan dengan beberapa tempat wisata, dan harganya sangat terjangkau, lho! Bahkan bagi backpacker sejati, bisa banget menginap di Backpacker Dorm Bed-nya yang cukup dengan merogoh kocek senilai IDR. 74.900,- lho! Jika ingin kamar yang lebih nyaman, bisa juga memilih Junior Room seharga IDR. 245.000,-

7. Baliku Guest House

Hotel Murah di Malang
Sumber: traveloka.com
Selain The Batu Villas, Baliku Guest House juga bisa dijadikan pilihan kece untuk tempat menginap, nih, Sobs! Jaraknya ke Museum Angkut hanya sejengkal, lho! Bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Namun, pastinya bagi seorang solo traveler sejati, tujuan traveling tentunya bukan sekedar mengunjungi tempat-tempat wisata favorit sejuta umat, lah, ya? Ada banyak hal yang bisa dieksplorasi di sekitarnya, tergantung lokasi menginap.

Nah, aktivitas yang paling dianjurkan jika menginap di Bali Guest House yang berharga mulai dari IDR. 300.000,- per malam ini adalah berjalan kaki di pagi hari, nikmati dulu sejuknya udara pegunungan sebelum beraktivitas lainnya. Nikmati indahnya berinteraksi dengan penduduk lokal di Pasar Batu yang tak jauh dari situ dan bisa juga mengunjungi perpustakaan unik yang terbuat dari kontainer bekas, lho! Unik dan menarik!

8. Riverstone Hotel and Cottage

Hotel Murah di Malang
Sumber: traveloka.com
Nah, ini pilihan paling jitu bagi para travelers atau solo traveler yang ingin menjauh dari keramaian. Riverstone Hotel and Cottage! Lokasinya yang terletak di kaki Gunung Panderman, dengan harga terjangkau dimulai dari IDR. 325.300, lebih dari cukup dalam menjawab kebutuhan di atas, lho! Nikmati kenyamanan fasilitas di sana, serta nikmati pula kemudahan akses ke tempat-tempat wisata seperti Jatim Park 2, Kusuma Agro Wisata dan Alun-alun Kota Batu. Jelajahi juga tempat-tempat wisata alam paling memukau se-Kota Batu, seperti Coban Rondo, Cangar, Selecta dan Songgoriti.

Nah, Sobats tercinta, gimana? Makin pengen dan ga sabar mau ber-solo traveling ya? Hihi. Aku jugaaa. Pengen eksplor Kota Malang hingga ke Kota Batu-nya, liburan mendatang, ah! Semoga informasi ini bisa membantu dalam mencari hotel murah seputar Kota Malang dan Kota Batu, ya! Oya, harga yang tercantum berdasarkan info per Januari 2017, ya!

Berbagi info,
Al, Bandung, Jumat, 20 Januari 2017
Read More
/ /
Tahun Baru bersama Incognito dan KLA Project di The Trans Luxury Hotel Bandung Setiap orang, tentu punya cara tersendiri dalam menyambut tahun baru. Iya kan, Sobs? Baik itu, tahun baru Masehi, Hijriah, Imlek ataupun tahun baru-tahun baru lainnya yang mereka rayakan. Dan untuk tahun baru Masehi, yang dirayakan oleh mostly people in the world, aku biasanya sih merayakannya dengan kumpul bareng keluarga, di rumah, atau sekedar jalan-jalan bersama Intan, menyambut pergantian tahun.

Eh, kali ini, dapat undangan dari The Trans Luxury Hotel Bandung, untuk menghadiri Pers Konferens yang mereka gelar terkait rencana perayaan tahun baru 2017 yang akan digelar di hotel mewah ini. Dan ga tanggung-tanggung, Sobs, Press Conferencenya itu, bersama personilnya Incognito, Jazz Band legendaris asal Inggris itu, lho, dan with.... the legend KLA project! Wow..., siapa yang mau nolak coba, Sobs! Dan tempatnya pun... di sebuah hotel mewah paling kece dan berbintang 6, the only one in Indonesia. Wow!

Dan tadinya sih, aku kira, kami (Aku dan Nchie Hanie) hanya diundang untuk menghadiri pers konferens-nya saja, eh ternyata, juga dapat undangan khusus untuk hadir di acara konser pada malam harinya. Wow, wow and wow banget, kan? Duh, haturnuhun sangat, Bang Aswi... *lho, kok ke Bang Aswi? Hehe. Iya lah, karena sebenarnya undangan ini personal dan ditujukan untuk Nchie dan Bang Aswi, namun karena Bang Aswi berhalangan, maka aku dimandatkan oleh sang pejalan yang adalah Ketua Komunitas Blogger Bandung ini untuk mewakili sang ketua. Jadi deh eikeh ketiban rezeki.

Press Conference
with Incognito and KLA Project

press conference KLA Project
Para personil Incognito, Lilo dari KLA Project dan The Trans Luxury Hotel team.
Siapa coba yang tak familiar dengan dua band ternama ini? Yang satu berasal dari Inggris, legendaris, sementara yang satunya lagi, asli dalam negeri, yang juga tak kalah melegenda. Karenanya, bisa menyaksikan dan berinteraksi secara langsung dengan mereka di dalam agenda konferensi pers ini, sudah pasti SESUATU BANGET lah!
Apalagi tempatnya itu, emang kece badai. Walau ini bukan kunjungan pertama bagiku dan Nchie Hanie ke The Trans Luxury Hotel Bandung ini, namun tetap saja, setiap sudut dan inci hotel mewah ini, selalu menimbulkan decak kagum!

Passionate Groove and Love Collide

Passionate Groove and Love Collide adalah tema yang digusung oleh The Trans Luxury Hotel Bandung yang kali ini bekerja sama dengan Signature Moment PT. Gudang Garam Indonesia dalam rangka sambut tahun 2017 dan lepas tahun 2016. Sudah pasti seru dan spektakuler, lah!
Wong ini adalah tahun ke lima The Trans Luxury Hotel Bandung mengadakan acara serupa.
Jika tahun-tahun sebelumnya, The Trans sukses menghadirkan artis-artis sekelas Agnes Mo, George Benson, Earth Wind and Fire Experience, Michaeil Learns To Rock dan Brian McKnight pada perayaan tahun baru di tahun-tahun sebelumnya. Maka kali ini, perayaan tahun 2017, The Trans akan menghadirkan the Incognito, the legend Jazz band from UK, dan.... KLA Project. Wohooo. Sudah kebayang donk spektalernya performance mereka?

The Concert! What an awesome Concert!

Menyambut tahun baru dengan menghadiri sebuah konser kece seperti ini, memang sama sekali belum pernah ada di wishlistku, makanya surprise banget saat diminta kembali pada malam harinya oleh pihak The Trans untuk menghadiri acara konsernya. Wow! What an awesome new year gift! 
Alhamdulillah.... thanks, The Trans Luxury Hotel!

Melebur bersama para penggemar dua grup band legendaris ini, pada saat-saat menjelang acara, di dalam ruang konser yang telah disulap sedemikian rupa, dengan tatanan panggung yang megah, penggunaan sound system yang berstandar international, sungguh bikin happy. Ga sabar rasanya menanti neng MC membuka acara.

Para penonton yang sedang duduk santai menanti acara dimulai
Photo taken by Nchie Hanie
Acara dibuka oleh MC kece yang tak hanya cetar penampilannya, tapi juga cetar suara dan englishnya keren abis! Namanya Austine, dan MC yang satu ini emang piawai banget melebur dalam berbagai suasana. Tak hanya itu, doi tuh paling jago mencairkan suasana dan bikin acara makin seru. Penasaran yang mana sih neng Austine ini? Nih, aku tunjukin orangnya ya.... cakep, lho!

Trans Luxury Hotel bandung
Mengapit Autine, si MC kece yang 'pecicilan', haha
Picture taken on the Press Conference moment
The Show!

Yes, akhirnya tiba juga waktunya untuk mas Katon yang kece badai itu tampil dan unjuk suara. Dan apa coba, Sobs? Hape eikeh bo', yang dari tadi lowbat dan sudah dicharge pake powerbank, teteup aja belum berdaya. Huft! Perfecto dalam membuat hati jadi gundah gulana! Jadinya, eikeh terpaksa deh ngandalin hapenya Nchie Hanie, untuk pepotoan cowok-cowok kece yang sedang perform itu. Dan sumpeh, lho! Katon tuh suaranya masih ciamik, banget, yaaaak? Hadeuh... teteup bikin terpana. Coba deh tonton dan dengarkan lagunya yang ini, deh!



Masih banyak lagi lagu-lagu lawas tapi tetap dirindukan oleh para penggemar KLA Project, yang dilantunkan oleh Katon Bagaskara. Ini cowok tangguh banget, terhitung 10an lagu deh [kalo ga salah, ya] dilantun non stop. Ckckckck. Ruarbiasaaaa!

Lalu, memberi ruang bagi peralihan instrument dari KLA Project ke Incognito, neng Austine, the MC memandu acara dengan kocak, memberi kuis-kuis lucu dan menarik untuk mengisi waktu. Barulah kemudian, the legend jazz band from UK, Incognito perform. Dan..., gile... performancenya itu emang kece badai! Sempurna banget! Sayangnya hapeku masih tak berdaya, dan hapenya Nchie juga akhirnya menyerah kalah. Telak. We are not able to continue capturing the precious moments, precious performance. Mungkin saatnya kami MURNI menikmati performancenya tanpa harus sibuk jeprat jepret. Semua emang ada hikmahnya khaaan?

Yes, malam berkesan itu, sungguh membekaskan keindahan, membekaskan bahagia dan menyiratkan harapan. Selamat jalan tahun 2016, selamat datang tahun 2017! Semoga segala energi negatif turut bersamamu, lepas tanpa bekas, dan semoga energi positif semakin memperkaya diri, hingga kita mampu mengemban tugas dan menghasilkan kinerja yang jauh lebih baik dan mampu menebar manfaat, baik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa. Aamiin.

Thanks The Trans Luxury Hotel Bandung. Hotel Bintang 6 paling mewah, yang tak hanya telah menjadi icon kece kota Bandung, namun juga menjadi icon kenamaan bagi Indonesia. Kinerja dan performancenya, telah berhasil mengharumkan nama bangsa, berkat gelar-gelar penghargaan yang telah disabetnya baru-baru ini, yaitu:

  1. World's Most Luxurious Family Friendly Hotel
  2. Gold Circle Award 2015 dari Agoda
  3. Guest Review Award 2015 dari Booking.com 
  4. Traveler's Choice Award 2016 dari Tripadvisor

Happy New Year, Sobs! Itu malam tahun baruku, kalo kamu, ngapain aja? Cerita atuh lah di kolom komentar....

New Year Celebration,
Al, Bandung, 1 January 2016

Read More