Efek Negatif dari Komentar SPAM | My Virtual Corner
Menu
/



Postingan ini lahir dari sebuah rasa yang tiba-tiba membuncah di dada. Andai saja aku bisa 'mengudara', menelisik tempat keberadaan para spammer yang begitu getol meninggalkan jejak 'amazing'nya pada setiap kotak komentar postingan-postinganku, maka akan kuberi mereka penghargaan tertinggi. Sebuah award atas keberhaasilan mereka memancing badmood dan bikin pemilik blog semakin eneg dan rasanya ingin membungkam aksi mereka dengan sebuah 'klik' yang bisa membuat mereka amnesia, lupa dengan niat untuk spammingnya. Andai saja....

Siapa coba yang ga sebel, jika setiap kotak masuk email kita dipenuhi email tak berguna seperti ini, Sobs! Pasti Sobats juga mengalami hal serupa kan?

Duh, spammer.... Spammer! Bisa2nya kau kirim kami komentar tak berguna, lalu kau tutup pula dengan mengimbuh link hidup yang sukses bikin rate blog kami menurun, dan bikin visitor lain jadi jengah untuk meninggalkan komen, di antara komen2 sampahmu! Takut akan menimbulkan kesan bahwa komentar mereka (the real visitor) juga setara buruknya dengan komentar jelekmu. Aq sih maklum, jika kamu2 tuh mau nebeng promosi, tapi yang eleykhan napa? Jangan nyampah kayak gini? Toh, orang-orang yang baca komenmu itu juga ga akan menilai positif, boro-boro mau berkunjung ke link jelekmu ituh, menuntaskan baca linkmu itu saja orang sudah ogah duluan!

Sebenarnya, fenomena ini bukanlah hal baru. Setiap bloggers pasti sering mengalami hal ini. Mengalami blognya dikunjungi oleh aneka tukang obat, agen togel,  pemberi pinjaman, dan entah apa-apa lagi, dengan sebuah pesan yang kadang singkat kadang panjang, ditambah pula dengan jejak berupa link hidup yang mengarah ke suatu URL. Aku juga sudah lama mengurut dada akan hal ini. Mau tidak mau, pasrah tidak pasrah, aku bahkan sempat membiarkan para spammers itu berpesta pora, di atas blog tercinta ini. Tetap tidak mengaktifkan 'moderasi komentar' karena justru akan takes time untuk approving the incoming comments. Namun, berita buruknya adalah, hati ini ngenes setiap melihat/membaca notifikasi email yang masuk ke android, notify that there were anonymous left comments.


Dan malam ini, setelah dua bulan belakangan mengaktifkan opsi 'moderasi komentar', aku menemukan banyak sekali spam comment yang duduk berdesak-desakan di 'kursi cantik' kolom komentar, pada postingan-postingan terdahulu, yaitu postingan-postingan sebelum aku memoderasi komentar. Hiks....

Memang sih, ada kelegaan menyaksikan para spammer dan anonymous itu tak lagi bisa masuk ke dalam kolom komentar, karena dihadang oleh moderasi system, dan tinggal mereject atau menghapusnya kemudian. Namun menyadari bahwa sesungguhnya, 'virus' lama yang bejibun,  masih duduk manis dengan kukuh di kolom2 komentar pada postingan-postingan terdahulu, jelas bukan sebagai hal yang baik. Beberapa referensi dari hasil main ke rumah si'Mbah' plus hasil discussion di grup Blogger Perempuan Network, memberi pemahaman  bahwa ini ga baik efeknya bagi reputasi sebuah blog, baik di mata google mau pun di mata para visitor lainnya.

Ah, begitukah, Al? Bisa merusak reputasi blog kita? Iya donk! Dan ini dia alasannya!

5 Alasan Utama Mengapa komen spam plus link hidup berefek negatif bagi blog.

1. Menurunkan reputasi blog di mata mesin pencari (search engine) semisal Google. Si 'Mbah' tuh benci banget sama komentar spam, lho! Mereka bisa nganalisis untuk membedakan mana yang spam dan mana yang enggak. Dan efeknya ini tak hanya buruk bagi si spammer dan linknya, namun juga bagi kita, sang pemilik blog. Bisa2 kita alami penurunan rangking. Hadeuh.....

2. Memperlambat waktu loading dikarenakan banyaknya komentar pada sebuah postingan. Kalo komentarnya related dengan isi postingan sih, ga masalah ya, Sobs? Ini malah komentar spam. Rugi banget, udah mencemari image blog kita, eh malah menghambat loading blog pulak. 

3. Membuat repot si blogger. Iya lah, mau ga mau, waktu kita akan tersita untuk menghapus komen spam yang hadirnya bagai dibombardir itu. Kalo sepuluh dua puluh sih ga papa, Sobs, ini ratusan! Huft. 

4. Pengunjung lain yang datang dengan serius dan membaca postingan kita dengan seksama, dan ingin berikan komentar, malah jadi males gara2 baca komen sampah alias ga nyambung yang berderet di kolom komentar. Pkus link hidup pulak. Si pembaca yang mau komen tadi pun jadi ilfil. 

5. Banyaknya komentar spam yang masih duduk manis di kolom komentar, bisa jadi indikasi juga akan seberapa seriusnya si pemilik blog di dalam mengurus blognya. Pedulikah dia pada komentar spamyang bejibun itu, dengan menghapusnya, atau malah membiarkan mereka duduk manis setara dengan komentar lain yang bernilai baik.

See? Masih ingin membiarkan komentar spam nangkring manis di kolom komentar kita? Kalo aku sih, engggaaaak! Lalu apa kiatnya dalam mengatasi komentar spam ini tak lagi menghujani postingan demi postingan kita?

Kiat menghadapi Comment SPAMMER 

1. Aktifkan opsi moderasi komentar, sehingga hanya komentar yang kita setujui saja yang akan tampil. 

2. Gunakan fitur captcha, biar yang komen butuh usaha dikit. Hehe

3. Hapus pilihan anonymous dan Nama/Url, sehingga hanya yang bisa login yang bisa masuk umtuk berikan komentar. Bagi spammer, tentunya mereka akan butuh effort lebih tinggi agar bisa menjejak di postingan kita. Tapi, kalo menurutku sih, opsi ini justru juga akan menyulitkan teman2 blogger yang sedang blogwalking, pasti akan males kan? Kudu login dulu, sementara pengen BW ke tempat lain juga. Hehe.

4. Aktifkan opsi 'nofollow' link yang ada pada kotak komentar, yang sebenarnya sudah otomatis terpasang pada banyak template blogger. 

5. Jika perlu, pasang juga script yang dapat mematikan link aktif pada komentar secara otomatis. 

6. Untuk komentar spam yang sudah terlanjur menumpuk, berjubel2 bagaikan para penumpang KRL di pagi dan sore hari kerja, maka sediakankah waktu untuk menyatroni dan menghapusnya. Dan, tadi malam, eikeh sedang melalukan langkah ini, lho, ngalusin komentar spam sambil ngutuk cantik para spammer ituh!

Well, Sobs, dari ke 6 cara menghadapi komen spam di atas, mana yang telah Sobats lakukan? Kalo aku, memilih poin1 dan 6. Moderasi komentar dan menghapus tuntas komentar spam yang sudH terlanjur duduk cantik di dalam postingan-postingan terdahulu. Capek sih, karena ribuan, etapi, setelahnya, blog kita akan bersih dari virus khaaan? Karena kom ntar selanjutnya baru akan bisa nongkrong damai di kolom komentar, HANYA dengan approval kita. So, good bye comment spammer!

Al, Bandung, 2 January 2016


42 comments

Wah jadi tau deh skrg kenapa banyak blogger ga membolehkan link hidup ada d komen. Thanks ya mak. Buat referensi aku ke depannya :D Alhamdulillah juga aku udah oasang moderasi komen dari dulu :D

Reply

Baiklah, Mbak Al. Sy hapus komentar2 spam dan moderasi kolom komentar. Terima kasih postingannya, Mbak Al :-)

Reply

suka bikin kesel ya komen spam mbak, belum lagi kalau yang negatif

Reply

Waaa ternyata

kudu duduk manis buang spam lama. Duh sabar2

Reply

Aku rutin menghapusnya, mak. Kalo yg tukang obat itu mereka ga ninggalin link hidup dan komentàrnya seperti manusia beneran hehe. Cenderung akrab juga, hahaha

Reply

Kerjaanku tuh kemaren langsung hapus2in komen dg link spam itu. Kalo moderasi komen udah duluan, tapi komen dr para tukang2 Obat ini sempat aku loloskan karena masih nyambung kadang2. Sekarang sih udah ga ada maaf lagi :)

Reply

Paling sebel emang kerjaan spammer ini. Aku selalu pasang moderasi dan mereka ga aku ijinin numpang mejeng di blogku.

Reply

komen spam biasanya langsung masuk ke spam sih. Tapi kalau aktifin notif ke email emang gak ke filter. Jadi mending gak aktifin notif ke email

Reply

Blog saya juga panen komen spam mancenagara
Setiap hari ribuan jumlahnya
Jadi repot karena tiap har delete komentar spam
Salam hangat dari Jombang

Reply

Sy jg suka duduk manis bersih2 spam tiap kali login pertama kali... Setelah bersih baru mulai posting lg.

Reply

Makasih jadi tambahan ilmu, mba. Informasi berharga. Dulu pas di multiply spammnya banyak sekali.

Reply

Kalau di Wordpress, setiap komentar baru memang hrs di-approve dulu awalnya & yg spammers mayoritas masuk ke spam.. Tapi akhir2 ini ada yang bs lolos spam & emang komen & link-nya 'halus' banget, aku sempet nyaris terkecoh.. :D

Reply

Dr awal ngeblog, kolom komentar selalu aku moderasi, suka sebel abisnya sm yg suka nyampah :)

Thanks sharing nya yah mbak Al :)

Reply

Gimana yang menyamar nama blog ternyata nama url blognya? Dihapus jg mak?

Reply

Gimana yang menyamar nama blog ternyata nama url blognya? Dihapus jg mak?

Reply

Iya nih nyebelin komen spamers ini, makanya blogku juga dimoderasi biar bisa memantau yag komen, kalau ada yang spammers langsung aku hapus, hehhe. Makasih lho artikelnya mencerahkan sekali

Reply

Oh, gitu toh dampak komen spam itu, Mba Al? Aku juga lagi diserang komentar spam nih, sehari bisa nyampe 20-an lah. Kayaknya aku harus cobain tips dari Mba Al ini nih. Izin buat mencoba ya, mba. :D

Reply

aku dari awal ngeblog sudah pakai moderasi untuk komentarnya. Selain biar spamnya ga langsung masuk ke kolom komentar, suka seneng aja gitu kalo buka dashboard terus ada notif komentarnya..hehhee.. tapi semua jadi males kalo komen nya ternyata zonk.. spam abis -_-

thanks for sharing mak :*

Reply

tks sharingnya mbak, jujur sebelumnya saya gak tau kenapa para blogger melarang pengunjung naruh link hidup di komentar. sekarang jadi tau deh

Reply

Alhamdulillah sekarang ngga sebanyak dulu. Otomatis masuk spam tinggal delete aja dari dasbor. Dulu pernah para anonim membanjiri komen blog dan ngga masuk spam box..capek deh milah milah nya

Reply

Aku juga sebel sekali sama spammers ini. Tapi gak pengen bikin susah temen-temen blogger yang mau berkomentar :(

Reply

Iya mba, awalnya juga aku cuekin, tapi semakin lama kok ngerasa ini mah ga sehat bagi blog, enak aja dijadikan lapak utk nyepam. Ya sudah deh, aq pasang moderasi komen deh.

Reply

Ho oh, mba. Banget, ngeselinnya.

Reply

Iyaaaa. Aku juga belum kelar.nih duduk manisnya... :)

Reply

Haha, karena mungkin si tukang obat membaca dulu postingan kita, mknya nyambung. Hihi

Reply

Aku masih sedang ngapus2in nih, mbak. Belum kelar juga. ;d

Reply

Sekarang aku juga melakukannya, Fi. Ga aku ijinin lagi mejeng di blogku. :)

Reply

Aku gak pernah mau bikin moderasi Mbak Al, karena menurutku itu ribet. Hehe. Solusinya ya paling hapus satu persatu komen dari spamer itu.

Reply

Di wordpress khususnya blogku sih alhamdulillah jarang spammer nakal, semoga jangan ada bombardir dr para spammer nakal itu.

Reply

Karena ulasan kapan hari di grup soal ini, aku langsung moderasi komentarku, mba Al, dan mulai hapus2 dagangan obat tenyata banyak banget hehe.. makasih ya mba Al sharingnya bermanfaat sekali :)

Reply

kemarin siih aktifin no.1 Mbak, moderasi komentar. tapi karena sempat ikut babak kualifikasinya LBI yg syaratnya komen friendly itu, jadi menonaktifkan kembali moderasi komentar tp ini belum dibalikin lagi settingannya :D

karena baca postingan Mbak ini saya jg ikut2an ngapusin komentar dari Anonymous yg kemarin2 cuma saya centang masuk ke sampah, eeh spam :D

Reply

Males banget kalo baca komentar spam. Pingin jitakin tuh tukang obat. :D

Reply

Aku juga langsung moderasi kolom komentar, Mba Al.. Untuk tips nomor 6 sepertinya spammer di blog ku belum sebanyak di Virtual Corner yang sudah hits ini, jadi nggak begitu menyita banyak waktu. ^^

Reply

tadinya saya paling eneg kalau mau koment di moderasi. tapi skarang terpaksa harus di moderasi utk mencegah spamer masuk.. hadeuh...

Reply

Tewrima kasih banyak mbak Al...
ada jga solusi buat ngehajar spammernya hhee

Reply

Mba Al, aku dserang spam nih mba. Makasin linknya. Langsung aku hapus nih komen-komen spam

Reply

Sejak aku pasang moderasi komentar komentar spam bisa kuatasi.. Setidaknya meminimalisir adanya spam yg berefek pada blogku, gitu kan Mba?

Reply

hihiii..iya tuh paling sebel kalo ada spammer (secara eykeh tukang nyepam juga, itu duluuuu) hahahhaa...

kalo aku di wp, pake plugin akismet aja cyiin, dijamin tuh spammer masuk kandang dengan sendirinya. Tetep sih,ngecek tiap hari kudu empety spam huiks..

Reply