Kepedean! | My Virtual Corner
Menu
/
Yup, judul di atas, adalah yang paling pas untuk mewakili sebuah tragedi yang baru saja berlalu. Untungnya, kini aku sudah bisa sedikit bernapas lega, karena Macsy [Macbook kesayangan] sudah sembuh kembali. Sebelumnya, aseli, Sobs, ga enak makan ga enak tidur, deh!  Habis, 'alat perang utama' yang selalu temani keseharianku itu, ambruk gegara 'emak'nya ini kepedean melakukan sendiri proses upgrading sistem operasi si Macsy. Sebenarnya sih, jika saja bukan karena sembrono alias teledor, musibah itu ga akan terjadi, sih. Etapi, ya sudahlah, mungkin itu juga adalah cara Allah untuk mengingatkan aku agar ke depannya tidak lagi teledor seperti itu. *Lesson Learnt.

Seperti yang pernah aku ceritakan pada postingan sebelumnya, gara-gara terlalu yakin akan kemampuan sendiri, alias kepedean, aku dengan santai meng-upgrade system operasinya Macsy, yang memang ditawarkan pada fitur App Store. Habis, udah lama juga sih ingin membawanya ke toko untuk meng-upgrade OS Xnya, dari Mountain Lion ke OS X El Capitan yang lagi ngehits itu. Tapi belum sempat-sempat ajah. Bisa sih, ngupgrade sendiri, tapi terhalang pada kekuatan koneksi internetnya. Itu pula yang selalu menghalangi aku melakukan upgrading sendiri.

Nah, giliran sudah punya koneksi stabil di rumah, yakin donk, doing upgrading sendiri itu ga akan sulit alias gampil! Maka beraksilah aku. Menekan tombol upgrade dan menanti proses downloading yang berjam-jam sambil terkantuk-kantuk. Singkat cerita, karena ketiduran dan kehabisan batre laptop, proses upgrading itu pun gatot alias gagal total, Sobs! Lebih parahnya lagi, Macsy sekarat, tak bisa log in lagi. Jadi setiap aku coba power on, yang muncul hanya icon apple kroak tok. Hiks..., gawat, gawat dan gawat!

Bener saja, walo sudah aku coba berulang-ulang mengikuti tutorial demi tutorial untuk menyembuhkan Macsy tersayang, tetap saja, kemampuanku yang hanya emak-emak blogger dengan pengetahuan IT yang masih cetek ini, tak mampu merecovery Macsy. Kacau! Kuyakini bahwa seluruh data yang tertanam di dalam tubuh Macsy juga sudah raib tersapu gelombang kekacauan tadi. Ampyuuun, kenapa sih tadi aku begitu pede? Sok pinter? Untungnya, aku menemukan seorang ahli yang bersedia merecovery Macsy dengan harga yang bersahabat. *Indonesia banget, yak? Udah rugi tetap aja untung, hehe*

Maka, Macsy pun menjalani a day care di klinik itu, sambil aku tinggal bekerja. Dalam hati sih sempat was-was, bisa ga, ya, Macsy sembuh lagi? Kalo enggak? Hiks.... aku belum sanggup beli Macbook Air lagih. Untuk Intan aja belum keganti, masak harus beli untukku lagi?

Untungnya, oleh si 'dokter' yang memang ahlinya itu, Macsy berhasil disembuhkan, Sobs. Cuman..., all the data has been lost! Hadeuuuh! Semuaaaaa..... Hiks. Nyesal banget ga aku back up. Lebih bodohnya lagi, aku tuh ga pernah mengaktifkan Time Machine, fasilitas khusus di MacBook, yang sebenarnya bisa digunakan sebagai salah satu sistem recovery, jika terjadi hal-hal seperti ini. Aih, emanglah yaaaa, pembelajaran itu mahal banget harganya!

Analisa Penyebab Macsy Sekarat

Jadi, ternyata penyebab sekaratnya Macsy itu, bukan hanya disebabkan oleh hybernating alias lowbat, saat proses installing itu, lho, Sobs. Aku lupa bahwa di dalam tubuh Macsy itu ditanam dua sistem operasi, yaitu Mac dan Windows. Istilahnya, aku memasang paralel desktop pada Macsy, sehingga bisa bekerja di dua sistem operasi pada saat yang bersamaan, tinggal geser-geser layar, gitu, deh.

Nah, celakanya, saat melakukan upgrading, harusnya aku remove dulu si paralel desktop tadi, agar tidak crash. Ya, namanya juga emak-emak, yak? Banyak lupanya, plus pula pengetahuanku tentang hal ini masih di bawah rata-rata, jadi ya ngono, deh! Macsy pun padam, pada saat proses installing the new OX. Hehe. Emaknya pun melongo lalu mengusap air mata. Hihi.

Untungnya, Macsy sudah recovery, dan kini sudah berjalan dengan sistem operasi yang baru, the OS X el Capitan, gitu, lho! Alhamdulillah. *Ntaran, aku akan jauh lebih hati-hati dan ga akan teledor lagih, semoga.*

Al, Margonda Raya, 12 November 2015


14 comments

Wealah mommy di macsy ada app buay recovery nya pantesan keren itu apel groak nya.

Besok2 di atipin yaa mommy, ben ngak kepedean panggil ahlinya.. Yang sabar yaa mommy, belajar ini ben ngak kepedean juga niar hihihi

Reply

suamiku kalau upgrade OS selalu dikerjain sendiri. Mungkin karena memang bidangnya jadi ngerti semua. Aku mah apa2 minta tolong, cuma bisa make doang gak ngerti yg lainnya :D

Reply

heheehehe..yang penting all is well now maaak :)...memang harus diperhatikan semua yaaa aspeknya yaa

Reply

kebayang deh paniknya klo menghadapi masalah sejenis. dan pun tak akan Pede ngutak atik "software"nya leppi-ku mak. Takut kenapa2, jadi selalu bergantung pad ahlinya nih.
tp alhamdulillah bs membaik ya Macsy-nya, selalu ada hikmah dr tiap peristiwa yaa

Reply

Aku belum pernah pakai mac book, kayaknya bakal kaku deh kalau tiba-tiba disuruh mengoperasikannya. Apalagi upgrading. Widiih. Canggih Mbak Al.

Reply

Keren mbak berani meng upgrade sistem operasinya Macsy, khan jadi tahu ya mbak kesalahannya dimana, nggak kepedean menurutku karena nggak semua wanita berani melakukannya.

Reply

Mbak, ajari apgret po'o?
Aku belum pernah bongkar-pasang OS.

*Apa kabar Mbak AL? *

Reply

Baah! Upgrading sendiri.... sounds easy but for me, emak yang sangat gaptek bikin panas dingin!

Tapi antara pingin ngikik plus kasihan padamu mak... apel kroak.... duh maap ya

Reply

Aduh aku sm sekali ga ahli dlm dunia IT.. mgkn aku ga akan berani melakukan semua sendiri ya.. alias ga pny pede samsek.. tp kalo ga di coba ga ada pengalamannya ya mba.. hihihi kalo gini kan jadinya ga terlupakan..

Reply

wah.. saya juga pernah upgrade windows dan berakhir dengan leletnya si lappy. Giliran di upgrade orang lain saya jadi merasa ngga ngenali laptop saya lagi. sedih deh

Reply

Wuahhhh yg paling ngenes buat saya klo terjadi seperti itu adalah data2 yg hilang!!! Buru2 backup lappie akhhh

Reply

Yg pnting skrg udah kembali. . .
Makin semangat ngeblog skrg, dong! :)

Reply

Hehe, iya Niar. Ada software untuk recoverynya. Apple kroak ini emang keren, makanya Mommy jatuh cinta banget sama dia... :)

Reply