Kemuliaan Qana'ah | My Virtual Corner
Menu
/
Dear sobats semuanya...
Assalamualaikum warahmatulllahi wabarakuh.
Malam ini bener-bener lelah rasanya setelah seharian muter2 di Kota Solo...
Padahal ga jauh-jauh sih sobs, hanya keliling kota pake becak... Hehe.
Terus terang, ada keasyikan tersendiri naik becak di pulau Jawa lho, beda jauuh dari becak yang ada di Aceh or Medan. Kalo di Aceh malah udah ga ada becak dayung sobs...:(, semua bermotor!
Well, berhubung belum sempat bercerita tentang kisah seru bertualang di kota Surakarta ini, maka malam ini aku coba menghadirkan sebuah renungan ya sobs.
Bagi yang sudah pernah membacanya, jadikan renungan ini sebagai kind reminder kali ya? Dan bagi yang belum, semoga bermanfaat... :)
Renungan ini bersumber dari teman di BBgroup, bernuansa islami, namun aku yakin renungan ini juga akan bermakna positif bagi para sahabat yang non muslim tentunya...
Yuk cekidot;
Judul:
Kemuliaan Qana'ah
(Merasa Cukup Atas Apa yang Ada).

Bentuk: quiz

"Quiz ini mengandung hikmah yg baik sekali. Mohon ikuti dengan mengisi titik2 yang ada pada kalimat di bawah ini."
Jawabannya cukup disimpan dalam memori fikiran saja.
Kuiznya:
1. Allah ciptakan tertawa dan...
2. Allah itu mematikan dan ....
3. Allah ciptakan lelaki dan ....
4. Allah memberikan kekayaan dan ....
Jawaban atas quiz itu pada umumnya adalah :
1. Menangis,
2. Menghidupkan,
3. Perempuan,
4. Kemiskinan.
Mari kita cocokkan jawaban tersebut dengan rangkaian ayat dalam QS Al-Najm [53]: 43 - 48 :
43. ... "Dialah yang menjadikan orang tertawa dan MENANGIS;"
44. ... "Dialah yang mematikan dan meng-HIDUP-kan;"
45. ... "Dialah yang menciptakan ... "laki2 dan PEREMPUAN;"
48. ... "Dialah yang memberi kekayaan dan KECUKUPAN."
Ternyata jawaban kita utk no 1-3 umumnya, cocok dengan Al-Quran.
Tapi, jawaban kita untuk no 4 ?

Jawaban versi Al-Qur'an bukan "KEMISKINAN," tapi... "KECUKUPAN."
"Sesungguhnya Allah azza wajalla hanya memberi kekayaan dan kecukupan."
"Yang menciptakan kemiskinan adalah kita sendiri, manusia.
Bisa karena ekonomi, bisa juga karena rasa miskin itu kita bangun di dalam pikiran kita sendiri."
"Ayo bangun rasa cukup di hati dan pikiran kita, agar kita menjadi hamba yang selalu BERSYUKUR"
Qana'ah artinya merasa cukup atas apa yang ada. Orang yang qana'ah selalu gembira dan mensyukuri segala yang diberikan Allah kepadanya meski orang kebanyakan mungkin menganggapnya kecil sekali.
"Qanaah itu adalah harta yang tak akan hilang dan simpanan yang tidak akan lenyap".
Selamat malam sobats maya... Good rest, nice dream yaaa...
Saleum,
Alaika
Powered by Alaika's SmartBerry®
16 comments

Pertamax neh mbak :D
Betul mbak, dengan bersyukur kita akan selalu merasa berkecukupan.

Reply

enak ya mba naik becaknya..
dan perlu di syukuri masih bisa naik becak dengan semilir angin hhe..

Reply

Melihat kondisi saat ini, dimana banyak orang yang membabi buta dalam mendapatkan materi, sehingga banyak yang terjerumus ke jalan sesat, saya rasa sifat Qona'ah harus di tanamkan dalam hati kita semua, begitu ya mba :D

terima kasih atas pencerahan ini :D

Reply

Benar sekali ya sobat. Pikiran kita lah yang menciptakan rasa miskin itu. Postingan ini menandakan kebenaran aya suci Al-Qur'an juga ya sob.

Reply

iya ya mbak....baru sadar aku... >_<
miskin diciptakan oleh pikian manusia itu sendiri.. terima kasihhh postingan bagus ini

Reply

wuiihhh masyaAllah...
sangat sukses membuatku bergidik~
Ya Allah... Alhamdulillah...

Reply

bersyukur juga membuat hidup kita terasa lebih indah lho mbak...

Reply

plak !!! merasa tertampar nih, lama ga bewe,mimi dah ketinggalan byk crt mbak alaika,,,smg kita sllu Qana'ah thdp apapun yg kita terima dr Allah SWT, amiiin

Reply

bismillah.. semoga aku bisa qona'ah..

Reply

Makasih udah share ini Mbak, makasih sudah mengingatkan.

kita emang harus selalu bersyukur dengan apa yg ada, mari saling mengingatkan utk selalu bersyukur :)

Reply

Renungan yg bagus kak... terima kasih. Dengan bersyukur kita akan merasa selalu tercukupi ya mbak.... Semoga hari2 kak Alaika menyenangkan :)

Reply

Subhanallah Mba... ak baru selesai posting & bw ke sini, kita ko ya kaya sehati terus yaa, sebuah renungan tentang qana'ah baru saja aku posting juga, hanya saja ga sedetil ini. makasih share nya mba :) *hug

Reply

ALhamdulillah, dapat pelajaran dari postingannya mbak Alaika ^^
reminder lagi neh :D

Reply

Subhanallah renungannya Mbak Al, bener banget sebenarnya tidak ada kemiskinan tapi kecukupan. JAdi apapun kondisi (sulit) yang mungkin sedang kita alami kita sdh di bekali akal dan kemampuan adaptasi untuk (merasa) ckup. Karena itulah, aku kurang 'sreg' mengggunakan kata/istilah miskin...

Reply

Wah malam2 dapat pencerahan dari Mbak Alaika. Makasih ya sharingnya mbak. :)

Reply