Archive for April 2013
Menu
/ /
Rupa-rupa Seleksi Srikandi Blogger 2013
grabbed from my facebook profile
Masih akan berkisah tentang Srikandi Blogger 2013 nih, Sobs , boleh ya? J
Setelah proses 'campaign kecil-kecilan' via twitter, maka tahapan berikutnya bermula dari sebuah email yang hadir di pagi hari kemarin, berisi tugas terbaru dari MakPan alias Emak Panitia Seleksi Srikandi Blogger 2013, berupa delapan buah pertanyaan yang menuntut jawaban dari ke sepuluh finalis Srikandi Blogger 2013. Yah, namanya juga proses 'mengerucutkan angka sepuluh menjadi tiga', maka pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalam file yang dikirim via email ini pun luar biasa lah pastinya. Tak hanya itu, MakPan juga 'menitahkan' agar kesepuluh finalis, selain mengirimkan jawabannya via email kepada panitia, juga mengolah jawaban-jawaban tersebut menjadi sebuah postingan yang menarik. Weiss, boleh juga ya idenya MakPan? Kreatif!

So, postingan ini, adalah sajian dalam rangka menjalankan 'titah' sang penguasa kompetisi, yaitu MakPan Seleksi Srikandi Blogger 2013. Let's go in to the subject yuk.

Kita semua tentu sepakat, bahwa di dalam kehidupan ini kita akan berhadapan dengan dua sisi yang saling bertolak belakang. Ada siang ada malam, ada laki-laki ada perempuan, ada baik ada buruk, ada yin ada yang, ada pro ada kontra, dan situasi lainnya yang saling bertolak belakang. Ya kan, Sobs?

Talking about  PRO and KONTRA, ajang Srikandi Blogger 2013 ini pun, sudah pasti berhadapan dengan response 'Pro dan Kontra' dari setiap individu yang mendengar/membacanya. Yang KONTRA menganggap tak baik adanya pembedaan terhadap gender blogger, toh blogger perempuan ataupun blogger laki-laki, semua sama. Sementara yang PRO tentunya mendukung kegiatan ini.


Boleh donk nampang? Hihi
Menurutku sendiri sih, enggak ada salahnya bahkan sudah sepantasnya ajang Srikandi Blogger 2013 ini diadakan. Mengapa? Toh tujuannya bukan untuk bersaingan dengan blogger laki-laki. Apalagi selama ini, image-nya, blogger top dan full capacity [canggih/melek dumay] itu dipegang oleh kaum Adam. Nah, melalui ajang Srikandi Blogger ini, kita berusaha menunjukkan pada dunia, bahwa "ada lho kaum perempuan yang juga berkapasitas di dunia maya, in blogging, in cyber world!" Bahwa blogger perempuan Indonesia juga mampu lho mengemban tugas yang sama dengan blogger laki-laki, jika diembankan kepadanya. Lantas kita apain dunk yang kontra? Hehe. Ya dibiarkan dan hargai aja dunk sikap mereka. We can not please every body  kan? Keep moving forward dan lanjutkan rencana yang telah ditetapkan. Toh tujuan kita adalah untuk memberi apresiasi kepada blogger perempuan Indonesia, yang mampu mengaktualisasikan dirinya di dunia maya utamanya, maupun di kehidupan nyata. 




minjem dari sini
Berbicara tentang blogger perempuan, memang sih, enggak bisa dipungkiri bahwa masih banyak pendapat yang mengatakan bahwa blogger perempuan, kebanyakan blognya hanya berisi curhatan [mending curhatan yang masih menyiratkan inspirasi], nah terkadang malah banyak juga, yang tanpa disadari, para emak ini malah menyuarakan suara hati yang seharusnya tak perlu nampang di blog. Mengapa ini terjadi? Salahkah mereka? Kalo kata aku sih, para emak ini enggak salah. Hanya saja mereka belum memahami seutuhnya untuk apa ngeblog ini. Nilai positif apa sih yang bisa didapat dari blogging ini? Dan gimana sih etika blogging yang baik dan benar?

Kita semua tentu sadar, banyak para emak, yang baru melek internet, banyak ibu rumah tangga, yang dulunya punya hobby nulis di diary, kini ingin beralih ke blog. Dan itu udah termasuk sebuah kemajuan toh? Hanya saja, mereka belum seutuhnya memahami perbedaan antara buku digital [blog] dan diary yang sesungguhnya. Mereka belum seutuhnya ngeh, bahwa curhatan mereka, akan dibaca oleh semua netizen yang singgah bahkan terdampar di blognya. J Aku yakin, jika mereka memahami konsep sederhana ini, mereka tentu akan lebih selektif dalam mengisi entry blognya. Dan, disinilah fungsi kita-kita [KEB], mengedukasi para anggotanya untuk lebih ‘manis’ dan ‘elegan’ dalam menyajikan hidangan untuk para tamu di rumah mayanya. J


Terus ada lagi nih Sobs, pendapat yang mengatakan bahwa kebanyakan blogger perempuan tuh masih belum begitu minat untuk mengulas tema-tema yang berkaitan dengan isu perempuan. Benar ga sih? Tapi kalo diperhatikan, emang iya juga ya, Sobs? Enggak terlalu banyak sih postingan-postingan terkait hal itu yang diulas oleh para blogger perempuan. Mengapa? *Ini mah tanya sendiri jawab sendiri nih, haha.

Kalo menurut aku sih, hal ini lebih disebabkan oleh tiga faktor sih, Sobs, yaitu Concern, capacity and braveness dari si blogger perempuan itu sendiri yang masih menjadi kendala. Katakanlah Concern mungkin ada, namun capacity dan keberaniannya kemudian menjadi kendala. 

Untuk lebih gamblangnya, yuk kita ikuti sajian contoh ini yuk. J


Issue penipuan terhadap para netizen perempuan oleh para scammer. Kejahatan ini, berdasarkan beberapa survey, telah menjatuhkan banyak korban lho. Banyak perempuan, dari seluruh dunia, termasuk perempuan Indonesia yang telah mengalami kerugian besar, baik dari segi material dan moril. Setiap hari ada saja perempuan yang begitu penuh percaya diri, mengirimkan ratusan dolar untuk menebus sebuah paket [misalnya] yang sedang ‘tersita’ di bea cukai, yang dikirimkan oleh seorang teman/kekasih yang ditemuinya di dunia maya.
Dengan susah payah, si perempuan berusaha meminjam kesana kemari sejumlah uang, untuk menebus paket yang kabarnya berisi benda sangat berharga tersebut, padahal setelah uang itu dikirimkan ke tujuan, si paket malah lenyap ditelan alam. Hal-hal seperti ini, mungkin banyak yang ingin dibagikan [share] untuk membuka wawasan khalayak agar tidak terjebak ke dalam situasi yang sama. Namun, kembali lagi, keinginan [concern] tentu saja tidak cukup, dibutuhkan kemampuan dan keberanian untuk mengungkapkannya.
Atau isu lainnya, tentang KDRT misalnya, jika saja banyak blogger perempuan yang mampu dan berani menuliskan opininya tentang ini, on how to cope with that, mungkin akan banyak para perempuan yang tercerdaskan, untuk berani bersikap dan mengambil tindakan tegas menghadapi hal ini.

Ya ampun, Sobs, postingan ini udah panjang banget yak? Tapi jangan dikira aku akan segera mengakhirinya lho ya, haha. Ssst! Tenang, tinggal dikit lagi kok, will try to complete it shortly, ok? J

Back to topic, sebagai salah satu dari 10 finalis Srikandi Blogger 2013, tentu aku punya pandangan dan harapan tersendiri dunk pada Kumpulan Emak Blogger? Dan tentu, jika terpilih sebagai salah satu Srikandi Blogger 2013, pastinya ada kewajiban, komitmen dan kontribusi yang akan aku berikan dunk.

Sejauh ini, menurutku kiprah KEB tuh melaju pesat. Menakjubkan, apalagi mengingat umurnya yang baru setahun. Sungguh sebuah prestasi luar biasa, yang tentunya tak akan bisa lepas dari kinerja apik dan kekompakan para pengurusnya. Yuk kita umpamakan KEB ini sebagai seorang ibu muda yang sedang menghadapi bayi kesayangannya yang tumbuh pesat, super aktif! Bayi super aktif ini, tentu membutuhkan emak yang handal dalam mengurusnya.

Harapanku melalui pengandaian ini adalah agar KEB dapat menjadi emak yang smart dan handal dalam membesarkan ‘bayi’nya. Caranya? Mungkin dengan semakin memperkuat kekompakan antar para pengurus, meninjau dan mengevaluasi kembali kinerja para kontributor yang turut andil dalam kegiatan-kegiatan KEB selama ini, memperluas dan semakin ramah dalam merangkul anggota-anggotanya, menginspirasi para emak untuk terus menulis, dan lain sebagainya.

Jika terpilih sebagai Srikandi Blogger 2013, otomatis sebuah amanah besar dari KEB akan tersemat di pundakku. Dan apa yang akan aku berikan sebagai komitment dan tanggung jawabku?
Pertama, aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan "tupoksi [tugas pokok dan fungsi]" Srikandi Blogger 2013, yang tentunya telah ditetapkan sebelumnya. 
Kedua, setiap manusia, tentu ingin bermanfaat bagi orang lainnya, kalau pun engga banyak, ya sedikit. Begitu juga denganku, Sobs.. Writing is my passion, dan aku akan terus menulis, dan mencoba untuk mampu menginspirasi manusia lainnya, terutama para emak, untuk turut involve di dalam gerakan emak menulis. Yaaa, ga usah muluk-muluk, setidaknya memancing minat mereka untuk mencatatkan aktivitas tumbuh kembang putra-putri tercinta, sebagai langkah awalnya? J.
Ketiga, aku akan mencoba, tentunya setelah berdiskusi terlebih dahulu dengan para pengurus KEB, untuk memasukkan program-2 lainnya yang kira-kira akan turut membesarkan nama KEB. Misalnya nih, Sobs. Mohon maaf, sebenarnya ga ingin mengulasnya dalam rangka pemilihan ini lho, takut dikira propaganda, hehe. Sebenarnya, sejak mendirikan smartgarden publisher, sudah ada niat di hatiku untuk berkontribusi dalam hal penerbitan buku ‘Ngeblog Terapi Jiwa’, yang aku lihat sampai saat ini belum terlihat tindak lanjutnya [atau akunya aja yang enggak tau ya? Jangan-2 malah sudah naik cetak tuh buku perdananya KEB?J]. 
Kontribusiku disini, memang belum mampu untuk mengcover keseluruhan biaya produksi sih. Melainkan mencoba untuk memfasilitasi dan mengkoordinir terbitnya buku ini, dengan membantu di bidang penyusunan naskah, lay out, penggunaan bendera smartgarden untuk pengurusan ISBN, dan mengajak emak2 KEB yang handal di bidangnya [bidang design cover, editing] untuk turut serta membidani terbitnya buku ini.

Keempat, ingin menularkan semangat menerbitkan buku, kepada para emak yang hobby menulis dan berkeinginan menerbitkan buku.

Dan.......? Jika diriku tidak terpilih sebagai Srikandi Blogger 2013, Srikandi Favorit, atau pun Srikandi Persahabatan????? J
Hahahaha, image minjem dari sini
Hahahahaha, segitunya yak? Sampe mewek segala. Hahaha... Ya ndak dunk ah!


Bagiku, setiap permainan, pertandingan, perlombaan, kontes atau apapun namanya, tentu akan ada pemenang dan ada yang kalah. Sejak awal memutuskan untuk turut serta dalam kompetisi ini, aku udah nyiapin diri. Setting midset bahwa keikutsertaanku dalam ajang ini adalah untuk ikut menyukseskan acara. Tapi itu bukan berarti bahwa aku tidak siap jika ternyata, akhirnya terpilih menjadi pemenang lho ya. Professionalism adalah salah satu azas yang aku anut.
Jika kalah, ya harus berjiwa besar dong. Menghargai keputusan dewan juri, dan belajar menarik pelajaran dan hikmah dari kekalahan ini. Tentu ada hal-hal yang harus aku improve demi kebaikanku di masa yang akan datang toh?
Tetap happy dan berpartisipasi aktif dalam acara puncak nanti *Duh Sobs, ga sabar deh ingin segera hari Minggu. Hihi.
Tidak aktif lagi di KEB? Idih, bisa rugi dong eikeh!  Aku tetap ingin involve dan berpartisipasi aktif ah di komunitas bergengsi ini. 

Dan bagi siapa pun yang akan keluar sebagai the real Srikandi Blogger nantinya, aku ucapkan selamat atas keberhasilannya, dan yuk terus pererat silaturrahmi, yuk terus tebarkan "virus" menulis kepada para perempuan Indonesia, dan go success for KEB and all of us!

Ampun dije, postingan ini udah panjang banget, sebelum pada bosen bahkan muntah dimari, mending aku akhiri dulu ya, Sobs! Juga udah saatnya publish nih. Trims udah setia membaca hingga akhir ya, Sobs. *Pede dibaca hingga selese, hehe.

Have a great day deh untuk Sobats semua... Saleum. 

Sebuah catatan tentang Seleksi Srikandi Blogger 2013
Al, Bandung, 26 April 2014




Read More
/ /
10 Finalis Srikandi Blogger Indonesia - 2013

Ini bukanlah postingan 'ikut-ikutan', namun keberadaannya di sini, utamanya adalah untuk merekam jejak kisah perhelatan akbar yang sedang digelar oleh sebuah komunitas bergengsi, 'rumah' para emak yang hobby menulis di blog, populernya disebut KEB alias Kumpulan Emak Blogger. Masih ada emak blogger yang belum bergabung di sini? Hadeuh, kenapa atuh? Ayo, langsung aja deh bergabung, dijamin emak akan menemukan soulmate, rekanan jiwa dan banyak inspirasi deh setelah bergabung di komunitas ini. Masih bingung di mana bergabungnya? Ayo silahkan masuk dari sini aja deh Maks. :)

Baiklah, back to the topic, jika postingan sebelumnya adalah tahapan seleksi untuk memilih 50 besar nominasi Srikandi Blogger 2013, maka postingan kali ini adalah rekaman jejak tahapan berikutnya, yaitu seleksi 10 finalis Srikandi Blogger 2013, yang pengumuman resminya telah publish di grup facebook Kumpulan Emak Blogger, juga di website resminya yaitu Rumah Emak, tepat pada tanggal 21 April 2013. Pada tau kan hari apa itu? :)

Adapun para calon Srikandi yang telah berhasil masuk ke babak ini adalah sepuluh emak cantik [mending pede dari pada minder kan?], dari berbagai daerah lho, bahkan ada yang berdomisili di luar negeri. He eh, beneran!

Srikandi Blogger 2013

Dari kiri ke kanan:

Mengetahui diriku masuk dalam 10 besar finalis Srikandi Blogger 2013, jangan ditanya bahagianya hati ini, Sobs. Karena terus terang, bertahun menulis di blog, adalah untuk memuaskan maksud hati yang terus saja ingin mencorat coret, menuangkan ide dan pemikiran, bahkan juga curhatan. Jadi bukanlah untuk sebuah pamrih. Bukan pula untuk disebut hebat atau untuk menjadi blogger kawakan. Konon lagi untuk mendapatkan anugerah/award berlabel 'Srikandi Blogger'. Huft, mana berani diriku berharap gelar setinggi itu. Makanya diriku nyantai aja saat memasukkan aplikasi ke acara ini. Ga berharap banyak, just to particapate in. 

Kejutan awal berupa lolos ke 50 besar, adalah awal surpise yang begitu membahagiakan, eh dilanjut lagi dengan tercantumnya namaku di dalam seleksi berikutnya. Menjadi salah satu dari 10 finalis Srikandi Blogger 2013. Senyum kebahagiaan terasa memancar indah, dan degup bahagia membahana di dada. Siapa sangka, jika aktivitas yang dilakukan tanpa pamrih itu, kini malah menyajikan sebuah apresiasi. Hanya dua kata yang pantas aku ucapkan, Sobs. Alhamdulillah ke haribaan yang Maha Kuasa, serta terima kasih kepada panitia dan dewan juri, yang telah bekerja keras melakukan seleksi ini. Aku yakin bahwa itu bukan pekerjaan mudah, ada 50 artikel dengan bobot luar biasa, bersaing ketat dan harus ditemukan kelebihannya, sehingga akan muncul 10 nama yang akan menjadi finalis. Dan itu, tentu bukan hal yang mudah. Terima kasih untuk MakPan dan MakJur atas kerja keras dan kesabarannya, yaa. :)

Perjalanan belumlah usai, masih ada tahapan proses berikutnya yang harus ditempuh, guna melaju ke posisi 1, 2 atau 3. Masih ada usaha yang harus dilakukan untuk mencapai tempat impian itu. Namun bagiku sendiri, posisi 1, 2 atau 3 tidaklah terlalu penting. Bisa masuk ke 10 besar saja sudah merupakan suatu anugerah luar biasa. Jadi bagiku sendiri sih, berada di posisi berapa pun, aku tetap akan melanjutkan impian dan harapanku. Untuk tetap konsisten menulis, dan berbagi dengan para emak dan pembaca setia blogku. Dan mewujudkan rencana-rencana yang telah aku canangkan disini.

Satu hal yang selalu ingin aku serukan kepada para pembaca tulisan-tulisanku, teruslah MENULIS, asah kemampuanmu dengan membiasakannya. Menulislah dengan hati, bukan karena pamrih. Ibarat memiliki peliharaan, tentu kewajiban kita untuk memberinya makan, bukan? Nah, berani meng-create blog, artinya kita berkewajiban donk untuk mengisi entry-nya? Ya, walau ga sempat setiap hari, menjadwalkan waktu untuk membuat entry adalah sebuah hal yang sepantasnya dilakukan, jika kita memang ingin menjadi orang yang professional kan? :)

Well, Sobats tersayang, saat ini panitia dan dewan juri sedang sibuk menggodok dan menyeleksi calon finalis 1, 2 dan 3 Srikandi Blogger 2013, sebuah voting untuk menentukan award Srikandi Blogger kategori persahabatan dan kategori terfavorit pun sedang digelar. Kinilah saatnya Sobats semua [baca: para emak anggota KEB] berkesempatan menggunakan hak pilihnya. Silahkan berikan vote Sobats, sesuai nurani masing-masing, be objective. :)

Dan sebagai puncak dari perhelatan akbar ini, maka KEB akan menggelar sebuah event luar biasa, bertajuk :

Penganugerahan Srikandi Blogger 2013″ powered by Acer
Minggu, 28 April 2013
9.00 am – 3.00 pm
Gedung F Kemendiknas Jl. Jend Sudirman (sebelah FX Plaza) Jakarta
Dess code : Perempuan touch Kebaya | Laki-laki : busana daerah
Htm : Gratissssss

Seru kan, Sobs? Yuk pada ikutan yuk, kan asyik tuh, kapan lagi bisa KopDar besar-besaran seperti ini kan? Boleh bawa anggota keluarga juga lho, tapi daftar dulu disini ya, Sobs. Duh, ga sabar deh nunggu hari H, pengen ketemu dengan Sobats semua deh. Apalagi kali ini akan tampil dalam occasion istimewa, dengan berkebaya [bagi wanita] dan berbusana daerah [bagi pria], pasti luar biasa deh. 

Well, Sobs, cu there yaaaa. 

sebuah catatan tentang Srikandi Blogger 2013 event,
Al, Bandung, 24 April 2013


Read More
/ /
Srikandi Blogger di mataku

KEBTak dapat dipungkiri bahwa dunia maya, yang dihuni oleh para netizen [penduduk di dunia virtual], khususnya negara-negara bagian blogsphere alias negeri perbloggeran, cluster-cluster sosial media [seperti fb dan twitter], maupun aneka residence online lainnya, saat ini sedang gegap gempita oleh sebuah perhelatan akbar yang digelar oleh sebuah komunitas blogger perempuan yang ngetopnya disebut Kumpulan Emak Blogger atau KEB. Udah pada tau dunk, siapa itu KEB? Dan udah pada tau kan, ya,  tentang tema perhelatan akbar yang sedang digelar ituh?

Yes, namanya adalah 'Pemilihan Srikandi Blogger 2013', yang kini sedang memasuki tahap kedua, bagi 50 besar nominator yang telah lolos babak pertama. Dan, Alhamdulillahnya nih, Sobs, diriku dipercaya untuk maju ke babak ini lho, yes, being one of the 50 nominees.
Alhamdulillah ya Allah. :) Bahagia? Tentu. Takut? Ho oh! Hehe. Kok?

Ya iyalah, wong 49 nominees lainnya adalah emak-emak keren super canggih, yang sudah pasti akan jadi saingan berat dalam menuju saringan berikutnya lho! Gugup? Yup, sedikit sih. Lho, kok cuma sedikit? Ya, karena bukan apa-apa sih, Sobs. Dari awal keikutsertaanku tuh, aku udah niatkan, bahwa joining this contest is not about to be the winner or loser, but..., it is about my participation in order to support the successfulness of the event. Ituh, Sobs. Jadi, bukan perkara menang atau kalahnya, tapi tujuan utama adalah untuk berpartisipasi agar acara keren ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses.

Emang tanpa partisipasimu, acara ini ga akan sukses, Al? Ih, kok nanyanya gitu sih? Hiks.
Ya pasti sukses lah, tapi bayangkan, jika semua orang berfikir malas dan ga pede untuk ikutan ini kontes, akhirnya yang ikutan hanya segelintir, apakah acara ini akan sukses? Dan berita baiknya adalah, 150 resume dari para emak anggota KEB akhirnya masuk ke meja panitia lho. Hebatkan? :)

Ok, back to the topic.
Salah satu syarat wajib untuk mulus melaju ke tahapan berikutnya, adalah membuat sebuah postingan yang berisi tentang opini atau pandangan pribadi tentang ajang Srikandi Blogger 2013 ini, dan apa yang akan dilakukan (harapan, impian, dan langkah kedepannya) seandainya peserta terpilih menjadi Srikandi Blogger 2013. Dan mengirim link postingan ke email panitia KEB.SB2013@gmail.com

Dan, Taraaaa...
In my opinion,

Srikandi Blogger
Srikandi, selain sebagai salah satu tokoh pewayangan, yang hikayatnya bisa disimak dalam postingan ini, tentu kita cukup paham akan arti yang terkandung di balik kata itu kan, Sobs. Srikandi, adalah seorang pejuang perempuan [dalam bidang apapun], yang gigih, penuh semangat, bertanggung jawab dan pantang menyerah dalam mengupayakan pembaharuan/perbaikan suatu keadaan/situasi [baik dalam hal keluarga, pekerjaan atau urusan lainnya], sehingga menjadi lebih baik.

Srikandi Blogger, tentu saja adalah seorang perempuan blogger [atau blogger perempuan, mana yang bener ya?], yang punya semangat dan dedikasi tinggi dalam berbagi informasi, perhatian dan wawasannya kepada sesama, khususnya para perempuan, melalui buku digital alias blog. Dan, kebanyakan nih, Sobs, para emak super ini, tanpa disadari tuh, ternyata telah cukup banyak menginspirasi para perempuan lainnya, untuk turut serta menyerap semangatnya dalam menulis, dalam membagikan kisah pembelajaran kehidupan sehari-hari [sharing], dalam menularkan kegiatan blogging bagi ibu-ibu atau para perempuan lainnya.

Ajang Pemilihan Srikandi Blogger itu sendiri, menurutku, adalah merupakan sebuah ajang yang patut diacungi jempol dan diberikan dukungan penuh. Mengapa? Karena ini adalah sebuah ajang apresiasi untuk para blogger perempuan Indonesia, yang belum pernah ada sebelumnya. This is the first lho. Idenya keren banget, salut untuk pencetus idenya. :)
Selain hal di atas, tentu, ajang Pemilihan Srikandi Blogger ini, menurutku lagi nih, Sobs, adalah merupakan sebuah ajang untuk mengasah kreatifitas dan keberanian para emak [baca blogger perempuan] untuk tampil eksis [dalam hal positif lho ya] dan mampu mengaktualisasikan kegiatan-kegiatannya, secara online maupun offline, serta terus menginspirasi [baik disadari atau tidak] para perempuan Indonesia untuk tetap semangat blogging [menulis], 

Harapanku jika terpilih menjadi salah satu Srikandi Blogger 2013

Apresiasi ini kuharapkan akan jadi anugerah penyemangat, untuk terus memacu diriku berkarya, menghasilkan tulisan-tulisan bermanfaat [baik berupa tulisan di beberapa blog yang aku miliki, maupun karya tulis lainnya, seperti novel, artikel-artikel publikasi dan lainnya], sehingga dapat terus menginspirasi sahabat-sahabat lainnya, khususnya para emak [blogger perempuan] Indonesia.

Impianku jika terpilih menjadi salah satu Srikandi Blogger 2013

1. Menjadi salah satu blogger perempuan yang kian mampu membagi waktu, antara aktivitas offline [pekerjaan, urusan domestik rumah tangga, bisnis] dan aktivitas online [blogging, writing, dan berinteraksi di internet/online]. *walau ini rasanya sulit banget yak? Ibarat berperang deh kalo udah urusan Time Management ini.  :)

2. Menjadi salah satu blogger yang mampu memberi inspirasi bagi sahabat-sahabat lainnya, khususnya para emak [blogger perempuan], dalam memicu mereka untuk tetap bersemangat dalam menulis dan berkarya di media digital, bahkan jika mungkin, membawa karya digitalnya ke dalam hard copy alias buku.

3. Ingin turut serta menjadi salah satu emak yang memberikan dukungan-dukungannya bagi kegiatan-kegiatan KEB.

4. Ingin memfasilitasi sahabat-sahabat blogger untuk menerbitkan buku, melalui usaha penerbitan smartgarden publishing and printing. *Syarat dan ketentuan tentu berlaku. :) *lho, kok kedengarannya seperti ngiklanin smartgarden ya? :D


Langkah Ke depannya, jika terpilih sebagai salah satu Srikandi Blogger 2013

Melakukan langkah-langkah seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.


credit

Planning --> Melakukan perencanaan yang matang dalam mewujudkan impian-impian di atas.

Implementation --> Konsisten dalam menjalankan setiap point yang ada dalam list impian tersebut, sesuai dengan yang telah direncanakan.

Monitoring & Evaluation --> Memonitor/meninjau pelaksanaan kegiatan, apakah berjalan dengan baik, melakukan perbaikan dan penyesuaian, jika dalam tenggang waktu pelaksanaan tersebut, terjadi kendala atau hal yang diluar perkiraan, dan mengevaluasi agar dapat dilakukan penyesuaian, sehingga impian yang diinginkan, masih dapat diupayakan pencapaiannya.

Dan rincian detilnya kurang lebih seperti di bawah ini, nih, Sobs. 






Well, Mantemans, itu lah uraian singkat [singkat enggak, ya? Hihi] tentang hal-hal yang diminta oleh MakPan/MakJur alias panitia dan para juri 'Pemilihan Srikandi Blogger 2013', dalam rangka memenuhi syarat untuk maju ke babak berikutnya. 

Terlepas dari berhasil atau tidaknya diriku masuk ke 10 besar finalis Srikandi Blogger 2013, inginku sih, Allah SWT memberi kemudahan jalan bagiku untuk wujudkan impian dan harapan yang telah tertuang dalam perencanaan sederhana itu. Aamin ya Allah. Mohon dukungan doanya juga ya, Sobs. 

Dan tentu saja, yang namanya sedang dalam perjuangan, maka pada kesempatan ini, aku juga berharap dukungan semangat dan doa dari Sobats semua, agar diriku dapat masuk dalam 10 besar nanti ya, Sobs. 
Hatur nuhun pisan :).


Sebuah postingan, 
dalam rangka memenuhi persyaratan untuk maju ke babak berikutnya.
Pemilihan Srikandi Blogger 2013
Al, Bandung, 






Read More
/ /
Konsultan Marketing: Perlu Enggak Sih?
Sudah menjadi pemahaman umum bahwa marketing [bidang pemasaran] adalah merupakan ujung tombak bagi bergulirnya cashflow atau arus keuangan di setiap perusahaan. Sebagus apapun sebuah produk, tidak akan berubah menjadi rupiah jika produk tersebut tidak dipasarkan dan terjual. Dan untuk menghasilkan penjualan yang baik, tentunya diperlukan sebuah strategi pemasaran yang jitu dan mumpuni.

consultant
Credit
Nah, untuk itulah seorang konsultan marketing dibutuhkan oleh sebuah perusahaan. Tak peduli perusahaan tersebut berskala besar atau hanya skala menengah ke bawah. Apapun skala dari perusahaan tersebut, tetap membutuhkan seorang konsultan/penasehat, yang dapat membantu perusahaan dalam menciptakan taktik dan teknik berdagang, yang tentunya dihasilkan dari ide-idenya yang segar dan dinamis.

Sering kita temui fakta di lapangan, bahwa seorang pengusaha memang pandai menciptakan produk, yang sangat berkualitas, namun kemudian yang menjadi masalah adalah on how to distribute the product. Di sanalah seorang konsultan marketing/pemasaran sangat dibutuhkan. Untuk mengisi celah atau gap yang terbentang pada kekosongan tersebut. Fungsi konsultan di sini bukan hanya sekadar memberikan arahan dan masukan mengenai cara memasarkan produk, melainkan juga untuk membantu merumuskan sebuah solusi masalah [trouble solver], membuat eksekusi cara bertindak, dan masih banyak lagi.

Dengan adanya konsultan marketing, maka perusahaan dapat terbantu secara pemikiran dan ide. Tak jarang pelaku usaha terjebak dalam masalah teknis di lapangan. Padahal strategi yang jitu dibutuhkan guna dapat membuat produk laris manis. Kadangkala, saat berfikir tentang kondisi kas perusahaan, seorang pebisnis akan bertanya lagi, apa perlu memiliki seorang konsultan marketing? Sebuah pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu lagi diragukan jawabannya, bahwa jasa konsultan yang satu ini [marketing consultant] adalah mutlak diperlukan. Dana yang tak seberapa ini, yang harus dikeluarkan untuk biaya konsultasi, sebenarnya adalah investasi bagi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan/omzet yang besar, berkali lipat malah. Jadi sebenarnya, tak perlu ragu lagi untuk mulai menggunakan jasa konsultan marketing. Jika untuk konsultasi dikeluarkan 1 rupiah, hasil yang dicapai dapat lebih dari 100 %, apakah kita akan keberatan? :)

Lalu dimanakah mencari konsultan marketing yang mumpuni? Handal?
Ketersediaan konsultan marketing yang banyak di negeri ini, membuat para pebisnis terkadang jadi bingung sendiri dalam memilih. Tak perlu bingung sih sebenarnya. Yang perlu diperhatikan dan diingat adalah, bahwa seorang konsultan handal, harus memiliki sistem konseling yang unik. Yang tidak sekedar memberikan konsep, melainkan juga membantu klien menelaah, merencanakan dan membuat sebuah solusi sekaligus melakukan eksekusi terhadap rencana yang dibuat.

Veronica Ratna Ningrum, seorang pebisnis yang telah cukup lama berkecimpung di bidang bisnis kuliner, adalah merupakan seorang konsultan marketing handal dengan kriteria dan karakter unik seperti yang tersebut di atas. Perempuan inspiratif ini, memang gudangnya ide yang tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam urusan strategi marketing dalam berbagai bidang usaha. Masukan yang diberikan berdasarkan pengalamannya sangat bernilai emas bagi para pelaku usaha.

Masihkah anda ragu akan pentingnya seorang konsultan marketing? Jangan menunda lagi, temukan konsultan marketing, demi menunjang meningkatnya aliran cashflow anda.


Al, Bandung, 22 April 2013

Read More
/ /
Opening Ceremony
Courtesy Alaika Abdullah
Jangan terkecoh oleh judulnya yang panjang dan ke-Inggris2an lho, Sobs, karena postingan kali ini akan singkat, padat dan terencana. Dipersiapkan dengan tjara seksama dan dalam waktu jang sesingkat-singkatnya, # halah, kayak teks proklamasi wae iki. Hehe.

Memperhatikan, himbauan dari Komandan BlogCamp yang terhormat, maka, foto di atas terpilih [oleh diri sendiri] untuk mewakili My Virtual Corner, berpartisipasi dalam acara yang digelar oleh sang Komandan hari ini, yaitu "Kontes Unggulan: Sehari Menjadi Srikandi".

Srikandi dalam foto ini bukan sedang bernyanyi atau karaoke lho, ya, tapi sedang memberikan Kata Sambutan sekaligus Membuka Acara Pelatihan untuk para staf Dinas Kebersihan yang berasal dari 13 Kabupaten/Kota [dari Aceh dan Nias], diselenggarakan di Medan, sekitar Juli 2012 yang lalu.

Foto ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan: Sehari Menjadi Srikandi

Sebuah kontes,
Al, Bandung, 21 April 2013

Read More
/ /
credit
Rahasia Melejitkan Bisnis Kuliner 
Tak dapat dipungkiri bahwa perkembangan jaman yang demikian pesat, telah menimbulkan pergeseran-pergeseran di berbagai bidang.

Banyaknya wanita yang bekerja, membuat waktu mereka untuk menyiapkan masakan bagi keluarganya pun semakin terbatas. Selain itu, banyaknya perusahaan-perusahaan yang menyediakan makanan bagi karyawannya, atau kebutuhan akan makanan bagi komunitas-komunitas, rapat-rapat penting, pesta-pesta perkawinan maupun acara lainnya yang diadakan oleh berbagai pihak, yang membutuhkan sajian makanan, telah membuat usaha di bidang makanan atau kuliner menjadi semakin marak dan menjanjikan prospek cerah. Ditambah lagi dengan fenomena pergeseran nilai, dimana dulunya kuliner adalah merupakan kebutuhan pokok, maka kini telah naik peringkat, yaitu menjadi kebutuhan rekreatif, membuat bisnis yang satu ini kini menjadi primadona.

Ketika bisnis menjadi primadona, tumbuh pesat dan kian menjamur, otomatis juga membuat persaingan diantara para kompetitor pun menjadi semakin sempit/ketat. Untuk itu, dibutuhkan strategi jitu dalam me-manage dan membesarkan bisnis ini, sekaligus mengatasi para pesaing. Strategi membidik pasar, menyajikan produk yang unik serta teknis pemasaran menjadi salah satu hal penting di dalam membuat produk makanannya diburu dan digemari.

Veronica Ratna Ningrum, seorang konsultan marketing sekaligus pebisnis di bidang kuliner, melakukan kombinasi antara bisnis makanan yang menjadi primadona dengan keahliannya dalam packaging sebuah program marketing yang membuat bisnis kulinernya menjadi berbeda dengan bisnis kuliner lainnya.

Kesuksesannya dalam mengembangkan dan melejitkan Vey Katering selama belasan tahun dengan sejumlah klien besar, sama sekali tidak membuat wanita ini pelit ilmu, Veronica justru kini mengkolaborasikan kesuksesan dan keahliannya untuk membidik pangsa pasar para pelaku usaha bisnis kuliner sebagai konsultan bisnis mereka.

Veronica yang telah memiliki usaha sejak tahun 2006 ini, memberikan banyak konsep, solusi serta eksekusi mengenai strategi marketing pada bisnis kuliner yang mereka miliki.

Bahwa:


Pesaing adalah pemicu kesuksesan. Usahakan untuk mengambil sisi positif dari pesaing dengan produk yang sama dengan kita, bahwa produk si pesaing justru akan membantu kita dalam hal meng-edukasi pasar. Serahkan pada konsumen sendiri jika telah menyangkut hal produk mana yang akan mereka pilih. 

Lantas bagaimana cara mendapatkan pasar? Gunakanlah cara marketing yang menarik. Tidak sedikit konsumen yang mencari produk selain melihat sisi kualitas, rasa, popularitas, maka faktor lainnya adalah lokasi. 

Jadi tak perlu khawatir ketika bisnis kuliner menjadi primadona Sebab STRATEGI kemudian menjadi kunci utama yang harus dimainkan, selain tetap memainkan peranan dan kemampuan berpromosi, rasa, hingga harga yang menarik bagi pasar. 

sebuah catatan,
Al, Bandung, 18 April 2013



Read More
/ /
Setiap kita pasti mengakui dan menyadari bahwa memulai sebuah bisnis bukanlah hal yang mudah. Banyak hal yang harus kita pelajari dan kuasai dalam rangka membuat bisnis itu dapat eksis atau mampu berkembang dengan baik. 
Mengembangkan ide-ide kreatif dalam menjadikan produk kita sebagai pioneer, unik dan memiliki nilai plus dibandingkan produk lainnya, adalah merupakan hal mutlak yang harus kita miliki, selain memastikan bahwa usaha yang kita geluti itu adalah merupakan usaha yang memang kita pahami dengan benar. Selain itu, untuk membuat sebuah usaha itu eksis dan mampu bertahan, maka hal paling esensial untuk dipastikan adalah bahwa produk yang kita tawarkan ini memang dibutuhkan oleh para customer kita. 

Ahli Marketing Veronica Ningrum

Tak hanya sampai disitu, untuk melancarkan perputaran roda bisnis yang kita geluti itu, maka peran marketing dan strateginya adalah hal penting berikutnya yang mutlak menjadi prioritas, tak boleh diremehkan. Seorang marketer adalah ujung tombak penjualan, yang otomatis harus kreatif dalam mengemas ide sehingga tampil menarik dan berhasil menggiring customer untuk membeli produk kita.

Berikut ini adalah tiga tips sederhana yang dapat dipakai untuk membantu mengemas ide dan kreativitas dalam memasarkan produk kita maupun produk klien kita;

1. Mengetahui dengan tepat apa yang dibutuhkan oleh konsumen.

Dengan melakukan riset pasar, maka kita akan mengetahui kebutuhan yang diperlukan oleh para konsumen, sehingga kita dapat menentukan langkah yang kita perlukan. Riset ini dapat dilakukan baik melalui riset pasar itu sendiri maupun melalui lembaga khusus riset bisnis. Sebuah analisa kemudian dilakukan terhadap hasil riset tersebut, untuk menetapkan strategi marketing.

2. Mengemas produk menjadi spesial.

Spesial adalah tampil beda, memiliki keistimewaan dibandingkan dengan produk lainnya. Carilah celah yang bisa dikembangkan berdasarkan hasil observasi produk serupa di pasaran. Kemas sedemikian rupa hingga produk tersebut tampil lain dari yang lain, dan tentunya akan memberi nilai tambah produk tersebut.

3. Menjaga kualitas dari produk. 

Kendali mutu/quality control adalah nama lain dari tindakan ini. Bagian ini merupakan aspek penting bagi sebuah produk. Jangan sampai loyalitas konsumen yang sudah terbangun kepada sebuah produk, menjadi hilang karena mutu yang tidak terjaga alias menurun. Perusahaan haruslah berupaya untuk konsisten menjaga/mengontrol kualitas produk, melalui berbagai inovasi dan menambah nilai manfaat dari produk tersebut.

Well, Sobats, itulah tiga tips mengemas ide dan kreativitas marketing dari seorang konsultan marketing Indonesia, Veronica Ratna Ningrum. Semoga bermanfaat yaaa. :)

"Tentukan ide produknya, bersamaan dengan itu akan ada cara untuk mengemasnya 
dalam sebuah strategi marketing."
[Veronica Ratna Ningrum]

Sebuah catatan/tips,
Al, Bandung, 18 April 2013



Read More
/ /
Shopping online, solusi cerdas belanja baju anak.
Memakaikan baju yang cantik dan keren bagi anak-anaknya, adalah keinginan setiap orang tua, khususnya ibu. Namun apa daya, terkadang walau memiliki daya beli yang lebih dari cukup, namun ketersediaan barangnya itu yang tidak terpenuhi. Atau malah sebaliknya, dana yang tidak mencukupi, sementara barang idaman malah terpampang di depan mata. Biasanya sih, situasi seperti ini sering sekali dialami oleh saudara-saudara kita yang berada jauh dari pusat perkotaan. Daya beli ada, tapi barangnya tidak tersedia. :)

Hal seperti ini juga kini dialami oleh tanteku, yang harus boyongan pindah rumah [ikut suami] ke sebuah kabupaten nun jauh di Aceh bagian tengah. Di atas sebuah daerah pegunungan bernama Takengon. Bukan enggak ada sih toko-toko yang menjual pakaian di daerah ini. Ada lah pastinya. Tapi mencari baju branded anak murah dan modis itu lah yang sulit banget, Sobs.

Makanya, sejak awal April kemarin, tanteku udah wanti-wanti, minta tolong aku untuk siap sedia berburu baju anak yang cantik, bagus, modis dan berharga pantas [baca: murah] untuk menyambut lebaran nanti. Helloooo? Lebaran kan masih lama, Tante? Hihi.

Tapi begitulah yang namanya emak-emak ya, Sobs? Kayaknya udah tradisi para emak deh, walau puasa Ramadhan belum lagi 'tercium' aromanya, tapi persiapan menyambut lebarannya, khususnya acara belanja-belinji baju terutama baju anak tuh, emang udah masuk dalam list to do deh.

Makanya, mendapat 'amanah' mulia ini, aku jadi maklum banget. Baiklah tante, tapi hari gini masih menyibukkan diri terjun langsung ke pasar untuk berbelanja baju? Menembus kemacetan dan mengorbankan waktu untuk dihabiskan di jalan? Kayaknya ga perlu sampai seperti itu deh. Teknologi yang telah begitu canggih, kan gunanya untuk mempermudah penggunanya agar lebih ringan pekerjaannya.

Makanya, walau belum berencana untuk langsung beli, begitu selesai berbicara dengan tanteku, langsung deh aku duduk manis di depan laptop, konek ke internet dan melaju ke beberapa toko baju grosir anak yang menjajakan barang dagangannya di toko-toko online mereka.

Tak hanya melihat, aku juga mengirimkan beberapa alamat/link dari toko-toko online tersebut ke si Tante, agar beliau bisa mencoba melihat gambar-gambar yang terpajang di sana, memilih yang beliau suka, baru kemudian, jika beliau sudah sreg, aku akan membantu beliau untuk urusan transaksi pembeliannya, karena tentunya beliau belum terbiasa berbelanja online.

Tak pelak, kemudahan berbelanja online seperti ini, kemudian malah menimbulkan ide si Tante, untuk berbelanja grosir baju anak, untuk kemudian beliau jual lagi ke teman-teman beliau yang juga membutuhkan baju anak branded dan trendi, dengan, tentu saja, mengambil sedikit keuntungan. :). Tak lupa, mengingat si Tante masih awam dengan dunia online, maka kuingatkan beliau untuk hanya berbelanja online pada toko-toko online yang kredibilitasnya telah dapat dipercayai atau terverifikasi, sehingga kita dapat terhindar dari kasus-kasus penipuan yang akhir-akhir ini juga marak terjadi.

Kini, si Tante telah melek teknologi, kemudahan yang ditawarkan via shopping online, merupakan solusi cerdas belanja baju anak.

Sebuah catatan,
Al, Bandung, 18 April 2013,




Read More
/ /
credit

Lagi-lagi jatuh hati dengan rangkaian kata penuh renungan, yang terpampang di wall seorang sahabat fbku, Sobs. Selain terlihat cantik di atas wadah berwarna coklat keemasan itu, juga makna yang tersirat terkesan begitu ciamik. 

People need to learn that their actions do affect other people. 
So be careful what you say and do, its not always just about you...!

terjemahan bebasnya mungkin seperti ini nih, Sobs.

"Kita harus menyadari bahwa setiap tindakan kita akan mempengaruhi orang lain. Jadi jagalah lisan dan perbuatan kita, karena itu tak hanya menyangkut diri kita, tapi juga berurusan dengan hati dan perasaan orang lain."

Lagi-lagi, aku sepakat banget deh dengan untaian kalimat bijak di atas. Mungkin kalimat bijak lain yang sepadan dengan tulisan ini adalah, "Jangan mencubit jika tak ingin dicubit," ya, Sobs?

Yup. Hati adalah sebuah benda lunak yang terletak nun di dalam rongga tubuh. Daging merah yang memiliki rasa. Yang harus dijaga agar tidak tersakiti. Nah, jika kita tak ingin perasaan kita tersakiti, kenapa kita tak berusaha untuk menjaga hati dan perasaan orang lain? Setuju ga, Sobs?

Hm, sebenarnya postingan ini, ingin sesingkat mungkin sih. Karena ga ada yang perlu diuraikan berpanjang lebarkan? Membaca tulisan yang tertera di atas gambar itu saja, sudah membuat kita paham dan sepakat, lalu mau dijelasin apa lagi coba?

Oke deh, Sobs, malam telah beranjak ke dini hari, saatnya daku undur diri. Gud nait everibadi, sampai jumpa lagi di pagi hari. :) #Maksa dot com ini mah!

Saleum,
Al, Bandung, 12 April 2013
Read More
/ /
Main ke De' Ranch Yuk!
Halo Keke and Naima, apa kabar nih kalian? Masih sehat dan semangat kan ya? Setelah diajak berwisata oleh teman-teman Mama, ke berbagai tempat wisata yang mereka kunjungi?
Masih sanggup dan berminat ga nih kalo Tante Al ngajak kalian berdua untuk melihat tempat wisata yang satu ini? Asyik banget lho!

Udah pernah ke Bandung belum sayang?
Nah, di Bandung ituh, banyak sekali tempat wisata. Dan jenis wisatanya juga macem-macem lho. Ada wisata kuliner [tempat biasa kita makan2], ada wisata belanja [shopping], ada juga yang namanya wisata alam. Daaaaan, ada juga yang semuanya bercampur deh di situ. Alias wisata rupa-rupa. Seperti di Floating Market Lembang, misalnya. Itu lho, yang di ulas oleh Mbahkung Cholik, juga yang diceritain oleh Tante Nchie Hanie. Atau yang Tante Alaika ceritakan di dalam postingan ini nih sayang.

Tapi, Tante mau ceritain tentang sebuah tempat wisata lainnya nih, yang ada di Bandung, tepatnya di Lembang. Kebetulan, waktu Kaka Intan sedang liburan Januari kemarin, dia main ke Bandung, dan Tante Al ajak deh dia main ke tempat ini. Nama tempatnya adalah De' Ranch. 


De Ranch wisata berkuda
Dari Kiri ke Kanan: Tante Ama, Tante Al, Kaka Intan, Tante Wulan dan Abi
De' Ranch ini, tempatnya asyik banget! Dirancang ala perkampungan coboy [peternakan] di Amerika sana lho, dan lengkap pula dengan wisata berkudanya. Keren deh pokoknya. Tema yang diambil adalah Food [makanan], Leisure [bersenang-senang/having fun] dan Knowledge [ilmu pengetahuan]. De' Ranch ini tepatnya terletak di jalan Maribaya No. 17, Lembang, sekitar 200 m dari pertigaan pasar Lembang.

Tadinya, Tante Al kira, karena tempatnya keren begini, pasti mahal nih berwisata kesini. Apalagi mengingat tempat ini menyediakan banyak sekali arena permainan, baik bagi anak-anak maupun remaja hingga dewasa. Wah, pasti mahal deh. Tapi ternyata tau ga Ke and Nai? Ternyata tiket masuknya hanya 5000 rupiah per orang lho. Kaget deh Tante Al, tapi senang banget dunk pastinya. Hehe.

Tiket masuk ini, kemudian dapat kita tukarkan dengan segelas welcome drink berupa susu segar lho. Asyik kan? Dan begitu kita sampai di dalamnya, aneka kuliner telah menanti lho. Langsung bikin Kaka Intan, Tante Ama dan Tante Al merasa laper. Pengen nyoba makanan-makanannya. Haha. Jadi deh kita makan-makan dulu sebelum lanjut menikmati aneka wisata yang tersedia disini.

Nah, sambil makan-makan di cafenya yang unik, Kaka Intan mulai ber-narsis ria deh. Tante Al juga dink. :)

Wisata De' Ranch


De' Ranch ini, memiliki banyak sekali arena permainan lho Ke and Nai! Ada Flying fox, sepedaan, trampolin, pancing-pancingan, gold hunter, kereta kuda, dsb. Terus untuk anak-anak kecil nih, ada juga jungkat jungkit, ayunan, perosotan, dan lainnya. 
Tiket untuk bisa bermain di sana pun, harganya terjangkau deh, berkisar antara 15 ribu hingga 35 ribu aja tuh. 

Kaka Intan sendiri pengennya sih naik kuda, lengkap dengan pakaian cogirl nya. Tapi sebelum ke arena berkuda, tante Ama malah pengen naik flying fox lho. Dan tau ga Ke and Nay? Tante Ama malah menjerit histeris saat di ayun-ayunkan oleh flying fox itu lho. Haha. 

Tante Ama naik Flying Fox.
Setelah makan dan menonton Tante Ama menjerit-jerit di atas Flying Fox, lalu Kaka Intan pengen 'kursus baking', yaitu kursus membuat cookies. Emang deh si kaka ini, hobbynya masak, apalagi kursus ini, walau hanya 45 menit, tapi bersertifikat lho! Jadilah Kaka Intan kursus membuat cookies. 


Wah, Kaka Intan asyik banget! Bisa buka bakery deh ini. :)

Setelah selesai mencetak, terus kue/cookienya di bake [dibakar] di dalam oven selama 30 menitan kalo ga salah, tante lupa. Terus, sambil menanti cookiesnya matang, Kaka Intan pun ingin mencoba berkuda. Tante Al juga dunk, eh Tante Ama juga pengen. Jadilah kami bertiga menyewa kuda, lengkap dengan rompi dan topi coboy/cogirl-nya. Harganya 20 ribu rupiah untuk setiap pasang pakaian, plus naik kudanya. Dan petualangan pun dimulai, seru banget lho Ke and Nai. Nanti kalo main ke De' Ranch, coba juga berkudanya yaaa. :)

Tante Al dan Kaka Intan
Nah, setelah berkuda, kita masih bisa main-main lagi lho Ke and Nai. Bisa mencoba memberi makan kuda, atau duduk-duduk di rumah ala coboy yang cantik ini nih. Lihat deh. :)

Asyik banget ya Ke and Nai, rumahnya asri banget! :)
Kaka Intan pengen banget punya rumah kayak gini,
pengen bikin kayak gini kalo udah gede nanti, katanya. 

Kaka Intan sedang duduk menikmati pemandangan alam yang segar dan asri
Kaka Intan kan tinggalnya berjauhan dengan Tante, jadi sebentar2 nyiumin Tante deh,
kangen sama Umi katanya. :)
Waduh Ke and Nai, ternyata cerita Tante Al udah panjang banget nih, mana upload foto-fotonya juga udah banyak. Habis jalan-jalannya asyik banget sih. Ini belum selesai semua lho, Ke and Nai. Masih banyak cerita seru lainnya lho di arena De' Ranch ini. Coba deh nanti kalo Keke and Nai main ke Bandung, langsung coba sendiri di sana ya, sayang. Pasti Keke and Naima akan happy banget deh.

Tante Al pamit dulu ya, udah waktunya shalat Maghrib nih di Bandung. Salam sama Mama and Papa ya, Ke and Naima sayang. Baibay! :)


Postingan ini diikutsertakan dalam 


catatan perjalanan bersama ananda tersayang,
Al, Bandung, 15 April 2012
Read More
/ /
image pinjem dari Mbah Wiki
Demam Srikandi Blogger yang sedang menghentak dunia maya, khususnya keraton KEB, iseng membawa jemari ku bermain ke padepokannya mbah Wiki.

Satu suku kata ini, tak urung membuatku penasaran akan sejarah atau hikayat yang sebenarnya. Srikandi. Selama ini, di benakku akan langsung tergambar se-sosok tokoh wanita tangguh, berkarakter kuat, arif dan tak pantang menyerah, setiap kata Srikandi bergema. Gemulai [karena dia wanita], namun juga tegas dan berwibawa [karena dia adalah tokoh pejuang tangguh]. Itu yang ada di benakku lho, Sobs.
Tapi? Benarkah demikian?

Berkunjung dan bercengkrama ria dengan mba Wiki di padepokannya, membuat mata dan wawasanku terbuka. Bahwa, ternyata Sobs, cerita tentang Srikandi itu ada dalam dua versi yang berbeda, lho. Aku baru tau. *ih kasian deh elu, Al! hehe.


Kedua versi itu adalah Versi Mahabrata [India] dan Versi Pewayangan Jawa

Menarik bukan? So, who is Srikandi? 

Hm, kedua versi mengatakan bahwa Srikandi adalah puteri dari Raja Drupada dengan Dewi Gandawati, dari Kerajaan Panchala. Puteri cantik ini, merupakan titisan dari Dewi Amba yang tewas oleh panah Bisma. Titah Dewata, mengharuskan Srikandi dibesarkan dan diasuh serta hidup selayaknya pria, sehingga, kadang kala Srikandi pun terlihat seperti manusia berjenis kelamin netral [waria]. Sampai disini, kedua versi masih bicara hal yang sama nih, Sobs.

Namun perbedaan mulai terlihat ketika Srikandi beranjak dewasa dan memasuki mahligai rumah tangga.

Versi India [Mahabrata]

Versi ini mengatakan bahwa Srikandi [yang dibesarkan ala pria], berpenampilan pria dan menikah dengan seorang wanita. Nah lho! Tentu saja, sang istri [istrinya Srikandi], kaget dunk saat malam pertama. Hehe. Dan, menurut Mbah Wiki, Srikandi menuai hinaan habis-habisan dari 'istrinya' hingga membuat dirinya berniat untuk 'pergi' dan bunuh diri. Namun niat ini berhasil dicegah dan Srikandi diselamatkan oleh seorang pria bernama Yaksa. Yaksa pun akhirnya berkenan bertukar kelamin dengan Srikandi, hingga Srikandi menjelma jadi seorang pria, dan kembali pada istrinya, hidup bahagia dan punya anak pula.  *Weleh-weleh, ngintip gerak gerik Mbah Wiki saat bercerita.

Masih pada versi ini, dalam sebuah pertempuran dengan Srikandi, membuat Bisma tersadar, bahwa sesungguhnya Srikandi adalah titisan/jelmaan Dewi Amba. Artinya, Srikandi adalah seorang wanita, dan Bisma pantang bertempur apalagi membunuh wanita. Maka dia pun menjatuhkan senjatanya, sementara Arjuna, yang berada di belakang Srikandi, langsung deh menggunakan kesempatan ini untuk menewaskan Bisma, dengan menembakkan panah penghancurnya. *Aduh, Mbah Wiki, kok saya jadi pusing ya? Haha

Oya, akhir riwayat Srikandi, diceritakan bahwa dirinya tewas di tangan Aswatama pada hari ke-18 Bharatayuddha.

Versi Pewayangan Jawa

Versi ini, tak kalah menarik nih, Sobs [juga bikin bingung sih sebenarnya, hihi].

Srikandi dikisahkan lahir karena keinginan kedua orangtuanya, yaitu Prabu Drupada dan Dewi Gandawati, yang menginginkan kelahiran seorang anak secara normal. Tau ga, Sobs, ternyata kedua kakaknya, Dewi Dropadi dan Drestadyumna, dilahirkan melalui puja semadi. Dropadi dilahirkan dari bara api pemujaan, sementara asap api itu menjelma menjadi Drestadyumna. *weleh-weleh, tepok jidat deh eikeh di depan Mbah Wiki.
Srikandi sudah gemar dalam olah kanuragan/keprajuritan dan mahir bermain senjata, di mana ilmu ini diperolehnya dari Arjuna. Tak hanya menularkan kepiawaian bermain senjata dan olah kanuragan, ternyata kebersamaan mereka juga menumbuhkan benih-benih cinta. Cie-cie...., Arjuna pun menikahi Srikandi dan beroleh seorang putra. Nama putranya lupa ih nanya ke Mbah Wiki tadi. Hihi. 

Srikandi menjadi suri tauladan prajurit wanita. Ia bertindak sebagai penanggung jawab keselamatan dan keamanan kesatrian Madukara dengan segala isinya. Dalam perang Bharatayuddha, Srikandi tampil sebagai senapati perang Pandawa menggantikan Resi Seta, kesatria Wirata yang telah gugur untuk menghadapi Bisma, senapati agung balatentara Korawa. Dengan panah Hrusangkali, Srikandi dapat menewaskan Bisma, sesuai kutukan Dewi Amba, puteri Prabu Darmahambara, raja negara Giyantipura, yang dendam kepada Bisma.
Dalam akhir riwayatnya, diceritakan bahwa Srikandi  tewas dibunuh Aswatama yang menyelundup masuk ke keraton Hastinapura setelah berakhirnya perang Bharatayuddha.

Well, Sobats tercintah. Begitulah dongeng/hikayat kedua versi tentang Srikandi. Bingung? Hihi, jangan dunk. Biar ga bingung, yuk kita tarik kesimpulannya yuk.
Bahwa, Srikandi itu, baik dalam versi Mahabrata maupun versi Pewayangan Jawa, adalah merujuk kepada seorang wanita dengan karakter yang berwibawa, bijaksana, bertanggung jawab dan pantang menyerah dalam membela kebenaran. Setuju kan, Sobs? :D

Dari situlah kemudian, kata 'Srikandi' jadi membudaya. Menjadi familiar dan sering dipergunakan sebagai ungkapan terhadap seorang wanita yang heroik, penuh semangat dan pantang menyerah dalam mengupayakan sebuah kemajuan dan menebar manfaat.

Sebuah pendahuluan,
Al, Bandung, 10 April 2013
Read More