Archive for March 2012
Menu
/ /

Sobats, lihat deh cahaya matahari pagi ini yang masuk ke kamar hotel hospital dimana aku sudah enam hari bermalam di dalamnya.... Sungguh cerah deh sobs! Aku aja yang kurang suka dengan cahaya matahari, is realy-really feeling cheers up by this morning sunshine!

Apalagi kunjungan dokter Wahab, yang telah merawatku intensive sejak aku mencurigai diriku terserang demam yang lain dari demam biasanya Kamis (seminggu lalu). Kedatangannya pagi ini sungguh melanjutkan kabar gembira kemarin pagi, bahwa trombositku sudah semakin banyak pagi ini. Angkanya telah bercokol indah di jajaran 292 ribu! Artinya dia telah berada dalam range normal yaitu 150 - 400 ribu. Alhamdulillah ya Allah. Hanya saja kerutan kening nya saat men-tensi- my blood pressure membuatku kecut. Rasa pusing di kepalaku ternyata membuat tensi darah ku tetap bertahan di angka 100/80 hingga hari ini, namun beliau meyakinkan bahwa itu akan bisa diurus di rumah saja nantinya. So I don't have to be worried! Yeaay!! yang penting pulang hari ini.. hehe.

Nah sobs, karena udah lama ga narsis, walau di rumah sakit boleh donk narsis, berbaju alakadarnya aja aku yakin Alaika itu masih tetap menarik ###huuuuufffffff##### uekssss!!! hehe..


emang susah ya sobs kalo penyakit narsis nya udah mendarah daging nih, hehe.

Well sobs, sapaan pagi ini tak lupa dengan sebuah sisipan renungan indah yang kuyakin sungguh cocok untuk catatan perjalanan harian kita dalam menatapaki langkah kehidupan. Seperti biasanya, sumbernya tetap dari Alaika's BBGroup. Yuk cekidot here yuk..... :

Waktu terus berputar... Jangan merendahkan siapapun...

Tunjukkan penghargaan kepada siapapun...

Jika berkuasa... Ingat ! Waktu lebih berkuasa...

Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api 
tetapi satu batang korek api dapat membakar jutaan pohon...

Jadi...Satu #PikiranNegatif dapat membakar semua #PikiranPositif...

Selalulah #Tersenyum untuk hari hari yg indah ini... 
    
            
Saleum,

Alaika
Read More
/ /
Sobats,

Alhamdulillah test darah hari ini menunjukkan trombositku melonjak naik. 200 ribu, posisinya. Cemerlang dan lebih dari cukup untuk membuat senyum dokter keluarga kami merekah, menularkannya padaku, Umi, Ayah, Intan dan adik2ku, serta juga suami pastinya.
Apalagi dokter mengindikasikan bahwa diriku akan boleh pulang besok siang setelah 6 hari bermalam di hospital yang Alhamdulillah cukup nyaman ini.
Thanks again ya Rabb!

Well, kangen tak menyapa sahabats, berikut sebuah renungan indah yang kuharap akan mampu tularkan sinar kegembiraan di hati sahabats juga setelah membacanya. Cekidot ya sobs...
Sumber:
Alaika' BBGroup

Seorang pemuda berangkat kerja dipagi hari... Memanggil taksi, dan naik...
'Selamat pagi Pak,'...katanya menyapa sang sopir taksi terlebih dulu...
'Pagi yg cerah bukan?' sambungnya sambil tersenyum,... lalu bersenandung kecil...
Sang sopir tersenyum melihat keceriaan penumpangnya, dgn senang hati, Ia melajukan taksinya...
Sesampainya ditempat tujuan.. Pemuda itu membayar dgn selembar 20ribuan, utk argo yg hampir 15 ribu...

'Kembaliannya buat bpk saja...selamat bekerja Pak..' kata pemuda dgn senyum...
'Terima kasih...' jawab Pak sopir taksi dgn penuh syukur...
'Wah.. aku bisa sarapan dulu nih... Pikir sopir taksi itu...

Dan ia pun menuju kesebuah warung.

'Biasa Pak?' tanya si mbok warung.
'Iya biasa.. Nasi sayur... Tapi.. Pagi ini tambahkan sepotong ayam'..jawab Pak sopir dgn tersenyum.
Dan, ketika membayar nasi , di tambahkannya seribu rupiah

'Buat jajan anaknya si mbok,.. 'begitu katanya.
Dengan tambahan uang jajan seribu, pagi itu anak si mbok berangkat kesekolah dengan senyum lebih lebar.
Ia bisa membeli 2 buah roti pagi ini... Dan diberikannya pada temannya yang tidak punya bekal.

Begitulah...cerita bisa berlanjut.. Bergulir... .seperti bola salju...
Pak sopir bisa lebih bahagia hari itu...
Begitu juga keluarga si mbok...
Teman2 si anak...
keluarga mrk...
Semua tertular kebahagiaan...

Kebahagiaan, seperti juga kesusahan, bisa menular kepada siapa saja disekitar kita...
Kebahagiaan adalah sebuah pilihan...
Siapkah kita menularkan kebahagiaan hari ini??
Bisa menerima itu adalah berkah...
Tapi bisa memberi adalah anugerah....

Semoga sisa hidup kita selalu bahagia dan membuat org lain bahagia dgn keberadaan kita,
Mari selalu berbagi, walaupun itu hanya sebuah senyum...
Doakan kesembuhanku ya Sobs...

Trims dan Saleum,
Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®
Read More
/ /
Dear Sobats,

Ternyata setelah bertahan dalam demam yang naik turun-naik turun, hari ini aku diantar ayah kembali ke dokter yang kemudian menyarankan agar melakukan test lab terhadap darahku.

Hasilnya sobs? Ternyata aku positif DB, dengan trombosit yg turun ke angka 93.000 (normal : 150.000 - 400.000). Dan sore ini langsung deh diopname.

Mohon doanya agar aku segera baikan ya sobs.. Trims.

Saleum,
Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®
Read More
/ /
Dear Sobats,

Bahagia sekali rasanya mengetahui kunjungan para sahabat dan membaca komentar yang ditinggalkan di postingan terakhirku..
Sayangnya aku tak mampu untuk konek ke internet via laptop untuk membalas komen-komen tersebut dan melakukan kunjungan balasan.... Maaf banget ya sob...

Sejak tadi malam aku terserang demam tinggi, yang awalnya aku anggap enteng saja. Paling dibawa tidur juga akan sembuh sendiri. Namun ternyata tidak sobs... Menjelang pagi hari demam ini makin tinggi. Kucoba minum obat penurun panas yang memang tersedia di kotak obat. Alhamdulillah, sejam kemudian panas ini sudah turun. Tinggal rasa pegel luar biasa di semua persendian tubuh. Kuminta si mba mengurut telapak kaki dan persendian sampai aku tertidur lagi. Namun sobs, menjelang jam 11 an tadi pagi, kok panasnya naik lagi... Dan bener-bener bikin kepalaku pusing. Bahkan aku tak mampu untuk bangun dari tempat tidur. Kucoba minum satu butir tablet penurun panas lagi dan kubawa tidur. Namun suhu tubuhku tetap tinggi sobs.
Aku jadi kuatir dan rasanya sedih banget sobs. Paling ga enak tinngal jauh dari suami saat sakit begini. Hiks..hiks..

Ingin ke dokter, jelas aku tak akan mampu mengemudikan mobil. Mau minta antar si mba naik motornya, jelas aku tak akan mampu duduk diboncengan. Akhirnya satu-satunya cara adalah mengirimkan sinyal SOS ke Umiku. Tak menunggu lama, ayah dan adikku sampai di kostku, ayah menjemputku dan mengantarku ke dokter keluarga kami. Sementara adikku, menjemput mobilku untuk dibawa ke rumah ayah. Umiku memerintahkan aku dan intan nginap di rumah sampai aku sembuh.
Thanks a lots Ayah, Umi. You are always the best. I am so proud of you!

Sobats, kini suhu tubuhku sudah normal, semoga tidak panas lagi nanti. Dokter berpesan jika masih panas juga, maka darahku harus diperiksa untuk memastikan DB or not. Duh... Semoga bukan demam berdarah ya sobs. Please prays for me. Hiks..hiks..

Postingan ini aku buat dengan menggunakan jasa email post via BB sobs, soalnya laptop mungilku disita Umi dan dipajang di lemari kacanya, berdampingan dengan aneka barang pecah belah miliknya.. Hi..hi
Alasannya? Biar aku istirahat total. Ga keasyikan di depan laptop. Ya sudah deh... Baiklah Umi... Anakmu akan istirahat. Untung BB ga ikut disita, hihi..

Well sobats, itulah sekilas info dariku malam ini, mohon maaf belum mampu Blogwalking yaa... Mohon doa sobats agar diriku cepat membaik kembali ya sobs... Thanks.

Saleum,
Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®
Read More
/ /
Halo sobats...

Belum sempat bikin postingan nih... Maklum masih wara wiri, kecepatan beredar ngalahin inang-inang di pajak Sambu deh ini...
Hayo, ada yg tau dimana pajak Sambu? #ngelirik mba Nique... Hehe

Well sobs... Disela-sela pusingan aktifitas, aku mau share sekilas info yang aku dapatkan dari BBM seorang sahabat nih...
Menurutku sih layak untuk dicermati. Yuk langsung to the point ya... (Langsung copas tanpa edit)
Jeruk Cina memang sangat menarik. Warnanya kuning cerah mulus dan licin. Berbeda dengan jeruk lokal yang warnanya belang hijau, kuning, bahkan coklat. Tak jarang Jeruk Cina dibungkus plastik satu demi satu dan diberi merk agar lebih menarik.

Tapi jangan keliru. Jeruk Cina belum tentu lebih baik daripada Jeruk Lokal seperti Jeruk Medan atau Jeruk Pontianak. Adik ipar saya Fahmi (Yusuke Kondo) yang berkewarga-negaraan Jepang saat ditawari Jeruk Cina tidak mau makan sama sekali. Padahal dia makan buah salak yang ada di piring yang sama. Alasannya di Jepang, penduduk di Jepang sudah tidak mau makan Jeruk Cina karena mengandung banyak bahan kimia sehingga warnanya begitu bersih dan menarik.

Sebelumnya saya dan ipar saya yang lain juga saat makan Jeruk Cina merasa aneh. Jeruknya tidak manis dan tidak kecut (walau ada yang manis dan ada yang kecut), tapi kok tidak berair sama sekali? Kami curiga jika jeruk tersebut disuntik.

Di satu Blog Singapura, seorang Blogger, Terry khawatir karena pemerintah Shanghai melarang penjual Jeruk di Cina yang memakai pewarna beracun untuk mewarnai jeruknya. Dia khawatir jeruk seperti itu sampai di Singapura. Tak heran jika warna Jeruk Cina begitu kuning mulus dan terang/menarik.

Sementara Dinkes Cilegon menemukan kandungan Formalin yang bisa menimbulkan kanker pada Jeruk Impor asal Cina. Tak heran jika Jeruk Cina yang telah menempuh perjalanan laut selama 2 minggu ke Indonesia, masih belum busuk meski dipajang selama 3 minggu. Alias tidak busuk meski sudah 5 minggu lebih. Sementara Jeruk Lokal seminggu sudah busuk.
Itu karena Jeruk Cina sudah memakai bahan pengawet kimia seperti Formalin sehingga jadi tahan lama. Sementara Jeruk Lokal lebih alami.

Semoga bermanfaat ya sobs!

Have a great day!
Powered by Alaika's SmartBerry®
Read More
/ /
Sobats maya...

Malam ini kembali diriku tak berkesempatan menyapa sahabats semua, bukan karena diriku sedang enggan lho sobs, atau karena net koneksi yang sedang lamban bin lemot, labil binti labilun... namun hal ini disebabkan karena 'sesuatu'. Hehe...

Apaan sih Al? Come on deh, udh tengah malam ini ... Jangan bercanda lho!
Oke... Oke sobats tercinta...
Baiklah... Sesuatu itu adalah....
Taraara...Aku kencan dengan al kahfi! Yeayyy!! Hahaha....
Hayo Gossip... Gossip! Hihi..

Pasti ga ada yang percaya kan? Masak sih Alaika kencan dengan mas al Kahfi? Huahuahua... #ngelirik mas Kahfi dan Una... Hihi....

Well... Cerita yang sebenarnya adalah begini sobs...
Sekian lama sudah aku mengajukan permohonan (cie..cie) ke mas al Kahfi, agar beliau itu berkenan untuk menjadi suhu Forex bagiku... Dan beliau sih sebenarnya juga sdh lama menyatakan bersedia. Cuman... Ya itu sobs... Kendalanya adalah waktu beliaunya yang begitu sibuk....

Hingga janjipun tinggal janji... Bulan madu eh salah, belajarpun tertunda tunda... :)
Sampai akhirnya... Setelah ragam janji yang teringkari, malam ini... Pelajaranpun dimulai...

Sang suhu mulai menurunkan ilmunya dengan sabar, step by step. Training onlinepun resmi dimulai. Alaikapun resmi menjadi murid sang suhu :)

Satu persatu ilmu yang diturunkan aku serap dengan baik dan bersungguh-sungguh..
Satu jam... Dua jam.. Tiga jam berlalu tanpa terasa... Hingga akhirnya benakku mulai menyerah... Ini ilmu baru bagiku... Tentu tak layak dipaksa... Apalagi mengingat usia yang masih begitu dini (Whaaaat???, hehehehe).. Akhirnya kumohon interupsi... Meminta sang suhu mencukupi dulu pelajarannya sampai disini... Agar otakku mampu menyerap semuanya dengan sempurna...

Dan sang suhu pun tentu sangat mengerti... Maklum sangat akan situasi yang aku hadapi. Makasih mas kahfi, hehe.. Pengertianmu sangatlah aku hargai... :)
Trims juga atas kesediaanmu mengorbankan beberapa jam waktu berhargamu demi permohonanku ini... Thanks again ya mas..Let's sit and discuss more tomorrow I hope..

Well sobs... Jika selama ini kita kehilangan mas Kahfi, tak lagi berada di singgasana man and the moon nya, itu disebabkan oleh aktifitas sang suhu yang seabrek-abrek, baik offline (pekerjaan kantor) maupun pekerjaan onlinenya (trading), jadi pantas saja jika rumah mayanya jarang ter update.

Well sobats, itulah sekilas info untuk malam ini, dan sebelum menutup postingan ini, sebuah renungan indah ini kuharap akan jadi sebuah petuah bagi kita dalam melanjutkan kehidupan ya sobs.

Here it is:

Rasulullah SAW bersabda : "Dengki itu memakan kebaikan sebagaimana api membakar kayu bakar, sementara sedekah memadamkan dosa laksana air memadamkan api, adapun shalat adalah cahaya seorang mukmin dan puasa adalah perisai dari kobaran api neraka."
(HR. Ibnu Majah yang dipostkan oleh seorang sahabat di Alaika's BBGroup)

Semoga bermanfaat ya sobs... Have a great nite, good rest nice dream...

Saleum,

Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®

Read More
/ /
Halo sobats...
Gimana kabarnya di Minggu malam ini? Pasti lelah setelah beraktifitas seharian ya?
Sama dunk denganku sobs... Wara wiri sana sini untuk beberapa aktifitas hari ini membuatku kini terkapar kelelahan deh sobs. Bukan karena pekerjaan berat pastinya sih, tapi karena teriknya mentari hari ini, sungguh membuat siapa saja menyerah kalah deh, aku yakin. Hehe.

Well sobs... Berhubung ingin segera mengistirahatkan tubuh, hati dan fikiran, malam ini kumohon diri untuk tidak bersilaturrahmi ya sobs... Namun sebelum beranjak ke peraduan, yuk aku share sebuah renungan bijak yang aku dapatkan dari Alaika's BBGroup yuk sobs...

Langsung aja yaa...

1. Jika kita memelihara kebencian dan dendam, maka seluruh waktu dan pikiran yang kita miliki akan habis dan kita tidak akan pernah menjadi orang yang produktif.

2. Kekurangan orang lain adalah ladang pahala bagi kita untuk memaafkannya, mendoakannya, memperbaikinya dan menjaga aibnya.

3. Bukan gelar atau jabatan yang membuat orang menjadi mulia. Jika kualitas pribadi buruk, semua itu hanyalah topeng tanpa wajah.

4. Ciri seorang pemimpin yang baik akan nampak dari kematangan pribadi, buah karya, serta integrasi antara kata dengan perbuatannya.

5. Jika kita belum bisa membagikan harta, jika kita tidak bisa membagikan kekayaan, maka bagikanlah contoh kebaikan.

6. Jangan pernah menyuruh orang lain sebelum menyuruh diri sendiri, jangan pernah melarang orang lain sebelum melarang diri sendiri.

7. Pastikan kita sudah bersedekah hari ini, baik dengan materi, dengan ilmu, tenaga, atau minimal dengan seyuman yang tulus.

8. Para pembohong akan dipenjara oleh kebohongannya sendiri, orang yang jujur akan menikmati kemerdekaan dalam hidupnya.

9. Bila memiliki banyak harta, kita akan menjaga harta. Namun jika kita memiliki banyak ilmu, maka ilmulah yang akan menjaga kita.

10. Kalau hati kita bersih, tak ada waktu untuk berpikir licik, curang atau dengki sekalipun.

11. Bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas merupakan bagian dari otak, sedangkan bekerja ikhlas adalah bagian dari hati.

12. Jadikanlah setiap kritik bahkan penghinaan yang kita terima sebagai jalan untuk memperbaiki diri.

Semoga bermanfaat ya sobs, have a very great nite, good rest and nice dream!

Saleum,
Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®

Read More
/ /
Dear sobats...

Malam ini sepertinya daku tak akan berkesempatan menyentuh Laptop dan konek ke internet sobs. Apalagi untuk memainkan jemariku diatas keyboardnya menciptakan postingan bermutu.. (Emang selama ini bermutu ya? Hihi).

Dua orang mantan kakak ipar kebetulan sedang berkunjung ke Banda Aceh, dan selaku mantan adik ipar yang baik, yang hingga saat ini masih menjalin silaturrahmi apik dengan keduanya, tentu aku dan Intan menjemput mereka, yang notebene adalah budenya Intan, untuk aku ajak jalan-jalan doing a tour in this nice town. Dan malam ini, aku dan Intan mengajak mereka untuk menginap di kost-an kami. Emang cukup tempat Al? Tentu dunk sobs... Kamar kost ku kan lumayan luas, dan Intan memang ingin tidur dikeloni oleh budenya yang satu... Karena saat SD Intan sempat kutitip padanya selama setahun... Jadi tentu ikatan batin antara keduanya cukup dekat. Dan hubunganku dengan keduanya juga tetap sebaik dan seakrab dulu walau diriku kini tak lagi menjadi istri dari adik mereka.

Nah sobs... Berhubung aku kedatangan tamu istimewa, tentu malam ini ga bisa doing conference chat seperti biasa (lirik Una, Ririe, dan mas Stumon), tidak juga berkesempatan untuk bikin postingan. Namun agar sobats tidak kecewa saat berkunjung, yuk aku share sebuah Joke yang cukup menggelitik yang seperti biasanya, aku peroleh dari Alaika's BBGroup.

Here is the joke;

Suatu hari di salah satu ruangan di gedung MPR/DPR....
Samin,, seorang anggota dewan yang baru diangkat, tampak masih canggung, lugu dan serba kikuk.
Rupanya dia wakil dari daerah dan belum pernah bekerja atau punya ruangan yang megah. Beberapa saat kemudian, ada yang mengetuk pintu ruangannya.
Setelah dibuka, berdiri dihadapannya 2 orang dengan kopor besar dan segulungan kabel.

"Wah..., ini pasti wartawan TV yang mau mewawancarai aku...", pikirnya dalam hati.

Agar tampak berwibawa dan membela rakyat, sambil melihat jam dan mengangkat telepon mejanya Samin berkata:

"Maaf tunggu sebentar, saat ini saya harus menghubungi ketua fraksi untuk melaporkan hasil-hasil sidang hari ini..."

Kemudian selama beberapa puluh menit dia menelpon dan terlibat pembicaraan tingkat tinggi, sambil sekali-sekali menyebut-nyebut 'demi rakyat' atau 'kepentingan rakyat' keras-keras. Setelah selesai sambil meletakan gagang telepon dia berkata pada dua orang tamunya tersebut.

"Nah, sekarang wawancara bisa kita mulai..."

Kedua orang itu tampak bingung dan berpandangan satu sama lain. Akhirnya salah satunya berkata:

"Maaf pak..., kami datang kesini mau memasang saluran telepon bapak..."

Hehe... Good nite All, good rest and nice dream yaa...

Saleum,
Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®

Read More
/ /

Sobats, aku yakin bahwa postingan tentang produk yang satu ini sudah sangat tidak asing lagi di mata para sahabat kan? Mengingat postingan tentang review produk soto 'legendaris' SOTOJI ini begitu kerap nampang di halaman utama rumah maya para sahabat. Dan aku yakin, membaca judul postinganku kali ini, pasti akan timbul komen di hati para sahabat seperti ini deh,

"Sotoji? ya ampun..telat banget Al?" hehehe....

Maklum sobs, Aceh kan jauh tuh dari Jakarta, makanya aku maklum-maklum aja jika produk yang kunanti-nanti ini sampainya baru kemarin di rumahku... hiks..hiks...

Dan tau ga sobs? Dikira ibuku Sotoji itu nama orang lho, sampai beliau bilang begini... "Orang mana sih temanmu itu? kok namanya kayak Soto?" hahahahhaha.... Padahal emang soto ya sobs? hihi. Habis tulisan di paket begini sih......

Pantas aja kan jika ibuku mengira Sotoji adalah nama orang? hihi

Well, sekarang yuk langsung saja aku ceritakan tentang Sotoji dan apa yang telah aku lakukan dan rasakan terhadapnya..., Ok?

Pagi ini, aku langsung teringat Sotoji. Cocok banget nih untuk sarapan pagi. Maka, tanpa menunggu lama, aku langsung beraksi deh sobs. Kuambil sebungkus Sotoji dari lemari, dan mengeluarkan seluruh isinya, yang ternyata berisi satu keping Soun, satu bungkus aluminium foil Jamur Tiram, 1 bungkus kecil minyak soto dan 1 bungkus kecil cabai.

Dan inilah langkah-langkah yang diperlukan dalam mempersiapkan Sotoji, so simple sobs!

Pertama: 

Didihkan air dipanci kira-kira 4 gelas air bersih (800 cc), mengambil DUA sample sotoji yang tersimpan rapi di lemari, buka bungkusnya dan memisahkan antara bumbu, soun dan jamur tiram goreng. 

Kedua: 

Memasukkan soun dan jamur tiram goreng begitu airnya mendidih.
Sementara itu, bumbu, minyak soto dan cabai disiapkan ke dalam mangkok.

Ketiga: 

Campur Soun dan Jamur Tiram beserta kuahnya ke dalam mangkok yang telah ada bumbunya tadi, aduk rata. 

Tadaaaa......  SOTOJI pun siap disantap sobs!


ini adalah versi original SOTOJI sobs, tanpa tambahan tomat, bakso, udang 
atau makanan lainnya lho.

Lalu bagaimana rasanya di lidah kamu Al?

Well, seperti review terhadap produk serupa yang telah dilakukan oleh para sahabat, aku setuju banget bahwa ternyata SOTOJI memiliki aroma dan rasa bumbu yang tidak menyengat, artinya...? yup, satu bungkus kecil bumbu yang disertakan di dalam kemasan SOTOJI, memang pas banget takarannya sobs. Ga lebih dan ga kurang. Biasanya nih, untuk membuat satu bungkus mie instant, aku akan menggunakan 3/4 saja bumbu yang disertakan di dalamnya, karena jika satu bungkus penuh, rasa penyedapnya itu akan terasa sekali, dan bikin sedikit pusing. 
Nah, untuk SOTOJI, (bukannya ingin ambil hati SOTOJI agar dikirimi paket lagi lho!), semuanya terasa pas. Termasuk rasa asam dari jeruk nipisnya. Jadi ga perlu menambahkan jeruk nipis tambahan lagi. 

Tentang rasanya? Hm... Seperti rasa soto lainnya, so pasti SOTOJI juga memiliki rasa khas soto dong sobs! hehe. Tapi ada yang istimewa lho.... dan aku yakin bahwa para sahabat yang sudah pernah mencoba rasa SOTOJI akan sependapat denganku, bahwa soun dan jamur tiram gorengnya itu enak banget, kenyal-kenyal gitu... enak deh pokoknya. Ga bikin bosen... mungkin juga dikarenakan takaran dalam satu bungkusnya itu juga sudah diukur agar penikmatnya tidak merasa bosan ya sobs?

Yup, menurutku sih, satu bungkus SOTOJI itu sudah cukup bikin perut kenyang, tapi bagi sobat yang mungkin kapasitas tampung di perutnya lebih besar nih... bisa lho dipadukan dengan tambahan nasi putih. Iya dong sobs... kan layaknya menikmati semangkuk soto itu ya dengan didampingi nasi putih toh?

Selanjutnya tentang warna kemasan, dimataku sih sedap-sedap aja tuh dipandang, secara aku kan penyuka warna hijau, hihi.

Well sobs... itulah sekilas review yang bisa kuberikan tentang rasa dari SOTOJI, soto jamur instant yang kaya gizi, lezat dan sedang melegenda ini. Dan sebelum mengakhiri, ada satu persoalan yang harus aku ungkapkan juga secara jujur nih sobs, setelah menikmati SOTOJI. 

What is it Al?

Hm... ini nih sobs.... setelah tau ternyata SOTOJI itu enak, aku jadi kesulitan nih bagaimana dan dimana bisa membeli SOTOJI, secara SOTOJI kan belum dilepas bebas ke pasaran..?? hehe.. Namun kekuatiran ini ternyata tak perlu lama sobs, karena dari keterangan di websitenya, SOTOJI sudah dapat dibeli online sobs. Jadi aman deh, hanya saja pengirimannya ke daerahku akan butuh beberapa hari tuh... hiks...hiks...

Nah sobs, ayo rasakan sesasi kelezatan dari soto jamur instan ini, pasti sobats akan langsung tertarik dan jatuh cinta lho. 



 Saleum,

Alaika





Read More
/ /
Sahabats,

Hari ini aku ingin memajang dua awards yang setelah diperhatikan ternyata bertema sama, yaitu INSPIRATION AWARD. Wow. Terharu, bangga dan bahagia sudah jelas menyatu di hati ini menerima anugerah terindah ini sobs....

Bersilaturrahmi di dunia maya ini memang terasa begitu indah ya sobs.. bahkan lebih indah dibandingkan dengan silaturrahmi di dunia nyata.
Lho? Kok bisa bilang begitu Al? 

Iya lho sobs... coba deh bayangkan. Bersilaturrahmi di dunia nyata, kita akan butuh beberapa persiapan, diantaranya adalah transportasi (baik langkah kaki - jika jarak tempuhnya dekat, atau kendaraan lainnya), kesempatan dan ketersediaan waktu kedua belah pihak, tempat dan lain-lainnya.

Nah, bersilaturrahmi di dunia maya, kita hanya butuh koneksi internet, tanpa harus adanya ketersediaan waktu dan kesempatan kedua belah pihak. Artinya, dengan sekali klik, kita bisa langsung hadir di rumah maya sahabat yang kita tuju, tanpa harus ada kesempatan bahwa si sahabat berada di rumahnya atau tidak, karena  rumah maya ini tetap terbuka menanti siapa saja tamu yang akan menyambanginya. Ya kan sobs?

Well, kembali ke soal awards. Kedua awards ini aku dapatkan dalam waktu yang berbeda dan tentunya dari teman yang berbeda pula.

Awards Pertama.

Award indah ini aku terima pada tanggal 2 Maret 2012, dari seorang sahabat maya pemilik blog bertajuk Sketch Stitch Sew,  bernama Ratih Swastyka . Namun karena  kesibukan yang tak menentu satu dan lain hal, award cantik ini terpaksa mengendap sementara waktu di tempat penyimpanan karena belum berkesempatan untuk dipajang. Namun ini bukan berarti aku mengenyampingkan anugerah yang sangat bermakna ini lho, sungguh... I do appreciate the award from you Ratih.... makasih banget lho, Ini sangat berarti bagiku... Mohon maaf ya karena baru berkesempatan memajangnya sekarang ini nih Tih... Ga pa-pa yah... mohon dimaklumi... :), please.

Award Kedua


Inspiration Award yang satu lagi dianugerahkan oleh Mba Mugniar, sahabat mayaku yang berdomisili di Makasar, Sulawesi Selatan. Duh... makasih banget lho mba atas awardnya. I am so happy to have it! Its so lovely and highly meaningful for me.

Untuk kedua sahabat yang telah menganugerahkan awards ini, semoga persahabatan kita semakin indah dan penuh arti yaaa... amin.

Sobats....

Awards ini, tentu tidak akan mengendap di rumah maya ini saja, besar keinginan untuk dapat pula menganugerahkannya bagi semua sahabat mayaku. Namun tentu daya ingat dan kemampuan yang terbatas, menyebabkan aku hanya mampu menyebutkan segelintir saja sahabat yang melintas di benak dan ingatan saat ini yaitu




Mohon maaf dan pengertian bagi sahabat yang tidak tercantum namanya diatas, sungguh tak bermaksud mengecilkan kebaradaan para sahabat lho, as I said before, daya ingatku lah yang membatasi sehingga tak mampu menulis nama-nama para sahabat lainnya disini, namun bagi yang menginginkan awards cantik ini, silahkan diambil ya sobs...

Have a great afternoon, lets keep in touch!

Read More
/ /


Pagi ini rasanya males banget bangkit dari tempat tidur...
Padahal tadinya mau fitness setelah balik dari mengantar  Intan ke sekolah.

Namun sobs... sekembali dari mengantar Intan, kok hatiku ga tahan ya melihat tempat tidur yang begitu rapi dan nyaman? Langsung deh nyalain Ac dan lompat ke dalam selimut. Huft. Gagal deh agenda fitness yang alatnya sudah aku bawa masuk ke kamar dan ready to use! hiks..hiks..


Sambil tiduran santai, menikmati indahnya masa-masa pengangguran (sst!!!), akhirnya aku sign in ke yahoo messanger melalui HP, dan begitu terkonek, langsung deh beberapa sapaan sahabat menyamperi. Kubalas satu persatu dengan hati gembira dunk. Indahnya bisa ym-an sambil tiduran ya sobs... its so nice lho! haha.. sapa sana, jawab sini... oh senangnya... :)


Lalu sebuah kalimat dari mas Seagate cukup membuatku ingin segera bangkit dan konek ke internet via laptop. This words are so amazing and made me curious!
Kalimat apaan sih? Alaika menang undian kah? haha...
No sobs! mas Seagate bilang begini (hadoh...kenapa ga di print screen tadi yaaak? haha) -->


"mbak... keren lho dirimu direviu sama Una!"


What? Una ngereviu blogku? masak seh? dan segera kubalas deh,.. "masak sih mas? kemarin malam juga masih chat sama Una dan ga ada tanda-tanda tuh dia mau reviu blog aku.... "


"Yee si mba... coba aja deh kunjungi blognya Una nih, kan bisa juga via BB tuh kalo sedang malas bangun, hihi"


Wah, via BB mah aku paling malas buka-buka blog/browsing. Capek mata sobs. Hurufnya kecil banget, kalo pun bisa di zoom out, tetap aja bikin jemari lelah geser kiri kanannya untuk memindahkan halaman bacaan.
So didorong oleh rasa penasaran yang mendalam (cieeeee.....), maka aku segera keluar dari selimut, nyalain laptop yang sebenarnya memang sudah standby tadi untuk mendengarkan music aerobic for fitness. (Aerobic music kok untuk fitness ya? Biarin deh, dan itu juga ga jadi tadi, niatnya aja tadi yang udah mulia bener, eh begitu lihat tempat tidur yang rapi jali, langsung deh masuk selimut lagi. :)


Lalu... kesan pertama mendatangi halaman rumah mayanya Una adalah 'Takjub'! Terpana. 
Terharu... hehe. Habis ga nyangka banget lho sobs kalo fotoku akan nampang manis di halaman utamanya blog Una hari ini.... dan mendapat kehormatan di reviu oleh nona manis nan kriwil ini. Una mengulas blogku dengan apik. Termasuk saran dan input darinya demi perbaikan/improvement bagi kebaikan rumah mayaku ke depannya. Selain blogku, hari ini Una juga mereviu blog seorang sahabat lainnya yaitu blognya Mas Stumon, yang kebetulan juga sudah pernah kopdar denganku dan Una di suatu hari di bulan Februari 2012 kemarin, dan cerita tentang Kopdar itu dapat sobats baca disini dan di blog Una diulas disini.


Makasih banget lho Na.... ga tahu harus membalas bagaimana nih atas kebaikan hatimu mereviu rumah mayaku, hehe.... #nyengir sambil mengingatkan... jangan lupa orderanku lho Na... (Nah lho.... udah direviu tanpa meminta, sekarang malah berani-beraninya meminta sesuatu ya Naaa? hihi, biarin deh! )


Well Una sayang.... walau ga pinter berkreasi, aku sungguh ingin mempersembahkan sebuah thank you card sebagai award atas review yang telah Una lakukan ya Na...


So, please kindly to accept the award below, which was I created specially for you.




Well temans.... mohon maaf jika postingan malam ini lebih banyak berkisah tentang rasa terima kasihku untuk Una yang telah menyediakan halaman utamanya bagiku dan mas Stumon satu harian ini (sampai akhirnya postingan Una yang baru akan menggeser halaman ini pastinya, hehe.. .), namun itu tidak berarti bahwa aku mengenyampingkan keberadaan para sahabat setia yang telah menjalin silaturrahmi selama ini lho,  maka dari itu, sebelum pamit undur dari halaman ini, aku juga sudah mempersiapkan sebuah thank you awards lainnya untuk para sahabat semuanya.


Selamat datang di halaman sederhanaku ini, terima kasih atas silaturrahmi kita yang terjalin manis selama ini, lets keep in touch seterusnya ya sobs.....




Saleum,


Alaika
Read More
/ /
Membaca kembali paragraph demi paragraph yang telah kurangkai demi merangkum sebuah kisah nyata kehidupan bak dongeng, milik sahabatku Mas Bani, yang raib entah kemana, membuatku ingin melanjutkan update beritanya tentang kisah kehidupannya, yang masih terpenggal dan tersimpan samar di memoryku yang telah overload ini….

Kangen dan penasaran akan kisah kehidupannya setelah curhat kedua dan ketiganya, semakin membuat kenanganku akan dirinya semakin meningkat.

Herannya, aku sama sekali tidak mengenalnya secara nyata, tapi pria ini begitu sungguh-sungguh mencoba melamarku, secara virtual, untung belum sempat membawa rombongan tuh ke keluargaku. Hehe. Kan bisa malu dia karena sudah pasti kutolak, wong aku tak mengenalnya secara nyata. Hanya akrab di dunia maya saja….
Dunia oh dunia, betapa engkau memang panggung sandiwara. Sandiwara yang skenarionya hanya Allah penguasa alam semesta saja yang tau.

Para actor dan aktris berakting tanpa harus menghapal script dan arahan secara langsung dari sutradaranya, tapi mengalir memerankan perannya secara otodidak. Terkadang malah terkaget menyadari perannya telah begitu diluar dugaan, terkadang bahagia selangit karena peran yang dimainkan begitu membahagiakan, terkadang menangis tersedu karena peran yang begitu menyayat hati.

Inilah pentasMu ya Ilahi…. Inilah panggung sandiwara yang sebenar-benarnya. Dan kembali pada mas Bani, aku mencoba untuk mengunduh segala memory tentang ceritanya yang telah tersimpan rapi di memory ini, walau kian samar. Semoga masih bisa menjadi sebuah kisah pembelajaran bagi kita semua ya sobs…

Yuk lanjut langsung ke Dongeng Kehidupan II (kisah ini masih kisah nyata, belum dipoles oleh imaji Alaika Abdullah, hanya rangkaian kata yang diperhalus dan permanis).

Sobats, klik disini untuk melanjutkan......

Read More
/ /
Halo sobats...

Sebenarnya ingin sekali melanjutkan kisah nyata sahabatku, mas Bani yang kukemas dalam sebuah cerbung bertajuk 'Dongeng Kehidupan'. Namun karena satu dan lain hal, Cerbung tersebut terpaksa mengalah sementara waktu agar penulisnya dapat melakukan another urgent task terlebih dahulu..

Dan sobats maya... Mengisi kekosongan postingan malam ini, maka sebuah renungan berikut ini kuharap pantas untuk mengiringi kita beranjak ke peraduan ya sobs. Seperti biasa, sumber postingan ini adalah dari Alaika's BBGroup.

Here it is:

Taukah anda harga Oksigen di apotik ?
Jika belum tau, harganya +/- Rp 25rb/ltr.

Pernahkah kita menanyakan harga Nitrogen di apotik ?
Jika blm tau, +/- Rp 9.950/ltr.

Tahukah kita bhwa :

Dalam sehari manusia menghirup 2.880 liter Oksigen & 11.376 liter Nitrogen & jika hrs dihargai dg Rupiah, maka Oksigen & Nitrogen yg kita hirup akan mencapai
Rp.170 Jutaan/hr/manusia....

Jika kita hitung kebutuhan kita sehari Rp.170 jt, maka sebulan Rp.5,1M/org...

Orang yg paling KAYA pun tdk akan sanggup melunasi biaya nafas hidupnya , dan
Kabar Baiknya Adalah Allah memberikannya kepada kita secara GRATIS !

Masihkah kita belum mau BERSYUKUR???!!

Have a great nite all, nice dream and good rest yaaa..

Saleum,
Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®
Read More
/ /


Sobats.....

Hari ini kok tiba-tiba aku merindukan seorang sahabat maya yang sudah sekian lama raib dari peredaran dunia maya.... dan sayangnya aku sama sekali tak memiliki contact detailnya selain YM ID dan alamat email yahoo nya.
Dia bukan seorang blogger, bukan pula seorang facebooker mania.... aku mengenalnya pun sudah lupa darimana sumber pertemanan kami...
Yang jelas persahabatan kami terjalin dan semakin erat dari chatting di yahoo messenger, dan itu dimulai sekitar tahun 2007 akhir.

Pertemanan ini semakin akrab sejak mas Bani, begitu aku biasa memanggilnya, mulai mempercayakan aku untuk tempat curhatnya. Tentang dirinya yang berpisah dari istri, dan rasa kangen terhadap kedua anaknya yang tinggal bersama ibu mereka.

Persahabatanku dengannya semakin akrab dan mas Bani saat itu merasakan bahwa karakterku sangat cocok sebagai wanita idamannya. Bah! Ini yang gawat, dan aku mulai menjauh saat itu. Perasaannya itu dinyatakan ketika palu hakim baru dua bulan diketok tiga kali menyatakan perpisahanku dari ayahnya Intan. Tentu aku tak bisa menerimanya, karena selain dia tidak seiman denganku, aku hanya menganggapnya sebagai teman dan client saja. (Client? hehe... kan aku konselornya... ).

Perpindahan tugas mas Bani dari Jogja ke Jakarta, dan tugas ku yang semakin sering ke daerah-daerah kala itu, membuat komunikasi kami terputus untuk sekian waktu. Tak lagi berkesempatan untuk chat di yahoo messenger, bahkan tak juga ber-sms an. Aku menduga dia telah menyerah, dan mungkin sibuk memburu calon istri, yang lain. Kuberdoa agar dia segera menemukan seorang calon istri yang baik dan layak untuknya. Karena aku sendiri, jelas tak ingin menerimanya sebagai suamiku.

Suatu ketika, smsnya masuk membawa berita mengejutkan,

'Dik, mudah-mudahan kabarmu dan Intan baik-baik saja ya...., aku sebenarnya ingin menulis email panjang lebar, tapi aku takut kamu sedang di daerah terpencil dan tak bisa konek ke internet. Aku ingin kabarkan bahwa aku akan menikah minggu depan. Dan kini aku menjadi saudara seiman kamu dik. Aku akan menikahi seorang wanita muda muslim, berumur 19 tahun. Jangan protes, toh beda usia 16 tahun masih bisa ditoleran kan? hehe. oke itu saja berita dariku ya dik..'

Sms yang panjang, berita yang mengejutkan tapi juga menggembirakan tentunya.

Kubalas dengan restu dan doa tentunya, tanpa sedikitpun mencela perbedaan usia mereka. Itu bukan hakku, apalagi aku hanya seorang sahabat maya, yang belum sekalipun kopdar. (Heran juga ya, kok dia begitu ngebet ingin melamarku waktu itu, haha).

Tak ada lagi berita sesudah itu, sesekali chat di yahoo messenger dan dia menjelaskan bahwa istrinya sangatlah pencemburu. Sehingga di rumah dia tak leluasa lagi ber-ym ria. Di kantor, sudah jelas dia sibuk, selaku kepala cabang di kantornya itu.

It's ok, never mind. Lalu suatu hari.... sekian lama kemudian. Tiba-tiba halaman monitorku me-mampang-kan window yahoo messenger miliknya. Mas Bani.

Singkat dan mengejutkan, cukup bikin aku terpana oleh kalimat pertamanya.

"Dik, hidupku bagai dongeng"....
"Bagai dongeng gimana mas?" kuenter kalimatku sambil menunggu Bani is typing a messagenya selesai membalas kalimatku.

"Kamu ada waktu? aku butuh curhat dan nasehat?"
"Satu jam lagi ya mas?"

Dan satu jam kemudian, dia menelphoneku, menjejal berbagai misteri kehidupannya ke alam fikirku. Menambah sumpek dan mengobok-obok campur baur dengan pekerjaan kantor yang sedang jelimet.
Tapi, dia sahabatku, ke siapa lagi dia mau curhat?

Malamnya, aku mulai menulis kisah ini sobs, lalu esoknya aku memintanya untuk membaca kisah itu dan berkomentar. Pemberi komentar pertama di artikel itu adalah mas Bani, menggunakan nama Dicky.

Kuakui, kisahnya memang bagaikan dongeng... andai saja waktu bisa ditarik, mungkin dongengnya bisa diedit dan direvisi.

well sobs, penasaran dengan kisahnya? yuuuk main kesini yuk...




Read More
/ /
Dear sobats maya,

Kembali menyapa sobats semua via email-posting karena hari ini diriku (yang sebenarnya masih dalam masa istirahat) sedikit disibukkan oleh agenda dadakan. Iya sobs... Bayangin coba... Alaika, yang seorang chemical engineer, ngasih kuliah untuk mahasiswa kedokteran! Hehe...

Iya sobs.. Ini adalah kali kedua diriku diminta mendampingi seorang dosen tamu yang harus memberikan kuliah umum bidang Rehabilitasi Medis..
Lalu apa tugas Alaika?
Nah, karena dosen tamunya adalah bule' , seorang physiotherapist, dan dia adalah kolegaku sewaktu aku masih bekerja di salah satu international NGO, maka dia memintaku untuk menjadi penerjemahnya. Jadilah tadi siang aku mendampinginya ngasih kuliah di depan sekitar 55 mahasiswa kedokteran. Menarik banget sobs!

Sebenarnya ingin bercerita panjang lebar tentang itu sobs... Tapi mengetiknya di atas BB mungil ini? Oh No! Itu melelahkan banget sobs.. Lain kali aja kali ya? Hehe...

Dan malam ini, aku menyapa sobats untuk berterima kasih pada para sahabat setia yang telah berkunjung dan meninggalkan jejaknya di postingan2ku... Mohon maaf yang sebesar-besarnya karena malam ini diriku belum sanggup untuk berkunjung balas... Insyaallah besok sudah bisa mengunjungi sahabats kembali ya... :)

Oya, dipostingan ini juga aku ingin mengucapakn selamat datang kembali pada mba Reni, yang kayaknya modemnya telah berjaya kembali nih... Hehe. Welcome back ya mba, makasih juga udah me-rapel komen-komennya di setiap postinganku. Insyaallah akan aku jawab dalam postingan aja nanti ya mba.. Hehe

Well sobats, sekali lagi, makasih banget..banget.. Udah setia mengunjungi dan mendoakan kesembuhanku... Alhamdulillah hari ini diriku sudah dapat beraktifitas kembali sobs... Berkat doa sobats semua lho. Makasih yaaa..:)

Ada beberapa komen yang menanyakan aku sakit apa... Kata dokter sih karena fisik yang terlalu lelah... Iya juga sih, dan parahnya.. Aku juga terkena flu hebat, tapi kini sudah jauuh membaik kok sobs. Thanks again ya...

Mudah2an besok aku bisa mengunjungi sahabats kembali, dah kangen banget lho iki... :)

Baiklah sobs, sekian dulu untuk malam ini, selamat beristirahat ya sobats maya tercinta... Good rest and Nice dream untuk semuanya...

Saleum,

Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®

Read More
/ /
Halo sobats....
Udah pada tidur yaaa? Udah saatnya mata mengantuk sih... Sama seperti yang sedang kurasakan nih sobs...

Baru pulang dari dokter. Duh..dimana-mana kok orang sakit berjejer gitu yaaa? Malam ini juga, penuh banget tuh Klinik Cempaka Lima tempatku berobat... Dan giliranku sobs? Wah... Jam 9.30 wib tadi... Rasanya udah ingin balik kanan dan pulang deh tadi sobs.. Males nunggu giliran.. Tapi mengingat ingin sembuh, yo wes, terpaksa nunggu dengan sabar deh...

Ok sobs... berhubung udah ngantuk berat, ga usah panjang-panjang deh intronya yaaa... Hehe.

Kali ini ingin share sebuah cerita misterius yang kuyakin banyak sobat telah membacanya, tapi ga ada salahnya dunk baca lagi... :)

Yuuuk...

Sebuah Rumah Sakit Ternama di
Bilangan Jakarta Pusat, bagian Unit Perawatan Intensif (ICU)nya mengalami kejadian aneh bin ajaib. Ditemukan indikasi bahwa para pasien yang memerlukan
bantuan pernafasan selalu meninggal di tempat tidur yang sama pada kamar yang sama dan selalu pada waktu yang sama yaitu Jumat Pk. 08.00 pagi, tanpa peduli umur, kelamin, kondisi atau latar belakang penyakit.

Hal ini sangat membingungkan para dokter dan beberapa ahli bahkan berpikir bahwa hal ini ada hubungannya dengan supranatural, mengapa selalu pada hari Jumat dan pada tempat tidur yang sama?

Lalu para dokter memutuskan untuk menuntaskan kasus ini dengan menyelidiki penyebab dari beberapa kejadian tersebut.

Maka begitu tiba hari Jumat, semua orang di rumah sakit tersebut menunggu dengan
tegang dan was was, apakah kejadian buruk itu akan terulang kembali ? Lalu dibaringkanlah pasien baru rumah sakit itu di sana. Beberapa dokter sudah
memegang tasbih, quran, alkitab bahkan sebagian lagi memegang bawang putih, salib kayu dan benda-benda suci lainnya sesuai kepercayaan masing-masing, untuk menangkal iblis.

Sementara sang pasien tetap terbaring di sana, dengan puluhan pasang mata mengawasi dari tempat persembunyian masing-masing. Waktu terus bergulir.... Dan tepat pada pukul 07:30….07.45.. tepat sebelum waktu keramat itu tiba ……Pintu
kamar tersebut terbuka. Kemudian masuklah Tukimin…part timer cleaning service untuk hari Jumat…

Tukimin langsung mencabut kabel alat bantu pernafasan
pasien dari stop kontaknya...
lalu menggantinya dengan vacuum cleaner dan mulai membersihkan ruangan.

Dokter dan para ahli lainnya terpana... Inilah 'iblis'nya..

Hehe...Serius amat sih sobs bacanya! Hehe

Sumber: Alaika's BBGroup

Good Nite Sobs,
Good Rest Nice dream.

Saleum,

Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®

Read More
/ /
Malem Sobats semuanya...

Alhamdulillah kabarku sudah semakin baik nih hari ini... Tapi belum bisa maksimal BW nih sobs.. Maka begitu terasa lelah saat BW tadi, aku langsung stop deh, dan balik rehat... So maaf bagi yang belum sempat aku kunjungi ya sobs...

@Susu Segar, makasih juga udah rajin menjenguk kakaknya nih ya, maaf belum bisa kunjung balik nih... :(

Sobats... Sebelum beranjak ke peraduan... (Ciee)..., ada sebuah joke yang ingin aku bagikan untuk sobats semua...
Seperti biasa, joke ini adalah sebuah catatan dari BBGroupnya Alaika, yuk cekidot here yaaa...

Di sebuah RS Bersalin elite, baru saja diinstall suatu alat canggih pemindah rasa sakit saat istri mau melahirkan ke suaminya dan mau dicobakan pada sepasang sukarelawan.

"Apakah Bapak yakin mau nyoba alat pemindah mules istrinya ke bapak pake alat ini? Sakit banget lho!" tanya dokter.

"Saya sebagai suami yang cinta berat sama istri, rela diapain aja Dok, suweeer!!"

Lalu dokterpun memasang alat tersebut hanya pada istrinya yang lagi kesakitan mules-mules.

"Lho, Dok! Koq aku ga dipasangin alat apa2?"

"Hohoho..itulah canggihnya, hanya dengan DNA transmitter, alat ini bisa otomatis melacak DNA si bapak dan mengirim rasa sakit hingga jarak 500m, tanpa kabel!" Jawab si dokter

"Okay, saya siap Dok! Tolong pindahin mules istriku sekarang, kasian tuh dia.. pliiisss"

"Wah-wah sabar pak.. Saya kasih 10% aja, soalnya laki2 gak bakal tahan" dokter mulai mengaktifkan alatnya.

"Wah Dok, gak kerasa tuh.. Naikin lagi dong, aku khan lelaki kuat!"

"Bener nih?! Coba 50% (**rasain lho) Biasanya laki2 udah pingsan"

"Hwahaha Dok, kalo perlu 100% ajah! GAK KERASA!" (*samber gledek, nantangin nich!) Pikir dokter.

"Cklick! 100%!!!".

"HAHAHA gatel aja kagak, boro2 sakit DOK!!"

Lahirlah anak tercintanya dengan selamat dan istri gak merasa sakit apapun. Bahagianya pasangan tersebut. Hebatnya lagi, boleh langsung pulang! Wow..

Berjalanlah mereka ke parkiran dengan si buah hati yang baru dilahirkan dalam gendongan si suami. Namun, di parkiran mobil rumah sakit alangkah tercengangnya pasangan bahagia ini, mendapati sopirnya yang ganteng itu, KLENGER!! Berkeringat, ngangkang sambil megangin perutnya !!!!

Si suami diam terpaku......, wajahnya memerah! Emosinya meledak..

Hehehe...
Have a great nite ya sobs.. Good rest, nice dream.

Saleum,

Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®

Read More
/ /
Sahabats,

Hari ini aku mendapat banyak kunjungan dan komen yang (seperti biasanya) selalu menyejukkan hati. Jujur, bahagia hati ini selangit oleh kunjungan para sahabat, sungguh membuat rasa sakit yang menderaku seharian ini sedikit menjauh...
Ingin rasanya aku segera bangun untuk menyalakan laptopku, konek ke inet dan membalas sapaan dan kunjungan sahabats.

Namun sayang sobs, sakit kepala yang kualami membuatku sulit untuk bangkit, hingga akhirnya tadi terpaksa juga aku mengunjungi Oom dokter langganan keluarga. Benar seperti yang telah kuduga sobs, kelelahan! Tensi sedikit menanjak. Wejangan oom dokter adalah aku harus break dulu dari aktiifitas apapun, termasuk ngenet. Maka kuhabiskan waktu hari ini untuk istirahat dengan damai. Menikmati my room sweet room, dalam hening, sendirian.

Alhamdulillah sobs, kini sudah berkurang sakit kepala dan lelah di belakang leherku... Tapi aku belum berani untuk duduk berlama-lama, apalagi menatap screen laptop. Bukan apa2 sobs, aku takut sulit berhenti jika sudah konek ke internet (padahal belum tau sih apakah akan bersahabat atau tidak tuh internet hari ini).

Well sobs, itulah sekilas info bagi sahabats agar kiranya memaklumi ketidakhadiranku di rumah maya sahabats hingga kini. Hope to see you soon right after I am getting well ya sobs...

Good Nite, Good Rest and Nice Dream.. Met intirahat yaaa

Saleum,

Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®
Read More
/ /
Sobats...

Mohon maaf belum mampu menjawab komen yang sobat tinggalkan di postingan-postinganku, hiks..hiks.

Juga belum dapat bersilaturrahmi ke rumah para sahabat.. Malam ini koneksi masih juga ngambek.. Tidak bersahabat. Padahal kerinduan ini sudah tingkat dewa nih, ingin segera mengunjungi sobats yang telah bolak balik mengunjungi pondok maya ini.

Duh.. Koneksi, how can you be tega bener sih? Aku kan punya pulsa....?? Untuk meng-aksesmu!
Payah deh kamu koneksi...

Well sobats,
Selain koneksi yang lemot, hari ini menjelang siang, kok tiba-tiba kepalaku terutama leher bagian belakang terasa kaku sekali, terus bagian dahi diantara alis tuh rasanya kok sakiit... Terus seperti pusing gitu deh kepala ini. Kenapa ya sobs? Pernahkah sobat mengalaminya? Apa kelelahan ya?

Udah dibawa tidur sepanjang siang tadi, tapi teteup aja masih belum ilang sih ini... Hiks..hiks..

Tapi sebelum melanjutkan tidur lagi nih, seperti biasa saat koneksi bener-bener memusuhi, aku akan pakai cara lain untuk tetap dapat menyapa para sahabat tercinta.

Yes, posting thru email!
Dan malam ini, sebuah renungan singkat lainnya siap mengantar sobats ke peraduan. Semoga bermanfaat ya sobs...

This is the note:

Tersebutlah si jangkung, jari tengah yang sombong, paling panjang dan suka menghasut jari telunjuk.

Ada juga jari manis yang selalu menjadi teladan, baik, dan sabar sehingga diberi hadiah cincin.

Dan ada pula si kelingking yang lemah dan penurut.

Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari, mereka bersatu dan saling melengkapi untuk mencapai 1 tujuan.

Pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua?

Falsafah ini sederhana namun sangat berarti.

Kita terlahir dengan segala perbedaan yang kita miliki dengan tujuan yang bermuara ke:

* saling menyayangi
* saling menolong
* saling membantu
* saling mengisi

Bukan untuk

-saling menuduh
-menunjuk atau merusak.....

Semua perbedaan dari kita adalah keindahan yang terjadi
agar kita rendah hati utk menghargai orang lain, tidak ada satupun pekerjaan yang dapat kita kerjakan sendiri.

Mungkin Kelebihan kita adalah kekurangan org lain,
Sebaliknya kelebihan orang lain bisa jadi Kekurangan kita.

Tidak ada yang lebih bodoh atau lebih pintar, karena bodoh atau pintar itu relatif, sesuai dengan bidang/talenta yang kita miliki.

Orang pintar bisa gagal,.
Orang hebat bisa jatuh,.
tetapi,,

Orang yang mengandalkan kerendahan hati dalam segala hal akan selalu mendapat kemuliaan ..

Sumber: Alaika's BBGroup

Have a great nite friends :)
Good rest and nice dream ye!

Saleum,
Alaika Abdullah

Powered by Alaika's SmartBerry®

Read More
/ /
Sahabats,

Malam ini koneksi sungguh tidak bersahabat, sehingga keinginan untuk bersilaturrahmi ke rumah para sahabat terpaksa ditunda sampai 'kendaraan' andalan ini berbaik hati kembali untuk aku tumpangi mengunjungi sobats semua...

Malam ini, sembari menemani Intan belajar (emaknya sih tiduran sobs), kucoba berbagi sebuah filosofi kehidupan, yang mungkin banyak sobats sudah membacanya, namun tak ada salahnya kan jika kita baca ulang kembali?

Here is the story,

Ada seekor siput yang selalu memandang sinis terhadap makhluk bernama katak. Suatu hari, si katak yang telah kehilangan kesabaran akhirnya berkata kepada siput:

"Tuan siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga Anda begitu membenci saya?"

Siput pun menjawab:

"Kalian kaum katak mempunyai empat kaki & bisa melompat ke sana ke mari, Sementara saya diberikan beban berat, mesti membawa cangkang yang berat ini, merangkak di tanah dengan gerakan yang sangat lambat, Saya iri dengan kamu dan juga merasa sangat sedih."

Katak menjawab:

"Setiap kehidupan memiliki penderitaannya masing-masing tuan, hanya saja tuan cuma melihat kegembiraan saya, tetapi tuan tidak melihat penderitaan kami (katak)."

Dan seketika, ada seekor elang besar yang terbang ke arah mereka, siput dengan cepat memasukan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak? dimangsa oleh elang...

Akhirnya siput tersadar... ternyata cangkang yang menempel setia ditubuhnya bukan merupakan suatu beban... Bukan sebuah kekurangan, tetapi adalah anugerah, adalah sebuah kelebihan baginya..

Nikmatilah kehidupanmu, tidak perlu dibandingkan dengan orang lain. Keirian hati kita terhadap orang lain akan membawa lebih banyak penderitaan...

Rejeki tidak selalu berupa emas, permata atau uang yang banyak bukan pula saat kita tinggal di rumah mewah & pergi bermobil bagus.

Karena bukan kebahagiaan yang menjadikan kita berSYUKUR tetapi berSYUKURlah yang menjadikan kita berbahagia...

Sumber: Alaika's BBGroup.

Semoga bermanfaat ya sobats, Have a great nite.
Good rest, Nice dream.

Salam hangat dari Banda Aceh,

Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®

Read More
/ /

Dear sobats maya….

Sebenarnya ingin posting tentang pertemuan pertama (KopDar) ku dengan mba Lydia yang terjadi hari Minggu kemarin, yang terjadi tanpa perencanaan khusus, yang informasinya telah tayang terlebih dahulu oleh mb Lydia di rumah mayanya.

Namun sebelum mulai menulis, mataku menangkap sebuah update postingan sahabat yang terpampang ‘menantang’ di pojok kanan ‘my virtual corner’ ku. 

Serta merta ku klik link itu dan sim salabim abracadabra, tibalah aku di rumah maya milik mbak Mugniar. Tulisan tentang pengemis yang diulasnya begitu menginspirasi, membuatku jadi ikutan ingin menuliskan sebuah kisah yang pernah kualami saat aku masih duduk di kelas satu SMA puluhan tahun yang lalu… (wuih, puluhan tahun gitu lho). Yup, sekitar tahun 1986 – 1987 an gitu deh.

here is the story.....

Kala itu, aku baru saja pulang kursus Matematika di kompleks Mesjid Raya Baiturrahman. 
Jangan heran lho sobs, di bagian belakang Mesjid raya kebanggaan masyarakat Aceh ini, tersedia sederetan ruangan yang dimanfaatkan sebagai tempat pembelajaran (menerima kursus Matematika – IPA), selain itu juga ada satu bagian yang dijadikan sebagai ruang siar-nya radio Baiturrahman, Banda Aceh.

Aku ga tau persis apakah saat ini tempat kursus itu masih berlanjut disana atau tidak sih, tapi lets back to topic yuk…

Sore itu, dengan perut lapar setelah sekian lama terbenam dalam berbagai rumus dan hitungan… (ya iyalah, namanya aja kursus matematika kan sobs?), berjalanlah aku ke pangkalan Damri, yang selalu setia menjadi kendaraan kebesaranku ke sekolah, tempat kursus ataupun tempat-tempat regular lainnya. Kuyakin wajahku saat itu pasti sangat lusuh dan sama sekali tidak menarik. :)

Selain lelah, aku juga kesal karena sendirian. Teman yang biasa selalu ‘mengembara bersama' sedang sakit sehingga absen kursus, bahkan juga ga masuk sekolah. Jadilah aku terpaksa berjalan seorang diri.

Berharap diantar ayah? Wah, itu mah suatu kemewahan dan keajaiban sobs, jika memang terjadi. (Ada sih, jika hujan misalnya, atau kala ayah sedang benar-benar terenyuh hatinya melihat anak gadis satu-satunya ini terlalu lelah menuntut ilmu, cieee). Tapi seperti kusebutkan diatas, itu adalah suatu kemewahan yang jarang sekali terjadi.

Ok, baik, back to topic Alaika, jangan ngawur!!

Nah, ketika berjalan itulah, seorang anak kecil sekitar 8 tahunan mendekatiku dengan kaki sedikit pincang. Pakaian lusuh dan wajah memelasnya sungguh berhasil memancing rasa ibaku bahkan sebelum dia bicara. Dan benar saja, begitu dia buka suara, rasa iba itu memang langsung  melorot ke tanah. hiks..hiks.

Percakapan aslinya dalam bahasa Aceh, yang demi kemudahan para sahabat memahaminya, let me translate it for you in bahasa yaa…

‘Kak…. Tolong bantu saya…Ibu saya hilang di tengah pasar… ga tau kemana? Udah nyari dari tadi…' sambil menangis.

Kaget dan iba, aku merespon. Apalagi kondisinya yang tidak begitu sempurna (cacat kakinya).

'Lho, kok bisa ilang? Emang kamu kemana tadi? Ga nguntit ibu ya?  main-main ya?'

bocah lusuh itu mengangguk. Lanjutku..

'Terus kamu tau alamat rumah kamu? Kamu tinggal dimana?'

Mengangguk lagi, dan berkata…

‘Rumah kami di Lhok Nga, tapi saya ga punya uang sikit pun kak…’ 

Menangis lah sibocah. Aku sungguh prihatin, teringat adik sendiri yang seumur bocah itu.. jangan sampai adikku mengalami hal seperti ini ya Allah, batinku.

‘Ya udah, jangan nangis, ini kakak kasih uang, tapi kamu yakin berani pulang sendiri? Apa mau kakak antar?’ 

Hilang sudah rasa laparku, terganti sempurna oleh rasa prihatin akan nasib si bocah. Kuyakin ibunya juga pasti sedang gelisah dan panik menyadari anaknya tak lagi bersamanya…

‘Saya berani pulang sendiri kak, tapi ga punya uang, saya pernah pulang sendiri kok…’ katanya.

Kuulurkan 5 ribu rupiah (tahun 1986-1987 angka ini lumayan gede lho sobs). Itu juga uang tabunganku tuh.

Sumringah si bocah menerima uluran tanganku, disambarnya dan berlari ceria. Sejenak aku terpana, dan akal sehatku reflex mengingatkan bahwa seharusnya orang pincang tak akan bisa berlari kencang dan sesempurna itu.

Kurang ajar! (maaf sobs, kata inilah yang langsung muncul dikepalaku saat itu). Penipu. Tak tunggu lama, syaraf di otakku segera memerintahkan kakiku berpacu. Kukejar dia kencang, dan berhasil menjangkau kerah belakang baju lusuhnya itu. Maka, berhadapanlah dia dengan seekor singa yang begitu marah karena ditipu.

Aku sampai lupa keadaan sekelilingku sobs, entahlah berapa pasang mata yang menatap kami terheran… tapi tak satupun yang mencegah perbuatanku. Kurenggut kembali uang 5 ribu perakku itu. Kusentak kerah bajunya seraya menyemburkan bara api dari mataku. Kurang asem benar ini bocah. Berani-beraninya menipuku.

Setulus hati aku menolongnya tadi, eh ternyata hanya menipu belaka. Tentu aku tak memukulnya sobs, sejak kejadian itik yang malang dulu itu, ayah telah cukup membekali diriku untuk tidak sampai menjatuhkan tanganku pada siapapun, apalagi sampai melayangkan jiwa seseorang. Dosa besar! Itu yang selalu melekat di benakku setiap emosiku mulai menggelegak.

Maka si bocah, tak lah ku pukuli, hanya kusoroti dengan tatapan api membara sambil mulutku tak henti meracau. 

‘Ayo kita ke kantor polisi! Tempat kamu tuh di penjara, biar tau kamu gimana rasanya kalo jadi orang jahat, jadi penipu!’ 

berondongku, yang disetujui dan diperkuat oleh beberapa orang yang sedari tadi menonton atraksiku. Hehe.

Si bocah jelas ketakutan. Minta ampun, memohon dan memelas. Akhirnya setelah kumarah-marahi dan mengancamnya bahwa dia tak boleh lagi terlihat di mataku, kulepas anak itu.

'sana pergi, awas kalo kamu masih berkeliaran di sini besok-besok ya, saya bawa ke kantor polisi. Ga ada ampun lagi!'

'Iya kak…', lalu berlari. Menghilang. 

Perutku kembali lapar sobs, tapi lega rasanya telah memberinya pelajaran. Kecil-kecil sudah mengemis. Huft.

Well sobs, itulah sekelumit kisah yang pernah kualami puluhan tahun silam, yang tiba-tiba saja berkelebat di pelupuk mata saat aku berkunjung ke rumah mayanya mba Mugniar, yang sedang menyajikan postingan tentang para pengemis dan tingkah polahnya.

Catatan kecil yang kuharapkan setidaknya mengandung sebuah hikmah.

Saleum,

Alaika..
Read More