Hari Ibu di Mata Intan | My Virtual Corner
Menu
/

Hari ibu, bagi sebagian besar ibu-ibu terutama di pelosok kampung, mungkin hanya lewat dengan begitu saja, tak ada yang istimewa apalagi mendapat apresiasi tertentu. Seperti halnya ibuku dan banyak lagi wanita seangkatannya, yang malah lupa jika tanggal 22 Desember setiap tahun, adalah sebuah tanggal yang diistimewakan dalam rangka meng-apresiasi para ibu/wanita.

Aku sendiri, jarang sekali mempersembahkan sesuatu secara khusus bagi ibuku pada hari istimewa itu. Paling cuma menelefonnya, dan mengulang kalimat yang sama, Mak, hari ini tanggal 22 Desember lho, hari ibu, walau bagi Mamak ini tak berarti apa-apa, tapi ijinkan kami mengucapkan selamat hari ibu ya, Mak. Trimakasih atas kasih sayang tiada batas, yang telah Mamak abdikan dan persembahkan bagi kami semua. Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberkahi Mamak, ya..., Aamiin.

Cukup simple-kan? :) Dan jawabannya lebih simple lagi lho! Iya, trimakasih anak-anakku. Lalu topik pun segera dialihkan oleh ibunda, yang tak ingin terlalu dielu-elukan di hari istimewa itu.

Lain halnya dengan anak-anak jaman sekarang deh kayaknya. Seperti Intan. Putri tercinta ini selaluuuuu saja mampu menimbulkan cercah cahaya cerah penyemangat kehidupanku, terutama pada setiap hari penting hadir dan diperingati. Seperti pada hari ibu kali ini, pagi-pagi, sudah muncul di Line, dengan berbagai icon yang langsung bikin senyum di bibirku merekah. Lihat deh rangkaian bunga dan gaya si anak dalam icon pada gambar di samping. :)
Lucu yaaa? Hihi.

Namun icon selanjutnya, disambung dengan kalimat-kalimat darinya, sungguh bikin daku terharu. Alhamdulillah ya Allah, meski jauh dariku, ananda tersayang ini masih memiliki ikatan batin yang kuat dengan ibunya ini. Dalam setiap percakapan kami, baik melalui aneka messenger maupun via telefon atau malah secara langsung [tatap muka], Intan kerap menyatakan kebanggaan dan kebahagiaannya memiliki aku, sebagai ibunya. Alhamdulillah. Bagiku, tiada kata yang lebih indah, yang ingin kudengar dari putriku selain kalimat di atas. Ya Allah, tuntun hamba untuk tetap mampu menjadi ibu yang baik baginya, ya Allah. Aamiin.


Tak hanya di Line, Intan juga 'menempelkan' ucapan selamat hari ibu pada wall di facebook ku. Aih, Nak, engkau selalu saja mampu membuat hati Umi berbunga-bunga deh. Makasih ya sayang, you are also my angel, my sunshine! You are my spirit to face the world, to fight the darkness of life. Be my angel forever ya, Nak! My endless love is only for you, my dear Intan Faradila. Muaaach!

Tak dapat dimungkiri, anak adalah harta paling berharga bagi ayah dan ibu, bukan begitu, Sobs? Postingan ini tak mengandung maksud tertentu, sengaja kuabadikan di sini sebagai catatan pengingat untuk diriku sendiri, dan juga Intan kelak, yang kuharap akan merekahkan senyuman di bibirnya saat membuka halaman demi halaman maya ibunya ini. Mudah-mudahan juga mampu menyiratkan sedikit makna bagi Sobats yang membacanya yaaa. :)

Sepenggal catatan tentang Intan, my lovely angel
Al, Bandung, 24 Desember 2013
33 comments

so sweet banget..banget deh...Intan.

Reply

anak solehah. kiss ahhh. *mmmumumumuwwaahhhh utk Intan

utk uminya....bsok aja 4thn kedepan hihi

Reply

Senangnyaaa... udah bisa line and FB an sama anak tercinta...seneng yaa...anak2 sekarang memang lebih ekspresif karena juga banyak media untuk mengekspresikan perasaan. Selamat hari ibu ya umi nya Intan ;-)

Reply

selamat hari ibu - ibu... i love my mom and also my dad :)

Reply

huuuuuu, terharu banget deh pastinya ya mba...dipagi hari ibu kemarin kaka dan sean juga ngucapin sambil memelukku. " selamat hari ibu ya bu, i love u " kata mereka....
Salam untuk kaka dila dari adik tazkia dan sean ya ;)

Reply

betapa terharunya membaca kasih sayang kakak Intan terhadap Umi tercinta... happy mother day :)

Reply

cute sekali ikon-ikon line itu..
terharu bacanya, mbak Al.. sungguh membuatmu bangga mempunyai Intan :)

Reply

hal2 sederhana itu dari anak udah bisa bikin seorang ibu terharu, ya :)

Reply

Ah Intan... Umi pasti sangat bahagia dan bangga memilikimu.
Seneng deh melihat kekompakan Intan dan Umi-nya hehehe

Reply

So sweet ya anak-anak sekarang, ekspresif gitu. Jadi ingat si bungsu pas usia 4 tahun bikin buket bunga dari kertas yang dirobek dari buku tulis, hahaha

Reply

Hehe, makasih, Mba Fitri. Intan memang anak yang care. :)

Reply

Iya, kak Ratu. Jadi lebih mudah untuk saling berkomunikasi dan mengekspresikan rasa hati yaa? :)

Reply

Ihiks jd terharu mbak ... Ibuku jg ga ngeh an klo hari ibu. Beda generasi besa ekspresi mgkn ya ...

Reply

Ini generasi 90-an mi, jadi update ucapin hari ibunya :'D ibu juga memiliki socmed lengkap, kami jadi tau dimana saja kami bisa mencurahkan rasa hati, bangga dan betapa bahagianya kami terlahir dari rahim seorang wanita yang kuat, berhati mulia dan penyayang. Dab Intan pasti merasakan itu semua, mi :')

Reply

Ih so sweet banget ya? Aku belum mengalami yang macam itu, anak masih balita. Xixizi

Reply

Aku dulu juga jarang banget ngucapin selamat hari ibu, tapi sejak sma krn sekolah di banda, teman teman pada ngucapin

Reply

Alhamdulillah yaaa. Anak2 skrg memang sgt ekspresif. Sungguh bahagia.kita memilikinya. Semoga mrk menjadi anak2 soleh dan solehah yaa.
Salam kembali dr kk Intan utk Tazkia dan Sean.

Reply

Wah, mengharukan sekali. Bahagia selalu mbak al dan intan ^^

Reply

Entah kapan trakhir ngucapin hari ibu sma emak.
subhanallahh skli bisa mlihat intan mngucapkan hari ibu sma mbak. Al..
pasti sumringah skali hhee..

Reply

Aiih! Terharu sangat sama kak Intan. Bener2 cahaya mata bagi orang tua nih :) barakallah Umma Alaika.. :)

Reply

Waahh jadi terharu, sekecil apapun ucapan selamat hari ibu tetep bikin terharu yaa. Aku biasanya telp ibuku kalo pas hari ibu. Tapi kalo cinta dan sayangnya mah tiap hari, hehe.

Reply

Beruntungnya Mbak Alaika, bisa memiliki Intan yang sayang sama ibunya :)

Reply

Sekarang byk cara untuk mengucapkan atau mengungkapkan perasaan ya mak Al. Kaka dan sean pun biasanya lwt pesan line atau instagram. Trus di rmhnya aku peluk dan mrk kiss bubunnya 😊

Reply